Breaking News
light_mode
Minggu, 13 September 2026
Beranda » Lifestyle » Dari Dongeng ke Gadget, Bergesernya Komunikasi dalam Pola Asuh Zaman Dulu vs Modern

Dari Dongeng ke Gadget, Bergesernya Komunikasi dalam Pola Asuh Zaman Dulu vs Modern

  • account_circle Ruang Ilham
  • calendar_month Kamis, 23 Jan 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Surabaya, Ruang.co.id – Sebagai orang tua yang kerap berhadapan dengan tantangan komunikasi anak zaman sekarang, sering bertanya-tanya, “Kok dulu orang tua kita bisa ya bikin anak-anak nurut tanpa perlu banyak drama?”

Namun, ketika kita membandingkan perbedaan pola asuh zaman dulu dan sekarang, saya sadar bahwa kuncinya terletak pada cara komunikasi.

Dulu, anak-anak takut pada tatapan tajam ibu. Sekarang? Tatapan itu harus dibarengi dengan WiFi stabil supaya mereka mau mendengarkan.

Yuk, kita bahas lebih jauh apa saja beda pola asuh zama dulu dan modern ini!

Pola Asuh Zaman Dulu, Tegas Tapi Kurang Dialog

Jika kita bicara tentang pola asuh zaman dulu, satu hal yang jelas adalah kehadiran aturan tanpa banyak diskusi. “Kalau Mama bilang ‘tidak’, ya tidak!” Pernah dengar kalimat seperti itu? Orang tua zaman dulu mengutamakan kedisiplinan dan hierarki dalam keluarga.

Komunikasi yang terjadi cenderung satu arah. Anak-anak lebih sering mendengar nasihat atau teguran daripada dilibatkan dalam percakapan terbuka. Apakah ini efektif? Ya, dalam menciptakan rasa hormat dan patuh. Tapi di sisi lain, beberapa anak tumbuh dengan rasa takut mengungkapkan pendapat atau emosi mereka.

“Perbedaan keluarga zaman dulu dan sekarang terletak pada bagaimana orang tua membangun koneksi emosional dengan anak-anaknya.” Artinya, meskipun orang tua zaman dulu sukses membangun rasa tanggung jawab, seringkali mereka melupakan pentingnya komunikasi dua arah.

Pola Asuh Zaman Sekarang yang Lebih Terbuka, Tapi Rentan Konflik

Nah, sekarang kita beralih ke pola asuh zaman sekarang. Orang tua modern cenderung ingin menjadi sahabat bagi anak-anak mereka. Saya sendiri pernah mencoba metode ini, dan ternyata tidak selalu berjalan mulus. Alih-alih dihormati, anak saya malah merasa bisa “bernegosiasi” untuk tidur lebih larut hanya karena ia bilang, “Tapi, Bu, aku kan capek belajar seharian.”

Baca Juga  2 Januari Diperingati Hari Introvert Sedunia: Perayaan Diam dan Tenang

Komunikasi dalam pola asuh modern lebih terbuka dan fleksibel. Anak-anak diberi ruang untuk menyampaikan pendapat, bahkan di usia yang sangat muda. Tetapi ini juga memiliki risiko: batas antara orang tua dan anak menjadi samar. Tidak jarang kita mendengar anak-anak zaman sekarang berbicara dengan nada yang lebih santai, bahkan kadang terkesan kurang sopan.

Namun, ada sisi positifnya. Pola asuh modern memungkinkan anak-anak merasa didengar dan dihargai. Mereka tumbuh dengan kepercayaan diri yang lebih baik, sekaligus kemampuan untuk berpikir kritis. Tantangannya adalah bagaimana menjaga keseimbangan antara menjadi teman sekaligus tetap menjadi sosok otoritas.

Otoritas vs Kolaborasi

Jadi, apa sih sebenarnya perbedaan pola asuh zaman dulu dan sekarang? Intinya terletak pada pendekatan komunikasi. Pola asuh zaman dulu menekankan otoritas. Sedangkan, pola asuh zaman sekarang mengutamakan kolaborasi. Jika dulu orang tua mengatakan, “Kamu harus belajar supaya sukses,” kini orang tua mungkin berkata, “Apa menurutmu belajar ini bisa membantu masa depanmu?”

Perbedaan ini juga mencerminkan perubahan budaya. Di era digital, anak-anak lebih mudah mendapatkan informasi. Mereka tidak hanya mendengar dari orang tua, tetapi juga belajar dari internet, teman sebaya, bahkan media sosial. Jika orang tua tidak menyesuaikan gaya komunikasi, hubungan bisa menjadi renggang.

Pelajaran dari Kedua Pola Asuh

Meskipun ada perbedaan keluarga zaman dulu dan sekarang, sebenarnya kita bisa belajar banyak dari kedua gaya tersebut. Dari pola asuh tradisional, kita bisa mengambil nilai kedisiplinan dan rasa hormat. Sementara dari pola asuh modern, kita bisa belajar pentingnya empati dan komunikasi dua arah.

Sebagai orang tua, mungkin yang perlu kita lakukan adalah menggabungkan keduanya. Tidak apa-apa menjadi orang tua yang tegas, tetapi jangan lupa untuk mendengarkan. Dan tentu saja, tetap siapkan WiFi yang stabil agar negosiasi lebih lancar (karena, ya, anak-anak zaman sekarang memang beda level!).

Baca Juga  Lirik dan Makna Lagu Denny Caknan Feat Bella Bonita, Sinarengan

Dalam memahami perbedaan pola asuh zaman dulu dan zaman modern, kita tidak perlu memihak. Sebaliknya, mari kita ambil yang terbaik dari keduanya untuk menciptakan generasi yang lebih baik.

Karena pada akhirnya, yang terpenting bukanlah siapa yang benar, tetapi bagaimana kita bisa menjadi orang tua yang memberikan kasih sayang, arahan, dan kepercayaan untuk anak-anak kita.

  • Penulis: Ruang Ilham

Rekomendasi Untuk Anda

  • 7 keuntungan menggunakan panel surya yang jarang diketahui

    7 Keuntungan Menggunakan Tenaga Surya yang Jarang Diketahui

    • calendar_month Jumat, 24 Jan 2025
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – 7 Keuntungan Menggunakan Tenaga Surya yang Jarang Diketahui, saat pertama kali saya memasang panel surya di rumah, jujur saja, saya sempat skeptis. “Apa iya ini akan memberikan dampak signifikan?” pikir saya. Ternyata, investasi ini jauh lebih dari sekadar mengurangi tagihan listrik bulanan. Ada banyak hal menarik dan menguntungkan yang baru saya sadari […]

  • Dugaan Intimidasi di Pilkada Tabanan Dilaporkan ke Bawaslu, Tim LAGAS Minta Usut Tuntas

    Dugaan Intimidasi di Pilkada Tabanan Dilaporkan ke Bawaslu, Tim LAGAS Minta Usut Tuntas

    • calendar_month Minggu, 6 Okt 2024
    • account_circle Ruang Hadilies
    • 0Komentar

    Tabanan, Ruang.co.id– Dugaan Intimidasi di Pilkada Tabanan. Tim Legal Advokat Gadjah Agus Suradnyana (LAGAS), kuasa hukum Paslon Gubernur dan Wagub Bali nomor urut 1, melaporkan dugaan intimidasi dan pelanggaran kampanye dalam Pilkada Kabupaten Tabanan dan Pilgub Bali ke Bawaslu Tabanan pada Minggu (6/10/2024). Laporan tersebut diajukan oleh seorang pemangku dan seorang warga asal Desa Kesiut, […]

  • Erling Haaland merayakan gol saat Manchester City menang atas Burnley di Turf Moor. (Photo : Mancity Official)

    Man City vs Burnley 2026: Gol Haaland Antar City ke Puncak, Burnley Resmi Degradasi

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Ruang Wawan
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Manchester City kembali menunjukkan mental juara saat menghadapi Burnley. Dalam laga Man City vs Burnley 2026, The Citizens sukses meraih kemenangan penting 1-0 di Turf Moor, Kamis (23/4/2026) dini hari WIB. Saya melihat pertandingan ini bukan sekadar tiga poin biasa. Kemenangan ini langsung mengangkat City ke puncak klasemen sekaligus memastikan Burnley resmi terdegradasi […]

  • Jadwal Kapal Mudik 2025

    Jadwal Kapal Mudik Lebaran 2025 Balikpapan-Surabaya Cek Tanggal, Harga Tiket, dan Tips Mudik Nyaman!

    • calendar_month Sabtu, 15 Mar 2025
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Mudik Lebaran 2025 diprediksi akan ramai dengan peningkatan arus penumpang melalui jalur laut. Rute Balikpapan-Surabaya menjadi salah satu yang paling diminati, terutama bagi warga Kalimantan Timur yang ingin merayakan Idul Fitri 1446 H bersama keluarga di Jawa. Dengan Lebaran yang jatuh pada Senin, 31 Maret 2025, persiapan mudik perlu dilakukan sejak dini, termasuk […]

  • Diskriminasi Disabilitas

    Lantaran Memprihatinkan, Wabup Mimik Idayana Deklarasikan Sekolah Tanpa Tembok Diskriminasi Disabilitas

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo mencanangkan “Sekolah Tanpa Diskriminasi” pada peringatan Hari Disabilitas Internasional 2025 di GOR Sidoarjo, Rabu (10/12). Hal ini sebagai langkah mendesak, menjawab darurat kesenjangan akses pendidikan yang menjerat 10.457 anak tidak sekolah di Sidoarjo. Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana, membacakan langsung deklarasi tersebut. Ia menegaskan, komitmen pemerintah daerah untuk menutup […]

  • cara daftar SPAN-PTKIN 2025

    Pendaftaran SPAN-PTKIN Resmi Diperpanjang, Jadwal dan Informasi Lengkap 2025

    • calendar_month Selasa, 28 Jan 2025
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – SPAN-PTKIN (Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri) kembali menjadi salah satu jalur favorit bagi lulusan SMA/SMK/MA sederajat yang ingin melanjutkan studi ke PTKIN di Indonesia. Kabar baiknya, masa pendaftaran dan pengisian PDSS (Pangkalan Data Sekolah dan Siswa) untuk seleksi SPAN-PTKIN 2025 resmi diperpanjang oleh panitia nasional. Ini tentu menjadi peluang […]

expand_less