Breaking News
light_mode
Sabtu, 12 September 2026
Beranda » Pendidikan » Society 5.0, Wapres RI Minta Kampus Antisipasi Kebutuhan Ilmu Pengetahuan Masa Depan

Society 5.0, Wapres RI Minta Kampus Antisipasi Kebutuhan Ilmu Pengetahuan Masa Depan

  • account_circle Ruang M Andik
  • calendar_month Rabu, 11 Sep 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Surabaya, Ruang.co.id – Global Innovation Index 2023 menunjukkan Indonesia berada di peringkat ke-61 dari 132 negara, naik secara signifikan 14 peringkat dari tahun sebelumnya. Hal ini mencerminkan potensi besar bangsa Indonesia ke depan untuk terus mampu melahirkan karya-karya berinovasi tinggi.

Oleh sebab itu, Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin meminta kampus sebagai pencetak generasi unggul masa depan agar memproyeksikan ilmu pengetahuan dan kebutuhan pendidikan yang tepat untuk lima, sepuluh, bahkan dua puluh tahun mendatang.

“Perguruan tinggi, sebagai penghasil riset dan penelitian yang kreatif dan inovatif, juga perlu berkolaborasi dengan pemerintah dan swasta dalam penyusunan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan industri, sehingga melahirkan generasi berdaya saing,” pinta Wapres saat memberikan pidato kunci pada International Conference on Applied Sciences, Education, and Technology (iConASET) di Kampus B Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa), Jl. Raya Jemursari, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (11/09/2024).

Untuk itu, pada kesempatan ini, Wapres pun menyampaikan beberapa pesan strategis kepada perguruan tinggi terkait upaya menciptakan lingkungan akademik yang berkualitas tinggi guna menghadapi tantangan dunia modern yang semakin kompleks dan dinamis.

Pertama, ia menginstruksikan kampus-kampus agar mengembangkan riset dan penelitian yang relevan dengan kebutuhan zaman dengan tetap menjadikan ajaran agama sebagai fondasi utama.

“Inovasi yang dihasilkan [harus] dapat memenuhi tuntutan teknologi dan sosial dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai etika dan moral,” pesannya.

Kedua, Wapres meminta perguruan tinggi agar membangun peluang kerja sama dengan dunia usaha dalam mengaplikasikan hasil riset, sekaligus menyiapkan lulusan dalam memasuki lapangan kerja.

“Kerja sama ini dapat membuka kesempatan bagi institusi untuk mendapatkan umpan balik langsung dari industri, yang berguna dalam menyempurnakan riset dan kurikulum,” tegasnya.

Baca Juga  Karya Literasi Bocah SD Surabaya Luncurkan Buku 3 Kisah

Ketiga, Wapres mengarahkan agar perguruan tinggi lebih kreafif dalam membangun sumber pendanaan dan pengembangan riset, sehingga penelitian, publikasi, dan inovasi yang dihasilkan semakin terjaga kontinuitasnya.

“Manfaatkan keunggulan Society 5.0 untuk meningkatkan daya saing dan kualitas riset yang dihasilkan,” pintanya.

Menurut Wapres, Society 5.0 saat ini menjadi isu kontemporer yang mengubah interaksi manusia sehari-hari menjadi kian terdigitalisasi. Society 5.0 menyajikan teknologi kecerdasan buatan, internet of things, dan big data, yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup manusia, melalui pelayanan pendidikan, kesehatan, dan pelayanan publik yang lebih efisien dan terintegrasi.

“Konsep ini menjadi faktor penting dalam peningkatan kualitas hidup bangsa Indonesia,” urainya.

Sebelumnya sama, Penjabat (Pj.) Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono mengungkapkan bahwa dirinya optimis pelaksanaan iConASET dapat berdampak pada pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi khususnya di jenjang perguruan tinggi.

“Ini penting, karena perguruan tinggi merupakan intellectual capital berharga bagi Jawa Timur. Terlebih, Jawa Timur merupakan salah satu provinsi yang memiliki jumlah perguruan tinggi terbesar di Indonesia,” tegasnya.

Hal ini, sambung Adhy, sejalan dengan pesan yang disampaikan Wapres saat menghadiri acara The 5th International Seminar and Conference on Global Issues 2021, bahwa institusi pendidikan tinggi telah mampu menjaga relevansi dan eksistensinya sebagai pencetak SDM yang unggul, berdaya saing global, dan berakhlak mulia.

“Di sisi kewenangan Pemprov, saat ini di Jawa Timur terdapat 4.058 lembaga SMA, SMK, dan SLB baik negeri maupun swasta. Dengan jumlah siswa aktif 1,3 juta orang, dan potensi lulusan lebih dari 300 ribu per tahun. Potensi ini harus diupayakan agar lulusannya mendapatkan wadah yang sesuai, utamanya bisa melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi,” terangnya.

Baca Juga  Pentingnya Peran Pemerintah Beri Perlindungan Hukum Bagi Penghuni Apartemen Berusia 50 Tahun

Sementara dalam siaran persnya Rektor Unusa Achmad Jazidie melaporkan bahwa iConASET merupakan seminar rutin dua tahunan, dan penyelenggaraan tahun ini adalah yang ketiga kalinya.

“Alhamdulillah, sejak kegiatan pertama hingga pelaksanaan tahun ketiga, jumlah peserta dan pematerinya terus bertambah baik dari Unusa maupun dari luar Unusa, termasuk dari luar negeri,” ungkapnya.

Menurut Jazidie, seminar ini akan mengulas 131 paper yang terdiri dari 90 paper berasal dari internal Unusa dan 41 paper eskternal. Dari Unusa sendiri, fakultas terbanyak yang menyertakan paper adalah Fakultas Keperawatan dan Kebidanan yang menyumbang 38 paper, disusul Fakultas Kesehatran 25 paper, Fakultas Ekonomi Bisnis dan Teknologi Digital 14 paper, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan 10 paper, dan Fakultas Kedokteran 3 paper.

“Produktivitas jumlah ini sangat ditentukan oleh seberapa lama fakultas itu hadir di Unusa. Fakultas Keperawatan dan Kebidanan memang fakultas tertua di Unusa dan menjadi cikal bakal berdirinya kampus Unusa, yang fokus pada bidang kesehatan. Oleh karena itu, di Unusa baik dosen maupun jumlah mahasiswanya sebagian besar, lebih dari 75% adalah perempuan,” paparnya.

Lebih lanjut, Jazidie menambahkan bahwa tahun ini sebanyak 14 perguruan tinggi di bawah Nahdlatul Ulama (PTNU) mengirimkan delegasinya yang sebagian besar berasal dari Pulau Jawa. Ia mengharapkan seminar ini dapat menjadi ajang kolaborasi global yang memperkuat peran akademisi dalam memecahkan masalah dunia.

“Pendidikan tinggi harus mampu menjembatani kebutuhan industri dan perkembangan teknologi modern. iConASET menghadirkan kesempatan untuk mengintegrasikan riset dengan solusi praktis di berbagai bidang, seperti kesehatan, energi, pendidikan, dan industri,” ujarnya.

Selain Wapres, hadir Ketua Yayasan Rumah Sakit Islam Surabaya (Yarsis) M. Nuh dan beberapa narasumber dari luar negeri pada seminar ini, di antaranya Prof. Dr. Nordin Bin Mamat dari Universiti Pendidikan Sultan Idrus Malaysia, Prof. Mu. Naushad Shamim Ahnad dari King Saud University Saudi Arabia, dan Prof. Dr. Erol Kam dari Istanbul Technical University Turki.

Baca Juga  Menko PM Muhaimin “Pemerintah Audit Sarana Prasarana Pesantren untuk Capai Sistem Pendidikan Berdaya”
  • Penulis: Ruang M Andik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kebotakan pada Pria: Penyebab, Pencegahan, dan Solusi

    Kebotakan pada Pria: Penyebab, Pencegahan, dan Solusi

    • calendar_month Selasa, 24 Sep 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Kebotakan seringkali menjadi kekhawatiran bagi banyak pria. Kehilangan rambut seringkali dikaitkan dengan penuaan dan penurunan maskulinitas. Bagi banyak pria, kebotakan bukan hanya masalah fisik, tetapi juga memicu kecemasan dan penurunan kepercayaan diri. Kondisi ini tidak hanya memengaruhi penampilan, tetapi juga bisa berdampak pada kepercayaan diri. Namun, penting untuk memahami bahwa kebotakan adalah […]

  • sunnah berbuka puasa

    7 Anjuran dan Sunnah Berbuka Puasa yang Penuh Berkah, Mulai dari Menyegerakan hingga Berdoa

    • calendar_month Senin, 3 Mar 2025
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Berbuka puasa adalah momen istimewa yang dinantikan oleh umat Muslim setelah seharian menahan lapar dan dahaga. Selain sebagai bentuk ibadah, puasa juga menjadi waktu yang tepat untuk meningkatkan amalan dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Nah, agar momen berbuka puasa semakin berkah, yuk simak 7 anjuran dan sunnah berbuka puasa yang diajarkan oleh […]

  • penghapusan batasan usia kerja

    Kadin Angkat Bicara Soal Wacana Penghapusan Batasan Usia Kerja, Ini Risiko yang Tak Banyak Orang Lihat!

    • calendar_month Sabtu, 5 Apr 2025
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Dunia ketenagakerjaan Indonesia kembali memanas dengan wacana penghapusan batasan usia pelamar kerja. Namun, tanggapan dari Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia justru menuai perhatian serius. Wakil Ketua Umum Kadin, Sarman Simanjorang, secara tegas menyatakan bahwa isu ini bukan sekadar persoalan angka usia, melainkan kualitas sumber daya manusia yang belum merata di berbagai sektor […]

  • 10 Rekomendasi Kopitiam Terhits di Surabaya Wajib Kamu Coba

    10 Rekomendasi Kopitiam Terhits di Surabaya Wajib Kamu Coba

    • calendar_month Sabtu, 30 Nov 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Surabaya sebagai kota metropolitan yang kaya akan budaya, juga menawarkan beragam pilihan kuliner yang menarik. Salah satunya adalah kopitiam, tempat yang menyajikan suasana santai dan cita rasa khas Tionghoa. Kopitiam, kedai kopi khas Asia Tenggara, telah menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya kuliner. Selain menyajikan berbagai jenis kopi, kopitiam juga memiliki ciri […]

  • Gunung Semeru

    Jangan Ngaku Pendaki Kalau Tidak Tahu 5 Gunung Tertinggi di Indonesia

    • calendar_month Rabu, 26 Jun 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Indonesia, sebagai negara kepulauan yang kaya akan keindahan alam, memiliki banyak gunung yang tersebar di berbagai pulau. Beberapa di antaranya adalah puncak tertinggi yang menantang dan menarik bagi para pendaki dan pencinta alam. Berikut adalah lima gunung tertinggi di Indonesia : Puncak Jaya (Carstensz Pyramid) Tinggi: 4.884 meter di atas permukaan laut […]

  • Pelaku Bobol Brankas Sidoarjo

    Pelaku Bobol Brankas Sidoarjo Ditangkap, Korban Kecewa Hartanya Masih Raib

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Aparat kepolisian berhasil menangkap komplotan pembobol brankas, yang beraksi di wilayah Kabupaten Sidoarjo. Meski demikian, keberhasilan tersebut belum sepenuhnya menjawab kerugian korban, karena harta benda yang dibawa pelaku hingga kini belum ditemukan. Kasus ini bermula dari aksi pencurian di rumah seorang perempuan berinisial IES (43), di Perumahan Taman Pinang Indah Blok E2/12, […]

expand_less