Breaking News
light_mode
Rabu, 28 Oktober 2026
Beranda » Terkini » Memalukan! Ada Dugaan Pungli Praktik KKN di Java Festival Pekan Budaya Jayandaru Sidoarjo

Memalukan! Ada Dugaan Pungli Praktik KKN di Java Festival Pekan Budaya Jayandaru Sidoarjo

  • account_circle Ruang Nurudin
  • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sidoarjo, Ruang. co.id – Kegiatan Budaya Sidoarjo makin menggaung di halaman Museum Mpu Tantular di Jalan raya Kyai Haji Ali Mas’ud, Mbedrek Siwalanpanji, Kec. Buduran, Sidoarjo.

Jayandaru Java Fest Pekan Budaya Sidoarjo 2025, nama kegiatannya. Pembukaan acara mulai Senin sampai Sabtu nanti (24-29/11/2025). Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sidoarjo, Abdillah Nasih,SM., bersama Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud), Dr. Tirto Adi,M.Si., hadir membuka acara Java Fest ini.

Beragam kegiatan berlangsung, mulai pertunjukan tari, musik, drama tari, mendongeng, lomba Al-Banjari, stan-up comedy, terapi tradisional, Tosan Aji (Pameran Budaya Keris), macapat pelajar, Jaranan/ Bantengan, musik patrol, Reog Cemandi, hingga lomba layang – layang.

Ada pula acara gelora wicara atau bincang – bincang (Talkshow) tentang “Nguri-uri Budaya Sidoarjo”, dengan menghadirkan cak Nasik (sapaan akrab Abdillah Nasih), Tiro Adi, dan Arif Rofiq, sebagai narasumber pembicaranya.

Namun banyak yang sangat menyayangkan baik datang dari pelaku partisipan maupun pelaku budaya, menyoroti tajam bahwa ada oknum tertentu dari panitia yang mencoreng moreng kegiatan budaya yang tampak cukup megah itu, dan membuat malu yang punya hajat Jayandaru Java Fest.

Mulai dari kritik pedas dan tajam seputar budaya Sidoarjo, sampai dugaan kuat valid adanya pungutan liar (pungli) dari segelintir panitianya.

Ada bukti transaksi elektronik transfer uang senilai Rp500 ribu hingga Rp750 ribu untuk sebuah tarif tenda jualan UMKM selama sepekan.

Padahal ada pula pernyataan seolah meyakinkan, satu dari sejumlah koordinator pelaksana operasional lapangan, yakni abdi dalem Joko Dolog bernama Khoirul Anam.

Kepada Ruang.co.id dia menegaskan, tidak ada pungutan biaya serupiah pun alias gratis atau alias cuma – cuma bagi pelaku UMKM yang mengisi sekitar 15 tenda tenant di sekitar panggung utama acara.

Baca Juga  Penantian Berakhir! Hasil Akhir CPNS Resmi Diumumkan Hari Ini

“Acara gini ini kan gratis, pak. Stand – stand (UMKM) kayak gini ini kan gratis pak. Nggak bayar, siapa yang mau tampil monggo silakan. Tapi kembali lagi orang budaya itu kan gak konsisten pak. Onok sing tampil menene nggak (ada yang sekarang tampil besoknya tidak tampil),” ujar Khoirul Anam, Ketua Komunitas Joko Dolog Surabaya, Rabu (26/11)2025).

Tidak berhenti sampai disitu saja masalah dalam acara Java Fest ini. Banyak pelaku budaya, komunitas budaya maupun budayawan ‘orisinil’ Sidoarjo, setidaknya ada dua komunitas budaya, mengaku wajahnya tercoreng moreng dengan hadirnya acara Jayandaru Java Fest itu.

Tampak kuat terdapat unsur dugaan KKN di lingkungan kebudayaan Sidoarjo cukup terang benderang secerah acara Jayandaru Java Fest ini. Diantaranya, amuk amarah komunitas – komunitas budaya Sidoarjo tidak terlibat dan terakomodir dalam acara ini.

“Terungkap pelaksanaan acara kebudayaan itu banyak komunitas budaya Sidoarjo sangat kecewa dengan perlakuan dinas yang tebang pilih mengajak satu nama pelaku budaya sebagai mitra abadinya. Lalu sama mitra ya itu mencari partner kolaborasi dengan pelaku atau komunitas budaya dari Surabaya. Bukan berpartner dengn komunitas – komunitas budaya dari Sidoarjo, ” ungkap Gus Bento dari pengurus komunitas Masyarakat Adat Nusantara (Matra) di Sidoarjo, Rabu (26/11/2025).

“Kami para komunitas dari Sidoarjo mungkin dianggapnya tidak bisa jadi panitia pelaksana acara ini. Dan perlakuan itu tidak sekali dua laki begitu, sampai kita pernah mengingatkan dinas dengan aksi unjuk rasa budaya di Pendopo beberapa bulan lalu, memprotes perlakuan tidak adil dan tidak merata,” tandasnya dengan sorot mata tajam.

Ketua Persatuan Budayawan Jagad Suwung Nusantara (PBJSN) Sidoarjo juga unjuk rasa bicara, bahwa Dinas terkait sepertinya hanya cinta dan sayang dengan satu komunitas budaya semata, dan itu pun dinilai kurang jelas status legalitasnya.

Baca Juga  Soal IMB/ PBG Ponpes, Praktisi Hukum Achmad Shodiq PHN “Pesantren Tak Pernah Melawan Hukum, Tapi Justru Jadi Korban Aturan Administratif”

“Sering kali setiap acara hanya satu komunitas budaya yang nggak jelas legalitasnya, kalau saya cermati itu hanya kumpulan orang budaya, bukan sebuah komunitas. Kumpulan budaya itu sangat dekat dengan Kabid. Proyek – proyek budaya di Sidoarjo selalu ada pimpinan kumpulan itu,” ungkap Deki Dento, Ketua PBJSN Sidoarjo, Rabu (26/11/2025).

Tuai beragam kritik pedas dan tajam gencar bersarang hingga memekakkan telinga panitia acara Jayandaru Java Fest. Salah satu penebalannya, perlakuan ruang hampa terasa keras bagi para pelaku maupun komunitas budaya di Sidoarjo, dalam penelusurannya, terkecuali FPK yang tidak berada di ruang hampa itu.

Padahal, Dispendikbud Sidoarjo yang melaksanakan acara Jayandaru Java Fest 2025. Tirto Adi sebagai penanggungjawabnya, dan mengatakan di acara talkshow itu, bahwa acara Jayandaru Java Fest ini merupakan kali pertama di Sidoarjo. Dengan harapannya, berkelanjutan menjadi agenda reguler.

Kepala Bidang Kebudayaan, Sukartini sebagai penanggungjawab acara di lapangan, yang namanya kerap tersebutkan di panggung utama.

Sedangkan cak Nasik yang punya hajat atau acara, untuk nguri-uri budaya Sidoarjo ini yang merupakan satu dari sekian agenda program Ketua DPRD Sidoarjo.

Agar berjalan sukses mendongkrak nama budaya Sidoarjo di kancah nasional dan internasional, lembaga instansinya senantiasa berkolaborasi dengan Pemkab Sidoarjo dan para pelaku, seluruh komunitas, dan semua budayawan Sidoarjo, tanpa terkecuali. Itu penandasannya, kepada Ruang.co.id dalam doorstop wawancara.

Ia mendadak kaget mendengar bahwa pelaksana acara Jayandaru Java Fest ini, tidak kolaboratif melibatkan banyak pelaku/ pegiat dan komunitas budaya dari Sidoarjo.

“Kalau teknis saya serahkan sepenuhnya kepada Diknas (Dispendikbud) ya. Karena mungkin nggak bisa secara keseluruhan (jumlahnya puluhan hingga ratusan) terakomodir atau tercover semuanya ya. Tetapi minimal (acara ini) mulai memberikan perhatian yang lebih kepada seniman – seniman dan budayawan – budayawan yng ada di Sidoarjo ini agar merasa ikut diperhatikan,” tegas cak Nasik.

Baca Juga  RS Pusura Candi Berlindung di Balik Tembok Privasi: Jawab Prosedur Persalinan Remaja Pakai Kaset Rusak

“Itu akan menjadi evaluasi kami dari DPRD kepada OPD ya, kalau pun hari ini ad kekurangan – kekurangannya ini, pasti kmi minta evaluasi kepada panitia pelaksana,” tandasnya dengn gestur bernada kecewa.

Tidaklah heran, atas diskriminasi di lingkungan budaya di Sidoarjo, amarah para komunitas budaya Sidoarjo yang kerap terpinggirkan sudah memuncak.

Bahkan, mereka berencana memberikan surat cinta kepada Ombudsmen dan Kementerian Kebudayaan dalan waktu dekat.

Padahal, harapan cak Nasik sebagai Shohibul hajat Jayandaru Java Fest ini, sebagai stimulus responsibility dari DPRD terhadap Pemkab Sidoarjo, dengan harapan banyak mengagendakan kegiatan budaya dan melibatkan banyak pelaku/ pegiat, para komunitas budaya dan budayawan Sidoarjo.

“Tidak boleh ada tebang pilih atau like and dislike. Semua warga Sidoarjo mempunyai hak yang sama. Kalau ada perlakuan itu, silakan langsung melayangkan surat ke DPRD untuk dilakukan hearing”. Itu ungkapan peringatan tegas cak Nasik dalm sebuah forum talkshow budaya Sidoarjo, pada Rabu malam (26/11/2025).

  • Penulis: Ruang Nurudin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kejurcab ORADO Sidoarjo

    Kejurcab Domino ORADO Perdana Digelar, Sidoarjo Bidik Juara Porprov 2027

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id — Kejuaraan Cabang (Kejurcab) Federasi Olahraga Domino Nasional ORADO Kabupaten Sidoarjo, resmi digelar di Gedung Youth Center Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Sidoarjo, Minggu (15/3/2026). Ajang ini menjadi momentum awal pengembangan domino, sebagai olahraga prestasi di Sidoarjo. Kompetisi yang berlangsung sejak pagi itu, dibuka oleh Kepala Disporapar Sidoarjo, Yudhi Irianto. Sejumlah pengurus […]

  • Jadwal Film 1 Kakak 7 Ponakan di surabaya

    Jadwal Tayang Film 1 Kakak 7 Ponakan di Bioskop Surabaya Hari Ini

    • calendar_month Minggu, 26 Jan 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Film 1 Kakak 7 Ponakan ini mengisahkan tentang Moko, seorang arsitek muda yang hidupnya berubah drastis setelah harus mengasuh tujuh keponakan. Dari seorang profesional yang sibuk dengan proyek bangunan, Moko kini harus bergelut dengan dinamika keluarga yang kompleks. Tantangan ini tidak hanya menguji kesabarannya, tetapi juga mengajarkannya arti cinta, tanggung jawab, dan kebersamaan. […]

  • APTRI Madiun dukung swasembada gula

    APTRI Madiun dan Stakeholder Dukung Swasembada Gula 2026

    • calendar_month Selasa, 29 Sep 2026
    • account_circle Ruang Mujiono
    • 0Komentar

    Poin Berita: APTRI Kabupaten Madiun menyatakan dukungan terhadap swasembada gula nasional pada musim giling tebu 2026. Ketua APTRI Kabupaten Madiun menegaskan komitmen petani tebu untuk bersinergi dengan pabrik gula dan pemerintah. Kepastian penyerapan hasil panen dan kesejahteraan petani dinilai menentukan keberlanjutan industri gula nasional. Baca Juga  Kosongkan DKS Tanpa Dialog dan Tidak Patuhi Putusan PTUN […]

  • Pemain Inter Milan merayakan gol saat memastikan gelar juara Serie A 2025/2026 (Fptp: Official Inter Milan)

    Inter Milan Kunci Scudetto 2025/2026, AC Milan Tumbang Lagi! Drama Sengit Serie A Pekan Krusial

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle Ruang Wawan
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Inter Milan akhirnya mengunci gelar juara Serie A 2025/2026. Kepastian itu datang setelah mereka menumbangkan Parma dengan skor 2-0 di Stadion Giuseppe Meazza, Senin (4/5) dini hari WIB. Kemenangan ini langsung memastikan posisi Inter tidak lagi bisa dikejar rival terdekat. Dengan koleksi 82 poin, mereka unggul jauh dari pesaing, termasuk Napoli yang tertinggal […]

  • Pilihan Produk perawatan kulit berminyak

    5 Produk Terbaik untuk Perawatan Kulit Wajah Berminyak yang Perlu Dicoba

    • calendar_month Jumat, 17 Jan 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Kulit berminyak memang sering menimbulkan berbagai permasalahan seperti jerawat, pori-pori besar, dan kilap berlebih di wajah. Meski demikian, kulit ini juga memiliki kelebihan, seperti lebih tahan terhadap penuaan dini. Namun, untuk mengontrol minyak berlebih, diperlukan produk yang tepat. Salah memilih produk justru bisa memperparah kondisi kulit. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui […]

  • Dukungan ulama Khofifah Emil

    Dukungan Ulama Terus Mengalir untuk Khofifah-Emil di Pilkada Jatim 2024

    • calendar_month Selasa, 8 Okt 2024
    • account_circle Ruang Gentur
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur nomor urut 2, Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak, terus mendapatkan dukungan dari para ulama. Dukungan ini terlihat dalam acara Maulid Nabi yang digelar di kediaman H. Suli, Ketua Aliansi Madura Nasional (AMAN), di Kelurahan Dupak, Surabaya, pada tanggal 6 Oktober 2024. Acara […]

expand_less