Breaking News
light_mode
Sabtu, 12 September 2026
Beranda » Pemerintah » Surabaya Gempur TBC: NIK-BPJS Diblokir Bagi Pasien Bandel!

Surabaya Gempur TBC: NIK-BPJS Diblokir Bagi Pasien Bandel!

  • account_circle Ruang Nurudin
  • calendar_month Senin, 28 Apr 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruang.co.id – Surabaya kini menunjukkan keseriusannya dalam memerangi tuberkulosis (TBC) dengan kebijakan baru yang tegas dan tanpa kompromi. Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengumumkan bahwa pasien TBC yang mangkir dari pengobatan akan dikenai sanksi sosial berupa pembekuan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan BPJS Kesehatan. Langkah ini diambil demi melindungi masyarakat dari penularan TBC, yang masih menjadi masalah kesehatan serius di Indonesia.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menegaskan bahwa pasien yang sudah terdiagnosis TBC tetapi enggan berobat secara rutin akan menghadapi konsekuensi berat. “Kalau sudah tahu sakit tapi tidak mau berobat, itu bisa menular ke orang lain. Kita akan bekukan KTP-nya!” tegas Eri pada Senin (28/4/2025). Kebijakan ini tertuang dalam Peraturan Wali Kota (Perwali) Nomor 117 Tahun 2024, yang tidak hanya mencakup pemblokiran NIK dan BPJS, tetapi juga pemberian stiker peringatan “Mangkir Pengobatan” di rumah pasien yang bandel.

Untuk memastikan kebijakan ini berjalan efektif, Pemkot Surabaya membentuk Tim Hexahelix, yang terdiri dari berbagai elemen seperti puskesmas, kecamatan, kelurahan, hingga tokoh masyarakat. Tim ini bertugas melakukan pemantauan, edukasi, dan pendampingan kepada pasien TBC agar patuh menjalani pengobatan. Jika pasien tetap menolak, sanksi akan segera diberlakukan tanpa toleransi.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya, Nanik Sukristina, menegaskan bahwa pemblokiran NIK dan BPJS berlaku otomatis bagi pasien yang menolak berobat atau menolak ditempeli stiker peringatan. “Aktivasi kembali NIK dan BPJS hanya bisa dilakukan setelah pasien bersedia melanjutkan pengobatan,” jelas Nanik. Hal ini dimaksudkan agar pasien tidak lagi mengabaikan kesehatan diri sekaligus mencegah penularan ke orang lain.

Kebijakan ini tidak hanya berlaku untuk warga asli Surabaya, tetapi juga para pendatang. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Surabaya mewajibkan skrining TBC bagi siapa pun yang ingin mengurus Kartu Tanda Penduduk (KTP). “Kalau hasil skrining mengarah ke TBC dan tidak mau berobat, jangan harap KTP bisa dicetak,” tegas Kepala Dispendukcapil Surabaya, Eddy Christijanto.

Baca Juga  KPK Ajak DPRD Jatim Berkomitmen Cegah Korupsi Lima Tahun ke Depan

Dengan langkah tegas ini, Surabaya berkomitmen untuk memberantas TBC secara menyeluruh sebelum tahun 2030. Kebijakan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengobatan TBC hingga tuntas, sekaligus melindungi warga dari risiko penularan. Siapkah kamu menjaga diri dan sesama dari penyakit menular ini?

  • Penulis: Ruang Nurudin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Megawati Hangestri gabung Gresik Petrokimia (dok. @petrovoli)

    Debut Megawati Hangestri di Final Four Proliga 2025: Gresik Petrokimia Bidik Gelar Perdana!

    • calendar_month Senin, 21 Apr 2025
    • account_circle Ruang Wawan
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Akhirnya yang ditunggu-tunggu datang juga—Megawati Hangestri siap kembali ke lapangan di final four Proliga 2025 seri Semarang. Ia akan membela Gresik Petrokimia dalam misi besar: merebut gelar pertama sepanjang sejarah klub. Setelah absen di seri Kediri karena pemulihan cedera usai tampil gemilang di Liga Voli Korea, Pemain dengan julukan Megatron kini sudah kembali […]

  • Borneo FC dan Persita Tangerang

    BRI Liga 1: Borneo FC Gagal Kudeta Persebaya, Persita Tampil Solid

    • calendar_month Selasa, 1 Okt 2024
    • account_circle Ruang Wawan
    • 1Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Pertandingan pekan ketujuh BRI Liga 1 2024/25 antara Borneo FC dan Persita Tangerang, yang berlangsung pada Senin malam (30/9), berakhir tanpa gol. Laga seru yang digelar di Stadion Batakan, Balikpapan, tersebut harus diakhiri dengan skor kacamata 0-0. Bagi Borneo FC, hasil imbang ini jelas merupakan kerugian besar. Bermain di kandang sendiri, mereka […]

  • Beasiswa Atlet Berprestasi

    KONI Sidoarjo Gandeng Unitomo, Siapkan Beasiswa untuk Atlet Berprestasi

    • calendar_month Kamis, 17 Jul 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id — Sebuah angin segar berembus bagi para atlet berprestasi di Kabupaten Sidoarjo. Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sidoarjo tengah mematangkan rencana pemberian beasiswa pendidikan untuk atlet yang telah mengharumkan nama daerah. Langkah monumental ini diawali dengan kunjungan resmi pengurus KONI Sidoarjo ke Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) Surabaya, Selasa (15/7/2025). Rombongan dipimpin langsung oleh […]

  • efisiensi anggaran sektor perhotelan

    Efisiensi Anggaran Pemerintah Terancam Rontokkan Industri Perhotelan,

    • calendar_month Rabu, 12 Feb 2025
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Industri perhotelan Indonesia sedang menghadapi tantangan besar akibat kebijakan efisiensi anggaran yang diberlakukan oleh pemerintah. Ketua Umum Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Hariyadi Sukamdani, memperingatkan bahwa kebijakan ini berpotensi menghilangkan pendapatan sebesar Rp24,5 triliun dari sektor perhotelan. Dampaknya sudah mulai dirasakan di hotel-hotel berbintang, terutama hotel bintang 3, bintang 4, dan bintang […]

  • Guru Lampung diberhentikan karena sakit

    Sakit Parah hingga Dipecat: Perjuangan Guru ASN Lampung Mencari Keadilan

    • calendar_month Kamis, 31 Okt 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Lampung, Ruang.co.id – Triningsih, seorang guru Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lampung yang telah mengajar sejak 2010, diberhentikan dari jabatannya tanpa pemberitahuan setelah berjuang melawan penyakit serius yang mengharuskannya absen dari tugas mengajar. Ibu dua anak ini menyatakan terkejut karena surat pemberhentian dirinya baru diterbitkan pada 2024, setelah dua tahun ia kembali aktif mengajar. Triningsih […]

  • Budi Noviantara Mantan Dirut PT INKA

    Budi Noviantara, Mantan Dirut PT INKA Ditahan Kejati Terkait Dugaan Korupsi Rp 25,6 Miliar

    • calendar_month Selasa, 1 Okt 2024
    • account_circle Ruang M Andik
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Penyidik Kejaksaan Tinggi Jawa Timur (Kejati) resmi menahan mantan Direktur Utama PT INKA (Persero), Budi Noviantara, atas dugaan keterlibatan dalam kasus korupsi terkait proyek pemberian dana talangan pada proyek solar photovoltaic power plant 200 MW dan Smart City di Kinshasa, Republik Kongo. Kerugian negara dari kasus ini diperkirakan mencapai Rp 25,6 miliar. […]

expand_less