Breaking News
Sabtu, 27 Juni 2026
Trending Tags
Beranda » Daerah » Sekian Kalinya Bupati Sidoarjo Sidak Sekolah Rusak dan Pastikan Pelaksanaan Perbaikannya

Sekian Kalinya Bupati Sidoarjo Sidak Sekolah Rusak dan Pastikan Pelaksanaan Perbaikannya

  • account_circle Ruang Nurudin
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sidoarjo, Ruang.co.id – Kondisi sekolah rusak di Sidoarjo kembali menjadi sorotan. Kali ini Bupati Sidoarjo, Subandi, sidak ke SDN Waung, Kecamatan Krembung. Dia menegaskan langkah cepat perbaikan.

Sejumlah ruang kelas roboh beberapa waktu lalu. Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menyiapkan anggaran Rp800 juta, untuk membangun kembali tiga ruang kelas rusak tersebut.

“Insyaallah pembangunan tiga ruang kelas akan kita laksanakan Agustus. Anggaran sudah disiapkan agar belajar mengajar kembali berjalan baik,” ujar Subandi, Jumat (26/6/2026).

Data Dinas Pendidikan mencatat, terdapat 67 sekolah dasar rusak ringan hingga berat di Sidoarjo. Sebanyak 23 sekolah telah selesai diperbaiki sepanjang 2025.

Subandi menekankan kualitas konstruksi harus menjadi prioritas. “Mutu bangunan harus dijaga. Jangan asal selesai, tetapi harus kokoh dan aman,” tegasnya.

Hasil peninjauan menunjukkan rangka kayu lapuk dan plafon rusak. Seluruh bagian tidak layak akan diganti dengan material berkualitas sesuai standar teknis.

Selain ruang kelas, area belakang sekolah yang sering tergenang banjir akan ditinggikan agar siswa belajar dengan nyaman tanpa gangguan air hujan.

“Halaman belakang sering tergenang. Ini akan kita benahi supaya anak-anak bisa belajar aman,” jelas Subandi.

Pemkab juga menyiapkan pembangunan bertahap ruang kelas lain pada 2027. Pengawasan proyek akan dilakukan ketat oleh Dinas Pendidikan dan konsultan.

“Saya tidak ingin pekerjaan asal-asalan. Kontraktor harus bekerja sesuai spesifikasi, menghasilkan bangunan berkualitas,” pungkasnya.

Anggara Rp800 juta tersebut dinyatakan cukup? Menurut Permendikbud Nomor 8 Tahun 2018, pembangunan ruang kelas baru berukuran 8 x 7 meter dengan selasar 8 x 2 meter membutuhkan biaya Rp200–250 juta per unit.

Artinya, tiga ruang kelas baru membutuhkan Rp600–750 juta. Anggaran Rp800 juta memang sedikit lebih tinggi, tetapi tidak jauh melampaui standar pemerintah.

  • Penulis: Ruang Nurudin
expand_less