Breaking News
light_mode
Rabu, 28 Oktober 2026
Beranda » Hukrim » Sutadji Pelaku Pencabulan Anak Dibawah Umur Divonis Hakim Damanik 4 Tahun Penjara

Sutadji Pelaku Pencabulan Anak Dibawah Umur Divonis Hakim Damanik 4 Tahun Penjara

  • account_circle Ruang redaksi
  • calendar_month Rabu, 4 Sep 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Surabaya, Ruang.co.id – Sutadji (60) warga Surabaya pelaku pencabulan terhadap korbannya anak dibawah umur akhirnya divonis majelis hakim untuk mendekam di jeruji besi dalam kurun waktu yang cukup lama.

Dalam sidang putusan atau vonis yang digelar pada hari ini rabo (4/9) di ruang sidang garuda 2 Pengadilan Negeri Surabaya. Yang terbuka untuk umum, majelis hakim yang diketuai oleh Irentua Damanik dalam amar putusannya menjatuhkan pidana penjara terhadap terdakwa Sutadji selama 4 tahun penjara dan denda 100 juta atau kurungan satu tahun,karena terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana pencabulan.

Sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam dakwaan Penuntut Umum melanggar Pasal 76 E Undang – Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang – Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak jo. Pasal 82 Ayat (1) Undang – Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Peraturan Pemerintah Pengganti Undang – Undang Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas Undang – Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Menjatuhkan pidana terhadap Terdakwa dengan pidana penjara selama 4 ( empat ) tahun dikurangkan masa tahanan yang telah dijalani Terdakwa, dan pidana denda sebesar Rp 100.000.000 (seratus juta rupiah) Subsidair 1 (satu) tahun dan memerintahkan Terdakwa tetap berada dalam tahanan,menetapkan supaya Terdakwa membayar biaya perkara sebesar Rp.2.000,- (dua ribu rupiah).

Putusan hakim Damanik ini lebih ringan 2 tahun dari tuntutan jaksa penuntut umum yang sebelumnya Jaksa Astrid dari kejari tanjung perak menuntut terdawa sutadji selama 6 tahun penjara .

Untuk diketahui kasus ini bergulir dipersidangan berawal dari (A) orang tua korban (Melati) melaporkan Sutadji ke polres KP 3 tentang pencabulan ,

kronologis kejadiannya orang tua korban (A) mengatakan kepada media ini, bahwa anaknya Melati (16) sudah satu minggu tidak pulang kerumah dia (Melati) katanya tidur dirumah temannya.

Baca Juga  Petugas Rutan Situbondo Gagalkan Upaya Selundupan Pil Trex dalam Oseng-Oseng Tempe

Lanjut (A) setelah beberapa hari Melati hendak pulang kerumah orang tuanya, disamping kemalaman Melati takut dimarahi ayahnya, kemudian Melati mampir kerumah Sutadji yang rumahnya hanya berjarak satu rumah dan memohon agar Melati bisa tidur dirumah sutadji dan sutadji pun mengijinkan maka Melati yang sudah merasa lelah tidurlah melati dikursi sofa.

Singkatnya Melati tidur di kursi sofa milik sutadji dan diperkirakan 15 menit Melati terbangun dan kaget karena mulutnya terasa basah, diduga sutadji melakukan masturbasi dan air mukjizatdi oleskan ke mulut melati dan posisi Sutadji pakai sarung diduga pula tidak memakai celana sambil mengambil gambar video dengan HP nya.

Berbeda dengan Putusan Kasus Pencabulan dihari Yang Sama. Putusan Hakim Damanik dinilai Sangat Jomplang Dengan Putusan Hakim Putu dan Dirasa Tidak Memenuhi Rasa Keadilan.

Sementara terdakwa Ismail yang juga tersandung perkara pencabulan anak dibawah umur juga agenda putusannya hari ini rabo ,(4/9) yang sebelumnya oleh jaksa Farida dari kejati, terdakwa dituntut 12 tahun penjara.

Dalam tututan JPU menyatakan terdakwa Ismail bin Mohamad Sampe Sulem terbukti bersalah melakukan tindak pidana pencabulan

sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 81 ayat (3) Jo Pasal 76D UU RI No, 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang RI Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak Menjadi Undang-Undang Jo Pasal 64 KUHP dalam surat dakwaan.

Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Ismail dengan pidana penjara selama 12 (dua belas) tahun dengan dikurangi selama terdakwa dalam tahanan sementara dan dengan perintah terdakwa tetap ditahan dan denda sebesar Rp. 1.000.000.000,- (satu miliar rupiah) Subsidair selama 6 (enam) bulan kurungan.

Baca Juga  Steven Antoni Terdakwa Anak Buah Gembong Narkoba Fredy Pratamadi Di Vonis 1 Tahun 6 bulan

Kiranya majelis hakim Putu dalam sidang putusan hari ini rabo (4/9) memvonis terdakwa dengan vonis 10 tahun penjara denda 1 milliar atau kurungan 6 bulan .( red )

  • Penulis: Ruang redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Paslon Mulyadi-Sengap Janji Satu Dokter Satu Desa di Tabanan

    Paslon Mulyadi-Sengap Janji Satu Dokter Satu Desa di Tabanan

    • calendar_month Rabu, 9 Okt 2024
    • account_circle Ruang Hadilies
    • 0Komentar

    Tabanan, Ruang.co.id- Pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Tabanan nomor urut 1, I Nyoman Mulyadi – I Nyoman Ardika (Sengap), memastikan program unggulan mereka di bidang kesehatan, yaitu satu dokter untuk satu desa, akan terwujud. Hal ini ditegaskan oleh I Nyoman Ardika saat mendampingi I Nyoman Mulyadi di Banjar Panti, Desa Kediri, Kecamatan Kediri, […]

  • Pemain Timnas Indonesia Siap Melawan St Kitts and Nevis di FIFA Series 2026

    Prediksi Timnas Indonesia vs St Kitts and Nevis: Debut Herdman di GBK

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle Ruang Wawan
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Laga menarik tersaji saat Timnas Indonesia menghadapi St. Kitts and Nevis pada ajang FIFA Series 2026. Pertandingan ini berlangsung di Stadion Gelora Bung Karno, Jumat (27/3/2026) pukul 20.00 WIB. Laga ini menandai awal era John Herdman bersama skuad Garuda. Publik langsung menaruh perhatian pada gaya main yang bakal ditampilkan. Atmosfer GBK diprediksi ramai. […]

  • Nonton Bareng Masjid Al-Haq Surabaya

    Nobar Timnas Indonesia, Suporter di Masjid Al-Haq Tak Gentar Meski Kalah

    • calendar_month Jumat, 15 Nov 2024
    • account_circle Ruang Wawan
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Suasana penuh semangat menyelimuti suporter timnas indonesia dan warga Rungkut Mapan Barat dan Rungkut Permai, Surabaya, saat mereka berkumpul untuk menyaksikan laga kualifikasi Piala Dunia 2026 antara Timnas Indonesia melawan Jepang, Jumat (14/11/2024). Meski Indonesia harus menelan kekalahan dengan skor telak 0-4, semangat para suporter yang hadir di acara nonton bareng (nobar) […]

  • Keajaiban Lumut

    Keajaiban Lumut, Si Pintar yang Bisa “Tidur” Saat Kekurangan Air dan Segera Hijau Kembali

    • calendar_month Senin, 23 Des 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Lumut adalah salah satu tanaman yang sering dianggap sepele namun memiliki keajaiban yang unik. Ukurannya kecil, tumbuh di tempat lembap, dan sering kita temui di sudut-sudut tak terduga seperti tembok atau batu. Tapi tahukah kamu bahwa lumut memiliki kemampuan luar biasa untuk bertahan hidup? Saat kekurangan air, lumut bisa memasuki fase “tidur” […]

  • Dana Wisata Desa Sinoangin

    Dana Wisata Desa Simoangin-angin Tahun 2025 Dipertanyakan dan Diduga Maladministrasi Disalahgunakan

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Realisasi anggaran pariwisata Desa Simoangin-angin, Sidoarjo, menjadi perhatian setelah verifikasi lapangan. Terdapat temuan janggal dan perbedaan antara dokumen perencanaan dan kondisi fisik, termasuk lokasi kegiatan, jenis pembangunan, serta status aset yang disebut sebagai bagian program wisata desa tahun anggaran 2025. Pemerintah Desa Simoangin-angin melalui kepala desa dan perangkat desa, memberikan penjelasan terkait […]

  • Kuliner di Malang, bakso

    Tempat Kuliner Hits dan Enak Wajib Dicicipi di Malang

    • calendar_month Minggu, 29 Sep 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Malang, Ruang.co.id – Bagi para pecinta kuliner, Malang adalah surga yang tak boleh terlewatkan. Kota ini menawarkan beragam pilihan tempat makan, mulai dari warung sederhana hingga restoran mewah. Dari pusat kota hingga kawasan wisata, Anda akan dengan mudah menemukan hidangan lezat yang sesuai dengan selera. Selain itu, Malang juga memiliki banyak pasar tradisional yang menjual […]

expand_less