Breaking News
light_mode
Senin, 31 Agustus 2026
Beranda » Daerah » Festival Menjadi Gresik Jadikan Kampung Kemasan Ruang Baca Sejarah Warga

Festival Menjadi Gresik Jadikan Kampung Kemasan Ruang Baca Sejarah Warga

  • account_circle Syarif Wajabae
  • calendar_month 11 menit yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Gresik, Ruang.co.id – Gang-gang sempit di Kampung Kemasan, Kelurahan Pekelingan, Gresik, berubah menjadi ruang baca terbuka sejak 15 Agustus 2026. Puluhan kain bergantungan di antara rumah tua. Bukan berisi slogan atau hiasan, melainkan cerita warga tentang masa kecil, resep keluarga, pakaian, hingga kenangan akan bangunan lama di sekitar mereka.

Kegiatan itu bagian dari Festival Menjadi Gresik, program kebudayaan yang digagas Yayasan Gang Sebelah. Festival berlangsung sampai 30 Agustus 2026. Berbeda dari pameran sejarah biasa, acara ini menjadikan ingatan warga sebagai sumber utama untuk membaca kota.

Selama ini, sejarah Gresik lebih banyak diambil dari arsip resmi, prasasti, catatan perdagangan, atau kisah tokoh besar. Padahal, banyak pengetahuan penting justru hidup di dapur, di balik pakaian sehari-hari, dan dalam cerita yang diwariskan dari generasi ke generasi.

Hidayatun Nikmah, Direktur Festival Menjadi Gresik, mengatakan bahwa pihaknya ingin mencatat hal-hal yang selama ini luput dari perhatian.

“Sejarah kota sering kali diceritakan lewat narasi besar. Sementara pengetahuan yang hidup dalam keseharian warga jarang dicatat. Dari dapur, pakaian, makanan, sampai cerita antargenerasi, kita bisa melihat bagaimana masyarakat Gresik membentuk identitasnya,” ujar Nikmah, Sabtu (15/8/2026).

Festival ini tidak berupaya mencari satu definisi tunggal tentang Gresik. Justru sebaliknya. Penyelenggara membuka banyak pintu masuk untuk memahami kota dari hal-hal yang dekat dengan kehidupan warga.

Salah satu pintu masuk itu adalah makanan. Melalui program Seri Gastronomi, Yayasan Gang Sebelah meriset sejumlah makanan khas Gresik, seperti bandeng keropok, jubung, dan bubur roomo. Riset tidak berhenti pada resep. Tim menelusuri bahan baku, teknik memasak, cara penyajian, serta orang-orang yang masih menjaga tradisi kuliner itu.

Baca Juga  AKAMSI Soroti Ikan Mati Massal di Kali Surabaya Akibat Pencemaran Ekstrim

Hasilnya dituangkan dalam film dokumenter, pameran, dan presentasi publik. Makanan lalu dibaca sebagai jejak hubungan manusia dengan lingkungan, perubahan ekonomi, sekaligus ingatan keluarga.

Pakaian juga menjadi objek pembacaan. Sarung, kebaya, dan songkok tidak hanya dipandang sebagai benda. Pakaian dilihat dari hubungan antara tubuh, kebiasaan, ruang sosial, dan cara masyarakat menampilkan identitas mereka dari masa ke masa.

Irfan Akbar, Direktur Program Festival Menjadi Gresik, menjelaskan bahwa program ini lahir dari keinginan memperkaya narasi tentang ke-Gresik-an.

“Kami tidak sedang mencari satu definisi tentang Gresik. Kami ingin membuka ruang agar warga menceritakan Gresik dari pengalaman mereka sendiri. Festival ini jadi cara mempertemukan ingatan yang tersebar, mendokumentasikannya, lalu membawanya kembali kepada publik,” kata Irfan.

Kampung Kemasan dipilih bukan hanya sebagai lokasi acara. Jalan kampung, bangunan lama, rumah warga, sampai ruang kosong ikut dihidupkan sebagai tempat pameran dan presentasi. Warga juga membuka usaha mikro serta kuliner selama festival berlangsung.

Dengan cara ini, kawasan bersejarah tidak diperlakukan sebagai sesuatu yang beku. Ia digunakan kembali dan menjadi ruang pertemuan antara masa lalu dan kehidupan hari ini. Gang dan kampung berubah menjadi arsip yang terus hidup.

Festival Menjadi Gresik juga merupakan kelanjutan dari Besali Studi Kultural, ruang belajar kolektif yang digagas Yayasan Gang Sebelah. Lewat panggilan terbuka dan kurasi, delapan kelompok terpilih untuk melakukan riset berbasis pengalaman, ingatan kolektif, tradisi lisan, dan praktik hidup warga.

Mereka datang dari berbagai latar belakang, seperti DKV Universitas Internasional Semen Indonesia, CYG Team, Kronika SMAN 1 Gresik, Power Art SMAN 1 Gresik, Gresik Book Party, Universitas Muhammadiyah Gresik, Universitas Sunan Gresik, dan Niti Narasi.

Baca Juga  Mentan Andi Imran Sulaiman Gelar Safari Ramadhan di Gresik, Dukung Swasembada Pangan Nasional

Objek risetnya beragam. Mulai pakaian adat, percampuran budaya Tionghoa dan Arab, arsitektur Kampung Kemasan, Pasar Pahing, songkok dan tas besali, gulat okol, aksara Gresik, sampai laban di kawasan Pangkah.

Bagi penyelenggara, riset semacam ini mendesak dilakukan. Banyak pengetahuan lokal masih bertahan secara lisan dan bergantung pada orang-orang yang menguasainya. Jika tidak dicatat atau diteruskan, pengetahuan itu bisa hilang seiring pergantian generasi.

Pameran, film, e-magazine, dokumentasi gastronomi, dan presentasi riset dalam festival ini tidak dimaksudkan sebagai akhir dari segalanya. Semua itu menjadi bagian dari upaya membangun arsip pengetahuan yang bisa terus dikembangkan, dibaca ulang, diperdebatkan, bahkan dilengkapi oleh generasi berikutnya.

“Merawat kebudayaan bukan hanya menyelamatkan sesuatu dari masa lalu. Yang lebih penting adalah menjaga pengetahuan agar tetap bisa digunakan, dibicarakan, dan dimaknai generasi hari ini. Menjadi Gresik bukan tentang mengulang masa lalu, tetapi memahami apa yang membuat kita menjadi Gresik hari ini,” tutup Nikmah.

Festival Menjadi Gresik berlangsung hingga 30 Agustus 2026. Rangkaian kegiatannya meliputi presentasi riset, pameran, Seri Gastronomi, pemutaran film dokumenter, peragaan busana, lokakarya, walking tour, dan diseminasi pengetahuan kebudayaan.

  • Penulis: Syarif Wajabae

Rekomendasi Untuk Anda

  • LPTK Terbaik Indonesia 2024

    PPG Unusa Masuk 10 Besar LPTK Terbaik Nasional 2024

    • calendar_month Jumat, 13 Des 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Kabar membanggakan datang dari Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) yang berhasil membawa Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) masuk dalam 10 besar LPTK terbaik di Indonesia tahun 2024. Prestasi ini diumumkan oleh Direktorat Pendidikan Profesi Guru, Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kemendikbudristek pada acara Simposium Penjaminan Mutu PPG 2024 di Denpasar, […]

  • obat setelan campuran tradisional

    Keajaiban Obat Setelan Campuran Tradisional, Perpaduan Warisan Nusantara dan Modernitas

    • calendar_month Senin, 20 Jan 2025
    • account_circle Ruang Sely
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Indonesia dikenal sebagai negeri yang kaya akan rempah-rempah dan tradisi pengobatan herbal. Di tengah gempuran obat-obatan modern, obat setelan campuran tradisional Indonesia masih menjadi andalan banyak masyarakat, khususnya di kota-kota besar seperti Surabaya. Obat ini disebut sebagai “setelan” karena mampu menyeimbangkan kembali kondisi tubuh yang sedang tidak fit. Popularitasnya terus bertahan, bahkan […]

  • Manfaat Buah Salju

    Buah Salju Bedugul: Sensasi Segar nan Berkhasiat dari Bali yang Tak Boleh Dilewatkan!

    • calendar_month Senin, 5 Mei 2025
    • account_circle Ruang Sely
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Jika Anda pernah berkunjung ke Bedugul, Bali, pasti tidak asing dengan buah berbentuk bulat kecil berwarna putih salju ini. Buah Salju, begitu masyarakat lokal menyebutnya, menjadi primadona baru dalam dunia kuliner sehat berkat rasa segarnya yang khas dan kandungan gizi yang melimpah. Apa yang membuat buah ini begitu spesial? Pertama, iklim sejuk Bedugul […]

  • Kadin Sidoarjo

    KADIN Sidoarjo Gaspol! Sinergi Dorong Ekonomi Daerah Bangkit dan Tumbuh Cemerlang

    • calendar_month Senin, 2 Jun 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Semangat baru dan harapan optimis membuncah dari jantung ekonomi Jawa Timur. Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Sidoarjo resmi dikukuhkan untuk masa bakti 2025–2029, Minggu (01/06/2025), di Pendopo Delta Wibawa. Acara ini bukan sekadar seremoni, tapi titik awal sinergi strategis antara dunia usaha dan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo yang diyakini bakal menggeliatkan geliat […]

  • Senam Semut Ramaikan Lapangan Bantas, Sengap Dekat dengan Lansia dan Emak-emak

    Senam Semut Ramaikan Lapangan Bantas, Sengap Dekat dengan Lansia dan Emak-emak

    • calendar_month Sabtu, 19 Okt 2024
    • account_circle Ruang Hadilies
    • 0Komentar

    Bali, Ruang.co.id–  Lapangan Umum Desa Bantas, Kecamatan Selemadeg Timur, Tabanan, dipenuhi oleh puluhan lansia dan emak-emak PKK pada Sabtu (19/10/2024) pagi. Mereka bersemangat mengikuti Senam Sehat Semut (Semeton Mulyadi Tabanan) dan Mulia-Pas bersama calon wakil bupati Tabanan nomor urut 1, I Nyoman Ardika alias Sengap dan istri. Acara ini juga dimeriahkan oleh kehadiran istri Calon […]

  • Peringatan Nuzulul Quran PDI Perjuangan Jatim

    DPD PDI Perjuangan Jatim Gelar Peringatan Nuzulul Quran

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle Ruang Gentur
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Berkaitan dengan rangkaian agenda kegiatan bulan Ramadhan. DPD PDI Perjuangan Jawa Timur menggelar peringatan Nuzulul Quran 1447 Hijriah di Kantor DPD PDI Perjuangan Jatim, Surabaya, Kamis (5/3). Kegiatan tersebut diisi dengan berbagai kegiatan keagamaan dengan mendatangkan penceramah KH Fahmi Amrullah Hazdik, pengasuh pondok pesantren Tebuireng Jombang. Selain itu acara juga dilakukan dengan aksi […]

expand_less