Breaking News
light_mode
Rabu, 9 September 2026
Beranda » Daerah » Jerit Luka Emak – Emak Eksekusi Tembok Mutiara Regency Melengking, Parlemen Sidoarjo Murka dan Blejeti Pemkab

Jerit Luka Emak – Emak Eksekusi Tembok Mutiara Regency Melengking, Parlemen Sidoarjo Murka dan Blejeti Pemkab

  • account_circle Ruang Nurudin
  • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sidoarjo, Ruang.co.id – DPRD Sidoarjo mengamuk saat membedah skandal pembongkaran tembok pembatas Mutiara Regency di Ruang Paripurna, karena eksekutif nekat menggilas aspirasi kemanusiaan warga demi memuluskan syahwat integrasi jalan yang menguntungkan pengembang nakal secara sepihak. Rabu (4/2/2026).

Parlemen mencium aroma busuk kolusi, di balik runtuhnya tembok pemisah antara Perumahan Mutiara Regency dan Mutiara City tersebut.

Legislator menuding Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo menutup mata terhadap empat rekomendasi krusial, yang mewajibkan mediasi intensif dan kajian Analisis Dampak Lalu Lintas (Amdal Lalin) terbaru sebelum alat berat merobohkan privasi warga.

Kecepatan eksekusi yang hanya memakan waktu enam hari sejak surat permohonan masuk, memicu dugaan kuat adanya tekanan dari kekuatan besar atau “titipan” pengembang.

Wakil Ketua DPRD, H. Kayan, membongkar fakta mengejutkan mengenai keterkaitan erat antara kedua perumahan tersebut di bawah satu bendera pengembang besar sejak tahun 2020. Penyerahan Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU) — atau fasilitas umum yang wajib diserahkan pengembang kepada pemerintah sesuai Peraturan Daerah (Perda) — dianggap sebagai alat tukar guling kepentingan bisnis.

“Rekomendasi Dewan itu harga mati! Jangan gunakan kekerasan untuk mengintegrasikan fasum jika mengorbankan kenyamanan rakyat,” tegas Kayan di hadapan Bachruni Aryawan, Kadis PU CKTR dan Kepala OPD lainnya yang hadir di ruang Paripurna DPRD.

Kejanggalan semakin nyata saat terungkap bahwa PT pengembang Mutiara City sudah memasarkan unitnya, dengan janji akses jalan melalui Mutiara Regency, padahal tembok pembatas saat itu masih berdiri kokoh secara hukum.

Baca Juga  Jerit Luka Emak - Emak Eksekusi Tembok Mutiara Regency Melengking, Parlemen Sidoarjo Murka dan Blejeti Pemkab

Anggota DPRD Sidoarjo, Bambang Ryoko, menyebut tindakan ini sebagai modus penipuan pemasaran yang berani karena merasa memiliki sokongan kuat di birokrasi.

Ketua Komisi A Rezza Ali Faizin yang juga Ketua Satkorwil Baser Jatim mengkritik habis bernada keras perlakuan Satpol PP saat pembongkaran tembok. Ia menyayangkan sikap Satpol PP (Satuan Polisi Pamong Praja) yang bertindak represif tanpa nurani terhadap emak-emak yang mempertahankan hak mereka di lapangan.

“Kita sama – sama punya pasukan pak. Tapi cara – cara anda tidak kemanusiaan dan tidak persuasif. Kalian ini digaji negara untuk melindungi rakyat, bukan menjadi centeng korporasi. SOP Satpol PP yang menutup muka dan mengeroyok warga itu konyol dan memalukan,” ujar Rezza dalam interupsi pedasnya.

Pimpinan DPRD juga membandingkan keberingasan aparat pada sengketa ini dengan pembiaran pelanggaran Lahan Sawah Dilindungi (LSD) di kawasan lain, yang dilakukan oleh grup bisnis raksasa.

Baca Juga  Tragedi Berdarah SPT Bupati Eksekusi Tembok Mutiara Regency, Belasan Warga Terluka, Satu Rawat Inap di RS dan Kecaman DPRD

Kasatpol PP Kab. Sidoarjo, Yani Setiawan mengklarifikasi dengan berbagan alibi, semua atas perintah Bupati Subandi sebagai pimpinannya, untuk melakukan pembongkaran tembok.

“Kami bertindak sudah sesuai SOP Ketua dan para pimpinan dewan, kami juga humanis di lapangan. Kami melakukan pembongkaran itu atas perintah pimpinan (Bupati Subandi) dan ada sebabnya, karena dibuli di medsos…. Woi pemkeb kalah…. Pemerintah gagal…. Setelah dua kali gagal eksekusi,” ujar dalih Yani.

Pihak eksekutif melalui Komang, Kabag Hukum Pemkab Sidoarjo, Pak Komang, berdalih dan banyak beralibi, bahwa eksekusi berdasar pada Kartu Inventaris Barang (KIB) nomor 2169 yang mencatat jalan tersebut sebagai aset daerah sejak 2017.

Namun, dalih legalitas ini dianggap cacat moral, karena mengabaikan hak keamanan penghuni yang telah membeli rumah dengan janji kawasan eksklusif.

Kini, DPRD Sidoarjo mengancam berencana akan menggulirkan Hak Angket — hak konstitusional untuk melakukan penyelidikan menyeluruh — guna menyibak tabir gelap di balik eksekusi yang dipaksakan ini.

Warga Mutiara Regency saat ditemui di lokasi pembongkaran tembok, kini bersiap melayangkan class action atau gugatan kelompok, demi mengembalikan marwah keadilan yang runtuh bersama tembok mereka.

Baca Juga  Kompak Tak Jera, Warga Mutiara Regency Hadang Lagi Alat Berat demi Pertahankan Benteng Keadilan

“Paca kejadian pembongkaran yang mengakibatkan korban warga kami terluka, kami semua warga tidak tinggal diam, kami lanjjutkan perjuangan hak warga yang dilindungi undang – undang yang sah ini, menuntut gugatan class action,” ujar Kurnia Shandi, warga RW 16, yang juga mantan kiper legenda Timnas Garuda Indonesia.

Langkah warga Mutiara Regency menggugat Pemkab Sidoarjo dan PT pengembang Mutiara City ke pengadilan tersebut, bergayung sambut cadas dari Abdillah Nasih, Ketua DPRD Sudoarjo usai memimpin acara dengar pendapat.

Baca Juga  Keadilan Rakyat Menang Telak Menurut UU Melawan Kekuasaan Tiran Pembongkaran Tembok Mutiara Regency

“Kami mengutuk keras atas tindakan pembongkaran yang tidak persuasif itu dan tidak mengedepankan pendekatan kemanusiaan sampai jatuh korban warga, yang membuat malu Sidoarjo. Kita dari DPRD mendukung penuh dan mendorong bagi warga korban untuk melakukan gugatan class action ke Pemkab dan PT pengembang,” tandas cak Nasik, sapaan Abdillah Nasih, mengakhiri doorstop media peliput.

Tragedi pembongkaran tembok pembatas hunian Mutiara Regency dengan sistem one gate system ini, makin membuat warga murka untuk memperjuangkan prinsip hak huniannya yang dlindungi UU. Ikuti terus liputan Ruang.co.id selanjutnya terkait amarah warga Mutiara Regency.

  • Penulis: Ruang Nurudin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Regulasi sound horeg

    Anggota komisi A Dorong Regulasi Sound Horeg Solusi Atasi Dampak Bising yang Merugikan

    • calendar_month Jumat, 18 Jul 2025
    • account_circle Ruang Gentur
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Perkara sound horeg yang membuat banyak kerugian di masyarakat dan dikharamkan oleh Majelis Ulama Indonesia ( MUI) Jawa Timur ditanggapi serius anggota komisi A DPRD Jatim, Ahmad Iwan Zunaih. Menurutnya, pemerintah provinsi harus membuat regulasi untuk membatasi penggunaan sound horeg pada perayaan-perayaan di daerah-daerah. “Sebagai anggota komisi A yang mbidangi masalah hulum dan […]

  • hotel

    Okupansi Hotel di Jawa Timur Momen Lebaran Idul Fitri Capai 90 Persen

    • calendar_month Kamis, 4 Apr 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Momen lebaran Idul Fitri 1445 H, Okupansi hotel di Jawa Timur diperkirakan mencapai hingga 90 persen. Apalagi daerah yang menjadi tujuan masyarakat untuk mudik maupun berlibur (wisata) seperti Pasuruan, Malang, Batu, Kediri, Jombang, Blitar, Madiun, hingga Banyuwangi. Okupansi Momen lebaran Idul Fitri 1445 H tersebut disampaikan Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) […]

  • Peboling Jatim Shinta Cheysaria Gagal ke Final

    Peboling Jatim Shinta Cheysaria Gagal ke Final, Sumut Dominasi Boling Putri PON XXI

    • calendar_month Kamis, 19 Sep 2024
    • account_circle Ruang M Andik
    • 0Komentar

    Medan, Ruang.co.id – Kejutan terjadi di cabang olahraga boling Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut. Shinta Cheysaria Yunita, peboling putri andalan Jawa Timur, gagal melaju ke babak final setelah dikalahkan oleh Aldila Indryati dari Sumatera Utara dengan skor 2-1. Pertandingan sengit yang berlangsung di GOR Hj Rayati Syafrin, Medan, ini menyajikan drama tersendiri. Shinta sempat […]

  • Jadwal buka puasa Surabaya 10 Ramadhan 1446 H

    Jadwal Buka Puasa Surabaya 10 Ramadhan 1446 H Doa, Tips Sehat, dan Panduan Praktis untuk Ibadah Lancar

    • calendar_month Senin, 10 Mar 2025
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Hari Senin, 10 Maret 2025, umat Islam di Surabaya memasuki hari ke-10 Ramadhan 1446 Hijriah. Mengetahui jadwal imsak dan buka puasa Surabaya sangat penting agar ibadah puasa berjalan lancar. Artikel ini akan membahas jadwal lengkap, doa berbuka puasa, serta tips sehat berbuka untuk meningkatkan kualitas ibadah Anda. Jadwal Imsak dan Buka Puasa Surabaya […]

  • Ketua KPU Sidoarjo Fauzan Adhim

    Fauzan Adhim: Ketua KPU Muda yang Berobsesi Jadi Peneliti

    • calendar_month Selasa, 10 Des 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Fauzan Adhim, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sidoarjo, mencuri perhatian dengan usianya yang terbilang muda. Pria kelahiran Kangean, salah satu pulau kecil di Madura, Jawa Timur ini, dikenal sebagai sosok yang gemar membaca dan melakukan observasi. Dengan penampilan berkacamata dan pembawaan tenang, Fauzan memiliki visi besar di balik tugasnya sebagai Ketua […]

  • Adiksi Medsos

    Otak, Algoritma, dan Adiksi Digital: Mengapa Kita Sulit Melepaskan Media Sosial?

    • calendar_month Sabtu, 25 Jul 2026
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Pernahkah Anda mengambil ponsel hanya untuk membalas satu pesan, tetapi tanpa disadari tiga puluh menit bahkan satu jam telah berlalu? Atau mungkin Anda pernah berkata kepada diri sendiri, “Lima menit saja membuka Instagram,” namun akhirnya justru berpindah dari Instagram ke TikTok, kemudian YouTube, lalu kembali lagi ke WhatsApp. Fenomena tersebut bukan hanya terjadi […]

expand_less