Breaking News
light_mode
Sabtu, 12 September 2026
Beranda » Hukrim » Dua Saksi Ungkap Kelemahan Bukti PT Galaxy di Sidang Tanah Surabaya

Dua Saksi Ungkap Kelemahan Bukti PT Galaxy di Sidang Tanah Surabaya

  • account_circle Ruang redaksi
  • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruang.co.id – Persidangan sengketa tanah di Kelurahan Babat Jerawat, Surabaya, kembali menghadirkan fakta hukum signifikan dalam proses pembuktian. Pada persidangan di Pengadilan Negeri Surabaya, pihak tergugat menghadirkan dua saksi kunci yang memberikan keterangan membantah klaim kepemilikan lahan oleh PT Galaxy Alam Semesta. Kamis, (2/10/2025). Kehadiran Iwan Effendy dan Chamim ini dinilai krusial untuk mengungkap fakta sebenarnya dalam sengketa properti yang berlarut-larut ini.

Chamim, dalam kesaksiannya di hadapan majelis hakim, mengungkapkan fakta sejarah penguasaan lahan yang telah berlangsung hampir dua dekade. Ia menyatakan telah menggarap lahan sengketa tersebut sejak tahun 2007 tanpa pernah mendapatkan keberatan dari pihak manapun. “Tidak pernah ada yang komplain sejak saya menggarap. Bahkan saya tahu proses jual beli itu sah,” ujar Chamim menguatkan posisi tergugat. Pernyataan ini menjadi bukti penguasaan fisik yang konsisten atas objek sengketa tanah.

Saksi kedua, Iwan Effendy, yang memahami seluk-beluk transaksi properti, memberikan analisis tentang kelemahan klaim penggugat. Iwan menegaskan bahwa PT Galaxy Alam Semesta hanya mengandalkan kuitansi pembelian dari tahun 1990 tanpa dilengkapi dokumen kepemilikan yang sah. “Kalau penggugat mengklaim, seharusnya mampu menunjukkan surat-surat resmi. Selama ini hanya bilang ‘ada’, tapi tidak pernah bisa menunjukkan dokumennya,” tegas Iwan.

Baca Juga  Air Mata di Tanah dan Bangunan Cagar Budaya, Ketika Hukum Garang Mengeksekusi Sejarah IMKA

Iwan menjelaskan lebih lanjut tentang ketidakcukupan bukti yang diajukan. “Yang ditunjukkan hanya kuitansi, padahal kuitansi tidak bisa dijadikan dasar kepemilikan tanah,” jelasnya. Pernyataan ini menyoroti aspek legalitas tanah yang menjadi titik lemah posisi penggugat dalam proses persidangan ini.

Kasus perdata tanah ini bermula ketika Panji Sanjaya hendak mengurus sertifikat atas tanah yang dibelinya dari Darmawan pada tahun 2017. Upaya perolehan sertifikat tanah ini terhambat dengan munculnya klaim dari PT Galaxy Alam Semesta yang mengaku telah membeli lahan itu sejak 1990 dari pemilik pertama bernama Munikah. Menanggapi klaim tersebut, Panji melalui pihak kelurahan dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) mencoba memfasilitasi mediasi sengketa tanah.

Sayangnya, upaya penyelesaian konflik properti ini tidak membuahkan hasil karena pihak perusahaan tidak pernah hadir dalam pertemuan mediasi tersebut. Situasi justru berbalik ketika setelah peta bidang diterbitkan, PT Galaxy Alam Semesta langsung melayangkan gugatan perdata ke pengadilan. Pola tindakan ini menimbulkan pertanyaan tentang konsistensi klaim yang diajukan.

Kuasa hukum tergugat, Eggi Sudjana, menyoroti banyaknya kejanggalan dalam klaim kepemilikan penggugat. Ia mengungkapkan bahwa selain tidak adanya dokumen legal seperti akta jual beli atau sertifikat tanah, terdapat indikasi ketidakberesan dalam surat pernyataan yang diajukan. “Penggugat tidak bisa menunjukkan akta jual beli atau sertifikat. Hanya petensi (kuitansi). Bahkan saksi yang namanya tercantum mengaku tidak pernah menandatangani,” tegas Eggi.

Fakta mengejutkan terungkap dari keterangan saksi Iwan Effendy bahwa Ricky Sumeler tidak pernah bekerja di PT Galaxy Alam Semesta. Temuan ini semakin memperkuat dugaan ketidakberesan dalam alat bukti sengketa yang diajukan penggugat. Proses pembuktian di pengadilan pun semakin mengungkap kelemahan posisi hukum penggugat.

Eggi Sudjana juga mengemukakan fakta administratif penting yang mendukung posisi tergugat. Terungkap bahwa pihak penggugat tidak pernah membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), sementara tergugat secara rutin melunasi kewajiban pajaknya hingga saat ini. Selain itu, penggugat tidak pernah melakukan pengukuran secara resmi terhadap objek di BPN, yang merupakan kewajiban hukum dalam klaim kepemilikan tanah.

Baca Juga  PTUN Surabaya Babat Sertifikat SHM 27 Tahun: Kalahkan Bukti Negara, Menang Dengan Absen di Persidangan?

Dalam analisis hukumnya, Eggi menekankan perbedaan mendasar antara perkara perdata dan pidana. “Dalam perkara perdata, yang dinilai adalah bukti formil, berbeda dengan pidana yang menitikberatkan pada aspek materil,” jelasnya. Penegasan ini menjadi landasan penting dalam pertimbangan hukum yang harus diperhatikan majelis hakim.

Berdasarkan seluruh fakta dan bukti yang terungkap, kuasa hukum tergugat menyimpulkan bahwa transaksi jual beli yang diklaim penggugat tidak pernah terjadi secara sah. “Kesimpulan kami jelas, transaksi jual beli yang diklaim penggugat tidak pernah terjadi secara sah. Hakim tidak boleh memutus di luar fakta dan bukti, karena itu merupakan pelanggaran hukum,” pungkas Eggi. Pernyataan ini menjadi penekanan akhir tentang pentingnya kepastian hukum dalam penyelesaian sengketa ini.

Proses persidangan yang telah mengungkap berbagai kelemahan bukti penggugat ini diharapkan dapat menjadi pertimbangan mendalam bagi majelis hakim. Putusan sengketa tanah ini tidak hanya menyangkut nasib para pihak yang berperkara, tetapi juga akan menjadi catatan penting dalam hukum pertanahan Indonesia, khususnya mengenai pentingnya dokumen kepemilikan yang sah dan lengkap.

  • Penulis: Ruang redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Vietjet maskapai Asia

    Vietjet: Maskapai Hits yang Siap Jadi Rajanya Langit Asia

    • calendar_month Minggu, 12 Jan 2025
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Menutup tahun 2024, Vietjet, maskapai asal Vietnam yang dikenal inovatif dan ramah budget, kembali bikin gebrakan. Nggak tanggung-tanggung, dua pesawat canggih Airbus A321neo ACF (Airbus Cabin Flex) masuk ke dalam armada mereka, memperkuat posisi mereka sebagai maskapai yang serius soal keberlanjutan dan pelayanan terbaik. Jadi, apa sih yang bikin Vietjet makin booming? […]

  • obat setelan campuran tradisional

    Keajaiban Obat Setelan Campuran Tradisional, Perpaduan Warisan Nusantara dan Modernitas

    • calendar_month Senin, 20 Jan 2025
    • account_circle Ruang Sely
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Indonesia dikenal sebagai negeri yang kaya akan rempah-rempah dan tradisi pengobatan herbal. Di tengah gempuran obat-obatan modern, obat setelan campuran tradisional Indonesia masih menjadi andalan banyak masyarakat, khususnya di kota-kota besar seperti Surabaya. Obat ini disebut sebagai “setelan” karena mampu menyeimbangkan kembali kondisi tubuh yang sedang tidak fit. Popularitasnya terus bertahan, bahkan […]

  • Rizky Dwi Pangestu Pemain Muda Potensial Milik Persebaya

    Rizky Dwi Pangestu: Harapan Baru Lini Depan Persebaya Surabaya di Liga 1

    • calendar_month Selasa, 11 Mar 2025
    • account_circle Ruang Wawan
    • 0Komentar

    ruang.co.id – Rizky Dwi Pangestu, nama yang mungkin sudah tidak asing lagi bagi para Bonek, sebutan untuk pendukung setia Persebaya Surabaya. Pemain kelahiran Banyuwangi, 9 April 1999 ini, kini menjadi salah satu harapan baru di lini depan tim berjuluk Bajul Ijo tersebut. Awal Mula Karier Rizky Dwi Pangestu Rizky mengawali karier sepak bolanya di kampung […]

  • AC Milan vs Feyenoord di Liga Champions 2024/2025

    AC Milan Tersingkir dari Liga Champions 2024/2025 Usai Ditahan Imbang Feyenoord

    • calendar_month Rabu, 19 Feb 2025
    • account_circle Ruang Wawan
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – AC Milan resmi tersingkir dari ajang Liga Champions 2024/2025 setelah hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Feyenoord dalam laga leg kedua play-off fase gugur di San Siro, Rabu (19/2/2025). Hasil ini membuat agregat menjadi 1-2 untuk kemenangan Feyenoord, yang sukses melaju ke babak 16 besar. Tim asuhan Sergio Conceicao sejatinya membutuhkan kemenangan minimal […]

  • buka puasa Ramadhan

    Buka Puasa Ramadhan di The Capital Hotel Surabaya, Nikmati Menu Nusantara dan Doorprize Menarik!

    • calendar_month Rabu, 5 Mar 2025
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Bulan suci Ramadhan selalu menjadi momen yang dinantikan oleh umat Muslim di seluruh dunia. Selain sebagai waktu untuk meningkatkan ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT, Ramadhan juga menjadi momen yang penuh kebersamaan, baik bersama keluarga, teman, maupun rekan kerja. Tak heran, momen ini juga dimanfaatkan oleh berbagai industri, termasuk industri perhotelan, untuk […]

  • Ranking FIFA Timnas Indonesia

    Ranking FIFA Timnas Indonesia Anjlok, Malaysia Siap Menyalip di Peringkat 131!

    • calendar_month Rabu, 12 Mar 2025
    • account_circle Ruang Wawan
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Timnas Indonesia kembali mengalami kemerosotan dalam ranking FIFA terbaru yang dirilis pada Rabu, 12 Maret 2025. Meski tidak bermain selama Februari dan awal Maret, skuad Garuda harus rela turun satu peringkat ke posisi 131 dunia. Penyebabnya adalah kemenangan gemilang Malawi di ajang African Nations Championship qualification, yang membuat mereka melesat ke peringkat 125 […]

expand_less