Breaking News
Senin, 8 Juni 2026
Trending Tags
Beranda » Daerah » Lakon Islah di Opsroom: Antara Retorika “Omon-Omon” dan Tembok Birokrasi Sidoarjo

Lakon Islah di Opsroom: Antara Retorika “Omon-Omon” dan Tembok Birokrasi Sidoarjo

  • account_circle Ruang Nurudin
  • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
  • visibility 165
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sidoarjo, Ruang.co.id – Gema jargon “islah” atau perdamaian kembali memenuhi Ruang Opsroom Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo pada Senin pagi (5/2/2026). Di hadapan belasan perwakilan LSM dan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas), Bupati Subandi—didampingi dua asisten dan sejumlah kepala OPD—melempar narasi rekonsiliasi yang terasa akrab di telinga masyarakat jelang kontestasi politik.

Dalam audiensi tersebut, isu korupsi, reformasi birokrasi, hingga konflik internal di pucuk pimpinan menjadi sorotan utama. Namun, ada satu hal yang paling mencolok: kata-kata “Saya siap islah” terlontar dari ucapan Bupati Subandi hingga lebih dari empat kali. Pertanyaannya, apakah ini sebuah niat tulus untuk “mengibarkan bendera putih”, atau sekadar retorika semu yang belakangan populer dengan istilah “omon-omon”?

“Ayo berbenah bareng. Sebagai pimpinan daerah, jika saya punya salah kepada Wakil Bupati, saya akan hormat dan minta maaf pada beliau,” ujar Subandi. Ia juga meminta para aktivis LSM untuk tidak lagi mengungkit masa lalu dan fokus pada kerukunan demi masa depan Sidoarjo.

Namun, harapan Bupati berbanding terbalik dengan keresahan di akar rumput. Aliansi Peduli Sidoarjo menilai konflik berkepanjangan ini telah menjadikan program kerakyatan sebagai alat tarik-ulur kepentingan politik.

“Isin-isini! (Malu-maluin!) Kita anak-anak di Sidoarjo sampai harus bersusah payah mendamaikan ‘Bapak dan Ibu’ (Bupati dan Wabup) kita sendiri,” cetus salah satu tokoh LSM dengan nada pedas.

“Talak Tiga” dan Kegagalan Rekonsiliasi

Upaya islah yang diinisiasi oleh Laskar Jenggala Peduli Sidoarjo dan gabungan 9 LSM ini tampaknya menemui jalan buntu. Pasalnya, Wakil Bupati Mimik Idayana tidak hadir dalam audiensi tersebut.

Ketidakharmonisan ini semakin diperparah oleh kebijakan administratif Subandi yang dinilai otoriter, seperti pelantikan sekitar 260 pejabat eselon tanpa koordinasi substantif dengan wakilnya. Hubungan kedua pemimpin ini pun kini diistilahkan sudah mencapai titik “Talak Tiga”.

“Sudah tiga kali diberi kesempatan untuk kembali ke komitmennya,” tulis Wabup Mimik Idayana singkat melalui pesan WhatsApp kepada wartawan.

Selain konflik internal, strategi pengisian jabatan strategis melalui sistem Pelaksana Tugas (Plt) secara masif juga menjadi sorotan. Langkah ini dianggap sebagai taktik “benteng birokrasi” untuk mengunci loyalitas. Pejabat berstatus Plt sangat rentan karena dapat dicopot sewaktu-waktu tanpa prosedur panjang, menciptakan iklim ketakutan di lingkungan OPD di mana profesionalisme kalah oleh loyalitas personal.

Paradoks Harta dan Realita Administratif

Di balik janji manis islah, terdapat kontradiksi yang tajam. Subandi kerap menekankan narasi “tidak mencari apa-apa” dari jabatannya. Namun, data administratif berbicara lain. Meski mengklaim kekayaannya berasal dari bisnis properti dan konveksi sejak 2009, penumpukan aset tanah selama masa jabatan dinilai agresif.

Berdasarkan data LHKPN, kekayaan Subandi melonjak dari Rp6,6 miliar (2019) saat menjabat anggota DPRD, menjadi Rp10,2 miliar (2023) sebagai Wakil Bupati. Kenaikan Rp3,6 miliar dalam empat tahun ini menjadi tanda tanya besar, terutama di tengah badai hukum yang sebelumnya menjerat Bupati Ahmad Muhdlor Ali.

Sidoarjo kini berada di persimpangan jalan antara pembenahan sistem yang nyata atau sekadar penyelamatan posisi politik. Selama distribusi kekuasaan tidak transparan dan sinkronisasi antara ucapan serta tindakan tidak terwujud, maka “islah” hanyalah panggung sandiwara yang menyayat hati rakyat.

Kejujuran seorang pemimpin tidak diukur dari seberapa manis kata-kata di depan kamera, melainkan dari integritas dan pengabdian yang tanpa celah.

  • Penulis: Ruang Nurudin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bunda PAUD Sidoarjo

    Bunda PAUD Sidoarjo Menyala di Jantung Generasi Emas

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • visibility 237
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id — Sekitar 100 bunda penyelenggara PAUD dari kabupaten, kecamatan, hingga desa, berkumpul di Pendopo Delta Wibawa, Kamis (4/12/2025). Bunda PAUD Sidoarjo, dr. Sriatun Subandi, membuka rakor penguatan kelembagaan Bunda PAUD, sebagai langkah strategis menyiapkan generasi emas sejak masa golden age (usia keemasan). Sriatun menegaskan, bahwa pemenuhan kebutuhan anak usia dini tidak boleh ditunda […]

  • Ancaman terhadap jurnalis

    Ancaman dan Teror pada Jurnalis di Indonesia! Tadarus Jurnalistik Ungkap Krisis Kebebasan Pers

    • calendar_month Jumat, 28 Mar 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • visibility 400
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Ancaman nyata dan tindakan represif, Intimidasi, tekanan atau teror, dan penolakan, dengan cara kekerasan fisik, mental dan kejiwaan atau psikis, kembali terjadi atas keselamatan jurnalis dan media jurnalistik di Indonesia. Perlakuan tidak beradab ini selalu muncul di setiap dalam kehidupan berbangsa dan bernegara hingga dalam pranata sosial masyarakat. Terahir muncul belakangan, ancaman […]

  • 6 Kuliner Khas Banyuwangi yang Wajib Kamu Coba

    6 Kuliner Khas Banyuwangi yang Wajib Kamu Coba

    • calendar_month Senin, 9 Des 2024
    • account_circle Ruang Hadilies
    • visibility 617
    • 0Komentar

    Banyuwangi, Ruang.co.id- 6 Kuliner khas Banyuwangi. Banyuwangi itu nggak cuma dikenal karena alamnya yang keren, seperti Kawah Ijen atau Pantai Pulau Merah. Tapi kalau kamu hobi makan, tempat ini surga banget buat wisata kuliner. Yuk, simak apa aja kuliner khas Banyuwangi yang wajib kamu coba biar liburan makin berkesan. 1. Nasi Tempong Pernah dengar nasi […]

  • Gugatan Lahan Sidoarjo

    Gugatan Lahan di Sidoarjo Pemilik Tanah vs PT. Telkomsel, Mediasi Jadi Jalan Tengah

    • calendar_month Kamis, 20 Mar 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • visibility 533
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Majelis hakim yang menyidangkan perkara gugatan H. Syahruddin, SH., pemilik lahan di Desa Rangkah Kidul melawan PT. Telkomsel, lantaran menanam kabel main hold-nya tanpa ada koordinasi lebih lanjut, Majelis Hakim menyarankan kepada para pihak untuk menempuh perdamaian. Kedua pihak pun menyepakatinya untuk menempuh perdamaian. Namun mediasi pihak Syahruddin didampingi penasihat hukumnya Firdaus […]

  • Timnas Indonesia underdog

    Rafael Struick! Timnas Indonesia Underdog di Kualifikasi Piala Dunia 2026, Siap Kejutkan Australia

    • calendar_month Rabu, 19 Mar 2025
    • account_circle Ruang Wawan
    • visibility 547
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Timnas Indonesia kembali menjadi sorotan dalam putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026. Penyerang sayap Timnas Garuda, Rafael Struick, dengan jujur mengakui bahwa Indonesia masih dianggap sebagai underdog di Grup C. Meski begitu, ia optimistis timnya bisa memberikan kejutan, terutama saat menghadapi Australia pada pertandingan mendatang. Peringkat FIFA Jadi Tantangan Besar Menurut Struick, status […]

  • cara memilih warna baju

    5 Rahasia Memilih Warna Baju yang Bikin Kulit Glowing Alami

    • calendar_month Jumat, 23 Mei 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • visibility 562
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Memilih warna baju yang tepat bisa menjadi senjata ampuh untuk menonjolkan kecantikan alami kulit Anda. Seorang stylist ternama pernah mengatakan, “Warna yang tepat bisa membuat Anda terlihat 5 tahun lebih muda tanpa makeup.” Fakta menarik ini menunjukkan betapa pentingnya pemilihan warna dalam fashion. Kenali Undertone Kulit untuk Tampilan Lebih Maksimal Setiap orang memiliki […]

expand_less