Breaking News
light_mode
Sabtu, 12 September 2026
Beranda » Peristiwa » Surabaya Dalam Bingkai: Dijuluki “Dapur Nasionalisme” Sejarah Rintisan Jejak Sang Proklamator

Surabaya Dalam Bingkai: Dijuluki “Dapur Nasionalisme” Sejarah Rintisan Jejak Sang Proklamator

  • account_circle Ruang Nurudin
  • calendar_month Sabtu, 14 Jun 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruang.co.id – Surabaya selain mempunyai sebutan “Kota Pahlawan,” sebagai saksi bisu perjuangan kemerdekaan, kota ini juga terkenal dijuluki sebagai “dapur nasionalisme” yang melahirkan tokoh-tokoh besar bangsa, termasuk di antaranya Bapak Proklamator Indonesia Ir Soekarno. Tak berlebihan jika Surabaya sebagai sejarah rintisan Jejak tempat jiwa patriotik ditempa dengan bara semangat perjuangan yang tak pernah padam.

Lantaran kelahir di Surabaya pada 6 Juni 1901, Soekarno muda kembali ke kota ini di usia 15 tahun untuk menempuh pendidikan di Hogere Burgerschool (HBS). Di sinilah fase penting kehidupannya dimulai: menyerap semangat kebangsaan, membentuk karakter, dan menulis ide-ide perlawanan yang mengguncang kolonialisme.

“Lingkungan Surabaya benar-benar membawa pengaruh besar dalam pembentukan karakter seorang Soekarno,” tutur Prof. Dr. Purnawan Basundoro, Dekan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Airlangga, Jumat (13/6/2025).

Ia menyebutkan, semasa di Surabaya, Bung Karno gemar menulis dan lebih dari 500 artikel buah tangan karyanya tersebar di berbagai surat kabar pergerakan.

Tak hanya soal tulisan, semangat berorganisasi Soekarno tumbuh saat tinggal di rumah H.O.S Tjokroaminoto di Peneleh, yang kini diabadikan sebagai museum.

Di rumah itu, pemuda-pemuda revolusioner berkumpul, Musso, Semaun, Kartosoewirjo, dan tentu saja, Bung Karno muda. Diskusi politik, pelatihan menulis, hingga aksi sosial menjadi bagian dari rutinitas malam mereka.

Prof. Purnawan menegaskan bahwa Surabaya pada awal abad ke-20 adalah kota industri terbesar di Hindia Belanda. Ketimpangan yang nyata di antara pekerja dan kolonial turut membentuk kepekaan sosial Soekarno. “Inilah yang membuat Bung Karno membenci ketidakadilan dan menjunjung tinggi hak rakyat kecil,” jelasnya.

Pegiat sejarah dari Begandring Soerabaia, Kuncarsono Prasetyo, urun bicara pentingnya Surabaya dalam proses kematangan ideologis Bung Karno. “Soekarno sendiri menyebut Surabaya sebagai dapur nasionalisme Indonesia,” tegas Kuncar.

Baca Juga  Musibah KLM Fajar Lorena Safari di Situbondo: Update Proses Evakuasi Penumpang

Jejak langkah Bung Karno bisa ditelusuri di Pandean IV No. 40, rumah kelahirannya yang telah diresmikan oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, pada 6 Mei 2023.

Tandas Eri, sejarah Bung Karno dan Surabaya bagaikan dua sisi mata uang yang tak bisa dipisahkan. “Kami ingin sejarah Bung Karno terus melekat dengan Kota Pahlawan,” ujarnya.

Kisah ini menjadi pengingat, khususnya di bulan Bung Karno setiap Juni, bahwa nasionalisme bukan hanya kata, tetapi napas yang ditanamkan dari ruang-ruang kecil kota, seperti di Peneleh, Surabaya.

  • Penulis: Ruang Nurudin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pembekalan Pembina Pramuka Unusa

    197 Mahasiswa PPG Unusa Ikuti Pembekalan Pembina Pramuka, Tri Dharma dan Dasa Dharma Harus Bertemu dalam Diri Guru

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) membekali 197 mahasiswa Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) dengan kompetensi pembina pramuka melalui Kursus Mahir Dasar (KMD) dan Kursus Mahir Lanjutan (KML). Langkah ini ditempuh untuk memastikan calon guru tidak hanya cerdas secara akademik tetapi juga memiliki karakter kepemimpinan yang kuat. Pembukaan kegiatan berlangsung di Kampus C Unusa, […]

  • Asus Ascent GX10

    Asus Ascent GX10 Mini PC RAM 128GB dengan Chip Nvidia Blackwell, Solusi AI dan Komputasi Berat

    • calendar_month Jumat, 21 Mar 2025
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Asus kembali menghadirkan inovasi terbaru dengan meluncurkan Asus Ascent GX10, sebuah mini PC yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan komputasi berat dan AI. Dengan dukungan RAM hingga 128GB dan chip Nvidia Grace Blackwell “Superchip”, perangkat ini menjanjikan performa luar biasa dalam ukuran yang kompak. Bagi para profesional di bidang AI, machine learning, atau […]

  • Senator Lia Istifhama

    Gelombang Kecaman Boikot Trans7 dan Sikap Senator Lia Istifhama atas Tayangan Provokatif

    • calendar_month Selasa, 14 Okt 2025
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Gelombang kecaman dan aksi boikot Trans7 membanjiri dunia maya, menjadi wabah publik yang tak terelakan. Pemicu kemarahan massa digital ini adalah sebuah program investigasi yang dinilai telah melangkahi batas etika jurnalistik televisi. Program “Xpose Uncensored” yang tayang pada Senin, 13 Oktober 2024, tersebut dituding melakukan pelecehan terhadap salah satu institusi pendidikan Islam terkemuka, […]

  • Kuliner di Malang, bakso

    Tempat Kuliner Hits dan Enak Wajib Dicicipi di Malang

    • calendar_month Minggu, 29 Sep 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Malang, Ruang.co.id – Bagi para pecinta kuliner, Malang adalah surga yang tak boleh terlewatkan. Kota ini menawarkan beragam pilihan tempat makan, mulai dari warung sederhana hingga restoran mewah. Dari pusat kota hingga kawasan wisata, Anda akan dengan mudah menemukan hidangan lezat yang sesuai dengan selera. Selain itu, Malang juga memiliki banyak pasar tradisional yang menjual […]

  • Mbah Sumimah

    Hilang di Sendang Tulungagung, Mbah Sumimah Ditemukan Di Kediri

    • calendar_month Senin, 29 Jul 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Tulungagung, Ruang.co.id – Tim SAR gabungan berhasil melakukan upaya pencarian terhadap Mbah Sumimah (71), seorang warga Dusun Ngedong, Desa Dono, Kecamatan Sendang, Tulungagung, yang dilaporkan hilang di sungai sekitar kediamannya. Kejadian ini memicu aksi cepat dari berbagai pihak yang terlibat dalam pencarian. Nanang Pujo, Koordinator Pos SAR Trenggalek, menjelaskan bahwa tim rescue dari Pos SAR […]

  • kontroversi poster film Pabrik Gula

    Poster Kontroversial “Pabrik Gula”: Manoj Punjabi Berjanji Tetap Berkarya dengan Rasa Hormat

    • calendar_month Jumat, 10 Jan 2025
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Manoj Punjabi, produser kenamaan yang telah melahirkan banyak karya fenomenal, akhirnya buka suara terkait kritik tajam terhadap poster film terbarunya, Pabrik Gula. Poster tersebut dianggap terlalu vulgar oleh sejumlah kalangan, termasuk Lembaga Sensor Film (LSF), yang meminta agar desainnya segera direvisi. Manoj, yang juga CEO MD Pictures, mengungkapkan bahwa desain poster itu […]

expand_less