Breaking News
Senin, 8 Juni 2026
Trending Tags
Beranda » Pemerintah » Angka DTSEN Turun 15 Ribu, Cak Yebe: Lumayan, Tapi Masih Ada Pekerjaan Rumah Besar Buat Pemkot

Angka DTSEN Turun 15 Ribu, Cak Yebe: Lumayan, Tapi Masih Ada Pekerjaan Rumah Besar Buat Pemkot

  • account_circle Mascim
  • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
  • visibility 132
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruang.co.id – Proses pemadanan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) di Surabaya terus menunjukkan perkembangan positif meski masih menyisakan pekerjaan rumah yang cukup besar. Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko, mengungkapkan bahwa upaya verifikasi data warga yang awalnya menemui kendala serius kini mulai menemukan titik terang. Dalam konferensi pers di kantor eks Humas Pemkot Surabaya, Kamis (19/2/2026), politisi yang akrab disapa Cak Yebe itu membeberkan data terbaru dari hasil koordinasi intensif dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil).

Menurut Cak Yebe, angka warga atau kepala keluarga yang sebelumnya tidak terdeteksi dalam sistem DTSEN mengalami penurunan signifikan berkat kerja keras semua pihak. “Saya di 12 titik reses bicara DTSEN. Kami menjumpai kendala DTSEN banyak angka yang awalnya 250.185 KK yang tidak ditemukan, ketika Kadispendukcapil koordinasi dengan kami lalu tindak lanjut 20 Januari turun angkanya 197.594 lalu saat ini 181.867 maka turun 15 ribu sekian,” jelasnya. Penurunan ini menjadi angin segar sekaligus bukti bahwa kolaborasi antara legislatif dan eksekutif mampu mengurai kebuntuan data di lapangan.

Lebih lanjut, politisi Partai Gerindra ini memaparkan bahwa proses verifikasi berjalan cukup masif dengan melibatkan aparatur sipil negara (ASN) sebagai ujung tombak survei. “Kalau dihitung setiap hari ditemukan 524 KK baru. Yang menarik, metode survei kita melibatkan ASN, luar biasa yang dilakukan. Kalau yang disuruh survei ASN tidak punya skill surveyor lalu dikasih pembekalan sehari dapat sekian banyak,” tuturnya. Ia mengapresasi dedikasi ASN yang meski bukan profesional di bidang survei, tetap mampu bekerja maksimal setelah mendapatkan pembekalan singkat.

[irp posts=”21895″ ]

Kendati angka temuan terus bertambah, masih ada 181.867 kepala keluarga yang belum terkonfirmasi dalam database DTSEN. Wakil Ketua DPC Gerindra Surabaya ini mengidentifikasi sejumlah kendala klasik yang menjadi penghambat utama. “Problemnya banyak dari 181.867 KK yang belum ditemukan sekarang yang terbanyak terjadi migrasi lintas kelurahan dalam kecamatan, antar kecamatan atau luar kota yang tidak terkonfirm. Ada juga yang menolak survei di wilayah klaster premium dan apartemen,” ucapnya. Dua problem ini, yaitu mobilitas penduduk dan resistensi warga di hunian vertikal serta eksklusif, menjadi tantangan tersendiri.

Menghadapi situasi tersebut, Cak Yebe menyebutkan bahwa pemerintah memiliki kewenangan untuk melakukan penertiban sementara Nomor Induk Kependudukan (NIK) bagi warga yang enggan atau belum terdata. Langkah ini bukan sebagai hukuman, melainkan sebuah mekanisme untuk memancing respons aktif dari masyarakat. “Ketika tidak terkonfirm dalam DTSEN, NIK akan ditertibkan sementara agar ada respons ke yang tidak terkonfirm,” katanya. Ia menegaskan bahwa kebijakan ini penting demi mencapai akurasi data yang menjadi fondasi penyaluran bantuan sosial dan perencanaan pembangunan.

[irp posts=”19782″ ]

Selain migrasi dan penolakan, Cak Yebe saat turun ke dapil juga menemukan fakta bahwa masih banyak ketua rukun tetangga (RT) dan rukun warga (RW) yang belum memahami secara utuh esensi dari program DTSEN. Padahal, peran mereka sangat strategis sebagai jembatan informasi antara pemerintah dan warga. “Kalau kita melibatkan 1.360 RW dan 9.149 ketua RT di Surabaya ini, maka itu akan menjadi dahsyat. Mereka akan menyampaikan kepada warganya, coba dicek apakah sudah masuk dalam DTSEN apa belum,” kata dia. Ia pun mendorong Pemkot Surabaya untuk segera mengeluarkan surat pemberitahuan resmi agar seluruh pengurus rukun bisa bergerak serentak.

Di era digital ini, Cak Yebe mengajak seluruh warga Kota Pahlawan untuk proaktif memverifikasi data secara mandiri. Pemerintah kota telah menyediakan laman cekin.surabaya.go.id yang dapat diakses kapan saja untuk memastikan status kependudukan. Targetnya, dari total 1.026.192 KK di Surabaya, seluruh data dapat tervalidasi sempurna sebelum 31 Maret mendatang. Ia optimistis dengan pemanfaatan teknologi dan peran aktif masyarakat, angka 181 ribu KK yang belum ditemukan bisa ditekan seminimal mungkin.

“Insyaallah sebelum 31 Maret ini bisa selesai. Kalau RT dan RW menyampaikan ke warganya seperti dulu saat DPT Online pemilu, warga akan lebih cepat menggunakan aplikasi untuk memastikan dirinya sudah masuk DTSEN atau belum,” pungkas Cak Yebe. Ia berharap seluruh elemen masyarakat bergerak bersama, karena data yang akurat adalah kunci pemerataan pembangunan dan ketepatan sasaran bantuan sosial di masa depan.

  • Penulis: Mascim

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dr. Rosidi Roslan raih gelar Doktor Ilmu Hukum BBKK Surabaya

    Sukses Tangani Pandemi Kepala BBKK Surabaya di Ganjar Jadi Doktor

    • calendar_month Kamis, 1 Agt 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • visibility 851
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Ungkap Rahasia Sukses Tangani Pandemi Kepala BBKK Surabaya untuk inspirasi dan panduan terbaik dalam penanganan pandemi.Dr. Rosidi Roslan meraih gelar Doktor Ilmu Hukum dari Program Pascasarjana Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta. Ujian terbuka promosi doktor diselenggarakan di Aula Gedung 3 (Gedung Amiek Sumindriyatmi) UNS. Disertasi Rosidi mengangkat tema “Model Pendekatan […]

  • BKKBN Jawa Timur Pro-kontra kontrasepsi remaja

    Pro-Kontra Alat Kontrasepsi untuk Remaja, BKKBN Jatim Berikan Edukasi di UMSIDA

    • calendar_month Jumat, 18 Okt 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • visibility 643
    • 1Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Peraturan Pemerintah (PP) No. 28 Tahun 2024 tentang pelaksanaan Undang-Undang No. 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan menimbulkan polemik di masyarakat. Salah satu poin kontroversial dalam peraturan tersebut adalah penyediaan alat kontrasepsi bagi pelajar. Untuk menjelaskan lebih lanjut mengenai kebijakan ini, Kepala Perwakilan BKKBN Jawa Timur, Dra. Maria Ernawati, MM, memberikan kuliah umum […]

  • Ivan Sugianto pelaku perundungan SMA Gloria

    Perundungan di SMA Gloria, Ivan Sugianto Resmi Jalani Proses Hukum

    • calendar_month Senin, 13 Jan 2025
    • account_circle Ruang redaksi
    • visibility 550
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Kasus perundungan yang mengguncang SMA Gloria Surabaya memasuki babak baru. Ivan Sugianto, tersangka utama dalam kasus ini, resmi diserahkan ke Kejaksaan Negeri Surabaya pada Senin (13/1) pukul 10.00 WIB. Status berkas kasus ini telah dinyatakan lengkap atau P21 oleh Polrestabes Surabaya, menandai kesiapan untuk proses persidangan. Kasi Humas Polrestabes Surabaya, Rina Shanty, […]

  • Joglo RSS Resto & Cafe

    Joglo RSS Resto & Cafe Bagikan 1.000 Paket Sembako Jelang Idul Fitri 2025

    • calendar_month Kamis, 13 Mar 2025
    • account_circle Ruang Mujiono
    • visibility 469
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Menjelang Idul Fitri 2025, Joglo RSS Resto & Cafe kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat dengan membagikan 1.000 paket sembako. Kegiatan sosial ini dilaksanakan di wilayah Sedati, Kabupaten Sidoarjo, sebagai bentuk kepedulian terhadap warga sekitar, terutama mereka yang membutuhkan selama bulan Ramadan dan menjelang Lebaran. Acara ini berlangsung pada Kamis, (13/3/2025) dengan antusiasme […]

  • Turnamen Catur Internasional

    Catat! Cap Kapal Checkmate Fide Rated International Chess Tournament 2025

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • account_circle Mascim
    • visibility 388
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Kota Surabaya kembali menjadi tuan rumah ajang bergengsi Cap Kapal Checkmate Fide Rated International Chess Tournament. Event catur standar internasional ini akan digelar untuk ketiga kalinya pada 19 hingga 23 Desember 2025 mendatang. Bertempat di Ballroom BG Junction, turnamen ini menandai konsistensi penyelenggaraan kompetisi catur berkelas dunia di Indonesia. Jum’at, (28/11/2025). Keberadaan turnamen […]

  • Stunting Surabaya

    Pencegahan Stunting di Surabaya: Inovasi “Kampung ASI” Libatkan 183 Dokter Spesialis Anak Gempur Dari Hulu

    • calendar_month Minggu, 6 Jul 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • visibility 326
    • 0Komentar

    Ruang.co.id  –  Ketika berat badan anak tak kunjung naik, Surabaya bergerak cepat untuk mengatasinya. Tak menunggu stunting datang, kota ini memilih menghadang dari hulu, sebelum menuju hilir semuanya terlambat. Untuk itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dan Tim Penggerak PKK Kota Surabaya kembali menggelar Gebyar Lomba BWSE (Bersama Wujudkan Surabaya Emas) Jilid IV. Gebyar ini bukan […]

expand_less