Breaking News
light_mode
Sabtu, 12 September 2026
Beranda » Daerah » Air Mata Atlet di Balik Medali: DPRD Sidoarjo Desak Evaluasi Total Dibalik Buah Konflik Pra KONI Baru

Air Mata Atlet di Balik Medali: DPRD Sidoarjo Desak Evaluasi Total Dibalik Buah Konflik Pra KONI Baru

  • account_circle Ruang Nurudin
  • calendar_month Selasa, 15 Jul 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sidoarjo, Ruang.co.id – Suasana ruang sidang Komisi D DPRD Sidoarjo cukup memanas, namun bukan karena politik, melainkan karena nasib ribuan atlet muda yang merasa ditinggalkan.

Gagalnya Sidoarjo mempertahankan posisi Runner-up di Porprov Jatim IX 2025 menyisakan luka, bukan hanya karena medali, tapi karena pengorbanan yang tak dibalas perhatian.

Ketua Komisi D DPRD Sidoarjo, M Dhamroni Chudlori, tak mampu menahan emosinya.

“Saya kecewa betul atas sikap Ketua Umum KONI. Porprov Jatim itu harga diri Kabupaten Sidoarjo. Saya minta evaluasi semua Pengurus KONI karena telah gagal total,” tegasnya, sembari meninggalkan ruang hearing dengan ekanan darah naik.

Dana Rp16,5 miliar sudah digelontorkan, tapi hasil yang didapat tak sepadan. Atlet yang bertanding bahkan harus menjual motor dan menggadaikan kendaraan pribadi demi mengenakan dres kebanggaan Kota Delta.

Wakil Ketua Komisi D, Bangun Winarso, pun angkat suara. “Kami sudah ingatkan waktu itu, posisi runner-up itu dibidik kota lain. Kalau mau juara, siapkan dari awal, bukan hanya retorika,” kritiknya tajam.

Tak hanya minim dukungan logistik, pengurus Cabor juga menyebut lima medali emas dicabut tanpa pendampingan dari KONI saat diskualifikasi. Padahal atlet sudah bertarung dengan cedera.

Zahlul Yussar, Sekretaris Komisi D, menyebut kejadian ini sebagai bentuk pembiaran brutal. “Atlet berjuang sendiri. Begitu dapat emas, malah dibatalkan. Bahkan atlet yang cedera patah tulang dibiarkan. Ini bentuk pembiaran luar biasa,” keluhnya dengan suara lirih.

Hearing antara Komisi D DPRD Sidoarjo dan jajaran pengurus KONI itu laksana sebuah ruang pengadilan moral.

Di tengah kritik bertubi-tubi, Ketua KONI Sidoarjo, Imam Mukri Effendi, akhirnya mengakui kegagalan. Ia berjanji akan menjadikan semua masukan sebagai bahan evaluasi menuju Porprov 2027.

Baca Juga  Jumat Fraksi PKB Sidoarjo Dibunyikan, Gaungkan Aspirasi Rakyat

Imam Mukhri dalam hearing itu, sempat menjelaskan dengan mempresentasikan evaluasi internal KONI, perjalanan perolehan medali dan posisi Sidoarjo dari PORProv empat periode sebelumnya.

“Kalau dari sudut pandang kemerosotan peringkat, dari peringkat dua sekarang jadi peringkat tiga, ya memang kami akui merosot dan gagal. Namun perolehan medali di PORProv kali ini capaiannya sudah cukup maksimal,” ujar Imam Mukhri.

“Kalau belum sempurna, kami aku itu dan mohon maaf kalau belum sempurna sesuai dengan target peringkatnya,” imbuhnya.

Ketua KONI menjelaskan, bahwa di Porprov kali ini, puslatkab dimulai bulan April kemarin, setelah kepengurusan KONI Sidoarjo dilantik sebulan sebelumnya, yakni di bulan Maret.

“Harusnya Puslatkab di Januari pak. Tapi kan nggak mungkin kami belum dilantik. Tapi karena keterbatasan waktu ini, sekali lagi kami mohon maaf. Kami juga terima kasih atas masukannya pak sekretaris (Komisi D), perlu adanya biro hukum yang mendampingi permasalahan atlet di pertandingan,” tambahnya.

Kisah ini menjadi peringatan, bahwa prestasi sejati itu tentang keberanian berdiri di belakang para pejuang, bahkan ketika sorot kamera telah padam. Sebelum terbentuknya kepengurusan KONI di periode ini, fakta telah terjadi karut marut konflik internal KONI, dan konflik dari sejumlah Cabor, yang sedikit banyak mempengaruhinya.

Kisah ini bukan hanya soal kalah dan menang. Ini adalah cermin betapa pentingnya empati dalam manajemen olahraga.

Sebab, ketika atlet mengorbankan segalanya demi merah putih, yang mereka butuhkan bukan hanya dukungan anggaran, tapi keberpihakan yang nyata.

Kini, sorotan publik tertuju pada janji DPRD Sidoarjo untuk melakukan evaluasi total jajaran KONI. Bukan demi popularitas, tapi demi harga diri olahraga Kota Delta. Karena di balik setiap medali, ada kisah pengorbanan yang tak boleh dipandang sebelah mata.

Baca Juga  Ketua DPRD Sidoarjo Dorong Setwan Tancap Gas Realisasikan Renstra 2025-2029
  • Penulis: Ruang Nurudin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Emil Audero pemain Baru Timnas Indonesia. (@emil_audero)

    Naturalisasi Emil Audero, Dean James, dan Joey Pelupessy: Strategi PSSI untuk Kualifikasi Piala Dunia 2026

    • calendar_month Minggu, 23 Feb 2025
    • account_circle Ruang Wawan
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Ketua PSSI, Erick Thohir, memastikan bahwa proses naturalisasi tiga pemain keturunan Indonesia tengah berlangsung demi memperkuat Timnas dalam putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Ketiga pemain tersebut adalah Emil Audero Mulyadi (kiper, Palermo), Dean James (bek, Go Ahead Eagles), dan Joey Pelupessy (gelandang, Lommel SK). “Alhamdulillah setelah proses panjang dan diskusi […]

  • sikap kooperatif terdakwa RPHU Lamongan

    Strategi Kooperatif Terdakwa Korupsi RPHU Lamongan

    • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Sidang lanjutan perkara dugaan korupsi proyek pembangunan RPHU Kabupaten Lamongan kembali digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Surabaya. Persidangan dengan nomor perkara 72/Pid.Sus-TPK/2025/PN Sby ini menyoroti komitmen pihak terdakwa dalam mematuhi seluruh proses hukum yang berlaku. Sidang ini menjadi momen penentuan bagi kelanjutan proses peradilan kasus korupsi tersebut. Kuasa hukum terdakwa berinisial DMA, […]

  • Rasmus Hojlund merayakan gol pertamanya untuk Manchester United di 2025

    Akhir Penantian Panjang! Rasmus Hojlund, Garnacho, dan Fernandes Bawa Manchester United Taklukkan Leicester City 0-3

    • calendar_month Senin, 17 Mar 2025
    • account_circle Ruang Wawan
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Akhirnya, penantian panjang itu berakhir! Sebagai penggemar Manchester United, rasanya lega sekali melihat Rasmus Hojlund dan Alejandro Garnacho akhirnya mencetak gol di tahun 2025. Ditambah lagi, Bruno Fernandes terus menunjukkan performa luar biasa. Kemenangan 0-3 atas Leicester City di King Power Stadium terasa manis sekali, apalagi setelah melihat perjuangan tim belakangan ini. Pertandingan […]

  • lowongan pramugari KAI

    Buruan Daftar! KAI Buka Lowongan Pramugari dan Pramugara 2025 – Kuota 1.100 Orang, Syarat dan Trik Lolos Interview

    • calendar_month Jumat, 4 Apr 2025
    • account_circle Ruang Sely
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Bagi Anda yang berminat berkarir di dunia hospitality kereta api, kabar gembira datang dari PT KAI Services. Perusahaan ini resmi membuka lowongan pramugari dan pramugara dengan kuota mencapai 1.100 orang. Rekrutmen besar-besaran ini bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan penumpang melalui kru terlatih yang siap memberikan pengalaman terbaik selama perjalanan. Menurut Rachman Firhan, Vice President […]

  • Sinopsis film Tak Ingin Usai di Sini

    Tak Ingin Usai di Sini Gelombang Emosi Cinta yang Terpaksa Dilepas demi Kebahagiaan

    • calendar_month Minggu, 27 Apr 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Film Tak Ingin Usai di Sini siap menjadi fenomena sinema Indonesia 2025 dengan kisah cinta yang tak biasa. Bukan sekadar romansa manis, film ini menyuguhkan drama emosional tentang pengorbanan terbesar dalam hubungan: melepaskan orang yang paling dicintai demi kebahagiaannya. Tayang perdana di bioskop pada 5 Juni 2025, film ini dibintangi oleh Vanesha Prescilla […]

  • Mengenal budaya kesenian sulawesi barat

    Mengenal Budaya Kesenian Daerah Sulawesi Barat

    • calendar_month Rabu, 4 Sep 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Pernahkah kamu mendengar tentang tanah Mandar? Jika belum, maka Sulawesi Barat adalah jawabannya. Provinsi yang terletak di bagian barat Pulau Sulawesi ini menyimpan kekayaan budaya yang begitu memukau. Di balik keindahan alamnya yang eksotis, Sulawesi Barat menyimpan warisan leluhur yang begitu kaya, terutama dalam hal kesenian tradisional. 1. Tari Tradisional Seni Tari […]

expand_less