Breaking News
light_mode
Senin, 29 Juni 2026

Atlet Catur surabaya Binaan Buleks, Banyak Berjaya di Piala Walikota dan Fide Rated Internasional

  • account_circle Mascim
  • calendar_month 0 menit yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruang.co.id – Cap Kapal Checkmate FIDE Rated Rapid Championship 2026 resmi ditutup dengan kemenangan membanggakan bagi tuan rumah. Seorang pecatur asli binaan Kota Surabaya sukses merebut gelar juara pada kategori utama Rapid FIDE Rated. Kejuaraan yang berlangsung di Ballroom Choice City BGJ Mall, Surabaya, pada 27–28 Juni ini mempertemukan 480 pecatur dari tiga negara.

Ketua King Knight Creative, Hesnud Daulah, M.Psikolog, mengungkapkan rasa syukurnya atas hasil ini. Ia menegaskan bahwa sang juara merupakan atlet yang ditempa langsung oleh mantan Ketua Percasi Surabaya, Budi Leksono.

“Alhamdulillah, juara Rapid Internasional FIDE Rated ini diraih oleh arek Suroboyo, ya binaan dari Abah Budi Leksono pada waktu dia jadi atlet ya sampai sekarang ini,” ujar Hesnud.

Hesnud menambahkan bahwa antusiasme peserta dan pendamping sepanjang turnamen sangat tinggi. Banyak orang tua yang secara langsung menyampaikan keinginan agar ajang serupa lebih sering dihelat di Surabaya. “Dari segi waktu juga kita on time. Kemudian dari segi turnamen, ini adalah turnamen yang luar biasa yang kita daftarkan ke FIDE,” tambahnya.

Baca Juga : Ratusan Pecatur Tiga Negara Adu Strategi di Cap Kapal FIDE Rated Championship Surabaya

Kejuaraan ini mempertandingkan dua nomor. Kategori Rapid FIDE Rated memainkan format 15 menit ditambah 10 detik per langkah dengan 234 peserta. Sementara itu, Blitz Open mempertandingkan catur kilat 3 menit tambahan 2 detik yang diikuti 241 peserta. Total 480 peserta ini tidak hanya datang dari berbagai provinsi di Indonesia, melainkan juga dari Uzbekistan dan Australia.

Ketua Bidang Pertandingan dan Perwasitan PB Percasi, Stefani Dian Chery, FI, IA, hadir langsung untuk memimpin teknis pertandingan. Ia mengaku tak heran jika juara berasal dari Jawa Timur. Berdasarkan pantauannya, Jatim merupakan salah satu lumbung pecatur junior terkuat di Tanah Air.

“Kalau saya pribadi ya, Jatim itu menurut saya pemain juniornya termasuk yang top three lah se-Indonesia. Kejurnas dua tahun yang lalu, Jatim juara umum. Kalau yang tahun lalu kebetulan DKI, tapi keduanya kalau enggak salah pun Jatim. Jadi masih selalu top three lah Jawa Timur,” jelas Stefani.

King Knight Creative

Atlet Catur surabaya Binaan Budi Leksono, Banyak Berjaya di Rapid FIDE Rated Cap Kapal Checkmate Championship 2026.(Ist)

Stefani juga menyoroti pentingnya kehadiran turnamen berstandar FIDE di daerah. Menurutnya, hal ini memberi kemudahan bagi para pecatur lokal untuk mengantongi poin rating internasional tanpa harus mengeluarkan biaya besar untuk bertanding ke luar negeri.

“Memang dengan adanya FIDE Rated ini, kan event internasional. Jadi peserta lebih diberi kemudahan untuk mendapatkan rating internasional dengan adanya FIDE Rated di Surabaya. Jadi enggak perlu jauh-jauh catur di luar negeri, di Surabaya pun ada,” tuturnya.

Baca Juga : Gelaran Festival Catur Piala Wali Kota Surabaya 2026 Tuntas, Hesnud Daulah Dorong Aktivasi Kembali Percasi

Mantan Ketua Percasi Surabaya yang juga anggota DPRD Kota Surabaya, Budi Leksono, menerima kabar kemenangan anak didiknya dengan penuh syukur. Ia menyebut sang juara merupakan bagian dari regenerasi atlet yang telah lama ia bina. Atlet tersebut dulunya adalah pendamping di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) dan kini membuktikan diri mampu bersaing di level internasional.

“Itu sebenarnya atlet-atlet kita dulu. Kemarin juga membantu kita, Supri itu ya, di official-nya mana, Porprov gitu loh. Dan sekarang mengikuti ini ya, alhamdulillah Surabaya tetap bisa memegang kendali,” ungkap Budi.

  • Penulis: Mascim
expand_less