Breaking News
light_mode
Rabu, 28 Oktober 2026
Beranda » Hukrim » Kesaksian Queeny Buktikan Dugaan Penyimpangan Warisan Engkong

Kesaksian Queeny Buktikan Dugaan Penyimpangan Warisan Engkong

  • account_circle Mascim
  • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruang.co.id – Gelombang dugaan penyimpangan dalam pengelolaan warisan keluarga almarhum Engkong, Kwee Quarry Kuota Kusuma, menemukan bentuknya yang lebih konkret. Dalam sidang lanjutan perkara warisan bernomor register 433/Pdt.G/2025/PN Surabaya yang digelar di Ruang Kartika, Rabu (03/12/2025), keterangan saksi kunci dari pihak penggugat seperti menerangi sudut-sudut gelap sengketa harta keluarga ini. Queeny, cucu almarhum, hadir untuk memberikan keterangan saksi yang diyakini kuasa hukum dapat mengukuhkan posisi mereka.

Di hadapan Majelis Hakim, Queeny yang merupakan anak dari Kwee Che Jun tersebut memaparkan kronologi pengelolaan aset dengan rinci. Ia menguraikan asal-usul usaha keluarga dan bagaimana harta peninggalan Engkong yang disebut mencakup usaha besar di Balikpapan dan Palangkaraya dikelola. Salah satu titik penting dalam kesaksian ahli waris ini adalah pengakuannya mengenai nilai aset warisan yang sangat signifikan, mencapai sekitar Rp40 miliar untuk satu unit saja. Lebih lanjut, ia mengungkap fakta sidang yang mengejutkan: adanya penggunaan dana keluarga untuk menalangi utang perusahaan keluarga tanpa melalui musyawarah ahli waris yang lengkap.

Berdasarkan keterangan saksi di persidangan tersebut, kuasa hukum penggugat yang dipimpin Albertus Soegeng langsung menyusun argumentasi hukum yang kuat. Soegeng menegaskan bahwa kesaksian Queeny di PN Surabaya telah memperkuat indikasi penguasaan aset warisan secara sepihak. “Perusahaan-perusahaan itu merupakan perusahaan cangkang milik anak-anak almarhum. Menjadikan aset warisan sebagai jaminan hutang tanpa melibatkan seluruh ahli waris jelas merugikan kepentingan keluarga secara keseluruhan,” tegas Soegeng dalam pernyataan kuasa hukum di depan pengadilan.

Pernyataan itu merujuk pada praktik cross-collateral yang diduga menerpa salah satu aset strategis warisan, yaitu tanah dan bangunan di Balikpapan atas nama PT Bintang Jasa Tirta. Aset tersebut dijadikan jaminan utang perusahaan lain seperti PT Elang Utama Karya dan PT Bintang Yasa Makmur Anugrah. Bagi penggugat, ini adalah bentuk nyata pelanggaran hukum waris dan perbuatan melawan hukum dalam pengelolaan harta peninggalan.

Baca Juga  Dugaan Kasus Korupsi Billboard Senilai Rp1,7 Miliar, Sekda Jember Resmi Ditahan Polda Jatim

Menanggapi narasi yang beredar di luar ruang sidang, Soegeng dengan lantang membantah tuduhan keserakahan. Ia mengemukakan bahwa gugatan pembagian warisan yang diajukan semata berlandaskan pada keinginan untuk menegakkan keadilan prosedural. “Kami hanya ingin mendudukkan proporsi hak masing-masing ahli waris sesuai prinsip Legitieme Portie. Warisan tidak boleh dikuasai sebagian pihak saja,” ujarnya, menekankan prinsip bagian mutlak warisan dalam hukum.

Poin ini menjadi inti sengketa warisan keluarga ini. Pihak penggugat tidak menuntut lebih, tetapi menuntut kepastian dan transparansi atas hak waris yang sah berdasarkan hukum waris Indonesia. Mereka merasa telah dirugikan karena proses pembagian warisan yang tidak jelas dan cenderung tertutup.

Selain soal aset, proses persidangan perkara waris ini juga menyoroti kinerja pelaksana wasiat almarhum Engkong. Soegeng menyayangkan tidak adanya forum musyawarah keluarga yang difasilitasi oleh pelaksana wasiat dalam kurun lima tahun terakhir. Kevakuman ini dinilai menciptakan ruang bagi ketidakjelasan. Kritik tajam juga dilayankan terhadap sebuah draf hibah saham yang dianggap tidak transparan. “Kalau saham kecil saja mau dikuasai sepihak, bagaimana dengan aset yang lebih besar?” tandas Soegeng, yang pertanyaannya menyiratkan dugaan pengalihan aset yang tidak adil.

Dalam jalannya persidangan hari ini yang berlangsung tertib, pihak penggugat telah mengajukan sejumlah tuntutan hukum dalam gugatan. Petitum pokok gugatan mereka mencakup permintaan agar majelis hakim menyatakan adanya perbuatan melawan hukum, menetapkan pembagian harta warisan berdasarkan Legitieme Portie, serta mengganti pelaksana wasiat dengan Widiawati Santoso. Mereka juga mengajukan permohonan sita jaminan (conservatoir beslag) untuk mengamankan aset dari kemungkinan pengalihan kepada pihak ketiga.

Proses hukum perkara warisan ini kini memasuki fase pemeriksaan saksi dari penggugat. Jadwal sidang berikutnya akan menghadirkan saksi-saksi dari pihak tergugat. “Kami berharap keterangan saksi dan bukti-bukti yang telah kami ajukan dapat menggugah keyakinan Majelis Hakim untuk mengabulkan gugatan kami sepenuhnya,” pungkas Soegeng. Putusan sidang warisan ini pun dinantikan untuk mengakhiri konflik warisan keluarga yang telah berlarut.

Baca Juga  Pengadilan Negeri Surabaya Obral Putusan Bebas!
  • Penulis: Mascim

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pelecehan seksual MI

    Anaknya Mendapat Pelecehan Seksual, Oknum Guru MI Darunnajah Sidoarjo Terancam Dilaporkan ke Polisi

    • calendar_month Minggu, 21 Sep 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Dunia pendidikan di Sidoarjo lagi – lagi tercoreng dengan masalah pelecehan seksual. Kali ini menimpa pada sejumlah siswi kelas 6 MI (Madrasah Ibtida’iyah/ setingkat SD) Darunnajah Kletek, Kecamatan Taman, Sidoarjo, Jatim. Melalui Pg (33) ibu salah satu korban, menceritakan kejadian itu kepada wartawan, bahwa anaknya mengalami pelecehan seksual dari seorang guru berinisial […]

  • Pentingnya Pemanasan sebelum olahraga seperti jalan kaki atau lari

    Pentingnya Pemanasan Sebelum Jalan Kaki dan Lari

    • calendar_month Minggu, 25 Agt 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Pemanasan sering kali dianggap sebagai bagian yang membosankan sebelum berolahraga. Padahal, kegiatan ini memiliki peran yang sangat krusial, terutama untuk aktivitas fisik seperti jalan kaki dan lari. Aktivitas ini langkah awal yang tidak boleh dilewatkan. Mengapa demikian? Mengapa Pemanasan Itu Penting? Pemanasan merupakan serangkaian gerakan ringan yang bertujuan untuk mempersiapkan tubuh sebelum […]

  • GRIB JAYA Jatim

    GRIB JAYA Jatim Sambut Ramadhan dengan Sholawat, Santuni 1.500 Anak Yatim di Sidoarjo

    • calendar_month Senin, 17 Mar 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – DPD Jawa Timur dan DPC Sidoarjo GRIB JAYA menggelar rangkaian acara bersholawat bersama Gamelan Kyai Kanjeng menyambut Ramadhan Mubarok 1446 H, dengan mengundang 1.500 anak yatim piatu se- Kabupaten Sidoarjo. Acara bersholawat ini berlangsung di lapangan Kavling DPR IV Pagerwojo, Kecamatan Buduran, Sidoarjo pada Minggu (16/3), yang bertepatan malam Nuzulul Qur’an di […]

  • Suasana Panas saat Pertandingan Manchester United vs Manchester City (photo : Official ManUtd)

    Manchester United Kalah 0-1 dari Man City, Gol Haaland Jadi Kontroversi VAR

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
    • account_circle Ruang Wawan
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Manchester United harus menerima kekalahan 0-1 dari Manchester City dalam lanjutan Premier League, Minggu (13/9/2026) sore waktu setempat. Gol Erling Haaland pada babak kedua menjadi pembeda sekaligus memicu kontroversi setelah VAR meninjau proses gol tersebut cukup lama. Manchester City bahkan menghabiskan sebagian besar pertandingan dengan 10 pemain. Kartu merah Phil Foden pada babak pertama […]

  • donor darah HUT RI

    Warga Citra Harmoni Sidoarjo Rayakan HUT RI ke-80 dengan Donor Darah

    • calendar_month Sabtu, 16 Agt 2025
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Semangat kemerdekaan terasa hangat di Perumahan Citra Harmoni, Sidoarjo, saat warga dari berbagai latar belakang berkumpul untuk menyelenggarakan acara donor darah dalam rangka memperingati HUT Republik Indonesia ke-80. Kegiatan yang mengusung tema “Merdeka adalah Guyub Rukun” ini berhasil menyatukan 3 RW dan 26 RT dalam satu semangat kebersamaan yang mengesankan. Sabtu, (16/8/2025). […]

  • ARJUNU AWARD 2026

    ARJUNU AWARD 2026, Puncak Apresiasi untuk Kerja Sunyi Pengelola Jurnal PTNU

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – ARJUNU AWARD 2026 menjadi momentum sakral untuk merayakan kerja sunyi dan dedikasi tak kenal lelah para pengelola jurnal di lingkungan Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (PTNU). Gelaran bertema “Sinergi PTNU melalui Peran LPPM dan Pengelola Jurnal” ini berhasil menyatukan 260 peserta yang terdiri atas pengelola jurnal dan pimpinan LPPM PTNU se-Indonesia di Auditorium Lantai […]

expand_less