Breaking News
light_mode
Senin, 17 Agustus 2026
Beranda » Politik » Tolak Politik Uang, Gus Hans dan Lukman Kompak Deklarasi Bersama di Malang

Tolak Politik Uang, Gus Hans dan Lukman Kompak Deklarasi Bersama di Malang

  • account_circle Ruang Gentur
  • calendar_month Rabu, 6 Nov 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Malang, Ruang.co.id – Tidak bisa dipungkiri, Politik Uang menjelang Pilkada serentak 27 November 2024 nanti membuat banyak pihak prihatin, termasuk para calon yang berkompetisi dalam pesta demokrasi ini.

Dua calon wakil gubernur Jawa Timur, Lukmanul Hakim bersama Zahrul Azhar Asumta (Gus Hans), kompak mendeklarasikan anti-politik uang di momen Pilkada ini. Deklarasi bersama ini dipandu langsung oleh Komisioner Bawaslu Jawa Timur, Eka Rahmawati, di Hotel Grand Mercure Malang Mirama, Selasa (5/11) sore.

Dalam deklarasi tersebut, kedua calon ini sepakat bahwa politik uang mencederai demokrasi dan pemilu, sehingga harus dilawan. Sayangnya, dalam deklarasi yang dikemas dalam format Sarasehan Nasional Pancasila itu, salah satu calon wakil gubernur dari Khofifah Indar Parawansa, yakni Emil Elestianto Dardak, tidak hadir.

Lukman sebagai wakil calon gubernur Luluk Nur Hamidah mengatakan bahwa pihaknya siap tidak dilantik sekalipun menang jika diketahui ada permainan politik uang yang mereka lakukan.

“Terus terang, sejak saya dipilih sebagai calon wakil gubernur Jatim, tak sepeser pun mengeluarkan uang,” kata Lukman yang langsung disambut tepuk tangan riuh dari peserta.

Sementara itu, Gus Hans selaku calon wakil Tri Rismaharini juga mengatakan hal yang sama, bahwa politik uang harus dilawan. Ia menambahkan bahwa kondisi Indonesia saat ini memang sudah koruptif.

“Jadi, saat ini kita mau jadi apa pun di Indonesia selalu high cost, ini yang harus diperbaiki,” kata Gus Hans.

Ketua Bawaslu Jawa Timur, A. Warits, mengatakan bahwa politik uang itu penyakit yang menjadikan rakyat sebagai barang dagangan. Suara rakyat hanya dinilai dengan harga Rp100.000 hingga Rp300.000 saja.

Karena itu, pihaknya mengajak semua pihak untuk sadar terhadap praktik politik uang. Ia menyatakan bahwa Bawaslu sudah melakukan pendataan dan menemukan sekitar 400 laporan dugaan pelanggaran pemilu.

Baca Juga  Khofifah dan Emil Dardak Kolaborasi dengan Dewa 19 dalam Video Klip Kampanye Pilkada 2024

“Nanti kalau hadirin pulang saat Pilkada nanti, jika menemukan ada ASN, TNI, atau Polri yang tidak netral, catat namanya lalu laporkan ke kami melalui formulir yang kami sediakan,” katanya.

Rektor Universitas Negeri Malang, Prof. Haryono, yang hadir sebagai salah satu penyelenggara melalui UPT Lapasila UM, berkolaborasi dengan Bawaslu Jatim dan Oase Institut, mengatakan bahwa Indonesia secara institusi sudah demokratis. Mulai dari adanya KPU, Bawaslu, eksekutif, hingga legislatif, namun belum ada nilai (value) yang tertanam di dalamnya.

“Jadi, pada setiap lembaga yang ada itu belum ada virtue yang membuat mereka bisa menerapkan nilai-nilai demokrasi dengan benar,” ujarnya.

Prof. Haryono juga menyinggung bahwa di Indonesia masih kebingungan untuk membedakan antara wilayah privat dan publik. Sehingga ketika seseorang menjadi pejabat publik, ia seolah-olah menganggap semuanya milik privat.

“Seperti yang kita lihat kemarin, ada pejabat publik yang mengundang dalam acara haul keluarganya atas nama institusi yang baru dia emban,” katanya.

Ketua UPT Lapasila UM, Dr. Akhirul Aminullah, yang hadir sebagai panelis, meminta para calon yang berkontestasi di Pilkada untuk berkomitmen anti-politik uang. Bagi dia, politik uang adalah problem moral yang belakangan ini sangat akut.

“Kalau suara rakyat bisa dibeli dengan harga Rp100.000, maka berarti ini bukan kedaulatan rakyat, melainkan kedaulatan oligarki,” tambah Prof. Haryono.

  • Penulis: Ruang Gentur

Rekomendasi Untuk Anda

  • minim lahan SMA negeri Krembangan

    Rasiyo Blak-blakan Soal Minimnya Lahan untuk SMA Negeri di Krembangan

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
    • account_circle Ruang Gentur
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Keterbatasan Lahan di tengah kota Surabaya membuat pemerintah provinsi kesulitan untuk mendirikan sekolah SMA Negeri baru di kota Surabaya. Hal ini dijelaskan anggota DPRD Jatim Dr Rasiyo Msi di hadapan masyarakat Jl Sulung Utara saat melakukan reses masa persidangan tiga tahun 2006, senin, (27/7). Menurut politikus partai Demokrat itu, untuk pengadaan lahan buat […]

  • Menyala Wi! Pesan Seorang Sahabat Dari Suwirta ke Made Satria, Saat Tongkat Estafet Nantinya Akan Diamanahkan

    Menyala Wi! Pesan Seorang Sahabat Dari Suwirta ke Made Satria, Saat Tongkat Estafet Nantinya Akan Diamanahkan

    • calendar_month Rabu, 7 Agt 2024
    • account_circle Ruang Hadilies
    • 0Komentar

    Klungkung, Ruang.co.id- Pesan seorang sahabat dari Suwirta ke Made Satria, dilontarkan untuk memberikan tongkat estafet yang bisa jadi akan diamanahkan rakyat kepadanya. Dua politisi asal Kecamatan Nusa Penida, Nyoman Suwirta dan Made Satria, saling mendukung untuk berkembangnya Klungkung ke depan. Suwirta siap menjadi ujung tombak memenangkan Made Satria di Klungkung, ketika rekomendasi turun kepadanya. Selain […]

  • KPK Sosialisasi Desa Antikorupsi

    Tindak lanjut Korsupgah, KPK Sosialisasi Desa Antikorupsi di Sidoarjo dan Wabup Mimik Dorong Transparansi Akuntabel

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Komisi Pemberantasan Korupsi menggelar sosialisasi Desa Antikorupsi di Desa Kwangsan, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo, Rabu (29/7/2026). Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana, hadir bersama jajaran Pemkab, Inspektorat Jatim, tokoh masyarakat, serta tim KPK dalam kegiatan pemantauan. Penegasan Wabup Mimik, komitmen Pemkab memperkuat tata kelola desa melalui pembinaan, pendampingan, pengawasan, dan peningkatan kapasitas aparatur […]

  • KPU Sidoarjo Sosialisasi anti money politic

    KPU Sidoarjo Sosialisasikan Anti Money Politic Bersama Muslimat NU Jelang Pilkada 2024

    • calendar_month Minggu, 13 Okt 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 1Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sidoarjo bekerja sama dengan Pimpinan Cabang (PC) Muslimat NU Sidoarjo menggelar sosialisasikan anti praktik money politic (politik uang) kepada Pengurus Anak Cabang (PAC) Muslimat NU se-Sidoarjo, Sabtu (12/10), di Desa Larangan, Kecamatan Candi, Sidoarjo. Sosialisasi ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat menjelang Pilkada Sidoarjo 2024, yang […]

  • sinopsis film Cek Khodam

    Kala Makhluk Gaib Kalah Pamor, Film ‘Cek Khodam’ Siap Hibur Bioskop 16 Juli

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Rumah produksi Dee Company resmi menghadirkan film horor komedi terbaru berjudul ‘Cek Khodam’ yang siap tayang di bioskop Indonesia mulai 16 Juli 2026. Film yang disutradarai oleh Jeropoint ini mengangkat fenomena konten mistis di media sosial yang dikemas dalam balutan cerita jenaka dan segar. ‘Cek Khodam’ menyoroti pergeseran ketakutan manusia modern yang kini […]

  • penolakan proyek SWL

    Protes Warga dan Ulama Menggema: Tolak Proyek Reklamasi SWL

    • calendar_month Rabu, 8 Jan 2025
    • account_circle Ruang M Andik
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Ratusan warga bersama Aliansi Ulama dan Tokoh Jawa Timur bersatu dalam aksi damai yang berlangsung di Jembatan Suroboyo, Rabu (08/01/2025). Gelombang penolakan terhadap Proyek Strategis Nasional (PSN) Surabaya Waterfront Land (SWL) semakin menguat. Mereka mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk segera membatalkan proyek tersebut yang dinilai merugikan masyarakat pesisir. Jembatan Suroboyo, ikon megah […]

expand_less