Gempita MPLS Sisakan Polemik Bangku Hilang, Lonjakan Misterius Pagu Domisili dan Jalur Prestasi SMPN di Sidoarjo 2026
- account_circle Ruang Nurudin
- calendar_month 1 jam yang lalu
- print Cetak

Dibalik MPLS ada kuota SMPN Sidoarjo jalur domisili dan prestasi, bangku hilang misterius, pertanyakan transparansi praktik terselubung. (Din)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Berdasarkan data resmi pula, total daya tampung SMPN se-Kabupaten Sidoarjo ditetapkan antara 13.480 hingga 14.472 kursi, dengan maksimal 11 rombel per sekolah dan 32 siswa per kelas.
Jalur prestasi dialokasikan sebesar 30% dari total kuota, terbagi menjadi dua kategori, yakni 80% akademik berdasarkan nilai rapor, dan 20% non-akademik bagi pemenang lomba tingkat kabupaten hingga nasional.
Beberapa sekolah, seperti SMPN 2 Sidoarjo, bahkan mendapat tambahan rombel khusus untuk Kelas Khusus Olahraga (KKO).
Namun, publik Sidoarjo menyoroti adanya selisih 992 kursi, antara pagu awal dan jumlah kursi yang terkunci di sistem.
Selain itu, terjadi anomali pelimpahan kuota otomatis dari jalur lain ke jalur prestasi, tanpa pengumuman resmi.
Lonjakan misterius ini ditemukan di sekolah seperti SMPN 3 Porong, SMPN 2 Krembung, dan SMPN 2 Jabon.
Masalah semakin pelik, ketika laman resmi SPMB Sidoarjo mendadak tidak dapat diakses publik setelah pengumuman.
Plt. Kepala Dinas Pendidikan Sidoarjo, Dr. Netti menegaskan, tidak ada kursi hilang. Menurutnya, perubahan angka terjadi karena sistem melakukan penyesuaian otomatis dari jalur yang tidak terpenuhi.
Komisi Informasi (KI) Jawa Timur pernah menegaskan, pentingnya keterbukaan data sesuai UU KIP. KI juga menegaskan Pemkab Sidoarjo wajib membuka data by name, by address. Transparansi dianggap penting untuk mencegah asumsi adanya transaksi terselubung.
Polemik bangku hilang, lonjakan domisili, dan jalur prestasi yang tidak konsisten, menjadi ujian keterbukaan pemerintah kabupaten Sidoarjo. Tanpa transparansi, pendidikan justru terjebak dalam praktik yang merugikan siswa dan orang tua.
- Penulis: Ruang Nurudin

