Breaking News
light_mode
Selasa, 27 Oktober 2026
Beranda » Terkini » Uji Keamanan Pangan di Pasar, DKPP Surabaya Pastikan Bebas Cemaran Kimia

Uji Keamanan Pangan di Pasar, DKPP Surabaya Pastikan Bebas Cemaran Kimia

  • account_circle Ruang redaksi
  • calendar_month Kamis, 8 Agt 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Surabaya, Ruang.co.id – Badan Pangan Nasional (Bapanas), melakukan uji keamanan pangan di Pasar Karah, Jalan Karah Agung Nomor 2, Surabaya.

Pengujian itu dilakukan untuk menjamin keamanan masyarakat dalam membeli bahan pangan segar di pasar tradisional maupun modern.

“Dalam uji keamanan pangan kali ini pihaknya mengambil lima sampel dari masing-masing komoditas yang diperjualbelikan, yaitu wortel, tomat, ayam, kerang dan juga baby cumi”.

Kepala Bidang (Kabid) Pangan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Surabaya, Dwi Suryani menambahkan.

“Kelima sampel yang kita ambil dari pedagang Pasar Karah dilakukan uji tes kelayakan. Apakah di ayam, cumi dan kerang ada formalinnya. Lalu, apakah pada wortel dan tomat ada pestisidanya. Setelah dilakukan uji tes semuanya bebas dari cemaran bahan kimia berbahaya,” kata Dwi Suryani.

Meski tidak ditemukan cemaran bahan kimia, Dwi menjelaskan, pihaknya akan terus melakukan pendampingan dan edukasi kepada para pedagang supaya tetap menjaga kualitas bahan pangan yang diperjualbelikan.

“Kita akan tetap melakukan pendampingan dan edukasi kepada para pedagang untuk menjaga kualitas dari bahan pangan segar yang dijual. Tujuannya agar masyarakat menjadi aman ketika membeli bahan pangan segar baik di pasar tradisional maupun pasar modern,” ungkap Dwi.

Dwi menambahkan bahwa uji laboratorium pangan merupakan agenda rutin yang dilakukan setiap bulan dengan mengambil 130 sampel. Sejauh ini, kata dia, belum ada temuan terkait cemaran bahan kimia di bahan pangan segar dijual di pasar-pasar Kota Surabaya.

“Sejauh ini tidak ada temuan. Harapan kita dengan uji keamanan pangan ini, tidak ada lagi cemaran bahan kimia di bahan pangan segar yang dijual di pasar,” jelasnya.

Sebagai langkah pencegahan paparan bahan kimia dari bahan pangan segar, Dwi menyarankan kepada masyarakat untuk selalu mencuci bersih bahan pangan seperti sayur, buah dan ikan sebelum diolah menjadi masakan.

Baca Juga  Aksi Spektakuler Siswa Spemduta Drama Kisah Pejuang Kemerdekaan ala Wonderland

“Bahan kimia seperti pestisida dan formalin yang menumpuk lama kelamaan berisiko merusak organ dalam tubuh. Untuk itu bisa dilakukan pencegahan dengan mencuci bersih bahan pangan segar sebelum diolah,” paparnya.

Sementara itu, Analis Ketahanan Pangan, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Diperta dan KP) Jawa Timur, Purwinto menyatakan bahwa pihaknya akan berkolaborasi dengan Pemkot Surabaya terkait pendampingan dan edukasi pedagang pasar.

“Kita akan sama-sama melakukan pengecekan dan pendampingan di seluruh kabupaten/kota di Jawa Timur. Untuk wilayah Surabaya akan berkoordinasi dengan pemkot, sehingga masyarakat benar-benar terhindar dari cemaran bahan kimia dari bahan pangan,” pungkasnya. (*)

 

  • Penulis: Ruang redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tradisi Bekarang Iwak di Palembang

    Tradisi Bekarang Iwak di Palembang, Warisan Kearifan Lokal yang Tak Lekang oleh Waktu

    • calendar_month Selasa, 25 Feb 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Hidup di daerah yang dialiri sungai besar seperti Palembang tentu membawa banyak cerita dan tradisi yang erat kaitannya dengan air. Salah satu yang paling seru dan tetap bertahan hingga sekarang adalah Bekarang Iwak—tradisi menangkap ikan secara massal yang melibatkan banyak orang dan penuh dengan nuansa kebersamaan. Kegiatan ini bukan sekadar cara mendapatkan ikan […]

  • Kesenjangan Anggaran P-APBD Jatim 2026

    Komisi B DPRD Jatim Ungkap Kesenjangan Anggaran Sektor Penggerak Ekonomi di P-APBD 2026

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
    • account_circle Ruang Gentur
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Komisi B DPRD Jawa Timur menyoroti porsi anggaran untuk sektor-sektor penggerak ekonomi daerah dalam Rancangan Perubahan APBD (P-APBD) Jatim 2026. Meski sektor yang menjadi mitra Komisi B menyumbang sekitar 66,9 persen terhadap PDRB Jawa Timur, namun alokasi anggarannya hanya sekitar 4,56 persen dari total P-APBD 2026. Sorotan tersebut disampaikan juru bicara Komisi B […]

  • Resep nugget sayur enak

    Resep Nugget Sayur Gurih dan Renyah, Cara Enak Makan Sayur Tanpa Drama!

    • calendar_month Rabu, 12 Mar 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Sayur itu sehat, tapi nggak semua orang suka makannya. Anak kecil sering kali menghindari sayur, orang dewasa pun kadang bosan dengan menu yang itu-itu saja. Kalau kamu sering menghadapi ini, ada satu solusi enak yang bisa dicoba: nugget sayur! Bayangkan nugget yang renyah di luar, lembut di dalam, dan penuh rasa gurih, tapi […]

  • Pembekalan Pembina Pramuka Unusa

    197 Mahasiswa PPG Unusa Ikuti Pembekalan Pembina Pramuka, Tri Dharma dan Dasa Dharma Harus Bertemu dalam Diri Guru

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) membekali 197 mahasiswa Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) dengan kompetensi pembina pramuka melalui Kursus Mahir Dasar (KMD) dan Kursus Mahir Lanjutan (KML). Langkah ini ditempuh untuk memastikan calon guru tidak hanya cerdas secara akademik tetapi juga memiliki karakter kepemimpinan yang kuat. Pembukaan kegiatan berlangsung di Kampus C Unusa, […]

  • Top Drakor Agustus

    10 Top Drama Korea Bulan Agustus

    • calendar_month Sabtu, 31 Agt 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Bulan Agustus, drama Korea kembali memanjakan penggemar dengan sederet drama terbaru yang seru dan bikin baper. Dari genre romantis hingga thriller, ada banyak pilihan yang bisa kamu nikmati. Daftar 10 Top Drakor yang banyak peminatnya di bulan Agustus 1. Love Next Door Drama ini mengisahkan tentang Choi Seung Hyo dan Bae Seok […]

  • SMARTFOAM Unusa

    Mahasiswa Unusa Manfaatkan Limbah Kulit Buah Jadi SMARTFOAM Pembersih Sepatu

    • calendar_month Kamis, 10 Sep 2026
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Poin Utama: Lima mahasiswa Unusa mengembangkan SMARTFOAM, pembersih sepatu berbusa berbasis eco-enzyme dari limbah kulit buah. Baroatus Silmi dan tim PKM-K Unusa dibimbing Dr. Rudi Umar Susanto. Uji laboratorium menunjukkan daya hambat 25,5 milimeter terhadap bakteri Staphylococcus aureus. Baca Juga  61 Persen Dispensasi Nikah Menghindari Zina

expand_less