Breaking News
light_mode
Rabu, 28 Oktober 2026
Beranda » Hukrim » Pelaku Bobol Brankas Sidoarjo Ditangkap, Korban Kecewa Hartanya Masih Raib

Pelaku Bobol Brankas Sidoarjo Ditangkap, Korban Kecewa Hartanya Masih Raib

  • account_circle Ruang Nurudin
  • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sidoarjo, Ruang.co.id – Aparat kepolisian berhasil menangkap komplotan pembobol brankas, yang beraksi di wilayah Kabupaten Sidoarjo. Meski demikian, keberhasilan tersebut belum sepenuhnya menjawab kerugian korban, karena harta benda yang dibawa pelaku hingga kini belum ditemukan.

Kasus ini bermula dari aksi pencurian di rumah seorang perempuan berinisial IES (43), di Perumahan Taman Pinang Indah Blok E2/12, Kecamatan Candi. Peristiwa terjadi pada Rabu, 21 Oktober 2025 sekitar pukul 13.10 WIB.

Satuan Reserse Kriminal Polresta Sidoarjo kemudian melakukan penyelidikan, hingga akhirnya mengamankan lima orang yang diduga terlibat dalam aksi pembobolan tersebut. Para tersangka diperkenalkan kepada publik dalam rilis resmi kepolisian pada Rabu (4/3/2026).

Meski para pelaku telah ditangkap, perwakilan korban, Isman, menilai pengungkapan perkara belum menyentuh seluruh fakta yang sebenarnya.

Ia menduga ada pihak lain yang berperan sebagai pengarah atau pemberi informasi kepada para pelaku.

“Cara mereka bekerja terlalu rapi kalau disebut murni inisiatif sendiri. Saya menduga ada yang memberi informasi atau menunjuk lokasi,” kata Isman, Jumat (6/3/2026).

Menurutnya, dugaan tersebut muncul, karena tidak ditemukan kerusakan berarti pada pintu utama maupun pagar rumah.

Kondisi itu menimbulkan pertanyaan bagi korban, mengenai bagaimana para pelaku bisa masuk dan mengetahui secara detail situasi rumah yang menjadi target.

Isman juga menyoroti proses penanganan perkara yang dinilai berjalan lambat. Ia mengaku laporan telah disampaikan sejak Oktober 2025, namun perkembangan signifikan baru terlihat beberapa bulan setelahnya.

“Informasi keberadaan pelaku sebenarnya sudah diketahui sekitar sepekan setelah kejadian, tetapi pengejaran baru dilakukan beberapa bulan kemudian,” ujarnya.

Selain proses penyelidikan, persoalan lain yang masih menjadi perhatian korban, adalah keberadaan barang bukti yang hilang. Dalam peristiwa tersebut, korban kehilangan sejumlah aset berharga berupa emas serta dokumen penting seperti sertifikat.

Baca Juga  Terjerat Siasat Picik Rentenir Berdarah Dingin di Surabaya, Modus Talangan Mencekik Hak Atas Tanah Warga

Hingga kini, menurut Isman, belum ada kepastian mengenai keberadaan barang-barang tersebut. Ia menyebut keterangan pelaku yang menyatakan emas telah dijual dan dokumen dibuang ke sungai seharusnya tetap ditelusuri lebih jauh.

“Kalau emas dijual, pasti ada jalurnya. Harusnya bisa ditelusuri ke mana dijual dan siapa penadahnya,” katanya.

Di sisi lain, ia juga mengaku komunikasi antara keluarga korban dan penyidik belum berjalan terbuka. Informasi terbaru mengenai perkembangan kasus, kata dia, sering diketahui setelah pihak keluarga menanyakan langsung kepada aparat.

“Kami biasanya baru tahu perkembangan setelah bertanya. Tidak ada pemberitahuan rutin,” ujarnya.

Situasi tersebut menimbulkan tekanan tersendiri bagi keluarga korban yang masih berusaha memulihkan diri dari kerugian yang dialami. Selain kehilangan harta, mereka juga dihadapkan pada ketidakpastian terkait proses hukum yang berjalan.

Isman berharap, penanganan perkara ini dapat dilakukan secara transparan dan menyentuh seluruh pihak yang terlibat. Ia juga meminta pengawasan ketat dari pimpinan kepolisian, agar proses penyidikan berjalan profesional dan terbuka.

“Kasus besar seperti ini harus ditangani serius dan terbuka supaya kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum tetap terjaga,” katanya.

Dalam regulasi yang mengaturnya, bila penyidikan dinilai korban tidak profesional atau berjalan terlalu lama tanpa kejelasan, korban berhak meminta klarifikasi resmi kepada penyidik atau menempuh praperadilan di pengadilan negeri.

Selain itu, korban juga dilindungi oleh Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2006 tentang Perlindungan Saksi dan Korban yang telah diperbarui melalui Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2014 tentang Perlindungan Saksi dan Korban.

Melalui undang-undang ini, korban memiliki hak untuk memperoleh perlindungan hukum dan keamanan, informasi perkembangan perkara, bantuan hukum, serta kompensasi atau restitusi dalam kondisi tertentu. Perlindungan tersebut dapat diajukan melalui Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

Baca Juga  Dugaan Penyerobotan Tambak Dipatok TKD, Ahli Waris Murka Tuntut Oknum Mafia Aparat Desa Kalitengah Tanggulangin
  • Penulis: Ruang Nurudin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jakarta tenggelam

    Jakarta Pelan-Pelan Akan Tenggelam! Itukah Alasan Ibukota Pindah?

    • calendar_month Senin, 9 Des 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Kalau ngomongin Jakarta, yang terlintas di pikiran pasti macet, gedung-gedung tinggi, sama hiruk-pikuk kota megapolitan. Tapi siapa sangka, kota yang jadi pusat segalanya ini ternyata lagi menghadapi ancaman serius: Jakarta sedang pelan-pelan tenggelam. Serem, kan? Tenang, yuk kita bahas kenapa ini bisa terjadi dan apa yang bisa dilakukan biar Jakarta tetap bertahan. […]

  • Sorotan PDIP Jatim Serapan Infrastruktur

    Rendahnya Serapan Insfrastruktur Jadi Sorotan Fraksi PDIP DPRD Jatim

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle Ruang Gentur
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Dalam pandangan umum terkait laporan keuangan APBD Pemprov Jatim tahun anggaran 2025, Fraksi PDIP DPRD Provinsi Jawa Timur (Jatim) menyoroti dan menuntut penjelasan transparan dari eksekutif mterkait masih rendahnya penyerapan anggaran pada sektor infrastruktur. Meski Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim sukses. mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI. Namun Fraksi PDIP tetap […]

  • Timnas Myanmar

    AFF U19 Timnas Myanmar U19 Tahan Vietnam U 19 1-1

    • calendar_month Kamis, 18 Jul 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Timnas Myanmar U-19 berhasil mengejutkan banyak pihak dengan hasil imbang 1-1 melawan Vietnam U-19 dalam pertandingan kedua mereka di babak penyisihan grup B Piala AFF U-19 2019. Pertandingan yang berlangsung pada Kamis malam (18/7) di Stadion Gelora 10 November Surabaya ini menyuguhkan aksi menarik dan ketegangan tinggi di sepanjang pertandingan. Myanmar U-19 […]

  • Khitan Sidoarjo

    Khitan Bahagia Hadirkan Senyum, Wabup Sidoarjo Ajak Relawan Tebar Kebaikan

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Sebanyak 105 anak mengikuti Khitan Bahagia di Desa Sedenganmijen, Krian. Kegiatan sosial ini menghadirkan kebahagiaan sekaligus wujud kepedulian nyata masyarakat Sidoarjo. Acara diinisiasi Pelita Kribata Prabu bersama Nurul Hayat dan sejumlah LSM. Kolaborasi lintas iman ini memperkuat semangat gotong royong dalam membantu masyarakat membutuhkan. Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana hadir memberikan apresiasi. […]

  • Atlet Olimpiade Paris 2024 Peraih Medali emas mendapat bonus

    WOW! Bonus Mengalir Deras untuk Pahlawan Olahraga Indonesia di Paris 2024, Ditambah dari Grab.

    • calendar_month Rabu, 14 Agt 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Prestasi gemilang yang ditorehkan oleh para atlet Indonesia di ajang Olimpiade Paris 2024 telah membuahkan hasil yang manis. Pemerintah Indonesia memberikan apresiasi yang luar biasa atas perjuangan dan dedikasi para atlet dengan memberikan bonus yang sangat menggiurkan. Para peraih medali emas, yakni Veddriq Leonardo (Panjat Tebing) dan Rizki Juniansyah (Angkat Besi), serta […]

  • PORKAB Sidoarjo 2026

    PORKAB 2026 Dibuka, Sidoarjo Bidik Kebangkitan Prestasi Atlet Menuju Porprov Jatim 2027

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Gemuruh semangat olahraga memenuhi Gelanggang Futsal GOR Sidoarjo, Senin (15/6/2026), saat Pekan Olahraga Kabupaten (PORKAB) Sidoarjo 2026 resmi dibuka. Ajang multi-cabang olahraga terbesar di tingkat kabupaten itu, tidak hanya menjadi arena kompetisi, melainkan panggung pembuktian kesiapan Sidoarjo menatap Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur X tahun 2027. Dalam laporan panitia, PORKAB 2026 […]

expand_less