Breaking News
light_mode
Rabu, 26 Agustus 2026
Beranda » Daerah » Wajah Baru Klenteng Tjoe Tik Kiong, Ritual Ayak Abu Hingga Mandikan Patung Sambut Imlek 2577

Wajah Baru Klenteng Tjoe Tik Kiong, Ritual Ayak Abu Hingga Mandikan Patung Sambut Imlek 2577

  • account_circle Ruang redaksi
  • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pasuruan, Ruang.co.id – Menjelang pergantian tahun yang dinanti, Klenteng Tjoe Tik Kiong di Kota Pasuruan mulai menunjukkan wajah barunya. Bukan sekadar sapu dan kemoceng, ritual menyambut Tahun Baru Imlek ke-2577 Kongzii di penanggalan Masehi 2026 ini dilakukan dengan penuh khidmat. Tahun yang memasuki shio kuda api ini menjadi momen spesial bagi umat Khong Hucu setempat untuk membersihkan tidak hanya bangunan, tetapi juga jiwa.

Sejak Jumat pagi, 13 Februari 2026, hiruk-pikuk terlihat di setiap sudut Klenteng Tjoe Tik Kiong. Pengurus dan umat bergotong-royong menggelar kegiatan bersih klenteng yang sudah menjadi tradisi turun-temurun. Tidak seperti bersih-bersih biasa, ritual ini memiliki makna mendalam. Mereka mengayak abu altar yang diyakini sebagai tempat bersemayamnya arwah dewa-dewi, memastikan tidak ada debu yang tersisa. Abu yang telah diayak kemudian dikembalikan dengan rapi, pertanda kesiapan menyambut kedatangan kembali para dewa dari kayangan.

Salah satu prosesi yang paling menyita perhatian adalah memandikan patung dewa-dewi. Patung-patung yang selama setahun setia menemani umat beribadah itu dibersihkan satu per satu menggunakan air mawar. Wewangian alami dari bunga mawar dipilih bukan tanpa alasan—keharumannya melambangkan kesucian hati dan harapan baru yang segar. Mellyana Sukistiawati, Ketua Harian Klenteng Tjoe Tik Kiong Kota Pasuruan, menjelaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan ini memiliki filosofi yang tidak bisa dilepaskan dari keyakinan mereka. “Ini kegiatan rutin setiap jelang hari raya Imlek, kita bersihkan seluruh isi Klenteng hingga menghias taman dalam menyambut tahun baru,” ungkapnya.

Baca Juga  Makna Imlek yang Sebenarnya dan Arti Ucapan Tahun Baru Populer

Lebih dari sekadar membersihkan benda, ritual ini menjadi simbol penyambutan. Umat percaya bahwa saat dewa-dewi pergi ke kayangan untuk melaporkan kondisi umat manusia, mereka meninggalkan klenteng dalam keadaan “ditinggal”. Ketika arwah dewa-dewi kembali, klenteng harus dalam kondisi terbaiknya: bersih, harum, dan indah. Oleh karena itu, setiap sudut tak luput dari perhatian. Taman klenteng pun dihias ulang, memberi nuansa segar yang langsung terasa begitu melangkahkan kaki ke area klenteng.

Tahun 2026 dalam penanggalan Tionghoa dikenal sebagai tahun kuda api. Elemen api yang menyala-nyala dan karakter kuda yang lincah dipercaya membawa energi besar. Namun, energi itu tidak serta-merta memberi keberuntungan instan. Mellyana mengingatkan bahwa makna kuda dalam shio kali ini justru mengajarkan ketangguhan. “Tahun ini kita harus kuat seperti pada lambang kuda, dimana kita kuat kesuksesan menghampiri kita,” pesannya. Filosofi ini menjadi pengingat bahwa hanya mereka yang berani berlari kencang dan tak mudah menyerah yang akan memenangkan perlombaan.

Baca Juga  Pesona Keberuntungan Draco Malfoy Menghiasi Pintu Rumah Imlek

Kegiatan bersih klenteng di Kota Pasuruan ini bukan hanya agenda seremonial belaka. Lebih dalam dari itu, tradisi ini mengajarkan nilai gotong royong lintas generasi. Kaum muda tampak antusias membantu para sesepuh mengangkat patung dan menata altar. Kehangatan terasa dari cara mereka saling bahu-membahu, menunjukkan bahwa ritual sakral tidak selalu harus kaku—bisa juga diisi dengan tawa dan canda ringan di sela-sela kerja bakti.

Menjelang sore, Klenteng Tjoe Tik Kiong berubah tampilan. Lampion-lampion mulai dipasang, altar berkilau tanpa noda, dan aroma mawar masih samar menguar. Umat yang datang untuk sekadar melihat perkembangan persiapan tampak puas. Ada rasa tenang yang terpancar dari wajah mereka. Seakan semua debu yang dibersihkan hari ini juga ikut menghapus penat dan luka setahun ke belakang.

Ritual ayak abu, mandikan patung, hingga menghias klenteng memang terlihat sederhana di mata awam. Namun, bagi umat Khong Hucu Kota Pasuruan, semua itu adalah wujud syukur dan harapan. Tahun kuda api telah di depan mata. Kini, tinggal bagaimana mereka—dan kita semua—menguatkan diri seperti kuda yang siap berpacu. (*)

  • Penulis: Ruang redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • pola asuh anak agar tidak merasa disisihkan

    Pola Asuh yang Tepat agar Anak Tidak Merasa Disisihkan, Terhindar dari Pilih Kasih

    • calendar_month Selasa, 1 Apr 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Di dalam keluarga, kasih sayang seharusnya dibagikan secara adil kepada setiap anak. Namun, tanpa disadari, ada momen-momen di mana orang tua terlihat lebih condong ke salah satu anak sehingga merasa ada yang disisihkan. Misalnya, si sulung selalu mendapat pujian atas tanggung jawabnya, sementara si bungsu terus dimanja dan dianggap “anak kecil” meskipun ia […]

  • Jadwal Bioskop film Interstellar di Surabaya

    Cek Jadwal “Interstellar” Tayang di Bioskop Surabaya, Petualangan Angkasa yang Spektakuler!

    • calendar_month Sabtu, 8 Mar 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Di tengah bencana alam yang melanda bumi, umat manusia berada di ambang kepunahan. “Interstellar”, sebuah mahakarya fiksi ilmiah dari Christopher Nolan, menawarkan secercah harapan. Film ini mengisahkan tentang Cooper, seorang mantan pilot NASA yang beralih profesi menjadi petani, dalam upayanya menemukan solusi untuk menyelamatkan bumi yang sekarat. Bersama putrinya, Murph, Cooper menemukan petunjuk […]

  • Puncak Mudik Jalur Laut 2025

    Puncak Arus Mudik Jalur Laut 2025 Diprediksi 26 Maret, Pelni Siapkan 781.723 Tiket dan Kuota Gratis

    • calendar_month Jumat, 14 Mar 2025
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) memprediksi bahwa puncak arus mudik jalur laut 2025 akan terjadi pada 26 Maret. Hal ini disampaikan oleh Direktur Utama Pelni, Tri Handayani, dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (13/3/2025). Menurutnya, proyeksi jumlah penumpang pada hari puncak tersebut mencapai 26.820 orang. Persiapan Pelni Menyambut Arus Mudik 2025 Untuk memenuhi […]

  • Jadwal Imsak Surabaya 9 Maret 2025

    Jadwal Imsakiyah Surabaya 9 Maret 2025: Waktu Imsak, Subuh, dan Tips Lancar Puasa Ramadan

    • calendar_month Sabtu, 8 Mar 2025
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Umat Islam di Surabaya telah memasuki hari kesembilan puasa Ramadan 1446 H atau 9 Maret 2025. Mengetahui jadwal imsakiyah Surabaya yang dirilis oleh Kementerian Agama sangat penting untuk memastikan ibadah puasa dan salat berjalan lancar. Jadwal ini tidak hanya membantu menentukan waktu sahur dan berbuka, tetapi juga memastikan ibadah sesuai dengan ketentuan syariat. […]

  • Manfaat Jalan Cepat sebagai Olahraga Ringan untuk Menurunkan Berat Badan

    Manfaat Jalan Cepat sebagai Olahraga Ringan untuk Menurunkan Berat Badan

    • calendar_month Rabu, 12 Feb 2025
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Siapa yang ingin menurunkan berat badan tapi malas olahraga berat? Atau mungkin pernah mencoba lari pagi, tapi baru satu menit sudah ngos-ngosan? Kalau iya, tenang, kamu nggak sendiri! Olahraga itu penting, tapi nggak harus selalu ekstrim. Kadang, solusi terbaik ada di hal-hal sederhana, seperti jalan cepat. Yap, jalan kaki yang dipercepat sedikit saja […]

  • arti lagu Honk no na

    Lirik Lagu Honk no na Plus Terjemahan, Makna, dan Kisah di Baliknya

    • calendar_month Sabtu, 8 Agt 2026
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Pernah dengar satu lagu yang bikin kamu langsung pengin goyang bahkan sebelum refreinnya muncul? Lagu “Honk!” dari duo no na ini kurang lebih punya efek kayak gitu. Baru beberapa detik intro-nya jalan, bunyi klakson khas “Om Telolet Om” nyamber, langsung deh kepala otomatis manggut-manggut. Lagu yang dirilis 31 Juli 2026 ini memang didesain […]

expand_less