Breaking News
light_mode
Minggu, 13 September 2026
Beranda » Pendidikan » Aturan Baru Jalur Domisili PPDB 2025: Kuota, Prioritas, dan Syarat Siswa Lintas Provinsi

Aturan Baru Jalur Domisili PPDB 2025: Kuota, Prioritas, dan Syarat Siswa Lintas Provinsi

  • account_circle Ruang Sely
  • calendar_month Kamis, 6 Mar 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruang.co.id – Mulai tahun 2025, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikdasmen) resmi mengganti jalur zonasi dengan jalur domisili dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB). Kebijakan ini tertuang dalam Permendikdasmen Nomor 3 Tahun 2025 dan dirancang untuk memudahkan siswa mendaftar ke sekolah terdekat, bahkan lintas provinsi. Perubahan ini diharapkan dapat mengurangi kendala teknis dan birokrasi yang sering dihadapi oleh orang tua dan siswa dalam proses pendaftaran. Dengan sistem domisili, siswa tidak lagi terbatas pada batasan wilayah administratif, sehingga mereka memiliki lebih banyak pilihan sekolah sesuai dengan kebutuhan dan preferensi mereka.

Mendikdasmen RI, Abdul Mu’ti, menjelaskan bahwa jalur domisili bertujuan memprioritaskan siswa belajar di sekolah yang dekat dengan rumahnya. “Murid itu diprioritaskan untuk belajar di sekolah terdekat, meskipun berbeda provinsi,” ujarnya di Jakarta, Rabu (3/3/2025). Menurutnya, kebijakan ini juga bertujuan untuk mengurangi beban transportasi dan waktu tempuh siswa, sehingga mereka dapat lebih fokus pada kegiatan belajar. Selain itu, sistem ini diharapkan dapat mendorong pemerataan kualitas pendidikan, karena sekolah-sekolah akan berusaha meningkatkan fasilitas dan kualitas pengajaran untuk menarik minat siswa dari berbagai daerah.

Kebijakan ini mendapat respons beragam dari berbagai kalangan. Sejumlah orang tua menyambut positif perubahan ini karena dianggap lebih fleksibel dan memudahkan akses pendidikan bagi anak-anak mereka. Namun, ada juga kekhawatiran terkait kesiapan sekolah-sekolah dalam menampung siswa dari berbagai daerah, terutama di wilayah perkotaan yang padat penduduk. Pemerintah pun berjanji akan melakukan evaluasi berkala untuk memastikan implementasi kebijakan ini berjalan lancar dan memberikan manfaat maksimal bagi seluruh pihak terkait. Dengan demikian, diharapkan sistem baru ini dapat menjadi langkah awal dalam menciptakan sistem pendidikan yang lebih inklusif dan merata di seluruh Indonesia.

Baca Juga  Mei 2025 Jadi Bulan Istimewa! Catat Jadwal Libur Sekolah & Trik Manfaatkan Long Weekend

Urutan Prioritas Jalur Domisili SD, SMP, dan SMA

Berdasarkan Permendikdasmen Nomor 3 Tahun 2025, berikut urutan prioritas siswa yang diterima melalui jalur domisili:

Jalur Domisili SD
  • Usia: Siswa dengan usia lebih tua diprioritaskan.
  • Jarak Tempat Tinggal: Semakin dekat domisili dengan sekolah, semakin tinggi prioritasnya.
Jalur Domisili SMP
  • Jarak Tempat Tinggal: Domisili terdekat menjadi faktor utama.
  • Usia: Siswa dengan usia lebih tua menjadi prioritas berikutnya.
Jalur Domisili SMA
  • Kemampuan Akademik: Prestasi akademik menjadi pertimbangan utama.
  • Jarak Tempat Tinggal: Domisili terdekat tetap diperhitungkan.
  • Usia: Siswa dengan usia lebih tua diprioritaskan.

Kuota Jalur Domisili SD, SMP, dan SMA

Pemerintah daerah (pemda) akan menetapkan persentase daya tampung sekolah berdasarkan aturan berikut:

  • SD: Minimal 70% kuota jalur domisili.
  • SMP: Minimal 40% kuota jalur domisili.
  • SMA: Minimal 30% kuota jalur domisili.

Selain itu, dinas pendidikan (disdik) akan berkoordinasi dengan dinas kependudukan dan pencatatan sipil (dukcapil) untuk memetakan sebaran domisili calon siswa. Jika ada sisa kuota jalur mutasi (maksimal 5% dari daya tampung), kuota tersebut dapat dialokasikan ke jalur domisili, afirmasi, atau prestasi.

Dampak Positif Jalur Domisili

Kebijakan ini diharapkan memudahkan akses pendidikan bagi siswa, terutama yang tinggal di perbatasan provinsi. Selain itu, jalur domisili juga mendorong pemerataan kualitas pendidikan dan mengurangi beban biaya transportasi siswa.

  • Penulis: Ruang Sely

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gus Fawait komitmen sejahterakan Nasib guru terpinggirkan

    Nasib Guru Terpinggirkan Jadi Sorotan Gus Fawait di Pilkada Jember

    • calendar_month Senin, 21 Okt 2024
    • account_circle Ruang Gentur
    • 1Komentar

    Jember, Ruang.co.id – Nasib guru yang terpinggirkan selama ini menjadi perhatian serius bagi calon Bupati Jember, Gus Fawait. Dalam setiap kampanyenya, Gus Fawait menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kesejahteraan guru jika terpilih dalam Pilkada mendatang. Gus Fawait, yang merupakan politisi dari Partai Gerindra, menyatakan bahwa aspirasi guru sering kali tidak didengar oleh pengambil kebijakan. “Tuntutan guru […]

  • Wabup Mimik Pastikan Menu MBG Aman

    Wabup Mimik Cek Pastikan Menu MBG Aman di Dua SMP di Sidoarjo

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Suasana ceria bagi para siswa SMPN 1 dan SMPN 2 Sidoarjo, ketika Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana, datang menyapa mereka pada Selasa (23/9/2025). Dengan ramah, ia menanyakan langsung soal menu makan siang mereka, dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG). “Bagaimana makanannya, enak apa tidak? Harus dihabiskan ya, biar sehat dan semangat belajarnya,” […]

  • Nasib jenazah TKW di Malaysia

    Jenazah Tutik Terkatung di Malaysia! Kisah Pilu TKW yang Ditolak Keluarga Sendiri Saat Lebaran

    • calendar_month Sabtu, 29 Mar 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Jenazah Tutik binti Isman Karta hingga hari kelima, masih terkatung – katung tersimpan lemari es Kamar Mayat Forensik Hospital Pusat Perobatan University Malaya PPUM Petaling Jaya Selangor, Malaysia. Dewi Kholifah Aktivis Human Trafficking Watch (HTW) di Malaysia yang mengurusi jenazah Tutik dan berkoordinasi dengan Pemerintah Diraja Malaysia dan Kedutaan Besar RI (KBRI) […]

  • laporan kinerja TPS 2025

    TPS Catat Pertumbuhan Arus Peti Kemas di Kuartal IV 2025

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Ruang Sely
    • 0Komentar

      Ruang.co.id – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) menutup tahun 2025 dengan kinerja operasional yang positif. Arus peti kemas pada bulan Desember tercatat tumbuh sebesar 4,03% secara month-on-month (MoM), naik dari 132 ribu TEUs menjadi 138 ribu TEUs. Pertumbuhan throughput ini didorong oleh peningkatan kinerja di segmen internasional yang mencapai 130 ribu TEUs dan kontribusi […]

  • Kebiasaan muncul saat. bangun tidur

    5 Hal Muncul Saat Bangun Tidur, Bukti Kesehatan Kita

    • calendar_month Rabu, 11 Sep 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Setiap pagi saat kita membuka mata, tubuh kita telah melewati proses perbaikan dan regenerasi selama tidur. Proses ini tidak hanya membuat kita merasa segar, tetapi juga menjadi indikator kesehatan yang baik. Mari kita bahas beberapa hal menakjubkan yang terjadi pada tubuh kita saat bangun tidur: Hal-hal Biasa yang Muncul Saat Bangun Tidur […]

  • KPK menolak PK Puput

    KPK Tolak PK Kedua Puput, Terpidana Suap Jual Beli Jabatan Eks Bupati Probolinggo

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menolak permohonan Peninjauan Kembali (PK) kedua, yang diajukan oleh pemohon terpidana Puput Tantriana Sari, eks Bupati Probolinggo. Sikap tegas lembaga antirasuah tersebut, dibacakan langsung oleh Jaksa Penuntut Umum KPK, dalam persidangan resmi yang digelar di ruang Cakra Pengadilan Tipikor Surabaya, Selasa (1/9/2026). Langkah hukum luar biasa ini, […]

expand_less