Breaking News
light_mode
Minggu, 13 September 2026
Beranda » Daerah » Alasan Made Satria Rajin Jaring Aspirasi Masyarakat, Ini Ungkapan Motivasinya

Alasan Made Satria Rajin Jaring Aspirasi Masyarakat, Ini Ungkapan Motivasinya

  • account_circle Ruang Hadilies
  • calendar_month Selasa, 30 Jul 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bali, Ruang.co.id – Alasan Made Satria rajin jaring aspirasi masyarakat, ini ungkapan motivasinya.

Anggota DPRD Klungkung I Made Satria cukup rajin untuk terjun ke bawah menjaring aspirasi masyarakat. Hal itu tak kenal lelah, dia lakukan sejak sebelum menjabat, apalagi setelah menjabat.

Alasan Made Satria rajin jaring aspirasi masyarakat itu terbukti dengan turun ke masyarakat ke Desa Adat biaung dan Desa Adat Ped, Kecamatan Nusa Penida adalah untuk menyerap aspirasi masyarakat.

“Sebagai anggota DPRD Klungkung, wakil rakyat adalah tiada lain untuk menggali, untuk menampung, untuk memperjuangkan apa yang menjadi aspirasi dan persoalan-persoalan yang ada di masyarakat,” ucap Made Satria.

Di Wewidangan dua desa adat tersebut, dirinya juga mengajak atau didampingi oleh pihak eksekutif yang akan melaporkan langsung ke pemerintah, atas apa yang terjadi dan menjadi keluhan masyarakat.

“Masyarakat boleh untuk memberi masukan, mengkritik boleh. Akan tetapi itu harus memberikan krtiikan positif yang membangun,” katanya.

Dia pun mendukung dengan adanya turnamen bola voli yang menjadi kegiatan warganya. Satria menitik beratkan bahwa memang kegiatan olahraga itu sangat penting. Namun, dalam hidup semua orang seyogyanya membutuhkan sprotivitas.

“Sprotivitas itu dibentuk dari kegiatan-kegiatan seperti ini,” katanya.

Kalimat Motivasi Made Satria.

Tak hanya rajin dalam menampung aspirasi masyarakat, Made Satria juga kerap memberikan motivasi kepada masyarakat.

Hal itu dilakukannya sebagai bentuk perhatian dan berharap masyarakat Klungkung terutama Nusa Penida, menuju ke arah yang lebih baik.

“Kesederhanaan adalah kunci kebesaran, jadilah pemimpin yang mendegarkan, belajar dan berbuat untuk rakyat,” kata Made Satria.

“Kegigihan dan ketulusan akan membawa kita melampaui batasan. Bersama, kita bisa mengatasi setiap tantangan,” katanya lagi.

Baca Juga  Pelantikan PWDPI Sidoarjo! Kemitraan Tanpa Proposal, Langkah Awal Pers Mandiri

“Keragaman adalah kekayaan. Mari kita bangun klungkung yang inklusif dimana setiap suara didengar san dihargai,” katanya.

“Ketulusan adalah bahasa yang dapat  dipahami oleh semua orang. Mari kita sampaikan pesan pesan kita dengan hati yang tulus dan bersih,” papar Made Satria. (R5)

  • Penulis: Ruang Hadilies

Rekomendasi Untuk Anda

  • oleh-oleh haji

    7 Oleh-Oleh Wajib dari Tanah Suci Selain Kurma

    • calendar_month Rabu, 11 Jun 2025
    • account_circle Ruang Sely
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Bagi jemaah haji Indonesia, membawa oleh-oleh khas tanah suci bukan sekadar rutinitas. Tradisi ini sarat nilai spiritual sebagai wujud syukur dan silaturahmi religius. Barang sederhana seperti botol air zamzam pun menjadi pengikat emosi, mengirimkan aura berkah ka’bah kepada keluarga yang menanti. Uniknya, antusiasme menyambut buah tangan haji ini sering melebihi nilai materinya. 7 […]

  • Debat Kedua, Mulyadi-Ardika Tawarkan Visi Misi untuk Tabanan Maju

    Debat Kedua, Mulyadi-Ardika Tawarkan Visi Misi untuk Tabanan Maju

    • calendar_month Kamis, 14 Nov 2024
    • account_circle Ruang Hadilies
    • 0Komentar

    Bali, Ruang.co.id-Debat Kedua, Mulyadi-Ardika Tawarkan Visi Misi untuk Tabanan Maju. Debat kedua Pilkada Tabanan yang bertema “Penguatan Pelayanan Publik Secara Berkeadilan dan Berintegritas”  diselenggarakan pada Rabu malam (13 November 2024) di Bali Sun Set Road Convention Center, Pemogan, Denpasar Selatan. Kedua pasangan calon bupati dan wakil bupati Tabanan, I Nyoman Mulyadi – I Nyoman Ardika […]

  • Kredit Puspita Digital

    Surabaya Lawan Pinjol, Kredit Digital Puspita BPR Jadi Jawaban Cerdas

    • calendar_month Kamis, 12 Jun 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Ruang.co.id — Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya lagi – lagi kembali mencuri perhatian nasional melalui langkah progresif yang menyentuh denyut nadi masyarakat. Dalam forum virtual assessment TPAKD Award 2025, Wali Kota Eri Cahyadi menegaskan komitmennya melindungi warga dari jeratan pinjaman online (pinjol) ilegal dan praktik rentenir, dengan menghadirkan solusi konkret, yakni Kredit Puspita berbasis digital dari […]

  • Jual Beli Ginjal di Sidoarjo

    Tangis Keadilan Pasutri Jual Beli Ginjal di PN Sidoarjo: Permohonan yang Juga ‘Korban Kriminalisasi’ Menggugah Nurani

    • calendar_month Rabu, 23 Jul 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Suasana haru sedih mengiris hati, menyelimuti ruang sidang Pengadilan Negeri Sidoarjo, Selasa (22/7), ketika tim kuasa hukum membacakan pledoi untuk terdakwa AFH (32), yang didakwa dalam kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) transplantasi ginjal lintas negara. Oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), terdakwa AFH dituduh sebagai motivator dalam praktik jual beli organ tubuh […]

  • Mitigasi angin puting beliung

    Pakar ITS Serukan Mitigasi Angin Puting Beliung Memasuki Musim Hujan dan Cuaca Ekstrem

    • calendar_month Selasa, 3 Des 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Memasuki musim penghujan, angin puting beliung menjadi ancaman serius di beberapa wilayah Indonesia. Fenomena ini telah menimbulkan kerusakan infrastruktur dan vegetasi yang cukup signifikan. Menyikapi hal ini, pakar dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menyerukan Mitigasi kesiapsiagaan masyarakat melalui pemeriksaan infrastruktur dan sinergi lintas sektor. Dr. Ir. Amien Widodo, M.Si., peneliti dari […]

  • Balai Pemuda

    Balai Pemuda Mengecil, Jiwa Seniman Membesar. Dengarkan Senimanmu Bicara ini!

    • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Di tengah gegap gempita pembangunan dan gemuruh industrialisasi yang makin menggeliat di Surabaya, kota ini menyisakan ruang bagi denyut kesenian yang enggan padam. Kala beton tumbuh menjulang dan ruang publik menyempit, para seniman Surabaya tak diam dan menyerah. Mereka justru menciptakan “ruang tanding” baru, sebuah panggung alternatif yang menyuarakan keberanian, imajinasi, dan identitas […]

expand_less