Breaking News
light_mode
Senin, 31 Agustus 2026
Beranda » Daerah » Komisi B DPRD Sidoarjo Desak Kajian Ulang Tarif Retribusi Pasar Transparan  

Komisi B DPRD Sidoarjo Desak Kajian Ulang Tarif Retribusi Pasar Transparan  

  • account_circle Ruang Nurudin
  • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sidoarjo, Ruang.co.id – Komisi B DPRD Kabupaten Sidoarjo menyoroti kebijakan tarif retribusi pasar, yang dinilai memberatkan pedagang. Dalam rapat dengar pendapat atau hearing, Komisi B mendesak kajian ulang transparan.

Wakil Ketua Komisi B, Kusumo Adi Nugroho, menegaskan perlunya pendataan ulang kondisi lapangan. “Tarif harus adil, proporsional, dan transparan agar bisa dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

Keluhan pedagang terkait ketidakseimbangan tarif dengan pendapatan, menjadi sorotan utama. Banyak pedagang merasa fasilitas pasar, tidak sebanding dengan beban retribusi yang ditanggung.

Komisi B menekankan kajian harus melibatkan asosiasi pedagang, pengelola pasar, serta pihak terkait lain. “Semua proses harus terbuka, tidak boleh ada keputusan sepihak,” tegas Kusumo.

Selain itu, Komisi B tengah mengkaji penyeragaman tarif di seluruh pasar tradisional Sidoarjo. Langkah ini diharapkan menciptakan kepastian dan keadilan bagi pelaku usaha.

Kusumo menambahkan, “Kami akan menyusun standar tarif seragam, jelas, dan berlaku untuk semua pedagang tanpa diskriminasi.”

Rencana hearing publik juga disiapkan untuk menyerap aspirasi secara luas. Forum ini akan mengundang asosiasi pedagang, Disperindag, dan pemangku kepentingan lain.

Plt Kepala Disperindag Sidoarjo, Heppy Setianingtyas, menyatakan siap mendukung langkah DPRD. “Kami akan menyediakan data pendukung terkait struktur tarif dan pengelolaan pasar,” katanya.

Heppy menegaskan pemungutan saat ini masih mengacu pada Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2025. Namun pihaknya siap melakukan sosialisasi dan pemantauan lebih intensif.

Pedagang berharap kebijakan baru tidak hanya meringankan beban, tetapi juga meningkatkan kualitas pengelolaan pasar. Transparansi dianggap kunci membangun kepercayaan publik.

Dengar pendapat ini menjadi momentum penting memperbaiki tata kelola retribusi pasar. Keterlibatan publik diharapkan menghasilkan kebijakan lebih adil dan berkelanjutan.

Baca Juga  Transformasi e-Commerce Pasar Tradisional Sidoarjo Mulai Digencarkan, Warga Siap?
  • Penulis: Ruang Nurudin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pelita Prabu

    Gawat! Tanah Warga Diduga Diserobot, Pelita Prabu Jatim Minta Wabup Turun Tangan

    • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id — Di tengah pesatnya pembangunan kawasan permukiman di Sidoarjo, suara warga Jedong Urangagung justru tercekat oleh duka: lahan milik mereka diduga diserobot oleh pihak pengembang. Tak tinggal diam, Wakil Ketua DPW Pelita Prabu Jatim, Wiko Firdiansah, turun tangan langsung untuk menyuarakan keresahan masyarakat yang selama ini merasa dipinggirkan. Wiko menyebut pengembang PT Citra […]

  • praktisi hukum Surabaya Sahlan Azwar

    Praktisi Hukum Surabaya, Aksi Mogok Hakim Bisa Berbahaya bagi Kepastian Hukum

    • calendar_month Jumat, 4 Okt 2024
    • account_circle Ruang M Andik
    • 1Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Seluruh hakim di Indonesia berencana menggelar aksi mogok sidang selama sepekan sebagai bentuk protes terkait tuntutan kenaikan gaji. Rencana ini menuai reaksi dari berbagai pihak, termasuk praktisi hukum yang merasa khawatir akan dampaknya terhadap sistem peradilan. Sahlan Azwar, seorang advokat dan praktisi hukum dari Surabaya, menyampaikan kekhawatirannya terkait aksi mogok massal tersebut. […]

  • DPRD Sidak

    DPRD Sidak Lokasi Kemelut Panjang Tembok Batas Mutiara Regency: Dinas Perkim CKTR Akan Bongkar, Warga Tetap Tolak demi Akses Publik

    • calendar_month Selasa, 14 Okt 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Puluhan warga Perumahan Mutiara Regency, Desa Banjar Bendo, Sidoarjo, kembali dengan tegas menyatakan penolakan terhadap upaya pembongkaran tembok pembatas yang dianggap merampas hak atas kenyamanan dan keamanan kawasan mereka. Ketegangan yang terus memuncak ini, membuat dua komisi DPRD Sidoarjo — melalui Komisi A dan C — bersama Dinas Perumahan dan Permukiman Cipta […]

  • Ahmad Iman Sukri PKB dan PDIP godog koalisi siapkan lawan Khofifah Emil

    PKB Pastikan Khofifah Emil Tak Akan Lawan Bumbung Kosong

    • calendar_month Kamis, 15 Agt 2024
    • account_circle Ruang Gentur
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Menjelang Pilgub Jatim Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) pastikan pasangan Khofifah Emil tidak akan melawan bumbung kosong. PKB Masih menggodok persiapan berkoalisi dengan PDIP dalam pemilihan gubernur dan wakil gubernur (Pilbup) Jatim. Dengan adany upaya koalisi ini, artinya pasangan Khofifah Indar Parawansa dan Emil Lestianto Dardak, bisa dipastikan tidak akan melawan bumbung kosong […]

  • Kepala Sekolah definitif

    Sidoarjo Krisis Kepala Sekolah, Mutasi Tertahan Regulasi Baru Pemerintah Pusat Bikin Pusing Bupati Subandi

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id — Krisis kepemimpinan pendidikan di Kabupaten Sidoarjo, memasuki fase yang mengkhawatirkan. Sebanyak 171 Sekolah Dasar Negeri (SDN) dan 15 Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN), kini tidak memiliki kepala sekolah definitif. Kekosongan itu, memunculkan tanda tanya besar terhadap stabilitas manajemen pendidikan, di tengah tuntutan peningkatan mutu sumber daya manusia di Sidoarjo. Situasi semakin pelik, […]

  • pendonor darah aktif Sidoarjo

    Bupati Subandi Apresiasi 1.932 Pendonor Darah Aktif Sidoarjo di HUT ke-80 PMI

    • calendar_month Senin, 22 Sep 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Pemkab Sidoarjo memberikan penghargaan khusus kepada 1.932 pendonor darah aktif, sebagai wujud apresiasinya, dalam peringatan HUT ke-80 Palang Merah Indonesia (PMI). Penghargaan ini menjadi bukti nyata, betapa besar peran setetes darah dalam menyelamatkan nyawa manusia. Bupati Sidoarjo, Subandi, yang menyerahkan penghargaan secara simbolis kepada pendonor dengan jumlah donor terbanyak, yang terbagi dalam […]

expand_less