Breaking News
light_mode
Rabu, 28 Oktober 2026
Beranda » Daerah » Atasi Banjir di Sidoarjo, Pokir Ketua DPRD Jadi Nafas Baru di Kali Code Menyulut Gerakan Rawat Sungai

Atasi Banjir di Sidoarjo, Pokir Ketua DPRD Jadi Nafas Baru di Kali Code Menyulut Gerakan Rawat Sungai

  • account_circle Ruang Nurudin
  • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Yogyakarta, Ruang.co.id – Aroma tanah basah menyapu hidung, ketika matahari pagi memantul pelan di permukaan Sungai Kali Code. Suara percik air bertemu derak sapu lidi, seolah sungai itu sedang menghirup napas baru.

Di tepian itulah, 172 wartawan Sidoarjo, Ketua DPRD Sidoarjo, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) beserta jajaran Diskominfo, dan para pegiat lingkungan Yogyakarta, bertemu dalam perjalanan Kunjungan Kerja (Kunker) 2025 bertema “Jurnalisme Adaptif dan Inovasi Digital untuk Pelestarian Lingkungan.”

Hari itu, selama tiga hari, mulai Rabu (5/11/2025), menjadi panggung besar kolaborasi tiga elemen yang jarang duduk bersama secara mendalam.

Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, legislatif, dan jurnalis. Mereka tidak datang untuk melihat sebuah sungai. Mereka datang untuk mencari kunci perubahan.

Di Sidoarjo, di musim hujan, banjir masih mengintai di berbagai titik. Data BPBD Sidoarjo 2024 menunjukkan lebih dari 21 titik genangan, termasuk kawasan Waru, Buduran, Sidoarjo Kota, dan Porong.

Penyebabnya terus berulang, luapan sungai, sampah domestik, sedimentasi, dan perilaku masyarakat yang membuang limbah ke aliran air.

DPRD menilai bahwa perlindungan sungai, tidak cukup hanya dengan pengerukan atau pembangunan fisik. Perlu budaya baru. Perlu gerakan manusia.

Karena itulah mereka datang ke Kali Code. Mereka datang melalui program kerja Pokir (Pokok Pikiran) Ketua DPRD Sidoarjo, Abdillah Nasih.

Api Semangat dari Bantaran Sungai

Empat bus pariwisata moda transportasi darat, berangkat dari Mall Pelayanan Publik (MPP) Sidoarjo, membawa rombongan besar itu menuju jantung Yogyakarta. Bagi banyak wartawan, perjalanan ini tidak hanya melksanakan tugas. Bagi beberapa dari mereka, ini adalah pencarian jawaban.

Ketua DPRD Kabupaten Sidoarjo, Abdillah Nasih, berdiri di depan para jurnalis saat sesi diskusi para jurnalis dimulai, sebagai salah satu narasumber (narsum).

Baca Juga  Membangun Kedaulatan Pangan Lewat Stabilitas Harga Telur Peternak Jatim

Dengan suara tegas ia mengatakan, “Pers berperan strategis menjaga akuntabilitas pemerintah. Ketika jurnalis menyuarakan kepedulian lingkungan, masyarakat ikut bergerak”.

Pernyataannya menjadi bara semangat bagi peserta yang datang dari sembilan organisasi pers, termasuk kelompok organisasi profesi yang paling solid, Jurnalis Online Siber Sidoarjo (JOSS).

Ketua JOSS, Agus Susilo, tampil dengan nada penuh energi. Ia menggerakkan ruangan ketika berkata, “Kami hadir dengan komitmen penuh. JOSS bergerak sebagai organisasi profesional yang ingin menularkan nilai-nilai budaya bersih dan peduli lingkungan kepada generasi Z dan generasi muda”.

Panel diskusi saat itu, menghadirkan tiga tokoh narsum pemateri, yakni Abdillah Nasih (Ketua DPRD Sidoarjo), Rosarita Niken Widiastuti (Ketua Komisi Kemitraan Dewan Pers), dan Farida Dewi Maharani (Plt. Direktur Ekosistem Media Komdigi RI).

Mereka membedah hubungan jurnalisme, tata kota, dan budaya sungai. Dan semuanya bermuara pada satu pesan, Sidoarjo butuh gerakan kolaborasi kolektif.

Potret Kebersihan yang Diperjuangkan Warga

Perubahan Kali Code bukan hanya proyek pemerintah daerah Yogyakarta. Itu lahir dari tangan warga. Dari niat, keringat, dan kegigihan.

Ketua Bank Sampah MAS JOS, Sri Sumaini (67), menjadi saksi hidup transformasi itu. Dengan suara yang lugas ia mengatakan, “Di sini ada 250 keluarga. Sebanyak 207 keluarga bergabung dalam Bank Sampah MAS JOS. Kami membersihkan bantaran sungai setiap pekan dan mengolah sampah organik maupun anorganik menjadi produk bernilai. Kami bergerak dengan keyakinan, sungai adalah nadi hidup kampung kami”.

Gerakan MAS JOS tidak hanya memunguti sampah. Mereka mengubahnya menjadi kerajinan, pupuk, bahkan ruang edukasi bagi anak-anak generasi Z dan menjadi penghasilan kolektif.

Data DLH Kota Yogyakarta 2024 menunjukkan bahwa program jaring sampah, edukasi pemilahan, dan relawan dini sungai berhasil menurunkan volume sampah Kali Code hingga 38% dalam dua tahun. Angka itu membuat banyak rombongan wartawan Sidoarjo tertegun.

Baca Juga  Asa Baru KDKMP Ngingas: Kala Jalan Sempit Dilebarkan Demi Denyut Nadi Ekonomi Warga

Sidoarjo sendiri memiliki lebih dari 17 sungai besar dan kecil yang berpotensi meluap, termasuk Sungai Kedunglarangan, Sungai Brantas, Sungai Sadar, Sungai Buntung, dan Sungai Porong. Semua sungai itu butuh budaya baru, bukan cuma perbaikan rutinitas teknis, disaat atau menjelang datangnya curah hujan.

Media, Budaya, dan Jalan Pulang ke Sidoarjo

Dalam sesi penjelasan historis, Kabid PIKP Diskominfo Sidoarjo, Muhammad Wildan, memberi gambaran yang menyentuh, dalam diskusi ringan dengan kelompok organisasi profesi jurnalis JOSS usai materi panel. Bahkan, disertai sembari ngopi bareng.

“Sejak masa Mataram, aliran Sungai Code menjadi ruang hidup masyarakat. Aktivitas ekonomi tumbuh di sini. Kampung terbentuk di sini,” Wildan mulai mengisahkan.

Ia menambahkan cerita yang lebih menarik untuk disimak, “Perubahan besar muncul saat warga membangun kesadaran kolektif. Mereka bukan hanya memperbaiki rumah, tetapi memperbaiki cara berpikir tentang lingkungan”.

Kalimat itu menjadi jembatan antara masa lalu dan masa depan. Antara Yogyakarta dan Sidoarjo.

Kunker 2025 kemudian diarahkan menjadi misi budaya, selaras dengan program kerja prioritas JOSS di tahun ini. Yaitu bagaimana wartawan dapat memancing kesadaran publik lewat karya jurnalistik yang konsisten, edukatif, dan patriotik.

Agus Susilo Ketua JOSS, menyisipkan kalimat dalam obrolan ringan namun bermakna, “Budaya bersih dan peduli lingkungan harus diwariskan kepada generasi Z. Mereka kelak menjadi pemimpin bangsa. Kami membawa misi budaya, bukan hanya rutinitas liputan”.

Kunker Wartawan Sidoarjo melakukan simbolik tebar benih ikan di Kali Code Yogyakarta. Foto Istimewa

Kali Code, Cermin Masa Depan Sidoarjo

Menjelang siang, rombongan berjalan menyusuri tepian sungai. Cahaya lembut memantul di air yang mengalir tenang. Di bawah bayangan pepohonan, beberapa wartawan terdiam lama untuk mengamati dan mencermati.

Baca Juga  Debat Panas Pilkada Tabanan, Singgung Intimidasi dan Bantahan Keras Paslon

Mereka tidak hanya melihat sungai. Mereka melihat kemungkinan. Teringat malam sehari sebelumnya, Cak Nasik, sapaan akrab Abdillah Nasih, menutup sesi panel diskusi dengan pesan yang jujur dan menggugah.

“Menjaga sungai bukan hanya membersihkan airnya, tetapi menginspirasi membersihkan cara pandang kita terhadap lingkungan. Terkait kebersihan lingkungan, jurnalis bukan hanya memberitakan, tapi juga sebagai penggerak perubahan”.

Kali Code akhirnya tidak hanya mengajarkan tentang kebersihan. Kali Code mengingatkan bahwa perubahan butuh tangan, suara, dan keberanian insan Pers.

Dari Yogyakarta, rombongan wartawan Sidoarjo kini membawa pulang nafas baru. Menggugah gerakan budaya sadar menjaga kebersihan lingkungan, merawat dan melestarikan lingkungan sungai, dari dan untuk semua lapisan masyarakat Sidoarjo.

  • Penulis: Ruang Nurudin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Samsung S25 2025

    Spesifikasi dan Harga Samsung S25 Lebaran 2025 Mulai Rp14 Jutaan, Mana yang Worth It?

    • calendar_month Kamis, 3 Apr 2025
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Bagi pecinta gadget high-end, Samsung Galaxy S25 Series menjadi incaran di tahun 2025. Dengan tiga varian unggulan—Galaxy S25, S25+, dan S25 Ultra—ponsel ini menawarkan kombinasi desain premium, kamera canggih, dan performa tangguh. Apalagi saat Lebaran, biasanya tersedia diskon spesial atau bonus menarik. Mari kita kupas tuntas harga, spesifikasi, dan tips memilih varian yang […]

  • donor darah HUT RI

    Warga Citra Harmoni Sidoarjo Rayakan HUT RI ke-80 dengan Donor Darah

    • calendar_month Sabtu, 16 Agt 2025
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Semangat kemerdekaan terasa hangat di Perumahan Citra Harmoni, Sidoarjo, saat warga dari berbagai latar belakang berkumpul untuk menyelenggarakan acara donor darah dalam rangka memperingati HUT Republik Indonesia ke-80. Kegiatan yang mengusung tema “Merdeka adalah Guyub Rukun” ini berhasil menyatukan 3 RW dan 26 RT dalam satu semangat kebersamaan yang mengesankan. Sabtu, (16/8/2025). […]

  • Para pemenang KBAM berfoto bersama di GOR Suryanaga Surabaya pada edisi sebelumnya

    Peserta KBAM 2026 Tembus 75 Pasang, Digelar 27-28 Oktober di GOR Suryanaga

    • calendar_month Kamis, 22 Okt 2026
    • account_circle Ruang Wawan
    • 0Komentar

    SURABAYA – Pengunduran jadwal Kejuaraan Bulutangkis Antar Media (KBAM) 2026 membawa berkah. Jumlah peserta kejuaraan itu terus bertambah berkat dukungan Bakti Olahraga Djarum Foundation dan kini menembus 75 pasang dari tiga kategori. “Total sudah ada 75 pasang dari tiga kategori yang terdaftar. Jumlahnya masih bisa bertambah karena penutupannya H-1 atau 26 Oktober nanti,” kata Ketua […]

  • Pasar Kangen 2024 dengan Latar Candi Prambanan

    Pasar Kangen 2024 Indah dengan Latar Prambanan

    • calendar_month Sabtu, 24 Agt 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Yogyakarta, Ruang.co.id – Acara kuliner di Yogyakarta setiap tahun ini kembali hadir dan telah usai tanggal 23-24 Agustus 2024. Event yang terkenal dengan Pasar Kangen ini tampil menawan karena berada di plataran Candi Prambanan. Pasar Kangen telah berhasil menjadi wadah yang efektif dalam melestarikan kuliner tradisional Yogyakarta. Para pedagang di Pasar Kangen umumnya sangat menjaga […]

  • Tarif Parkir Progresif RSUD

    Hearing DPRD Sidoarjo: Warga Protes Perda Tarif Retribusi Parkir Progresif RSUD

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Sigit Imam Basuki, dengan julukan “Tukang Lapor”, memprotes tarif parkir progresif RSUD RT. Notopuro, dengan melaporkan kepada DPRD, membebani keluarga pasien, mendorong evaluasi Perda. Sementara anggota DPRD H. Usman mengusulkan perluasan Puskesmas Urang Agung di Sidoarjo. Dinamika polemik pelayanan publik tentang retribusi parkir progresif di Kabupaten Sidoarjo, kembali mengemuka dalam forum dengar […]

  • Kantor Imigrasi Klas 1 Surabaya

    Imigrasi Surabaya Berhasil Gagalkan Penyelundupan 17 Warga Nepal

    • calendar_month Selasa, 21 Jan 2025
    • account_circle Ruang M Andik
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya berhasil mengungkap aksi sindikat penyelundupan manusia yang melibatkan 17 warga Nepal dan menjadikan Indonesia sebagai negara transit. Kepala Kantor Imigrasi Surabaya, Ramdhani, menyebut bahwa operasi ini bermula dari laporan masyarakat pada 16 Desember 2024, yang segera ditindaklanjuti oleh tim Intelijen dan Penindakan Keimigrasian (Inteldakim). “Korban […]

expand_less