Breaking News
light_mode
Selasa, 27 Oktober 2026
Beranda » Daerah » Lakon Islah di Opsroom: Antara Retorika “Omon-Omon” dan Tembok Birokrasi Sidoarjo

Lakon Islah di Opsroom: Antara Retorika “Omon-Omon” dan Tembok Birokrasi Sidoarjo

  • account_circle Ruang Nurudin
  • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sidoarjo, Ruang.co.id – Gema jargon “islah” atau perdamaian kembali memenuhi Ruang Opsroom Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo pada Senin pagi (5/2/2026). Di hadapan belasan perwakilan LSM dan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas), Bupati Subandi—didampingi dua asisten dan sejumlah kepala OPD—melempar narasi rekonsiliasi yang terasa akrab di telinga masyarakat jelang kontestasi politik.

Dalam audiensi tersebut, isu korupsi, reformasi birokrasi, hingga konflik internal di pucuk pimpinan menjadi sorotan utama. Namun, ada satu hal yang paling mencolok: kata-kata “Saya siap islah” terlontar dari ucapan Bupati Subandi hingga lebih dari empat kali. Pertanyaannya, apakah ini sebuah niat tulus untuk “mengibarkan bendera putih”, atau sekadar retorika semu yang belakangan populer dengan istilah “omon-omon”?

“Ayo berbenah bareng. Sebagai pimpinan daerah, jika saya punya salah kepada Wakil Bupati, saya akan hormat dan minta maaf pada beliau,” ujar Subandi. Ia juga meminta para aktivis LSM untuk tidak lagi mengungkit masa lalu dan fokus pada kerukunan demi masa depan Sidoarjo.

Namun, harapan Bupati berbanding terbalik dengan keresahan di akar rumput. Aliansi Peduli Sidoarjo menilai konflik berkepanjangan ini telah menjadikan program kerakyatan sebagai alat tarik-ulur kepentingan politik.

“Isin-isini! (Malu-maluin!) Kita anak-anak di Sidoarjo sampai harus bersusah payah mendamaikan ‘Bapak dan Ibu’ (Bupati dan Wabup) kita sendiri,” cetus salah satu tokoh LSM dengan nada pedas.

“Talak Tiga” dan Kegagalan Rekonsiliasi

Upaya islah yang diinisiasi oleh Laskar Jenggala Peduli Sidoarjo dan gabungan 9 LSM ini tampaknya menemui jalan buntu. Pasalnya, Wakil Bupati Mimik Idayana tidak hadir dalam audiensi tersebut.

Ketidakharmonisan ini semakin diperparah oleh kebijakan administratif Subandi yang dinilai otoriter, seperti pelantikan sekitar 260 pejabat eselon tanpa koordinasi substantif dengan wakilnya. Hubungan kedua pemimpin ini pun kini diistilahkan sudah mencapai titik “Talak Tiga”.

Baca Juga  Wabup Mimik Ajak Warga Pilih Koperasi Merah Putih, Bukan Cengkeraman Pinjol

“Sudah tiga kali diberi kesempatan untuk kembali ke komitmennya,” tulis Wabup Mimik Idayana singkat melalui pesan WhatsApp kepada wartawan.

Selain konflik internal, strategi pengisian jabatan strategis melalui sistem Pelaksana Tugas (Plt) secara masif juga menjadi sorotan. Langkah ini dianggap sebagai taktik “benteng birokrasi” untuk mengunci loyalitas. Pejabat berstatus Plt sangat rentan karena dapat dicopot sewaktu-waktu tanpa prosedur panjang, menciptakan iklim ketakutan di lingkungan OPD di mana profesionalisme kalah oleh loyalitas personal.

Paradoks Harta dan Realita Administratif

Di balik janji manis islah, terdapat kontradiksi yang tajam. Subandi kerap menekankan narasi “tidak mencari apa-apa” dari jabatannya. Namun, data administratif berbicara lain. Meski mengklaim kekayaannya berasal dari bisnis properti dan konveksi sejak 2009, penumpukan aset tanah selama masa jabatan dinilai agresif.

Berdasarkan data LHKPN, kekayaan Subandi melonjak dari Rp6,6 miliar (2019) saat menjabat anggota DPRD, menjadi Rp10,2 miliar (2023) sebagai Wakil Bupati. Kenaikan Rp3,6 miliar dalam empat tahun ini menjadi tanda tanya besar, terutama di tengah badai hukum yang sebelumnya menjerat Bupati Ahmad Muhdlor Ali.

Sidoarjo kini berada di persimpangan jalan antara pembenahan sistem yang nyata atau sekadar penyelamatan posisi politik. Selama distribusi kekuasaan tidak transparan dan sinkronisasi antara ucapan serta tindakan tidak terwujud, maka “islah” hanyalah panggung sandiwara yang menyayat hati rakyat.

Kejujuran seorang pemimpin tidak diukur dari seberapa manis kata-kata di depan kamera, melainkan dari integritas dan pengabdian yang tanpa celah.

  • Penulis: Ruang Nurudin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Fasilitas Asuransi Kematian untuk PNS

    PMK 23/2023 Resmi Keluar! Segini Jumlah Pasti Askem untuk PNS Golongan I-IV

    • calendar_month Selasa, 8 Apr 2025
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) Golongan I hingga IV, kabar gembira datang dari Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 23 Tahun 2023 tentang Fasilitas Asuransi Kematian (Askem). Aturan terbaru ini memberikan kepastian nilai tunjangan kematian yang lebih jelas dan terstruktur bagi para PNS beserta keluarganya. Apa Itu Askem dan Siapa Saja yang Berhak? Askem […]

  • CSR PT DLU khitan gratis

    Komitmen Sosial PT DLU: Program Khitanan Gratis untuk Generasi Sehat

    • calendar_month Jumat, 27 Des 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – PT Dharma Lautan Utama (DLU) kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Pada Jumat (27/12), perusahaan menggelar program khitanan gratis massal di Hotel Sahid, Surabaya. Program ini telah menjadi agenda rutin yang dilaksanakan setiap enam bulan sekali, dan rencananya akan ditingkatkan frekuensinya menjadi empat kali dalam setahun. […]

  • Cicit Syekh Abdul Qadir Al Jailani, Syekh Ammar Azmi Al Rafati Al Jailani Al Hasani Restui Muhammad (Gus) Fawait Jelang pendaftaran Pilkada 2024

    Jelang Pendaftaran Cicit Syekh Abdul Qodir Al Jailani Restui Gus Fawait

    • calendar_month Senin, 26 Agt 2024
    • account_circle Ruang Gentur
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Jelang beberapa hari pendaftaran pilkada, bakal calon bupati Jember Muhammad Fawait atau yang akrab dipanggil gus Fawait mendapat suntikan dukungan luar biasa dari cicit Syekh Abdul Qadir Al Jailani, Syekh Ammar Azmi Al Rafati Al Jailani Al Hasani saat mengunjungi ponpes Al Qodiri di Jember beberapa waktu lalu. Di ponpes tersebut,Syekh Ammar […]

  • Lirik Butterflies Hearts2Hearts

    Simak Lirik dan Terjemahan ‘Butterflies’ Hearts2Hearts! Makna Mendalam di Balik Debut Viral The Chase

    • calendar_month Kamis, 10 Apr 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Dunia K-pop kembali diguncang dengan kehadiran grup baru besutan SM Entertainment, Hearts2Hearts. Lagu debut mereka, Butterflies, yang merupakan bagian dari album The Chase, berhasil mencuri perhatian penggemar musik dengan lirik puitis dan melodi yang memikat. Lagu ini dirilis secara resmi pada 7 Maret 2025 melalui kanal YouTube SM Entertainment, dan sejak saat itu, […]

  • Roomba Max 705 Vac

    Roomba Max 705 Vac: Revolusi Pembersih Rumah Tanpa Sentuhan, Khusus Pecinta Hewan Peliharaan!

    • calendar_month Jumat, 25 Apr 2025
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – iRobot kembali mengejutkan dunia smart home dengan meluncurkan Roomba Max 705 Vac, sebuah robot vacuum berteknologi mutakhir yang dirancang untuk mengubah cara kita membersihkan rumah. Dengan fitur AutoEmpty Dock eksklusif, perangkat ini mampu beroperasi secara mandiri hingga 75 hari tanpa perlu dikosongkan secara manual. Inovasi ini menjadi jawaban bagi para pemilik hewan peliharaan […]

  • Dewa 19

    5 Lagu Dewa Pilihan Jutaan Hati yang Tak Pernah Lekang oleh Waktu

    • calendar_month Jumat, 9 Agt 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Dewa , band legendaris Indonesia, telah berhasil mencuri hati jutaan pendengar dengan lagu-lagu mereka yang penuh makna dan melodi yang tak terlupakan. Di antara segudang karya mereka, ada beberapa lagu yang secara konsisten menjadi favorit penggemar dan terus mengudara hingga saat ini. Lagu Dewa yang paling banyak disukai Beberapa alasan mengapa lagu-lagu […]

expand_less