Breaking News
light_mode
Sabtu, 12 September 2026
Beranda » Pemerintah » Drama Mangkirnya Kades Ali Nasihin: Kasus Gogol Gilir Memanas di Kejari Sidoarjo

Drama Mangkirnya Kades Ali Nasihin: Kasus Gogol Gilir Memanas di Kejari Sidoarjo

  • account_circle Ruang redaksi
  • calendar_month Rabu, 18 Des 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Surabaya, Ruang.co.idKejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo kembali menjadi sorotan setelah Kepala Desa (Kades) Sidokerto, Kecamatan Buduran, Ali Nasihin, mangkir dari pemanggilan pemeriksaan pada Rabu (18/12). Ia dijadwalkan hadir untuk memberikan keterangan terkait kasus penjualan tanah Gogol Gilir di Dusun Langri, Desa Sidokerto. Tanah dengan luas hampir 5.000 m² tersebut menjadi sumber konflik yang semakin memanas di tengah masyarakat.

Menurut seorang warga, Ali Nasihin sempat terlihat santai menjelang waktu salat dhuhur. Padahal, pemanggilan pemeriksaannya dijadwalkan pukul 10.00 WIB. Ketidakhadirannya hingga sore hari, bahkan sampai pukul 17.00 WIB, memancing reaksi geram dari jaksa penyidik.

“Sampai jam segini, Kadesnya kok gak datang-datang sih?” ujar salah satu penyidik, menirukan rasa kesalnya saat menunggu. Sikap ini dianggap menyepelekan panggilan Aparat Penegak Hukum (APH) dan memperlambat proses hukum yang sedang berjalan.

Selain Ali Nasihin, beberapa pihak lain turut dipanggil oleh tim Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Sidoarjo untuk dimintai keterangan. Nama-nama yang hadir antara lain Inwan, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Sidokerto, Eko, Pengembang dari PT. Kembang Kenongo, dan Heru Purwanto, pelapor dari GMPI.

Inwan, yang selesai diperiksa hingga pukul 15.00 WIB, menyampaikan kepada awak media bahwa ia hanya mendapat lima pertanyaan dalam pemeriksaannya.

“Di pemeriksaan saya tidak banyak pertanyaan, ya sekitar 5 pertanyaan,” ungkapnya singkat.

Hingga malam hari, penyidik masih melanjutkan pemeriksaan terhadap Eko, yang merupakan pengembang dari PT. Kembang Kenongo, untuk melengkapi keterangan terkait kasus ini.

Kasus ini berawal dari dugaan penjualan tanah Gogol Gilir tanpa melalui prosedur yang sesuai aturan hukum. Luas lahan yang signifikan dan posisinya yang strategis membuat kasus ini mendapat perhatian publik. Ketidakhadiran Ali Nasihin dalam pemeriksaan tidak hanya mempersulit proses penyelidikan, tetapi juga menimbulkan tanda tanya besar terkait keterlibatannya dalam kasus ini.

Baca Juga  Rasiyo Minta Sekolah Dilibatkan Dalam Pengawasan SPPG Agar Kejadian Keracunan MBG Tidak Terulang

Ketegangan semakin memuncak karena masyarakat Desa Sidokerto menunggu kejelasan kasus ini. Mangkirnya Kades Ali Nasihin dianggap sebagai upaya untuk menghindari tanggung jawab hukum. Di sisi lain, jaksa penyidik menegaskan bahwa proses pemeriksaan tetap akan dilanjutkan meski tanpa kehadirannya.

Kasus ini tidak hanya menjadi pengingat akan pentingnya transparansi pejabat publik, tetapi juga menunjukkan bagaimana tekanan hukum dapat berdampak pada stabilitas sosial sebuah wilayah. (DIN)

  • Penulis: Ruang redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Coach Munster pelatih persebaya

    Persebaya Evaluasi Posisi Coach Munster Setelah Kekalahan Dari Persis Solo

    • calendar_month Jumat, 7 Feb 2025
    • account_circle Ruang Wawan
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Persebaya kembali menelan kekalahan menyakitkan di kendang Persis Solo, dengan skor 1-2. Kekalahan ini memperburuk catatan mereka di enam pertandingan terakhir Liga 1 2024/2025. Dengan hanya satu poin yang didapat dari hasil imbang melawan Persita, banyak yang mulai bertanya: apakah posisi pelatih Paul Munster masih aman? Terkait masa depan Munster, Candra Wahyudi, Direktur […]

  • Poster Film Sumala

    Film Sumala, Kisah Nyata Pembalasan Anak Kembar di Semarang Tahun 1948

    • calendar_month Jumat, 23 Agt 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Industri film horor Indonesia sedang mengalami kebangkitan pesat. Film horor produksi dalam negeri sedang mengalami masa keemasan. Film Sumala juga akan hadir menambah angin segar di dunia perfilman horor Indonesia. Diangkat dari kisah nyata di kabupaten Semarang tahun 1948 melalui thread Bang Betz Illustration yang viral. Rizal Mantovani sebagai sutradara bersama Rocky […]

  • pasangan idaman zodiak

    5 Zodiak dengan Sifat Pasangan Idaman, Kombinasi Romantis dan Setia yang Langka

    • calendar_month Kamis, 24 Apr 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Mencari pasangan dengan karakter penyayang, setia, dan penuh perhatian bukanlah hal mudah. Namun menurut astrologi, beberapa zodiak memiliki kecenderungan alami untuk menjadi partner ideal dalam hubungan asmara. Berikut analisis mendalam tentang 5 zodiak yang sering disebut sebagai “pasangan idaman” beserta alasan psikologis di balik sifat mereka. Cancer: Sang Pengayom yang Memahami Tanpa Banyak […]

  • perbandingan Alfamart vs Indomaret

    Alfamart vs Indomaret 2024: Siapa Pemenangnya? Laba Bersih Rp3,14 T vs Rp2,76 T, Strategi Apa yang Bikin Beda?

    • calendar_month Kamis, 10 Apr 2025
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Persaingan ketat antara dua raksasa ritel modern, Alfamart dan Indomaret, terus menjadi sorotan di tahun 2024. Keduanya mencatat pertumbuhan pendapatan, namun dengan dinamika laba yang berbeda. Laba bersih Alfamart mencapai Rp3,14 triliun, sementara Indomaret melesat 103% menjadi Rp2,76 triliun. Lantas, apa yang membuat kinerja keduanya berbeda signifikan? Kinerja Keuangan: Alfamart Unggul Pendapatan, Indomaret […]

  • Sejarah penamaan golongan darah manusia yang tidak berdasarkan urutan abjad huruf

    Ini Alasan Kenapa Penamaan Golongan Darah Tak Berurutan Huruf Abjad ABC

    • calendar_month Kamis, 26 Sep 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Kisah penamaan golongan darah bermula pada awal abad ke-20. Seorang ilmuwan medis asal Austria, Karl Landsteiner, melakukan eksperimen dengan mencampurkan darah dari berbagai individu. Ia menemukan bahwa ketika darah dari dua orang berbeda dicampur, terkadang sel darah merah menggumpal. Dari pengamatan ini, Landsteiner menyimpulkan bahwa ada perbedaan jenis darah di antara manusia. […]

  • Pencabutan kabel ilegal Surabaya

    Kabel ‘Nakal’ di Surabaya Disikat Habis! 34 Jaringan Ilegal Dicabut Paksa

    • calendar_month Jumat, 2 Mei 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Pemerintah Kota Surabaya kembali menunjukkan komitmen kuatnya dalam menjaga ketertiban dan keindahan ruang kota melalui operasi penertiban kabel utilitas ilegal. Pada Kamis (1/5/2025), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) melakukan operasi gabungan yang berhasil memotong 34 kabel milik provider internet di lima titik strategis. […]

expand_less