Breaking News
light_mode
Selasa, 27 Oktober 2026
Beranda » Terkini » KPPU Selidiki Dugaan Monopoli LPG Non Subsidi oleh Pertamina Patra Niaga: Dampak pada Harga dan Konsumen

KPPU Selidiki Dugaan Monopoli LPG Non Subsidi oleh Pertamina Patra Niaga: Dampak pada Harga dan Konsumen

  • account_circle Mascim
  • calendar_month Minggu, 9 Mar 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruang.co.id – Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) resmi memulai penyelidikan awal dugaan praktik monopoli dalam penjualan Liquefied Petroleum Gas (LPG) Non Subsidi di pasar midstream. PT Pertamina Patra Niaga (PT PPN), anak perusahaan Pertamina, menjadi sorotan utama dalam kasus ini. Penyelidikan ini ditetapkan melalui Rapat Komisi pada 5 Maret 2025 di Jakarta, dengan fokus pada pencarian alat bukti pelanggaran Pasal 17 UU No. 5/1999 tentang Larangan Praktik Monopoli.

Apa yang Memicu Penyelidikan Ini?

Sejak tahun lalu, KPPU telah melakukan kajian mendalam terkait penjualan LPG Non Subsidi di Indonesia. Hasil kajian menunjukkan indikasi kuat adanya praktik monopoli di pasar midstream, di mana LPG dijual dalam bentuk bulk untuk dikemas ulang. Dugaan ini muncul karena harga LPG Non Subsidi yang tinggi, membuat konsumen beralih ke LPG Subsidi kemasan 3kg. Hal ini tidak hanya merugikan konsumen tetapi juga membebani anggaran negara akibat meningkatnya permintaan LPG Subsidi.

Struktur Pasar dan Dugaan Pelanggaran

PT PPN, sebagai pemain utama di pasar LPG Indonesia, menguasai lebih dari 80% pasokan LPG domestik dan impor. Selain menjual LPG Subsidi sebagai bagian dari Public Service Obligation (PSO), PT PPN juga memasarkan LPG Non Subsidi melalui merek dagang BrightGas. Namun, KPPU menemukan kejanggalan dalam struktur harga. PT PPN diduga menjual LPG bulk kepada perusahaan seperti BlueGas dan PrimeGas dengan harga tinggi, yang kemudian berdampak pada harga eceran LPG Non Subsidi.

Menariknya, laba dari penjualan LPG Non Subsidi mencapai 10 kali lipat dibandingkan LPG Subsidi, atau sekitar Rp 1,5 triliun pada tahun 2024. KPPU menilai hal ini sebagai keuntungan super normal yang tidak wajar.

Baca Juga  Mengejutkan! Saksi Ungkap Alur Mutasi ASN Ponorogo Disorot Persidangan, Perdebatan Seru Cecar Tiga Saksi JPU KPK

Dampak pada Konsumen dan Pasar

Perilaku eksklusif PT PPN ini diduga melanggar Pasal 17 UU No. 5/1999 tentang Monopoli. Harga LPG Non Subsidi yang melambung tinggi membuat konsumen enggan membeli dan beralih ke LPG Subsidi. Akibatnya, beban subsidi pemerintah meningkat, sementara impor LPG juga terus naik. Ini menjadi masalah serius yang perlu segera diatasi.

Apa Langkah Selanjutnya?

KPPU akan melanjutkan penyelidikan untuk mengumpulkan bukti-bukti lebih lanjut. Jika terbukti melanggar, PT PPN bisa dikenakan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku. Selain itu, KPPU juga berharap penyelidikan ini dapat menciptakan iklim persaingan usaha yang sehat di sektor energi, khususnya LPG.

Dengan penyelidikan ini, KPPU berharap dapat menciptakan pasar LPG yang lebih adil dan transparan, serta melindungi kepentingan konsumen dan negara. Simak terus perkembangan kasus ini hanya di ruang.co.id!

  • Penulis: Mascim

Rekomendasi Untuk Anda

  • Luluk Nur Hamidah sampbangi PW Muhammadiyah Jawa Timur

    Cagub Luluk Disambut Hangat dan Programnya Diapresiasi PW Muhammadiyah Jatim

    • calendar_month Kamis, 10 Okt 2024
    • account_circle Ruang Gentur
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Calon Gubernur Jawa Timur nomor urut satu, Luluk Nur Hamidah, melakukan kunjungan ke kantor Pimpinan Wilayah (PW) Muhammadiyah Jawa Timur pada Kamis siang (10/10). Dalam kunjungan tersebut, Luluk bertemu dengan pimpinan Muhammadiyah Jawa Timur, Dr. dr. Sukadiono MM, beserta jajaran pengurus lainnya, termasuk Ketua Aisyiyah Muhammadiyah, Dra. Rukmini Amar. Setelah tiba di […]

  • Program penghijauan pelabuhan

    High Plantation Zero Emission TPS Wujudkan Pelabuhan Hijau

    • calendar_month Sabtu, 16 Agt 2025
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) terus memperkuat komitmen keberlanjutan lingkungan melalui program penghijauan “High Plantation, Zero Emission”. Inisiatif terkini berupa penanaman 80 pohon di area terminal pada 15 Agustus 2025 ini melibatkan 50 pekerja dan jajaran direksi, menunjukkan keseriusan perusahaan dalam mewujudkan operasional pelabuhan yang ramah lingkungan. Sabtu, (16/8/2025). TPS tidak asal menanam. […]

  • Pengawasan parcel makanan dan minuman BPOM Surabaya

    BPOM Surabaya Intensifkan Pengawasan Parsel Makanan Menjelang Nataru 2024/2025

    • calendar_month Selasa, 3 Des 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024/2025, Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Surabaya gencar melakukan pengawasan terhadap parsel makanan dan minuman yang beredar di pasaran. Plt. Kepala BPOM Surabaya, Budi Sulistyowati, mengungkapkan bahwa pengawasan ini telah berjalan selama dua minggu dengan fokus utama pada sektor distribusi. “Petugas kami sudah […]

  • Tari Piring Sumatera Barat

    Mengenal Keindahan Kesenian Tradisional Sumatera Barat

    • calendar_month Rabu, 21 Agt 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Sumatera Barat salah satu provinsi di Indonesia yang kaya akan tradisi dan budaya, terutama di bidang kesenian tradisional. Budaya kesenian di Sumatera Barat sangat dipengaruhi oleh adat Minangkabau yang menjadi ciri khas masyarakatnya. Kesenian ini mencakup berbagai aspek mulai dari seni tari, musik, hingga kerajinan tangan yang memancarkan keunikan dan kekayaan lokal. […]

  • Serum Bibir untuk garis halus

    Rekomendasi Produk Serum Bibir Terbaik untuk Mengurangi Garis Halus

    • calendar_month Jumat, 10 Jan 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Garis halus pada bibir dapat menjadi salah satu tanda penuaan yang sulit kita hindari. Selain faktor usia, garis halus ini juga bisa karena kebiasaan buruk seperti paparan sinar matahari berlebih, atau kurangnya perawatan yang tepat. Salah satu solusi adalah penggunaan serum bibir yang memiliki formula khusus untuk mengurangi garis halus. Yuk, kita […]

  • Pilu Santri Sidoarjo Tumbang Usai Santap MBG, Wagub Emil Turun Tangan, DPRD Janji Sanksi Tegas untuk SPPG Kalitengah

    Pilu Santri Sidoarjo Tumbang Usai Santap MBG, Wagub Emil Turun Tangan, DPRD Janji Sanksi Tegas untuk SPPG Kalitengah

    • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Malam di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) RT. Notopuro Sidoarjo, mendadak riuh ramai pilu, pada Selasa (1/9/2026). Puluhan ambulan hilir mudik membawa pasien anak- santri pondok pesantren (Ponpes) dan siswa sekolah keracunan makanan. Korban sementara berjumlah 431 anak, merupakan santri Pondok Pesantren Mambaul Hikam Desa Putat, serta belasan sekolah lain di Kecamatan […]

expand_less