Breaking News
light_mode
Senin, 10 Agustus 2026
Beranda » Lifestyle » Film Siti Si Vampir, Ketika Satir Sosial Lebih Menakutkan dari Taring

Film Siti Si Vampir, Ketika Satir Sosial Lebih Menakutkan dari Taring

  • account_circle Ruang Ilham
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruang.co.id – Bayangkan bangun tidur, bukannya mendengar suara klakson atau tetangga ngobrol, Anda malah mencium wangi seprai mahal dan mendapati gigi sendiri terasa lebih runcing dari biasanya. Panik? Pasti. Tapi, bagaimana kalau kepanikan itu justru jadi awal dari serangkaian kekonyolan yang bikin ngakak? Nah, premis segar inilah yang ditawarkan oleh film terbaru arahan Rahabi Mandra, sebuah suguhan horor yang tak biasa. Senin, (10/8).

Film Siti Si Vampir jelas tak ingin mengikuti pakem horor yang itu-itu saja. Alih-alih menghadirkan sosok penghisap darah yang menyeramkan, ia justru membalut konsep monsternya dengan bungkus drama komedi dan satir sosial yang cukup tajam. Ini semacam oase di tengah gurun film horor lokal yang, jujur saja, seringkali hanya mengandalkan jumpscare murahan. Lihat saja di obrolan warung kopi atau linimasa media sosial, banyak yang mulai bosan dengan formula horor seragam. Kehadiran film ini seperti angin segar yang mengingatkan kita bahwa jadi monster itu tidak selamanya mencekam, kadang malah bisa jadi canggung dan menggelikan.

Kecanggungan itulah yang menjadi kekuatan utama Siti Si Vampir, terutama saat menyoroti perubahan drastis kehidupan karakter utamanya. Ini bukan sekadar cerita tentang gadis lugu yang tiba-tiba punya taring. Lebih dari itu, film ini adalah potret jenaka tentang seseorang yang “salah kostum” dalam pesta kehidupan kelas atas.

Ketika Taring Jadi Simbol Status Sosial

Premisnya sederhana namun licin. Siti, yang diperankan oleh Satine Zaneta, adalah gadis biasa yang selama ini akrab dengan kerasnya hidup di rumah susun. Suatu pagi, realitasnya jungkir balik. Ia terbangun di kamar super mewah dengan gigi taring baru. Bingung? Tentu saja. Di official first look yang sudah beredar, ekspresi Satine benar-benar menggambarkan kepanikan yang terasa manusiawi, bukan sekadar teror murahan.

Baca Juga  Gundik Sandiwara Perampok yang Berujung Teror Mistis Nyai Roro Kidul

Di sinilah letak kecerdasan skenarionya. Sutradara Rahabi Mandra menggunakan mitos vampir sebagai metafora yang mengena untuk membedah kehidupan kelompok elite. “Di Indonesia, vampir itu metafora yang pas untuk kelas atas,” ujar Rahabi. “Sedangkan Siti ibarat anomali, anak rusun yang mendadak digigit nasib menjadi elite.”

Jadi, lupakan soal bawang putih atau salib. Konflik terbesar Siti bukanlah cara menghisap darah, melainkan bagaimana ia mencerna aturan tak tertulis di lingkaran sosial barunya yang serba glamor. Film ini secara cerdik menyentil kesenjangan sosial; bagaimana selera, gestur, dan bahkan cara berbicara bisa menjadi pembeda yang sangat kentara. Siti memang berubah secara fisik, tetapi insting dan kebiasaan “anak rusun”-nya tetap melekat, dan itu adalah sumber komedi yang tak ada habisnya.

Chemistry Baru Satine Zaneta dan Ciccio Manassero

Daya tarik lain yang bikin film ini layak ditunggu adalah perpaduan Satine Zaneta dan Ciccio Manassero. Ini adalah kali pertama keduanya tampil bareng dalam satu layar, dan dari bocoran adegan yang ada, chemistry mereka tampak menjanjikan.

Satine, dengan karakter Siti-nya yang serba salah tingkah, adalah representasi dari kita semua jika tiba-tiba masuk ke dunia asing. Sementara itu, Ciccio tampil kontras sebagai sosok vampir bergaya serba hitam yang dingin dan menawan, seolah menjadi “pemandu” yang makin membuat kegugupan Siti jadi terlihat lucu.

  • Penulis: Ruang Ilham

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pelatih Persebaya memberikan Keterangan PERS setelah Laga Melawan PERSIB

    Hasil Persebaya vs Persib 2-2: Rivera Gagalkan Kemenangan Maung Bandung di GBT

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle Ruang Wawan
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Duel klasik antara Persebaya Surabaya dan Persib Bandung kembali menyuguhkan drama panas. Bermain di Stadion Gelora Bung Tomo, Senin (2/3/2026) malam, kedua tim saling balas gol dan menutup laga dengan skor 2-2. Rivera tampil sebagai penyelamat Bajol Ijo setelah ia mencetak gol penyeimbang pada menit ke-84. Gol tersebut sekaligus menggagalkan kemenangan Persib yang […]

  • program PELITA

    Kunci Sukses PELITA Atasi Stunting dengan Kunjungan Rumah

    • calendar_month Selasa, 26 Agt 2025
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Inisiatif program PELITA hadir sebagai jawaban atas tantangan penanganan stunting di wilayah Surabaya. Kolaborasi strategis antara PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS), Sub Holding Pelindo Terminal Petikemas (SPTP), PHC, dan Kecamatan Semampir ini menempatkan metode kunjungan rumah stunting sebagai fondasi utama pendekatannya. Strategi ini dirancang khusus untuk memastikan pemantauan perkembangan kesehatan balita berjalan secara […]

  • Program GATI BKKBN cegah stunting

    GATI BKKBN: Kunci Emas Cegah Stunting untuk Generasi 2045 yang Tangguh

    • calendar_month Senin, 19 Mei 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Ruang.co.id — Langkah strategis pemerintah dalam mencetak generasi emas 2045 kini memasuki babak baru. Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (Kemendukbangga)/BKKBN resmi meluncurkan program baru berlabel GATI (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting Indonesia), sebuah inisiatif revolusioner yang dirancang bukan hanya sebagai solusi jangka pendek, tetapi juga sebagai fondasi kuat dalam membangun keluarga sehat, sejahtera, […]

  • Diskriminasi guru madrasah

    Guru Madrasah Terlupakan! Dianggap Anak Tiri di Negeri Sendiri Wadul ke DPRD Jatim

    • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
    • account_circle Ruang Gentur
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Merasa terus – terusan dianak tirikan dibandingkan guru sekolah umum. Puluhan Guru Agama yang tergabung dalam Asosiasi Guru Agama Indonesia (AGMI) dan Persatuan Guru Madrasah Indobesia (PGMI) mengadu ke komisi E DPRD Jawa Timur. Para guru agama dan madrasah ini melakukan audensi di depan wakil rakyat yang duduk di komisi E karena masih […]

  • Sidang korupsi RPHU Lamongan

    Sidang Korupsi RPHU Lamongan Ungkap Fakta Baru: Wahyudi Tak Disebut dan Kerugian Telah Dikembalikan

    • calendar_month Jumat, 15 Agt 2025
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Sidang kasus dugaan korupsi proyek Rumah Potong Hewan Unggas (RPHU) Lamongan kembali mengungkap fakta-fakta mengejutkan. Dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Surabaya, Kamis (15/8/2025). Terungkap bahwa nama Moch. Wahyudi sama sekali tidak pernah disebutkan dalam keterlibatan proyek ini, baik pada tahap persiapan, lelang, maupun pelaksanaan. Majelis hakim yang dipimpin Ni Putu Sri Indayani, SH […]

  • Siaga SAR NATARU 2024

    Siaga SAR Khusus NATARU 2024: Kantor SAR Surabaya Siap Amankan Liburan Akhir Tahun

    • calendar_month Sabtu, 21 Des 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Menyambut momen libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (NATARU), Kantor SAR Kelas A Surabaya menggelar Siaga SAR Khusus untuk mengantisipasi berbagai potensi kedaruratan. Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Muhamad Hariyadi, S.Sos., secara resmi melepas keberangkatan tim rescuer dalam upacara yang berlangsung pada Senin (18/12). Dalam pelepasan simbolis ini, tim patroli […]

expand_less