Breaking News
Selasa, 9 Juni 2026
Trending Tags
Beranda » Pemerintah » Ketua DPRD Jatim Temukan Pembangunan SMA/SMK di Surabaya belum Merata

Ketua DPRD Jatim Temukan Pembangunan SMA/SMK di Surabaya belum Merata

  • account_circle Ruang Gentur
  • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
  • visibility 115
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruang.co.id – Ketua DPRD Jawa Timur, M. Musyafak Rouf, menemukan kurang meratanya pembangunan sekolah SMK dan SMA di Surabaya. Hal ini diketahui Misyafak saat melakukan kegiatan serap aspirasi reses di Surabaya, senin (9/2) malam.

Falam acara tersebut beberapa tokoh masyarakat di wilayah kecamatan Dukuh Pakis mengeluhkan tidak adanya sekolah SMA maupun SMK Negeri di wilayahnya. Padahal di sekitar wilayah mereka banyak sekali pembangunan gedung bertingkat, hotel, restoran dan pusat-pusat bisnis lainnya.

Menurut mereka, anak- anaknya terpaksa bersekolah di tempat yang jauh sehingga biaya transportasi dan lainnya menjadi lebih besar. Selain masalah pendorian bangunan sekolahan. Warga juga mengeluhkan sulitnya mendapat Kartu Indonesia Pintar (KIP) yang berfungsi untuk mengurangi beban biaya pendidikan keluarganya.

Menanggapi perrsoalan tersebut, Musyafak mengatakan bahwa, Surabaya sepertinya diabak tirikan oleh pemerintah pusat untuk masalah pendidikan ini. Karena, Surabaya dianggap sebagai kota metropolitan, kota bisnis dan penduduknya dianggap sudah kaya semua. Padahal kalau ditelusiri lebih dalam lagi hingga ke kampung-kampung maupun gang-gang kecil, masih banyak warganga yang miskin.

Politikus PKB ini mencontohkan, seperti kawasan Dukuh Pakis yang dikelilingi bangunan bertingkat, fanbdari jalan besar tamoak banyak pusat bisnis. Namun saat masuk di belakang gedung-gedung tersebut, sungguh ironi. Madih banyak rumah sederhana dan kelas bawah. Bahkan di kawasan tersebut tidak ada keberadaan SMA/SMK negeri.

“Sementara kan dia seakan-akan hidup di tengah kota tetapi tidak ada SMA-nya. Akhirnya kalau dia itu sekolah, itu harus menempuh jarak yang jauh sekali. Apalagi jalan raya yang ramai seperti itu, tentu butuh alat transportasi yang memadai jika tidak ingin datang terlambat di sekolah maupun kendala lainnya di Sekolah, ” ujar Musyafak.

Menurutnya, keterbatasan lahan menjadi kendala utama dalam penambahan unit sekolah baru di Surabaya. Ia menyebut, tidak sedikit pengembang perumahan yang enggan menyerahkan fasilitas umum (fasum) untuk kepentingan pendidikan. Karena menganggap keberadaan sekolah mengganggu altivitas bisnis mereka

“Rata-rata pengembang itu menyerahkan Fasum yang 40 persen dari layout… itu jarang dia mau ditempati sekolah, kuburan atau makam,” terangnya.

Legislator tang terpilih dari Dapil Surabaya ini menambahkan, pengembang cenderung memberikan lahan fasum yang menguntungkan mereka secara komersial, namun keberatan jika lahan tersebut digunakan untuk sekolah karena dianggap mengganggu akses.

“Akhirnya di tempat itu, tidak direncanakan untuk dibangun SMA atau SMK. Padahal di dalam Dukuh Pakis yang banyak gedung pencakar langit itu banyak masyarakat yang sangat-sangat membutuhkan sekolah,” imbuhnya.

Selain persoalan lahan, Musyafak juga memaparkan tantangan fiskal yang dihadapi Pemerintah Provinsi Jawa Timur pada tahun 2026. Ia menyebut adanya penyesuaian dana Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat yang berdampak signifikan.

“Sementara sekarang pendapatan dari provinsi ini juga dipangkas banyak. Pusat saja memangkas Rp 2,8 triliun,” jelasnya.

Ia menambahkan, perubahan skema bagi hasil pajak kendaraan bermotor juga mengurangi porsi pendapatan provinsi.

“Dulu kita 60 persen, kabupaten/kota 40 persen. Sekarang dibalik, provinsi 40 persen dan kabupaten/kota 60 persen. Itu saja sudah berkurang banyak,” sambungnya.

Di sisi lain, peralihan masyarakat ke kendaraan listrik turut berdampak pada Pendapatan Asli Daerah (PAD) Jawa Timur yang selama ini bertumpu pada Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).

“Terus banyaknya kendaraan yang pakai listrik, itu pajaknya sangat kecil. Itu akan berdampak, padahal andalan Provinsi itu PAD-nya ya dari situ,” ungkapnya.

Meski demikian, Musyafak menegaskan keterbatasan fasum tidak boleh menjadi alasan terhambatnya pembangunan sekolah baru.

“Kita akan coba mencari masukan dari Pemerintah Kota. Apakah dia masih punya Fasum di wilayah yang membutuhkan tambahan sekolahan itu? Kalau enggak ada, ya harus beli,” tegasnya.

“Karena hakikatnya kan kalau ingin menyejahterakan masyarakatnya, harus pendidikannya harus digenjot. Kalau ingin masyarakatnya maju, pendidikan menjadi tolak ukur utama. Itu di negara manapun,” pungkasnya.

  • Penulis: Ruang Gentur

Rekomendasi Untuk Anda

  • LILYGO T-Embed SI4732

    LILYGO T-Embed SI4732 Radio Retro Kecil yang Bisa Dikustomisasi untuk Proyek IoT

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • account_circle Mascim
    • visibility 584
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Di era di mana perangkat IoT dan gadget cerdas mendominasi pasar, LILYGO menghadirkan sesuatu yang berbeda sekaligus nostalgia. T-Embed SI4732 adalah perpaduan unik antara teknologi modern dan nuansa retro, dirancang untuk para penggemar radio, maker elektronik, dan developer IoT. Dengan platform T-Embed yang modular, perangkat ini menggabungkan kekuatan ESP32-S3 dan receiver SI4732 dalam […]

  • Rekomendasi Film Indonesia untuk Lebaran

    10 Film Indonesia yang Wajib Ditonton Saat Lebaran Bersama Keluarga

    • calendar_month Selasa, 1 Apr 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • visibility 635
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Setelah bersilaturahmi dan menikmati hidangan lezat khas Lebaran, saatnya bersantai dan menikmati waktu berkualitas bersama keluarga. Tak ada cara yang lebih baik untuk menghangatkan suasana selain dengan menonton film bersama. Siapkan camilan favorit, redupkan lampu, dan bersiaplah untuk tertawa, terharu, dan terinspirasi dengan 10 film Indonesia pilihan yang cocok untuk menemani libur Lebaran […]

  • Polda Sabu

    Polda Jatim Gagalkan Penyusupan Sabu 9,4 Kg dari Sindikat Internasional

    • calendar_month Jumat, 23 Mei 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • visibility 550
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Sebuah gebrakan hukum mengguncang Jawa Timur. Direktorat Reserse Narkoba Polda Jawa Timur berhasil membongkar jaringan narkoba internasional yang menyusupkan barang haram dari luar negeri melalui jasa ekspedisi. Operasi lintas lembaga yang melibatkan sinergi antara Polda Jatim dan Bea Cukai Jawa Timur ini membuahkan hasil mencengangkan—9.463 gram sabu dan 5.814 butir ekstasi berhasil diamankan, […]

  • Safari Donor Darah Ramadan 2025

    PMI Surabaya Gelar Safari Donor Darah Ramadan 2025, Targetkan 5.000 Pendonor di 5 Mall

    • calendar_month Selasa, 18 Mar 2025
    • account_circle Mascim
    • visibility 769
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Surabaya kembali menggelar Safari Donor Darah Ramadan 2025/1446 Hijriyah. Kegiatan ini akan berlangsung di lima mall ternama di Kota Surabaya mulai 18 hingga 27 Maret 2025. Tujuannya? Menjaga stok darah tetap stabil selama bulan puasa hingga lebaran Odul Fitri 2025. Menurut dr. Wandai Rasoetedja, Kepala Bagian Pelayanan dan […]

  • Manfaat Kopi untuk Rambut

    Manfaat Keramas Pakai Kopi Khasiat yang Bisa Meningkatkan Pertumbuhan dan Kesehatan Rambut

    • calendar_month Kamis, 13 Feb 2025
    • account_circle Mascim
    • visibility 668
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Kopi, minuman yang sering menjadi teman di pagi hari, ternyata memiliki lebih banyak manfaat selain menyegarkan tubuh. Ternyata, kopi juga bisa menjadi solusi alami untuk merawat rambut Anda. Dengan kandungan kafein dan antioksidannya, keramas pakai kopi diyakini bisa mempercepat pertumbuhan rambut, mengurangi kerontokan, dan bahkan melindungi rambut dari kerusakan akibat polusi dan radikal […]

  • Makanan yang harus dihindari saat perut kosong

    Makanan dan Minuman yang Harus Dihindari Saat Perut Masih Kosong

    • calendar_month Sabtu, 9 Nov 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • visibility 503
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Pernahkah Anda merasa tidak enak badan setelah makan sesuatu di pagi hari dengan perut kosong? Mungkin saja makanan yang Anda konsumsi tidak cocok dikonsumsi saat perut masih kosong. Beberapa jenis makanan dapat memicu masalah pencernaan jika dikonsumsi dalam kondisi perut kosong. Untuk menjaga kesehatan pencernaan, ada baiknya jauhi beberapa jenis makanan yang […]

expand_less