Breaking News
light_mode
Sabtu, 12 September 2026
Beranda » Pendidikan » Sejarah Pertempuran Surabaya 10 November: Perjuangan Heroik dalam Mempertahankan Kemerdekaan Indonesia

Sejarah Pertempuran Surabaya 10 November: Perjuangan Heroik dalam Mempertahankan Kemerdekaan Indonesia

  • account_circle Ruang Ilham
  • calendar_month Senin, 9 Des 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Surabaya, Ruang.co.id – Pertempuran Surabaya 10 November 1945 adalah salah satu peristiwa paling heroik dalam sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia. Pertempuran ini menjadi tonggak penting dalam mempertahankan kedaulatan negara yang baru merdeka dari penjajahan, sekaligus menginspirasi perjuangan rakyat di seluruh nusantara.

Peristiwa yang setiap tahunnya menjadi sebagai Hari Pahlawan ini melibatkan pengorbanan luar biasa dari para pejuang dan rakyat Surabaya.

Latar belakang pertempuran ini bermula dari proklamasi kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945. Setelah Jepang menyerah tanpa syarat kepada Sekutu, kekuasaan di Indonesia berada dalam situasi transisi. Meskipun kemerdekaan telah diproklamasikan, Belanda melalui Netherlands Indies Civil Administration (NICA), berusaha kembali menguasai Indonesia dengan dukungan Sekutu. Surabaya, sebagai kota penting di Jawa Timur, menjadi salah satu wilayah yang diperebutkan.

Aksi Heroik Bung Tomo

Bung Tomo (sumber wikipedia)

Ketegangan di Surabaya meningkat pada akhir Oktober 1945 ketika Brigadir Jenderal A.W.S. Mallaby, pemimpin pasukan Inggris yang datang untuk melucuti tentara Jepang, tiba di kota tersebut. Mallaby menjalin komunikasi dengan para pemimpin lokal, termasuk Gubernur Jawa Timur Soerjo dan pemimpin laskar rakyat. Namun, niat Inggris yang dianggap mendukung kembalinya Belanda menciptakan kecurigaan di kalangan rakyat Surabaya.

Pada 27 Oktober 1945, terjadi insiden yang memicu eskalasi konflik. Inggris mendesak rakyat Surabaya untuk menyerahkan senjata mereka. Ultimatum ini memicu perlawanan sengit.

Insiden terbesar terjadi pada 30 Oktober 1945, ketika Mallaby tewas dalam sebuah baku tembak di Jembatan Merah. Kematian Mallaby memicu kemarahan pasukan Inggris, yang kemudian mengirimkan ultimatum pada 9 November 1945.

Ultimatum ini mengharuskan rakyat Surabaya menyerah tanpa syarat dan menyerahkan senjata mereka. Jika tidak terpenuhi, Inggris mengancam akan melakukan serangan besar-besaran.

Baca Juga  Mahasiswa dan Dosen Asing Menyelami Budaya Indonesia di Surabaya

Ultimatum ini ditolak mentah-mentah oleh rakyat Surabaya. Dipimpin oleh tokoh-tokoh seperti Bung Tomo, yang melalui siaran radio membakar semangat juang rakyat, Surabaya bersiap menghadapi serangan besar.

Pada 10 November 1945, Inggris melancarkan serangan dengan kekuatan penuh, termasuk tank, artileri berat, dan pesawat tempur. Namun, rakyat Surabaya, dengan segala keterbatasan, melawan dengan semangat membara.

pertempuran Surabaya 10 November

Ilustrasi pertempuran 10 November 1945 di Surabaya

Peringatan 10 November sebagai Hari Pahlawan

Pertempuran berlangsung selama tiga minggu. Surabaya menjadi lautan api, dengan korban jiwa yang sangat besar di kedua belah pihak. Kurang lebih puluhan ribu rakyat, termasuk pejuang lokal, gugur dalam pertempuran ini.

Meski pada akhirnya Surabaya jatuh ke tangan Inggris, perlawanan heroik rakyat kota ini mengirimkan pesan kuat kepada dunia internasional bahwa Indonesia tidak akan menyerah pada penjajahan.

Pertempuran Surabaya tidak hanya memiliki dampak lokal, tetapi juga nasional dan internasional. Secara nasional, peristiwa ini mempersatukan rakyat Indonesia dalam semangat melawan penjajahan. Secara internasional, keberanian rakyat Surabaya menarik perhatian dunia dan memengaruhi opini internasional terhadap perjuangan kemerdekaan Indonesia.

Indonesia memperingati Hari Pahlawan yang setiap tanggal 10 November adalah pengakuan atas pengorbanan dan keberanian para pahlawan yang telah mempertaruhkan nyawa demi mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Semangat perjuangan mereka tetap relevan hingga kini, menginspirasi generasi muda untuk terus menjaga kedaulatan dan kemerdekaan bangsa.

Pertempuran Surabaya menjadi simbol perlawanan rakyat Indonesia yang pantang menyerah. Dalam kenangan bangsa, Surabaya tidak hanya menjadi “Kota Pahlawan,” tetapi juga saksi bisu atas kekuatan semangat, persatuan, dan tekad untuk merdeka yang menggetarkan dunia.

Sejarah ini menjadi pengingat bahwa kemerdekaan bukanlah hadiah, melainkan hasil perjuangan yang penuh pengorbanan.

Baca Juga  Siswa Sidoarjo Teladani Semangat Menabung Jaka Pandelegan di Gebyar Literasi
  • Penulis: Ruang Ilham

Rekomendasi Untuk Anda

  • presiden prabowo tandatangani pp tentang penghapusan piutang macet umkm

    Revolusi UMKM, Presiden Prabowo Tandatangani PP Penghapusan Piutang Macet

    • calendar_month Sabtu, 18 Jan 2025
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Dalam upaya meringankan beban jutaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Presiden Prabowo Subianto resmi menandatangani Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 47 Tahun 2024 tentang Penghapusan Piutang Macet UMKM. Langkah ini menjadi angin segar bagi para pengusaha kecil yang selama ini terbelit utang macet di lembaga keuangan. Kebijakan ini diharapkan dapat memberikan […]

  • Yona Bagus Widyatmoko bedah 4 pilar Perda Hunian Layak

    Yona Bagus Widyatmoko Bedah 4 Pilar Perda Hunian Layak di Refleksi Hari Kemanusiaan Sedunia

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Hujan deras dan atap bocor masih menjadi ketakutan harian bagi sebagian ibu di perkampungan padat Kota Surabaya. Di titik itulah Ketua Komisi A DPRD Kota Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko, menaruh tolok ukur keberhasilan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 4 Tahun 2026 tentang Hunian Layak. Dalam refleksi Hari Kemanusiaan Sedunia. Rabu, (19/8/2026), Yona menegaskan bahwa […]

  • Sejarah penamaan golongan darah manusia yang tidak berdasarkan urutan abjad huruf

    Ini Alasan Kenapa Penamaan Golongan Darah Tak Berurutan Huruf Abjad ABC

    • calendar_month Kamis, 26 Sep 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Kisah penamaan golongan darah bermula pada awal abad ke-20. Seorang ilmuwan medis asal Austria, Karl Landsteiner, melakukan eksperimen dengan mencampurkan darah dari berbagai individu. Ia menemukan bahwa ketika darah dari dua orang berbeda dicampur, terkadang sel darah merah menggumpal. Dari pengamatan ini, Landsteiner menyimpulkan bahwa ada perbedaan jenis darah di antara manusia. […]

  • Veddriq Leonardi dengan prestasi medali emas pada Olympic Paris 2024

    Beragam Prestasi Bintang Baru Panjat Tebing Indonesia, Veddriq Leonardo

    • calendar_month Selasa, 13 Agt 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Veddriq Leonardo telah berhasil mencuri perhatian dunia dengan prestasi yang gemilang di dunia panjat tebing. Ia dikenal sebagai atlet panjat cepat yang memiliki kecepatan dan ketepatan yang luar biasa. Prestasi terbesarnya sejauh ini adalah saat ia meraih medali emas di Olimpiade Paris 2024, menjadikannya atlet Indonesia pertama yang meraih emas di cabang […]

  • kelancaran operasional Idul Fitri

    TPS Pastikan Kelancaran Operasional Menjelang Idul Fitri 1447 H

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle Ruang Sely
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) memastikan kesiapan penuh untuk menjaga kelancaran operasional bongkar muat dalam menghadapi lonjakan aktivitas logistik selama periode Idul Fitri 1447 H. Berbagai langkah antisipatif telah disiapkan guna memastikan arus barang tetap lancar meskipun memasuki masa libur nasional. Manajemen TPS telah menyusun strategi komprehensif yang mencakup pengaturan jadwal sandar kapal, […]

  • MATSAMA MTSN 3 Surabaya

    Meriahnya MATSAMA MTSN 3 Surabaya: Kolaborasi Seni, Sejarah PMI, dan Edukasi Kebangsaan

    • calendar_month Sabtu, 19 Jul 2025
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Masa Ta’aruf Siswa Madrasah (MATSAMA) di Madrasah Tsanawiyah Negeri 3 Surabaya (MTSN 3 Surabaya) berhasil mencuri perhatian dengan rangkaian acara yang memadukan kreasi seni, edukasi kebangsaan, dan penguatan karakter islami. Kegiatan ini tidak sekadar pengenalan lingkungan sekolah, tetapi juga menjadi wadah bagi siswa baru untuk mengeksplorasi bakat dan wawasan melalui pentas hadrah banjari, […]

expand_less