Breaking News
light_mode
Selasa, 27 Oktober 2026
Beranda » Terkini » Pencegahan Stunting di Surabaya: Inovasi “Kampung ASI” Libatkan 183 Dokter Spesialis Anak Gempur Dari Hulu

Pencegahan Stunting di Surabaya: Inovasi “Kampung ASI” Libatkan 183 Dokter Spesialis Anak Gempur Dari Hulu

  • account_circle Ruang Nurudin
  • calendar_month Minggu, 6 Jul 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruang.co.id  –  Ketika berat badan anak tak kunjung naik, Surabaya bergerak cepat untuk mengatasinya. Tak menunggu stunting datang, kota ini memilih menghadang dari hulu, sebelum menuju hilir semuanya terlambat.

Untuk itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dan Tim Penggerak PKK Kota Surabaya kembali menggelar Gebyar Lomba BWSE (Bersama Wujudkan Surabaya Emas) Jilid IV.

Gebyar ini bukan sekadar lomba. Ini merupakan alarm dini, sebuah gebrakan kolaboratif yang menyasar baduta (bayi berusia dibawah dua tahun) berisiko, bayi yang mengalami stagnasi berat badan T2 atau dua kali berturut-turut.

“Kalau berat badan anak tidak naik dua kali, itu lampu kuning. Kita harus bertindak sebelum jadi merah. BWSE Jilid IV menyasar dari hulu,” ujar Rini Indriyani, Ketua TP PKK Kota Surabaya, Sabtu (5/7/2025).

Sebanyak 607 anak menjadi sasaran intervensi langsung selama dua bulan penuh. Di balik angka ini, ada cerita perjuangan para ibu, kerja senyap para kader, dan komitmen kota yang menjadikan tumbuh kembang anak sebagai harga mati.

“Berbeda dari sebelumnya, BWSE IV menargetkan anak yang belum stunting tapi berisiko. Karena kalau sudah stunting, itu berarti kita terlambat,” tegasnya.

Dibuka 30 Juni lalu, program ini merupakan edukasi laktasi, pemberian MPASI (Makanan Pendamping Air Susu Ibu), penguatan pola asuh, hingga pemberian nutrisi harian.

Seperti telur, ikan, susu, dan daging, semuanya digulirkan serentak dengan melibatkan 183 dokter spesialis anak di 63 Puskesmas, dan ratusan kader Tim Pendamping Keluarga (TPK) di seluruh kelurahan.

Mereka bahu-membahu memantau tumbuh kembang bayi, bahkan menyuplai telur, ikan, dan susu setiap hari selama dua bulan penuh, tanpa jeda.

“Saat grafik tumbuh anak naik, itu artinya harapan tumbuh. Tapi begitu grafik turun lagi, itu pukulan. Maka dua bulan ini adalah waktu emas. Kami harap orang tua konsisten,” ujar Rini dengan serius.

Baca Juga  Ternyata Begini Cara Bedakan Emas Antam Asli Atau Palsu dalam 5 Detik!

Tak hanya soal gizi, pola asuh juga jadi kunci. Setiap orang tua mendapat pelatihan intensif soal menyuapi anak dengan benar, menjaga sanitasi rumah, hingga memahami pentingnya bonding dalam menyusui.

Yang membuat hati terenyuh, tidak sedikit ibu muda yang baru pertama kali mengenal istilah T2. Mereka dilatih memahami isyarat lapar bayi, dan diberi pendampingan intensif oleh kader serta konselor.

Dr. Mira Ermawati, Sp.A(K) dari IDAI (Ikatan Dokter Anak Indonesia) Jawa Timur memberikan gambaran tentang Stunting.

“Stunting itu sering dimulai dari hal kecil, perlekatan ASI yang keliru, atau pola makan ibu menyusui yang salah. Maka kami fokus ke usia 0–6 bulan. Mencegah, bukan mengobati.”

Lewat program 1 Puskesmas 1 Pediatrician, IDAI memastikan setiap puskesmas kini punya dokter anak yang siap mendampingi.

Mereka bahkan turun langsung ke rumah-rumah, mengecek, membimbing, dan memeluk mereka yang berisiko.

“Kami tak ingin hanya hadir di ruang rapat, tapi juga di ruang tamu warga,” lanjut dr. Mira.

BWSE Jilid IV juga memperkenalkan inovasi Kampung ASI, tempat para ibu menyusui mendapat dukungan penuh.

Kampung ini dinilai berdasarkan cakupan ASI eksklusif, jumlah pendampingan, dan kolaborasi lintas sektor. “Dari dapur ibu, kita bangun generasi emas,” ujar dr. Mira.

Program ini dinilai oleh tim independen dari IDAI, FKM Unair (Fakultas Kesehatan Masyarakat Univ. Airlangga) Surabaya, HIMPSI (Himpunan Psikologi) Indonesia, dan Poltekkes Kemenkes.

Indikatornya, mencakup pertumbuhan anak sesuai KMS (Kartu Menuju Sehat), kualitas rumah, pola asuh, dan kreativitas dalam mengolah makanan sehat.

Hasilnya pun mulai terlihat. Dari 923 kasus stunting pada awal 2023, Surabaya menurunkannya menjadi hanya 279 kasus di akhir tahun.

Prevalensi bahkan menyentuh 1,6% di awal 2024, menjadikan kota ini salah satu terbaik secara nasional.

Baca Juga  Meriahkan Nuzulul Qur'an, Masjid Baitul Jamil Gelar Lomba Anak Tingkatkan Kecintaan pada Al-Qur'an

Dari kampung Nginden Jangkungan yang kini zero stunting, hingga Bangkingan dan Panjang Jiwo yang memelopori Kampung ASI.

Surabaya menuliskan kota yang tidak hanya membasmi stunting, tapi mendahului membasminya.

“Karena anak yang tumbuh sehat hari ini, adalah Indonesia yang kuat esok hari,” tutup Rini, dengan senyum penuh harap.

Drs. Eri Cahyadi, M.T., Wali Kota Surabaya, menyatakan tekadnya di Rembuk Stunting 2025, “Kami ingin zero growth. Jangan ada lagi anak Surabaya yang kehilangan masa depan karena stunting. Setiap anak berhak tumbuh tinggi, cerdas, dan bahagia”.

Cek validasi data, menurut Profil Kesehatan Indonesia dari tahun 2021 sampai 2024, oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, dan Profil Statistik Kesehatan 2023 oleh Badan Pusat Statistik Indonesia, sebagai berikut:

Tahun 2021: 6.722 kasus
Tahun 2022: 923 kasus, dengan prevalensi stunting sebesar 4,8% menurut SSGI tahun 2022, menjadikan Surabaya sebagai kota dengan prevalensi stunting terendah se-Indonesia.
Tahun 2023:
– Awal tahun: 923 kasus
– September: 529 kasus
– Oktober: 74 kasus (setelah pendampingan intensif oleh Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga dan Tim Percepatan Penurunan Stunting Kota Surabaya.
– Akhir tahun: 279 kasus (seperti dilaporkan pada Rembuk Stunting Tahun 2024).
Tahun 2024: pada Maret, sebanyak 255 kasus.

  • Penulis: Ruang Nurudin

Rekomendasi Untuk Anda

  • HaoHan FireFly Drone

    HaoHan FireFly Drone: Desain Pesawat Mini dengan Tilt Rotor, Jarak Tempuh 56 Mil, dan Fitur Canggih untuk Profesional

    • calendar_month Minggu, 9 Mar 2025
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Drone semakin populer dalam beberapa tahun terakhir, terutama untuk keperluan profesional seperti pemetaan udara, fotografi udara, dan inspeksi infrastruktur. Namun, kebanyakan drone menggunakan desain quadcopter dengan empat rotor. Kini, HaoHan FireFly hadir dengan konsep berbeda: desain pesawat mini yang dilengkapi tilt rotor. Apa yang membuat drone ini begitu istimewa? Desain Unik: Pesawat Mini […]

  • konvoi perguruan silat dibubarkan patroli Jogoboyo Surabaya

    Patroli Jogoboyo Bubarkan Konvoi Perguruan Silat, Surabaya Kembali Kondusif

    • calendar_month Rabu, 15 Jan 2025
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Upaya menjaga ketertiban dan keamanan di Kota Surabaya kembali diperlihatkan oleh Tim Patroli Gabungan Jogoboyo Sat Samapta Polrestabes Surabaya. Pada Rabu dini hari (15/01/2025), tim ini berhasil membubarkan aksi konvoi perguruan silat di Jalan Ahmad Yani yang berpotensi memicu gangguan keamanan. Tim Patroli Gabungan Jogoboyo, yang dikenal dengan kesigapannya, berhasil mengamankan lima […]

  • peran guru dan ulama

    Rakernas JKSN 2026, Guru dan Ulama Garda Depan Perkuat Karakter Bangsa di Tengah Tantangan Zaman

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    ruang.co.id – Peran ulama dan guru bagaikan dua sisi mata uang yang tak terpisahkan dalam membangun peradaban bangsa. Jika kita menelisik sejarah, kemerdekaan Indonesia tidak lahir dari ruang hampa, melainkan dari keringat dan doa para ulama serta guru yang menggerakkan kesadaran kolektif masyarakat. Spirit itulah yang kembali mengemuka dalam forum Silaturahmi Alim Ulama dan Rapat […]

  • Jalur Mandiri Prestasi Unair 2025

    Jalur Mandiri Prestasi Unair 2025 Peluang Emas untuk Calon Mahasiswa Berprestasi!

    • calendar_month Rabu, 9 Apr 2025
    • account_circle Ruang Sely
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Bagi calon mahasiswa yang gagal di Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), Universitas Airlangga (Unair) Surabaya memberikan kesempatan kedua melalui Jalur Mandiri Prestasi 2025. Pendaftaran dibuka mulai 8 April hingga 30 Mei 2025, dengan pengumuman hasil pada 3 Juni 2025. Jalur ini dirancang khusus untuk siswa dengan rekam jejak akademik atau non-akademik yang gemilang, […]

  • 10 Tempat Wisata Banyuwangi Paling Hits untuk Liburan Seru

    10 Tempat Wisata Banyuwangi Paling Hits untuk Liburan Seru

    • calendar_month Minggu, 8 Des 2024
    • account_circle Ruang Hadilies
    • 0Komentar

    Banyuwangi, Ruang.co.id– Kalau ngomongin tempat wisata di Banyuwangi, nggak ada habisnya! Kota ini emang paket lengkap buat kamu yang lagi cari destinasi liburan yang kece. Mulai dari wisata alam, budaya, sampai spot-spot Instagramable, semuanya ada. Yuk, simak daftar 10 tempat wisata Banyuwangi yang wajib kamu explore! 1. Kawah Ijen Siapa sih yang nggak kenal Kawah […]

  • Dra. Hermin Sugianingsih Komunitas e-UKM Surabaya

    Dra. Hermin Sugianingsih, Ketua Terpilih Komunitas e-UKM Surabaya, Pacu Kolaborasi UKM di Era Digital

    • calendar_month Selasa, 22 Jul 2025
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Di jantung Surabaya yang dinamis, Dra. Hermin Sugianingsih, ketua terpilih Komunitas e-UKM Surabaya, memimpin gelombang transformasi digital bagi usaha kecil dan menengah. Dalam acara di BSI Center Jalan Kartini Surabaya untuk periode 2025-2028, sosok yang karismatik ini telah menancapkan visi jelas: menjadikan komunitas ini sebagai kekuatan pemersatu pelaku usaha lokal di era ekonomi […]

expand_less