Perkuat Sinergi Kultural, Kapolres Tanjung Perak Ziarah Sunan Ampel
- account_circle W Wardhana
- calendar_month 7 jam yang lalu
- print Cetak

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Irwan Kurniawan berziarah ke Makam Sunan Ampel dan Boto Putih, merefleksikan nilai spiritual dalam pengabdian kepolisian. (ISt)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Ruang.co.id – Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Irwan Kurniawan mengunjungi kawasan Wisata Religi Sunan Ampel dan Makam Boto Putih di Surabaya, Jumat (7/8/2026). Ziarah ini menjadi bagian dari penguatan sinergi kultural antara institusi kepolisian dengan elemen keagamaan di tengah masyarakat.
Sejak pukul 11.00 WIB, AKBP Irwan didampingi Pejabat Utama dan para Kapolsek jajaran. Kedatangan rombongan diterima langsung oleh pengurus Yayasan Masjid Agung Sunan Ampel. Rangkaian kegiatan dibuka dengan silaturahmi, kemudian dilanjutkan Salat Jumat berjamaah di masjid bersejarah tersebut.
Usai ibadah, Kapolres bersama rombongan berziarah ke makam Sunan Ampel, Mbah Bolong, dan Mbah Sholeh. Suasana hening dan khusyuk menyelimuti prosesi doa yang dipanjatkan di pusara para penyebar Islam di Tanah Jawa itu.
AKBP Irwan Kurniawan menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan refleksi nilai-nilai luhur yang diwariskan para ulama. “Di tengah dinamika tugas, momentum seperti ini mengingatkan kami bahwa pengabdian harus dilandasi keikhlasan dan ketulusan,” ujarnya.
Setelah bertolak ke Kompleks Makam Boto Putih, rombongan melanjutkan ziarah ke makam Sunan Boto Putih, Al Habib Syekh bin Abdullah Bafaqih, dan Adipati Panji Djoyodirono. Seluruh prosesi didampingi pengurus makam setempat.
AKBP Irwan menegaskan bahwa pendekatan kultural adalah fondasi penting dalam menciptakan keamanan yang inklusif. “Kami ingin memastikan kehadiran Polri tidak hanya dirasakan saat ada masalah, tetapi juga dalam keseharian masyarakat,” katanya.
Melalui kegiatan ini, Polres Pelabuhan Tanjung Perak berharap komunikasi yang terbangun dengan tokoh agama dapat memperkokoh harmoni sosial di wilayah Surabaya.
- Penulis: W Wardhana
