Breaking News
light_mode
Senin, 29 Juni 2026

Ribuan Warga Arak Ariantono, Desa Sidokepung Sambut Era Baru Demokrasi

  • account_circle Ruang Nurudin
  • calendar_month 0 menit yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sidoarjo, Ruang.co.id – Ribuan warga Desa Sidokepung, Kecamatan Buduran, mengarak H. Ariantono menuju balai desa usai pelantikannya dari Pendopo Kabupaten sebagai kepala desa baru.

Arak-arakan penuh sukacita itu, diiringi lantunan sholawat dan musik banjari, tradisi khas warga Nahdlatul Ulama yang menambah nuansa religius.

Mayoritas warga menyebut, kemenangan Ariantono sebagai akhir dari hegemoni keluarga cakades Tata, yang dianggap seperti “kekuasaan kerajaan desa” selama bertahun-tahun.

“Ini kemenangan rakyat Sidokepung. Kami ingin desa lebih transparan dan maju,” ujar Siti Aminah, salah satu warga yang ikut arak-arakan.

Dalam pidato perdananya, Ariantono menegaskan komitmen menjaga amanah masyarakat. “Terima kasih atas kepercayaan ini. Saya akan bekerja demi kepentingan bersama,” katanya.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk melupakan perbedaan pilihan saat Pilkades. “Saatnya bersatu, bergotong royong membangun desa,” tegasnya.

Suasana pelantikan berubah menjadi pesta rakyat. Ibu-ibu membawa rebana kecil, anak-anak berlari riang, dan para pemuda mengibarkan bendera desa.

Harapan besar kini tertuju pada Ariantono. Warga menanti pelayanan publik yang lebih baik, pemerintahan akuntabel, serta pembangunan desa yang berkeadilan.

“Selama ini kami merasa terpinggirkan. Semoga Ariantono benar-benar membawa perubahan,” ungkap Mulyadi, tokoh masyarakat Sidokepung.

Kontestasi Pilkades sebelumnya sempat memanas, namun Ariantono menilai itu bagian dari demokrasi. “Sekarang tidak ada lagi perbedaan. Kita bergandengan tangan demi Sidokepung,” ujarnya.

Pelantikan ini menjadi simbol kebebasan warga dari dominasi lama. Semangat baru Sidokepung kini lahir bersama kepemimpinan Ariantono.

  • Penulis: Ruang Nurudin
expand_less