Breaking News
light_mode
Sabtu, 24 Oktober 2026
Beranda » Terkini » Fenomena Janda Usia Sekolah di Jatim Tembus 3.900 Kasus

Fenomena Janda Usia Sekolah di Jatim Tembus 3.900 Kasus

  • account_circle Mascim
  • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruang.co.id – Di balik torehan positif penurunan angka stunting, Jawa Timur menyimpan ironi sosial yang tak kalah genting. Ribuan remaja perempuan justru kehilangan masa depan pendidikannya dan berstatus sebagai janda di usia yang seharusnya masih duduk di bangku sekolah. Fenomena janda usia sekolah (JUS) ini mengalami peningkatan signifikan dalam setahun terakhir.

Data terbaru Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Jawa Timur mencatat, jumlah JUS pada 2023 mencapai 3.700 orang. Angka tersebut kini melonjak menjadi 3.900 orang. Lonjakan ini disinyalir kuat sebagai buntut dari masih maraknya praktik perkawinan anak di provinsi dengan jumlah penduduk terbesar kedua di Indonesia tersebut.

“Ini jangan lagi ada peningkatan,” ujar Kepala Perwakilan BKKBN Jatim, Maria Ernawati, dalam Rapat Evaluasi Program Bangga Kencana 2025 yang digelar di Surabaya, Jumat (27/2/2026). Ia membeberkan bahwa dari hasil pendataan, terdapat sekitar 3.900 kasus pernikahan di bawah usia 19 tahun. Usia tersebut secara hukum masih dikategorikan sebagai anak-anak dan dinilai belum siap secara emosional maupun ekonomi untuk membangun rumah tangga.

“Kalau di bawah 19 tahun itu masih anak-anak. Nah, data kami real-nya ada 3.900 pernikahan anak. Ini tentu berdampak pada berbagai hal, termasuk perceraian dan ketahanan keluarga yang tidak bagus,” tutur perempuan yang akrab disapa Maria itu.

Dampak berantai dari perkawinan anak tidak berhenti pada putus sekolah dan perceraian. Maria menjelaskan bahwa hampir 90 persen pasangan yang menikah di usia anak berpotensi melahirkan generasi yang mengalami stunting. Hal ini menciptakan lingkaran setan kemiskinan, rendahnya kualitas pendidikan, dan terancamnya kualitas sumber daya manusia di masa depan. Tekanan sosial, beban ekonomi, serta tanggung jawab mengasuh anak di usia muda menjadi beban berat yang harus dipikul para janda usia sekolah.

Baca Juga  Dedikasi Mayor Laut (K) Muhammad Basuni, Tempuh Studi S2 UNUSA Berikan Pelayanan Terbaik Bidang Keperawatan

“Dampaknya bukan hanya pada pasangan itu sendiri, tetapi juga pada anak yang dilahirkan dan lingkungan sosialnya,” imbuhnya.

Meski dihadapkan pada tantangan tersebut, BKKBN Jatim mencatat sejumlah capaian strategis. Total Fertility Rate (TFR) atau angka kelahiran total Jawa Timur berada di angka 1,96 yang mengindikasikan stabilitas demografi relatif terkendali. Prestasi lainnya, angka stunting di Jatim tercatat 14,7 persen, lebih baik dibanding rata-rata nasional yang menyentuh 19,8 persen.

“Keberhasilan ini bukan semata-mata karena BKKBN, tetapi karena sinergitas dan kolaborasi yang luar biasa antara perwakilan provinsi dan OPD KB kabupaten/kota,” jelas Maria.

Untuk menekan angka perkawinan anak dan fenomena JUS, BKKBN Jatim memperkuat berbagai intervensi melalui program berbasis keluarga, seperti Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH), Bina Keluarga Remaja (BKR), hingga Bina Keluarga Lansia (BKL). Pendampingan khusus juga diberikan kepada keluarga berisiko dan pasangan yang sudah terlanjur menikah di usia anak guna membangun ketahanan keluarga.

“Kita berharap yang sudah menikah ini kita dampingi supaya ketahanan keluarganya bisa lebih bagus. Jika pondasi keluarga kuat, terutama fungsi keagamaannya, maka akan lahir generasi berakhlak baik dan ketahanan keluarga yang kokoh. Dari keluarga yang kuat, kita menuju bangsa yang luar biasa,” tegasnya.

Maria mengajak media massa dan seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama mengawal isu krusial ini. Ia berharap sosialisasi masif dapat menyadarkan orang tua dan remaja untuk tidak menikah dini, terutama di daerah-daerah dengan angka perkawinan anak yang masih tinggi.

“Mudah-mudahan para media juga mengawal supaya daerah-daerah dengan angka perkawinan anak tinggi bisa tersosialisasi, dan orang tua maupun remaja paham untuk tidak menikah dini,” pungkasnya.

  • Penulis: Mascim

Rekomendasi Untuk Anda

  • Toner dan Micellar Water Itu Beda! Ini Cara Pakainya yang Benar

    Toner dan Micellar Water Itu Beda! Ini Cara Pakainya yang Benar

    • calendar_month Minggu, 16 Feb 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Pasti kamu pernah bingung saat melihat deretan produk skincare di toko dan bertanya-tanya: “Toner sama micellar water itu bedanya apa, sih?” Jangan khawatir, kamu nggak sendirian! Banyak orang masih salah kaprah tentang dua produk ini, bahkan ada yang mengira fungsinya sama. Padahal, kalau salah pakai, bisa-bisa kulitmu malah nggak bersih maksimal atau jadi […]

  • Reuni Syawalan Alumni AWS

    Menjahit Rindu di Reuni Syawalan AWS: Kisah Dua Sahabat Jurnalis yang Menghangatkan Hati

    • calendar_month Minggu, 27 Apr 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Ruang.co.id — Ada yang lebih dari sekadar temu kangen di acara Syawalan Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah lintas Alumni AWS (Akademi Wartawan Surabaya) dan STIKOSA-AWS’ (Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi-Almamater Wartawan Surabaya) ini. Ada rindu yang dijahit, kenangan yang dipeluk, dan tentu saja, hati yang dijaga. Segalanya bermula seminggu sebelum Ramadhan berakhir. Sebuah pesan singkat […]

  • Matheus Cunha Saat Berseragam Wolves.(c) AP Photo/Jacob King

    Manchester United Incar Matheus Cunha, Negosiasi Kian Dekat

    • calendar_month Rabu, 14 Mei 2025
    • account_circle Ruang Wawan
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Manchester United bergerak cepat dalam perburuan Matheus Cunha jelang bursa transfer musim panas 2025. Manajemen klub memfokuskan perhatian pada lini depan yang musim ini tampil kurang menggigit. Rasmus Hojlund dan Joshua Zirkzee gagal memenuhi ekspektasi. Mereka jarang mencetak gol dan sering kesulitan menembus pertahanan lawan. Tak heran, MU langsung menyusun strategi baru untuk […]

  • Karate Kid: Legends

    Sinopsis Menarik Film “Karate Kid: Legends”, Jackie Chan Semakin Menua

    • calendar_month Jumat, 20 Des 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Siapa yang nggak kenal sosok Jackie Chan? Aktor laga legendaris asal Hong Kong ini kembali menyapa para penggemarnya lewat film terbaru berjudul “Karate Kid: Legends”. Film ini bukan sekadar sekuel biasa, melainkan sebuah perpaduan unik antara tradisi kung fu dan semangat masa kini. Bagi para penggemar seri Karate Kid, film ini juga […]

  • Gelapkan Uang Untuk Keperluan Pribadi, Laurin Delliana Jalani Persidangan

    Gelapkan Uang Untuk Keperluan Pribadi, Laurin Delliana Jalani Persidangan

    • calendar_month Jumat, 26 Apr 2024
    • account_circle Ruang Arif
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Laurin Delliana anak dari Kuncoro,27 menjadi karyawan di UD Mitra Jaya di pergudangan Margomulyo AJ-21 Surabaya sebagai keuangan. Warga Jalan Kupang Krajan Kelurahan Kupang, Kecamatan Sawahan Surabaya tersebut menggelapkan uang perusahaan senilai Rp 445 juta. Awalnya terdakwa Laurin Delliana bekerja di UD Mitra Jaya sebagai admin pembukuan dan keuangan dengan gaji sebesar […]

  • Toxic Till The End

    Lirik dan Makna Lagu Terbaru Rose BLACKPINK “Toxic Till The End”

    • calendar_month Kamis, 12 Des 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Rose BLACKPINK baru saja menggemparkan dunia musik dengan lagu terbarunya, Toxic Till the End. Liriknya yang penuh emosi menyentuh sisi gelap hubungan yang nggak sehat tapi sulit untuk melepaskannya, sesuatu yang mungkin bisa banget relate sama perasaan generasi sekarang. Dengan vibe melankolis yang tetap catchy, lagu ini sukses jadi anthem bagi mereka […]

expand_less