Breaking News
Senin, 8 Juni 2026
Trending Tags
Beranda » Daerah » Lakon Islah di Opsroom: Antara Retorika “Omon-Omon” dan Tembok Birokrasi Sidoarjo

Lakon Islah di Opsroom: Antara Retorika “Omon-Omon” dan Tembok Birokrasi Sidoarjo

  • account_circle Ruang Nurudin
  • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
  • visibility 164
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sidoarjo, Ruang.co.id – Gema jargon “islah” atau perdamaian kembali memenuhi Ruang Opsroom Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo pada Senin pagi (5/2/2026). Di hadapan belasan perwakilan LSM dan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas), Bupati Subandi—didampingi dua asisten dan sejumlah kepala OPD—melempar narasi rekonsiliasi yang terasa akrab di telinga masyarakat jelang kontestasi politik.

Dalam audiensi tersebut, isu korupsi, reformasi birokrasi, hingga konflik internal di pucuk pimpinan menjadi sorotan utama. Namun, ada satu hal yang paling mencolok: kata-kata “Saya siap islah” terlontar dari ucapan Bupati Subandi hingga lebih dari empat kali. Pertanyaannya, apakah ini sebuah niat tulus untuk “mengibarkan bendera putih”, atau sekadar retorika semu yang belakangan populer dengan istilah “omon-omon”?

“Ayo berbenah bareng. Sebagai pimpinan daerah, jika saya punya salah kepada Wakil Bupati, saya akan hormat dan minta maaf pada beliau,” ujar Subandi. Ia juga meminta para aktivis LSM untuk tidak lagi mengungkit masa lalu dan fokus pada kerukunan demi masa depan Sidoarjo.

Namun, harapan Bupati berbanding terbalik dengan keresahan di akar rumput. Aliansi Peduli Sidoarjo menilai konflik berkepanjangan ini telah menjadikan program kerakyatan sebagai alat tarik-ulur kepentingan politik.

“Isin-isini! (Malu-maluin!) Kita anak-anak di Sidoarjo sampai harus bersusah payah mendamaikan ‘Bapak dan Ibu’ (Bupati dan Wabup) kita sendiri,” cetus salah satu tokoh LSM dengan nada pedas.

“Talak Tiga” dan Kegagalan Rekonsiliasi

Upaya islah yang diinisiasi oleh Laskar Jenggala Peduli Sidoarjo dan gabungan 9 LSM ini tampaknya menemui jalan buntu. Pasalnya, Wakil Bupati Mimik Idayana tidak hadir dalam audiensi tersebut.

Ketidakharmonisan ini semakin diperparah oleh kebijakan administratif Subandi yang dinilai otoriter, seperti pelantikan sekitar 260 pejabat eselon tanpa koordinasi substantif dengan wakilnya. Hubungan kedua pemimpin ini pun kini diistilahkan sudah mencapai titik “Talak Tiga”.

“Sudah tiga kali diberi kesempatan untuk kembali ke komitmennya,” tulis Wabup Mimik Idayana singkat melalui pesan WhatsApp kepada wartawan.

Selain konflik internal, strategi pengisian jabatan strategis melalui sistem Pelaksana Tugas (Plt) secara masif juga menjadi sorotan. Langkah ini dianggap sebagai taktik “benteng birokrasi” untuk mengunci loyalitas. Pejabat berstatus Plt sangat rentan karena dapat dicopot sewaktu-waktu tanpa prosedur panjang, menciptakan iklim ketakutan di lingkungan OPD di mana profesionalisme kalah oleh loyalitas personal.

Paradoks Harta dan Realita Administratif

Di balik janji manis islah, terdapat kontradiksi yang tajam. Subandi kerap menekankan narasi “tidak mencari apa-apa” dari jabatannya. Namun, data administratif berbicara lain. Meski mengklaim kekayaannya berasal dari bisnis properti dan konveksi sejak 2009, penumpukan aset tanah selama masa jabatan dinilai agresif.

Berdasarkan data LHKPN, kekayaan Subandi melonjak dari Rp6,6 miliar (2019) saat menjabat anggota DPRD, menjadi Rp10,2 miliar (2023) sebagai Wakil Bupati. Kenaikan Rp3,6 miliar dalam empat tahun ini menjadi tanda tanya besar, terutama di tengah badai hukum yang sebelumnya menjerat Bupati Ahmad Muhdlor Ali.

Sidoarjo kini berada di persimpangan jalan antara pembenahan sistem yang nyata atau sekadar penyelamatan posisi politik. Selama distribusi kekuasaan tidak transparan dan sinkronisasi antara ucapan serta tindakan tidak terwujud, maka “islah” hanyalah panggung sandiwara yang menyayat hati rakyat.

Kejujuran seorang pemimpin tidak diukur dari seberapa manis kata-kata di depan kamera, melainkan dari integritas dan pengabdian yang tanpa celah.

  • Penulis: Ruang Nurudin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Legenda jokotole dari Madura

    Legenda Kesaktian Jokotole dengan Kereta Kencana yang Terkenal Madura

    • calendar_month Selasa, 10 Des 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • visibility 994
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Pulau Madura tidak hanya terkenal karena kuliner sate dan karapan sapinya, tetapi juga memiliki kisah-kisah legenda yang sarat makna. Salah satu cerita yang paling terkenal adalah legenda Jokotole, tokoh sakti dan sebutan pahlawan oleh masyarakat Madura. Kisah ini tidak hanya menjadi bagian dari budaya lokal, tetapi juga menyimpan nilai-nilai moral yang menginspirasi. […]

  • Iqbaal Ramadhan , jadwal main film perayaan mati rasa

    Jadwal Tayang Film Perayaan Mati Rasa di Bioskop Surabaya Hari Ini

    • calendar_month Sabtu, 8 Feb 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • visibility 932
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Umay Shahab mempersembahkan karya terbarunya yang berjudul “Perayaan Mati Rasa”, sebuah film yang dibintangi oleh Iqbaal Ramadhan. Film ini mengajak penonton dalam perjalanan emosional yang mengharukan, di mana tema keluarga, persahabatan, dan pentingnya melepaskan beban hidup menjadi fokus utama. Kisah yang disajikan akan membuat penonton tertawa, menangis, dan merenungkan betapa pentingnya keluarga dan […]

  • Pemain Manchester United Mason Mount mencetak 2 gol ke gawang Athletic Club. (Dok Official ManUtd)

    Manchester United vs Athletic Club: MU Melenggang ke Final Liga Europa Usai Menang Telak

    • calendar_month Jumat, 9 Mei 2025
    • account_circle Ruang Wawan
    • visibility 386
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Manchester United sukses memastikan tiket ke final Liga Europa 2025 setelah membantai Athletic Club dengan agregat skor 7-1. Dalam laga leg kedua yang digelar di Old Trafford, Setan Merah tampil trengginas dan menang meyakinkan 4-1. Atmosfer di Theatre of Dreams malam itu luar biasa. Meskipun MU datang dengan keunggulan 3-0 dari leg pertama, tak […]

  • pedro matos saat berseragam Semen Padang. (@pedro.matos93)

    Persebaya Datangkan Pedro Matos, Playmaker Portugal Siap Perkuat Lini Tengah Bajol Ijo

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Ruang Wawan
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Persebaya Surabaya kembali bergerak aktif di bursa transfer paruh musim. Manajemen Bajol Ijo kini mengincar Pedro Matos Persebaya sebagai rekrutan anyar jelang putaran kedua Super League 2025/2026. Gelandang asal Portugal itu telah merapat ke Kota Pahlawan setelah menuntaskan masa baktinya bersama Semen Padang FC. Persebaya langsung memasukkan namanya ke dalam proyek jangka menengah […]

  • mahasiswa unusa BUGS 2024

    Buddy’s Global Symposium 2024, Empat Mahasiswa Unusa Wakili Indonesia

    • calendar_month Senin, 13 Mei 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • visibility 466
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Buddy’s Global Symposium 2024 (BUGS 2024) Empat mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) menjadi wakil Indonesia yang diselenggarakan di Universiti Putra Malaysia 7-11 Mei 2024. Keempat mahasiswa tersebut, Krisna Fatahillah (S1 Manajemen), Sukma Cahya Ramadhan (S1 Keperawatan), Orchida Nada (S1 Gizi), dan Nadhiroh (S1 Pendidikan Bahasa Inggris). Selain 4 peserta dari Indonesia, terdapat […]

  • Kontroler Gaming XR

    Viture x 8BitDo Hadirkan Kontroler Mobile XR Pertama di Dunia – Gaming Tanpa Batas!

    • calendar_month Kamis, 10 Apr 2025
    • account_circle Mascim
    • visibility 409
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Industri gaming kembali diguncang inovasi! Kolaborasi antara Viture, pionir XR glasses, dan 8BitDo, raja kontroler gaming, melahirkan kontroler mobile pertama di dunia yang dirancang khusus untuk XR glasses. Dengan desain futuristik dan teknologi mutakhir, perangkat ini bukan sekadar aksesori, melainkan gerbang menuju pengalaman gaming imersif yang belum pernah ada sebelumnya. Desain yang Memukau […]

expand_less