Breaking News
light_mode
Rabu, 28 Oktober 2026
Beranda » Hukrim » Skandal Ponpes: Pengasuh di Sidoarjo Divonis 3 Tahun Penjara atas Kasus Pencabulan

Skandal Ponpes: Pengasuh di Sidoarjo Divonis 3 Tahun Penjara atas Kasus Pencabulan

  • account_circle Ruang redaksi
  • calendar_month Rabu, 8 Jan 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sidoarjo, Ruang.co.id – Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Sidoarjo menjatuhkan vonis 3 tahun penjara kepada Hidayatullah, pengasuh sekaligus pemilik Pondok Pesantren (Ponpes) Al Mahdiy di Desa Pagerwojo, Kecamatan Buduran. Hidayat dinyatakan bersalah atas perbuatan pencabulan terhadap seorang santriwati yang masih di bawah umur.

Ketua Majelis Hakim, Bambang Trenggono, menyatakan bahwa terdakwa tidak hanya dijatuhi hukuman penjara selama 3 tahun, tetapi juga diwajibkan membayar denda sebesar Rp50 juta, subsider 6 bulan kurungan. “Mengadili terdakwa dengan pidana penjara selama 3 tahun serta denda sebesar 50 juta subsider 6 bulan penjara,” tegas Hakim Bambang saat membacakan putusan pada Rabu (8/1/2025).

Hukuman yang dijatuhkan dianggap pantas, mengingat korban masih berusia di bawah 18 tahun dan berada dalam posisi rentan. Kasus ini mencuat setelah terungkap modus yang dilakukan oleh terdakwa pada Desember 2023.

Dari persidangan terungkap bahwa terdakwa Hidayat memanfaatkan posisinya sebagai pengasuh Ponpes untuk memanipulasi korban. Pada malam kejadian, 22 Desember 2023, korban dipanggil untuk memijat terdakwa. Tidak kuasa menolak perintah sang pengasuh, korban yang masih anak-anak tersebut terpaksa mengikuti permintaan itu dengan iming-iming bayaran Rp50 ribu.

Peristiwa ini terjadi di lantai dua Ponpes, saat santri lainnya sedang belajar di lantai bawah. Usai dipijat, terdakwa melakukan tindakan tidak senonoh, menciumi leher dan pipi korban. Aksi ini sempat dipergoki oleh seorang santri lain, namun terdakwa membantah dan mencoba menutupi perbuatannya.

“Yang kamu lihat itu tidak seperti yang kamu pikirkan,” ujar terdakwa saat memberikan penjelasan kepada santri yang memergoki aksinya.

Korban juga diancam agar tidak membocorkan kejadian tersebut, dengan intimidasi bahwa ia akan diadukan kepada orang tuanya atas alasan berperilaku nakal di pondok.

Baca Juga  Eva Yusnita, Korban PHK Sepihak: Mengaku Disekap, Dikriminalisasi dan Diperas Usai Dipecat

Tekanan dari terdakwa membuat korban akhirnya memutuskan untuk melarikan diri dari pondok pada 19 Januari 2024. Ia kemudian menceritakan kejadian tersebut kepada orang tuanya. Laporan ini akhirnya diteruskan ke pihak berwenang, yang kemudian membawa kasus ini ke meja hijau.

Majelis Hakim menyatakan bahwa tindakan terdakwa telah terbukti melanggar hukum dan merendahkan harkat serta martabat korban. “Terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana terhadap tubuh korban, dengan maksud merendahkan harkat dan martabat seseorang ,” tandas Majelis Hakim.

Selain hukuman pidana, tindakan terdakwa juga berdampak pada institusi Ponpes Al Mahdiy yang ia kelola. Kementerian Agama (Kemenag) sedang mempertimbangkan pencabutan izin operasional Ponpes tersebut. Langkah ini diambil karena perbuatan terdakwa dianggap mencoreng marwah lembaga pendidikan agama, serta memberikan dampak buruk bagi korban dan masyarakat luas.

Kasus ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan ketat terhadap pengelolaan lembaga pendidikan, khususnya pondok pesantren, agar kejadian serupa tidak terulang. Publik kini menunggu langkah tegas dari Kemenag untuk memastikan penegakan hukum dan perlindungan terhadap santri.

DW berharap proses hukum berjalan transparan dan memberikan keadilan. “Ini adalah ujian bagi kita semua untuk membuktikan bahwa hukum benar-benar ditegakkan di negeri ini,” pungkasnya. (DIN)

  • Penulis: Ruang redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Elsie Eiler, Penduduk Monowi

    Kota Monowi Hanya Dihuni Satu Orang Penduduk Saja, Desa Hantu atau Surga Pribadi?

    • calendar_month Kamis, 26 Des 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Bosan dengan hiruk pikuk kota besar? Atau mungkin kamu lagi nyari tempat yang super tenang buat nge-recharge? Kalau gitu, Monowi bisa jadi destinasi yang unik buat kamu! Di tengah-tengah negara adidaya Amerika Serikat, ada sebuah kota kecil bernama Monowi yang punya cerita yang nggak biasa. Kenapa? Karena kota Monowi ini hanya dihuni […]

  • Ekonomi Tanggulangin

    Semarak Tanggulangin Fair 2026: Wabup Mimik Idayana Riding Bareng Komunitas Otomotif Bangkitkan UMKM

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Wakil Bupati Mimik Idayana memimpin konvoi otomotif legendaris, menyapu jalanan Sidoarjo menuju Pasar Wisata Tanggulangin guna menutup resmi Tanggulangin Fair 2026, menyentuh hati para perajin UMKM (Usaha Menengah Kecil dan Mikro), Minggu (8/2/2026). Aksi ini menjadi simbol perlawanan terhadap kelesuan ekonomi pasca-pandemi dan tantangan pasar global. Dengan menggandeng komunitas Volkswagen (VW) dan […]

  • Polda Jatim Rekayasa lalu lintas Tahun Baru

    Malam Tahun Baru 2025: Rekayasa Lalu Lintas di Surabaya dan Sidoarjo untuk Hindari Macet Total

    • calendar_month Selasa, 31 Des 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Sambut malam Tahun Baru 2025, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polda Jawa Timur bersiap mengurai potensi kemacetan di Surabaya dan Sidoarjo. Rencana rekayasa pengalihan arus lalu lintas telah disiapkan untuk titik-titik rawan kepadatan yang diperkirakan akan membludak akibat lonjakan kendaraan bermotor. Rekayasa ini akan dimulai pukul 16.00 WIB jika kepadatan terjadi, terutama di […]

  • Tata Cara Salat Tarawih 11 Rakaat

    Tata Cara Salat Tarawih 11 Rakaat: Panduan Lengkap dan Praktis untuk Ramadan

    • calendar_month Senin, 3 Mar 2025
    • account_circle Ruang Mujiono
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Salat tarawih adalah ibadah sunnah yang sangat dianjurkan selama bulan Ramadan. Umat Islam berlomba-lomba melaksanakannya karena keutamaannya yang besar. Meskipun ada perbedaan pendapat mengenai jumlah rakaat, salat tarawih 11 rakaat (8 rakaat tarawih + 3 witir) menjadi pilihan yang populer. Menurut NU Online, seperti dilansir ruang.co.id, salat tarawih hukumnya sunnah muakkad, artinya sangat […]

  • Jadwal Imsak dan Buka Puasa Ramadhan 2025 Surabaya

    Jadwal Imsak dan Buka Puasa Ramadhan 1446 H / 2025 di Surabaya, Panduan Lengkap untuk Warga Surabaya

    • calendar_month Minggu, 2 Mar 2025
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Bagi umat Islam di Surabaya, mengetahui jadwal imsak dan buka puasa Ramadhan 1446 H / 2025 adalah langkah penting untuk mempersiapkan diri menjalankan ibadah puasa dengan baik. Jadwal ini tidak hanya membantu dalam menentukan waktu sahur dan berbuka, tetapi juga memastikan ibadah berjalan sesuai dengan ketentuan syariat. Apa Itu Imsak dan Mengapa Penting? […]

  • PKS Sidoarjo kurban

    IdulAdha PKS Sidoarjo: Berkurban Dua Sapi dan Lima Domba, Murni Berbagi dan Berdaya untuk Warga

    • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Di tengah suasana hangat Idul Adha 2026, DPC PKS Kota Sidoarjo kembali menggelar kegiatan kurban, yang sarat makna kebersamaan, Sabtu (30/5/2026). Tahun ini, mereka menyembelih dua ekor sapi jenis Limosin dari patungan pengurus partai, dan lima ekor domba kurban atas nama 5 orang pengurus partai. Ini jumlahnya meningkat dari tahun sebelumnya, dua […]

expand_less