Breaking News
light_mode
Selasa, 1 September 2026
Beranda » Pemerintah » Komisi B DPRD Jatim Ungkap Kesenjangan Anggaran Sektor Penggerak Ekonomi di P-APBD 2026

Komisi B DPRD Jatim Ungkap Kesenjangan Anggaran Sektor Penggerak Ekonomi di P-APBD 2026

  • account_circle Ruang Gentur
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruang.co.id – Komisi B DPRD Jawa Timur menyoroti porsi anggaran untuk sektor-sektor penggerak ekonomi daerah dalam Rancangan Perubahan APBD (P-APBD) Jatim 2026.

Meski sektor yang menjadi mitra Komisi B menyumbang sekitar 66,9 persen terhadap PDRB Jawa Timur, namun alokasi anggarannya hanya sekitar 4,56 persen dari total P-APBD 2026.

Sorotan tersebut disampaikan juru bicara Komisi B Ony Setiawan dalam Rapat Paripurna DPRD Jatim, (31/8). Politikus dari fraksi PDIP ini mengatakan, perekonomian Jawa Timur pada Triwulan II 2026 tumbuh 5,72 persen secara tahunan. Pertumbuhan tersebut masih berada di atas ekonomi nasional yang tercatat 5,29 persen.

Menurutnya, capaian tersebut tidak terlepas dari kinerja berbagai sektor yang menjadi mitra Komisi B. Berdasarkan data atas dasar harga berlaku, sektor-sektor tersebut memberikan kontribusi sekitar 66,9 persen terhadap PDRB Jawa Timur.

“Dari catatan ini artinya, sebagian besar aktivitas ekonomi daerah kita ditopang oleh sektor-sektor tersebut. Karena itu, perhatian terhadap sektor-sektor ini juga harus sebanding dengan perannya dalam perekonomian Jawa Timur,” ujar Legislator dari Dapil Tubsn Bojonegoro ini.

Namun, Komisi B mencatat alokasi anggaran untuk OPD mitranya dalam Rancangan Perubahan APBD 2026 hanya sekitar Rp1,36 triliun atau 4,56 persen dari total P-APBD Jatim 2026.

Memang, secara nominal anggaran tersebut meningkat 8,69 persen dibandingkan APBD murni 2026. Tetapi Komisi B menilai kenaikan anggaran tidak boleh menjadi satu-satunya ukuran.

“Yang perlu dilihat bukan hanya kenaikannya, melainkan juga apakah anggaran tersebut sudah cukup untuk menjawab kebutuhan sektor-sektor yang memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian daerah,” tandasnya.

Komisi B juga mengingatkan pemerintah daerah agar tidak mengulangi persoalan rendahnya serapan anggaran yang berujung pada Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA).

Ony menegaskan, anggaran yang sudah dialokasikan harus benar-benar terserap dan menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat. Termasuk sisa anggaran belanja pegawai yang menurutnya relatif mudah diproyeksikan sejak awal tahun.

“Jangan sampai anggaran yang sudah dialokasikan justru tidak terserap secara optimal, sehingga manfaatnya tidak bisa dirasakan masyarakat dan fungsi belanja pemerintah sebagai penggerak ekonomi juga tidak maksimal,” tukasnya.

Dalam laporan pembahasan P-APBD 2026, pihaknya juga mengusulkan tambahan anggaran pada sejumlah OPD mitra.

Untuk Dinas Kelautan dan Perikanan, Komisi B mengusulkan tambahan Rp 30,1 miliar. Anggaran tersebut diarahkan untuk program yang berdampak langsung terhadap produktivitas budidaya ikan, perikanan tangkap, hingga hasil olahan ikan.

Sementara Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan diusulkan mendapat tambahan Rp14 miliar. Komisi B juga meminta potensi SILPA belanja pegawai sebesar Rp 2,1 miliar direkonstruksi untuk perbaikan sarana dan prasarana kantor serta UPT.

Untuk sektor peternakan, Komisi B mengusulkan tambahan Rp 25 miliar. Selain itu, potensi SILPA belanja pegawai sebesar Rp 8,5 miliar diminta untuk dialihkan, antara lain Rp 3,5 miliar untuk program kedaulatan dan ketahanan pangan serta Rp 5 miliar untuk perbaikan sarana dan prasarana Rumah Sakit Hewan.

Komisi B juga meminta tambahan anggaran Rp 13,5 miliar untuk Dinas Kehutanan. Salah satu fokusnya adalah revitalisasi kawasan hutan yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla), termasuk penyediaan bibit, pengelolaan hutan mangrove untuk mengantisipasi banjir rob, serta pemberdayaan masyarakat.

Sementara Dinas Perindustrian dan Perdagangan diusulkan mendapat tambahan Rp 6,41 miliar, terutama untuk mendukung perizinan edar BPOM bagi pelaku usaha daerah dan penguatan pasar ekspor berbasis produk lokal.

Dinas Koperasi dan UKM juga mendapat perhatian dengan usulan tambahan Rp 5 miliar untuk pelatihan pengolahan hasil potensi daerah dan optimalisasi sarana prasarana pemasaran.

Komisi B sekaligus menekankan pentingnya percepatan pendampingan sertifikasi halal bagi UKM menjelang batas waktu kewajiban sertifikasi halal pada 17 Oktober 2026.

Sedangkan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata diusulkan mendapat tambahan Rp 12,75 miliar. Komisi B juga meminta potensi SILPA belanja pegawai sebesar Rp 3 miliar direkonstruksi untuk program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Untuk Dinas Perkebunan, Komisi B mengusulkan tambahan Rp 6,6 miliar sekaligus meminta evaluasi terhadap program distribusi bibit tebu karena ditemukan persoalan kualitas bibit yang diterima petani.

Adapun terhadap Biro Perekonomian, Komisi B meminta evaluasi kembali Program Jatim Fest, khususnya terkait besaran anggaran dan output yang dihasilkan.

Komisi B menegaskan, seluruh rekomendasi tersebut diharapkan menjadi dasar dalam proses finalisasi pembahasan antara Badan Anggaran DPRD Jatim dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah.

“Yang kami harapkan bukan sekadar peningkatan anggaran, tetapi bagaimana anggaran yang tersedia benar-benar tepat sasaran, dapat segera dilaksanakan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Jawa Timur,” tutup Ony.

  • Penulis: Ruang Gentur

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dishub Surabaya

    Nekat Parkir Liar, Dishub Amankan Tiga Jukir Kota Lama

    • calendar_month Minggu, 14 Jul 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya kembali mengamankan juru parkir (jukir) liar, di kawasan zona Eropa, Kota Lama Surabaya, Sabtu (13/7/2024). Kali ini, tiga jukir diamankan oleh Dishub Surabaya karena kedapatan masih nekat beroperasi di Jalan Kasuari Kota Surabaya. Selain itu, Dishub Surabaya juga melakukan sosialisasi penggembokan terhadap kendaraan yang kedapatan parkir dibawah […]

  • Tim PERSEBAYA saat menghadapi Tuan Rumah PERSIJAP Jepara. (Photo by Tim Media Persebaya)

    Persebaya vs PSM: Bajul Ijo Wajib Bangkit di Tengah Badai Cedera

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Ruang Wawan
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Persebaya Surabaya akan menjamu PSM Makassar pada pekan ke-23 Super League di Stadion Gelora Bung Tomo, Rabu (25/2/2026) pukul 20.30 WIB. Laga ini bisa disaksikan melalui Indosiar dan layanan streaming Vidio. Atmosfer GBT diprediksi tetap panas meski tim tuan rumah baru saja menelan dua kekalahan beruntun. Persebaya takluk 3-1 dari Tuan Rumah Persijap […]

  • Kemenag Jatim penyususnan kloter haji

    Penyusunan Kloter Pemberangatan Jamaah Haji 2024, Kemenag Jatim Gelar Qur’ah Urutan Daerah

    • calendar_month Senin, 25 Mar 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Ruang.co.id– Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur (Kemenag Tatim), melalui Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) menggelar undian atau Qur`ah urutan daerah kabupaten/kota se Jawa Timur sekaligus pemantapan jadwal kloter tahun 1445 H/2024 M. di Hotel Best Western Papilio Surabaya, Minggu (24/03). Qur`ah sendiri, urutan daerah yakni memperolah urutan daerah kabupaten/kota se Jawa Timur, atau […]

  • Manfaat Tomat

    Khasiat Tomat Ternyata Bagus untuk Penderita Diabetes

    • calendar_month Rabu, 17 Jul 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Tomat, buah yang sering dianggap sebagai sayuran dalam konteks kuliner. Tomat merupakan buah beri merah yang berasal dari Mexico dan Amerika Tengah. Tomat adalah salah satu sayuran paling populer di dunia. Buah tomat ini memiliki berbagai manfaat untuk kesehatan dan bisa diolah menjadi banyak hidangan lezat. Manfaat Buah Tomah untuk Kulit 1. […]

  • Ancaman terhadap jurnalis

    Ancaman dan Teror pada Jurnalis di Indonesia! Tadarus Jurnalistik Ungkap Krisis Kebebasan Pers

    • calendar_month Jumat, 28 Mar 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Ancaman nyata dan tindakan represif, Intimidasi, tekanan atau teror, dan penolakan, dengan cara kekerasan fisik, mental dan kejiwaan atau psikis, kembali terjadi atas keselamatan jurnalis dan media jurnalistik di Indonesia. Perlakuan tidak beradab ini selalu muncul di setiap dalam kehidupan berbangsa dan bernegara hingga dalam pranata sosial masyarakat. Terahir muncul belakangan, ancaman […]

  • Kisah inspiratif disabilitas CPNS

    Inspiratif! Wahyu Rianto Tak Gentar Meski Tanpa Tangan, Hadir di SKD CPNS Kemenkumham Jatim

    • calendar_month Minggu, 3 Nov 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Keterbatasan fisik tidak menghalangi seseorang untuk berjuang mencapai impiannya. Ini dibuktikan oleh Wahyu Rianto, pemuda asal Banyuwangi yang lahir tanpa tangan, namun tetap hadir untuk mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kementerian Hukum dan HAM Jawa Timur, Minggu (3/11). Wahyu hadir pada hari terakhir pelaksanaan SKD CPNS […]

expand_less