Breaking News
light_mode
Minggu, 4 Oktober 2026
Beranda » Terkini » Flyover 6 Lajur Membelah Urat Nadi Kemacetan Gedangan Demi Selamatkan Masa Depan Ekonomi Sidoarjo 

Flyover 6 Lajur Membelah Urat Nadi Kemacetan Gedangan Demi Selamatkan Masa Depan Ekonomi Sidoarjo 

  • account_circle Ruang Nurudin
  • calendar_month 0 menit yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sidoarjo, Ruang.co.id – Bunyi klakson sahut-menyahut dan raungan mesin kendaraan merayap pelan di persimpangan Gedangan, telah menjadi ritus harian warga Sidoarjo selama puluhan tahun.

Kemacetan kronis di jalur utama yang menghubungkan Surabaya dan kawasan industri Jawa Timur ini, bukan hanya persoalan keterlambatan jam kerja, melainkan beban ekonomi yang terus menggerus produktivitas warga.

Studi Pusat Studi Transportasi Publik mencatat, perlintasan sebidang Gedangan menyumbang tundaan lalu lintas hingga 45 menit pada jam sibuk harian. Penumpukan kendaraan meluber, hingga melumpuhkan interkoneksi kawasan urban di sekitarnya.

Menanggapi krisis mobilitas tersebut, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo bersama Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jatim-Bali mengambil keputusan strategis. Pembangunan Flyover Gedangan disepakati menggunakan skema enam lajur dua arah.

Ini diputuskan bersama, setelah kalkulasi teknis menunjukkan bahwa pilihan empat lajur hanya bertahan sebagai penawar sementara. Pertumbuhan volume kendaraan yang pesat di koridor utama Jawa Timur menuntut daya tampung infrastruktur yang jauh lebih progresif.

Bupati Sidoarjo, Subandi, mengatakan bahwa, pilihan enam lajur merupakan jawaban mutlak atas kebutuhan jangka panjang wilayahnya, agar tidak terjebak dalam krisis lalu lintas berulang.

“Kalau menggunakan enam lajur, titik jenuh lalu lintas teratasi sampai 30 tahun ke depan. Ini proyek nasional yang wajib dipikirkan jangka panjangnya,” tegas Subandi.

Dasar perancangan teknis proyek ini, merujuk pada Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 19/PRT/M/2011 tentang Persyaratan Teknis Jalan dan Kriteria Desain Perencanaan Interkoneksi Kawasan Urban.

Regulasi ini mewajibkan perhitungan geometrik jalan, yang selaras dengan perkembangan arus barang dan jasa kawasan perkotaan.

Namun, pembangunan jalan layang di atas jalur padat lalu lintas kereta api, menyimpan kerumitan tersendiri. Potongan ruang milik jalan (Rumija) wajib dihitung cermat, tanpa mengorbankan keselamatan perjalanan kereta api harian.

Baca Juga  Tiga Kapal dan Satu Pesawat Dikerahkan Mencari 7 Korban Tertimpa Rumah Kontainer di Perairan Madura

Namun demikian, perwakilan PT KAI, Donny, menyatakan dukungan operasional penuh terhadap skema ini, sembari mengingatkan krusialnya kepastian ruang bebas, bagi lalu lintas moda transportasi berbasis rel.

Belum lagi yang dipikirkan KAI, berencana mengembangkan moda transportasinya, dengan menambah jalur menjadi dua perlintasan rel KA, dari Surabaya menuju ujung daerah Banyuwangi atau dengan rute sebaliknya.

Tantangan teknis bertambah karena kawasan ini, berdampingan langsung dengan proyek modernisasi transportasi masal masa depan Jawa Timur. Penyelarasan konstruksi fisik menjadi syarat mutlak yang tidak bisa ditawar.

Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Surabaya, Denny Michels Adlan, menekankan bahwa desain jalan layang harus terintegrasi penuh dengan proyek Surabaya Regional Railway Line (SRRL).

“Batas ketinggian ruang milik jalan dan ruang manfaat jalan harus diperhatikan mendalam agar tidak mengganggu arus kereta api serta akses Stasiun Gedangan,” ujar Denny.

Di sisi lain, aspek cagar budaya menjadi perhatian penting, dalam rekayasa persimpangan sinyal masuk stasiun. Penataan ulang ruang jalan, dipastikan tidak merusak struktur bersejarah (heritage) Stasiun Gedangan yang dilindungi hukum.

Sesuai Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, penataan perlintasan sebidang memang menjadi prioritas, demi keselamatan jiwa dan kelancaran arus logistik nasional.

Integrasi moda jalan darat dan rel kereta di Gedangan, diproyeksikan menjadi percontohan pembenahan titik kemacetan di Jawa Timur.

Kini, penyelesaian dokumen Detail Engineering Design (DED), menjadi pertaruhan kunci Pemkab Sidoarjo. Keterpaduan langkah antar-lembaga ini diharapkan mampu mewujudkan jalan layang yang kokoh, mengurai simpul mati kemacetan, serta memacu pertumbuhan ekonomi regional hingga tiga dekade mendatang.

 

Karya berita Ruang.co.id yang dilindungi oleh UU Hak Cipta dan Hak Karya Intelektual yang tidak bisa di copy paste atau di plagiarsi atau ditiru atau dijiplak atau di daur ulang.
  • Penulis: Ruang Nurudin

Rekomendasi Untuk Anda

  • PERADI 21

    Berpijar di Usia 21, PERADI Jatim Perkuat Marwah Advokat dengan Single Bar

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Ratusan advokat dari 33 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PERADI se-Jawa Timur berkumpul di Hotel Fave, Sidoarjo, Minggu (21/12), memperingati HUT ke-21 PERADI sekaligus Rakorwil untuk meneguhkan kepemimpinan, integritas, dan masa depan profesi advokat. Suasana balroom hotel dipenuhi wajah sumringah, namun sarat kesungguhan. Momentum ini bukan hanya perayaan usia organisasi, melainkan refleksi perjalanan […]

  • Panjat Tebing Nomor Combined Putri Jawa Timur Raih Medali Emas

    Panjat Tebing Nomor Combined Putri, Jatim Raih Medali Emas

    • calendar_month Minggu, 8 Sep 2024
    • account_circle Ruang M Andik
    • 0Komentar

    Banda Aceh, Ruang.co.id – Pundi – pundi emas terus diraih Jawa Timur. Kali ini Tim Panjat Tebing Jatim berhasil meraih medali emas pertamanya pada gelaran Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI 2024 Aceh–Sumatera Utara. Prestasi ini ditorehkan oleh Alma Ariella Tsany dalam nomor combined putri yang berlangsung di Lapangan Panjat Tebing Kompleks Stadion Harapan Bangsa, Banda […]

  • MS Glow for Men Glow Fighter Hyper Boost Technology

    Glow Fighter, Inovasi MS Glow for Men untuk Atasi Kulit Bermasalah

    • calendar_month Selasa, 28 Jan 2025
    • account_circle Ruang Sely
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – MS Glow for Men baru saja menggebrak dunia perawatan kulit pria dengan meluncurkan produk terbarunya, “Glow Fighter,” yang mengusung teknologi revolusioner 11x Hyper Boost Technology. Dengan formula ini, produk ini menawarkan 11 kali manfaat lebih optimal berkat kandungan bahan aktif pilihan yang dirancang khusus untuk kulit pria Indonesia. Apa saja yang menarik dari […]

  • Deltras FC

    Deltras Nggak Boleh Mati! Jeritan Deltamania Soal Sekarat Finansial Sambat ke DPRD Sidoarjo

    • calendar_month Selasa, 27 Mei 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Pertemuan Legislator Sidoarjo dengan suporter bola, tetap penuh semangat tinggi, meski yamg ditemuinya, raut muka mereka tampak masam. Itulah gambaran audiensi yang tersaji di gedung DPRD Kabupaten Sidoarjo, Selasa (27/5/2025) sore. Dimana Ketua DPRD Sidoarjo Abdillah Nasih menerima rombongan Deltamania, suporter militan Deltras FC, yang berupaya tegar membawa misi mulia!. Menyelamatkan klub […]

  • KUA-PPAS Perubahan 2026

    Paripurna DPRD Sidoarjo Setujui KUA-PPAS Perubahan 2026, Anggaran Bocor Terkuak

    • calendar_month Minggu, 16 Agt 2026
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Rapat paripurna DPRD Sidoarjo akhirnya menyetujui KUA-PPAS Perubahan 2026. Keputusan ini mengejutkan publik, karena diduga terkait kebocoran anggaran daerah. Konon, kehadiran tim Korsupgah KPK beberapa bulan lalu memberi tekanan , yang juga mempengaruhi perubahan KUA-PPAS 2026. Catatan krusial mereka, memantulkan indikasi tindak pidana korupsi di tubuh birokrasi Sidoarjo. Bupati Subandi mengakui penyesuaian […]

  • parkir liar RSUD Soewandhie

    Keruwetan Areal Parkir Sekitaran RSUD Soewandhie, Akhirnya Disidak Wali Kota Eri Cahyadi

    • calendar_month Selasa, 17 Jun 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Seperti biasanya, areal parkir di sekitaran Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Soewandi, banyak dikeluhkan warga pengguna jalan. Tempat parkir yang meluber hingga di Jalan Tambakrejo Nomor 45-47, Simokerto, kerap kali membuat kemacetan lalu lintas dan merugikan banyak pengguna jalan lainnya yang mengakses jalur itu. Namun pagi kemarin, suasana RSUD dr. Soewandhie di Jalan […]

expand_less