Breaking News
light_mode
Sabtu, 12 September 2026
Beranda » Politik » Prabowo Usulkan Pilkada Lewat DPRD, Apa Kata Pakar Hukum Tata Negara?

Prabowo Usulkan Pilkada Lewat DPRD, Apa Kata Pakar Hukum Tata Negara?

  • account_circle Ruang redaksi
  • calendar_month Rabu, 18 Des 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Surabaya, Ruang.co.idPresiden Prabowo Subianto mengajukan wacana baru terkait mekanisme Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Ia menyebut, pemilihan kepala daerah sebaiknya tidak lagi dilakukan secara langsung oleh rakyat, melainkan melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Usulan ini menimbulkan perdebatan hangat, baik di kalangan politisi, akademisi, maupun masyarakat luas.

Dr. Hufron, SH., MH., pakar hukum tata negara dari Universitas 17 Agustus Surabaya, memberikan analisis terkait konstitusionalitas usulan ini. Ia menjelaskan bahwa Pasal 18 ayat 4 UUD 1945 menyatakan kepala daerah dipilih secara demokratis. Istilah “demokratis” tersebut, menurutnya, dapat dimaknai sebagai pemilihan langsung oleh rakyat maupun melalui perwakilan, seperti DPRD.

“Dalam teori, ini disebut sebagai open legal policy, artinya kebijakan terbuka. Baik pemilihan langsung maupun melalui DPRD, keduanya sama-sama demokratis asalkan prosesnya transparan, jujur, dan berintegritas,” ungkap Hufron.

Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa sejak 2004, Indonesia telah menerapkan Pilkada langsung selama empat periode. Namun, evaluasi diperlukan untuk menentukan apakah mekanisme ini masih relevan dengan prinsip demokrasi Pancasila dan apakah lebih efektif dibandingkan sistem lainnya.

Menurut Hufron, terdapat lima alasan utama mengapa usulan Pilkada melalui DPRD muncul kembali. Pertama, Pilkada langsung dianggap membutuhkan biaya politik yang sangat tinggi, baik dari sisi APBN/APBD maupun dari pasangan calon. Kedua, Pilkada langsung kerap dikaitkan dengan praktik money politics, yang menciptakan pemerintahan koruptif.

“Sebanyak 492 kepala daerah terkena OTT KPK. Ini menunjukkan bahwa biaya tinggi dalam Pilkada langsung berimplikasi pada korupsi,” katanya.

Ketiga, konflik horizontal di beberapa daerah sering terjadi akibat Pilkada langsung, seperti yang terjadi di Sampang. Keempat, tidak ada jaminan bahwa kepala daerah terpilih melalui Pilkada langsung memiliki kapasitas atau integritas yang baik. Terakhir, tingkat partisipasi publik dalam Pilkada cenderung menurun, seperti terlihat pada Pilkada 2020 yang hanya mencapai 70,72 persen.

Baca Juga  KPU Sidoarjo Lantik Anggota Baru PPK Candi: Netralitas PPK Jadi Sorotan

Dalam penelitian yang dilakukan LIPI, ada usulan untuk menerapkan desentralisasi asimetris. Artinya, mekanisme Pilkada dapat disesuaikan dengan kondisi daerah. Bagi daerah dengan kemampuan fiskal dan tingkat literasi tinggi, Pilkada langsung dapat tetap dilakukan. Namun, untuk daerah dengan fiskal rendah dan literasi terbatas, Pilkada melalui DPRD bisa menjadi opsi.

“Gubernur sebenarnya adalah perwakilan pemerintah pusat. Oleh karena itu, untuk daerah tertentu, kepala daerah bisa saja dipilih oleh DPRD atau bahkan diangkat oleh pemerintah pusat,” tambah Hufron.

Namun, mekanisme Pilkada melalui DPRD juga tidak luput dari kritik. Praktik politik uang berpotensi tetap ada, meski dalam skala berbeda. Dr. Hufron menyebut, jika Pilkada langsung rawan praktik politik uang secara “eceran,” Pilkada melalui DPRD justru membuka peluang “grosir”. Oleh karena itu, diperlukan komitmen dari partai politik untuk memastikan proses pemilihan berlangsung adil dan transparan.

“Intinya, baik Pilkada langsung maupun melalui DPRD, keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan. Yang terpenting adalah prosesnya demokratis dan menghasilkan pemimpin yang berintegritas,” tegas Hufron.

Usulan ini menimbulkan beragam pendapat di kalangan masyarakat. Sebagian mendukung karena dianggap lebih hemat biaya dan mengurangi konflik horizontal. Namun, tidak sedikit pula yang menolak karena dinilai bertentangan dengan prinsip kedaulatan rakyat.

Dengan wacana ini, Indonesia kembali dihadapkan pada pilihan besar: mempertahankan Pilkada langsung atau mengadopsi sistem baru yang dianggap lebih efisien. Keputusan akhir ada di tangan pemerintah dan DPR, dengan harapan menghasilkan sistem yang paling sesuai dengan kebutuhan bangsa.

  • Penulis: Ruang redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tanda-tanda seseorang menjadi dewasa

    Tanda-tanda yang Menunjukkan Seseorang Berkembang Menjadi Dewasa

    • calendar_month Minggu, 13 Okt 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Pendewasaan adalah sebuah proses yang dinamis dan terus berlangsung sepanjang hayat. Ini bukan sekadar pencapaian tujuan tertentu, melainkan sebuah perjalanan yang penuh dengan pembelajaran dan penemuan diri. Setiap pengalaman hidup, baik itu suka maupun duka, menjadi guru yang tak tergantikan dalam membentuk kita menjadi pribadi yang lebih dewasa. Kedewasaan bukanlah sekadar pencapaian […]

  • wisata Jogja Lebaran

    Liburan Seru di Jogja Saat Lebaran? Ini 10 Destinasi Wajib Dikunjungi Keluarga!

    • calendar_month Selasa, 1 Apr 2025
    • account_circle Ruang Sely
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Libur Lebaran selalu menjadi momen yang dinanti untuk berkumpul bersama keluarga. Salah satu destinasi favorit di Indonesia yang menawarkan pengalaman liburan lengkap adalah Yogyakarta. Kota Gudeg ini tidak hanya kaya akan budaya, tetapi juga memiliki pesona alam yang memukau. Jika Anda merencanakan liburan ke Jogja tahun ini, berikut rekomendasi tempat seru yang bisa […]

  • Cara Kuliah di Luar Negeri dengan Beasiswa

    Panduan Lengkap Cara Kuliah di Luar Negeri dengan Beasiswa Hingga Lolos

    • calendar_month Selasa, 4 Mar 2025
    • account_circle Ruang Sely
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Melanjutkan pendidikan kuliah di luar negeri adalah impian banyak orang. Bukan hanya karena kualitas pendidikan yang lebih baik, tetapi juga kesempatan untuk mengeksplorasi budaya baru, memperluas koneksi, dan meningkatkan prospek karier di masa depan. Namun, biaya kuliah yang tinggi sering menjadi kendala utama. Jangan khawatir! Jika tahu strateginya, ada banyak cara agar bisa […]

  • Tren Baju Lebaran 2025

    Warna Baju Lebaran 2025 yang Akan Mendominasi, Sudah Punya?

    • calendar_month Jumat, 28 Feb 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Setiap tahun, tren fashion selalu mengalami perubahan, termasuk untuk momen spesial seperti Lebaran. Tahun 2025 diprediksi akan menghadirkan warna-warna segar yang elegan dan menawan. Bagi kamu yang ingin tampil stylish saat Hari Raya, simak tren warna baju Lebaran 2025 yang siap mendominasi! Warna Pastel Tetap Jadi Favorit Tren warna pastel masih menjadi primadona […]

  • Investasi Aman yang Cocok untuk Perempuan

    Investasi Aman yang Cocok untuk Perempuan, Rahasia Cerdas Kelola Keuangan

    • calendar_month Kamis, 27 Feb 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Mengelola keuangan dengan bijak bukan hanya tugas para pakar ekonomi atau investor berpengalaman. Bagi perempuan modern yang ingin masa depan finansial lebih stabil, investasi adalah langkah cerdas yang wajib dipertimbangkan. Faktanya, semakin banyak perempuan yang sadar akan pentingnya menanamkan dana di instrumen investasi yang aman dan menguntungkan. Tapi, bagaimana cara memilih investasi yang […]

  • Rumah adat Slawesi Tengah

    Mengenal Budaya Kesenian Tradisional Daerah Sulawesi Tengah

    • calendar_month Kamis, 12 Sep 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Sulawesi Tengah, sebuah provinsi yang terletak di jantung Pulau Sulawesi, menyimpan segudang kekayaan budaya tradisional yang memukau. Kearifan lokal yang telah diwariskan turun-temurun termanifestasi dalam berbagai bentuk seni, seperti tarian, musik, sastra lisan, pakaian adat, dan upacara adat yang unik. Tarian Tradisional Tarian tradisional Sulawesi Tengah, seperti Dero dan Pontanu, memikat dengan […]

expand_less