Breaking News
light_mode
Senin, 14 September 2026
Beranda » Advertorial » Pemkab Sidoarjo Realisasi Ukur Lahan untuk Bebaskan Urat Nadi Kemacetan Proyek Strategis Nasional Flyover Gedangan

Pemkab Sidoarjo Realisasi Ukur Lahan untuk Bebaskan Urat Nadi Kemacetan Proyek Strategis Nasional Flyover Gedangan

  • account_circle Ruang Nurudin
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sidoarjo, Ruang.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo bersama Kantor Pertanahan/ Badan Pertanahan Nasional (Kantah/BPN), resmi memulai pengukuran 122 bidang lahan terdampak mega proyek strategis nasional jembatan layang (Flyover) Waru – Gedangan.

Langkah ini dioptimalkan, guna memutus kerumitan kemacetan kronis, mulai dari jalan raya Aloha hingga menuju raya Buduran, khususnya di perempatan Gedangan. Jalur utama Surabaya menuju Sidoarjo ini, kerap mengalami kelumpuhan mobilitas harian, saat jam kerja.

Petugas Kantah/ BPN Sidoarjo, kini bekerja secara bertahap menyusuri jalur perempatan hingga sisi utara. Target pengukuran fisik ditetapkan sebanyak 20 hingga 25 bidang setiap harinya.

Tercatat 122 bidang tanah, telah terverifikasi secara faktual oleh tim pengadaan. Lahan terdampak meliputi pertokoan warga, rumah tinggal, hingga fasilitas umum serta instansi pemerintah.

Bupati Sidoarjo Subandi kembali menyatakan komitmen penuh pemerintah daerah, dalam mengawal proyek infrastruktur. Pengukuran bidang tanah menjadi tahapan krusial, sebelum masuk proses penentuan appraisal.

“Setelah pengukuran dan pemetaan selesai, akan dilanjutkan dengan appraisal. Kami ingin prosesnya dipercepat sehingga pembayaran ganti rugi kepada masyarakat tidak molor.” ujar Subandi, Bupati Sidoarjo.

Guna mempercepat proses penyelesaian pembebasan lahan warga, anggaran daerah sudah disiapkan. Pemkab Sidoarjo memasang dana pembebasan sebesar Rp225 miliar pada APBD 2026.

Kebutuhan total alokasi dana pembebasan lahan diperkirakan mencapai Rp450 miliar. Kekurangan anggaran tersebut akan dialokasikan kembali pada APBD tahun anggaran 2027.

Tangkap layar satelit situasi arus lalulintas di perempatan jalan raya Gedangan, Sidoarjo (Din)

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PU BMSDA) Kabupaten Sidoarjo, M. Makhmud memaparkan detail verifikasi teknis pemetaan kawasan terdampak di perempatan jalan.

“Sebanyak 122 bidang tanah telah terdata sebagai lahan yang terdampak pembangunan Flyover Gedangan. Data tersebut diperoleh setelah Pemkab Sidoarjo melakukan verifikasi faktual.” terang Makhmud, Kepala Dinas PUBMSDA Sidoarjo.

Baca Juga  Rekam Jejak Frontage Road Waru–Buduran Sidoarjo: Pemkab Kebut di 2026 untuk Ekonomi Baru Sidoarjo

Dinamika di lapangan selama ini, memuat fenomena unik pada proses verifikasi berkas pengadaan tanah. Terdapat satu bidang tanah strategis yang dimiliki oleh 57 orang ahli waris. Persoalan itu yang memakan waktu proses verifikasinya.

Selain pemukiman dan pertokoan warga, beberapa aset publik turut terdampak penuh. Bangunan tersebut meliputi area Balai Desa Gedangan, bekas gedung UPTD, serta Polsek Gedangan.

Proses penataan kompensasi, menggunakan mekanisme penentuan harga tanah oleh lembaga independen. Garansi transparansi diberikan tanpa potongan makelar, agar warga mendapat ganti untung adil.

Dukungan mengalir dari warga pemilik lahan, yang terkena eksekusi pelebaran jalan. Mereka merelakan tempat usahanya, demi terwujudnya pembebasan jalan dari hambatan kemacetan.

“Kami bersedia melepaskan lahan usaha ini karena sudah sangat lelah dengan kemacetan kronis harian yang selalu terjadi di perempatan Gedangan setiap jam kerja,” Ucap Martono, Perwakilan Warga Terdampak.

Apresiasi senada, datang dari kalangan masyarakat pengguna jalan raya jalur nasional tersebut. Pembangunan jembatan layang (Flyover), dinilai menjadi angin segar bagi kelancaran arus logistik komuter.

“Kami berharap pembangunan flyover segera terealisasi agar arus kendaraan dari arah Surabaya menuju Sidoarjo maupun Juanda tidak terjebak lampu merah yang mengular,” Nina Wijayanti, Pengguna Jalan Raya Gedangan.

Tiga regulasi utama yang menjadi payung hukum pelaksanaan pengadaan tanah fasilitas publik ini, yakni:

1. Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2012 tentang Pengadaan Tanah bagi Pembangunan untuk Kepentingan Umum. Regulasi ini menjamin hak keperdataan pemilik tanah melalui skema ganti kerugian yang layak dan adil.

2. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Pengadaan Tanah bagi Pembangunan untuk Kepentingan Umum. Aturan ini mempercepat proses inventarisasi, identifikasi, serta penetapan lokasi pembangunan infrastruktur nasional.

Baca Juga  DPRD Sidoarjo Selamatkan PKL CFD Pedalindo di Ramadan, Rekomnya Stop di MPP dan Kembali ke Ponti atau Alun-Alun

3. Peraturan Presiden Nomor 80 Tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Ekonomi di Kawasan Gerbangkertosusila. Perpres ini menempatkan Flyover Gedangan sebagai bagian strategis pengurai kemacetan kawasan aglomerasi.

Secara rinci, alokasi pembiayaan dan pemetaan aset proyek infrastruktur ini terangkum jelas.

Tabulasi Data Progres dan Pembiayaan Proyek Flyover Gedangan

Kategori Parameter Rincian Data Teknis & Penganggaran

Total Bidang Lahan 122 bidang tanah terverifikasi faktual

Total Luas Lahan 45.822 m² (meliputi ruko, rumah, fasum, kantor instansi)

Penerima Kompensasi 89 KK (sekitar 160 jiwa warga terdampak)

Anggaran APBD 2026 Rp225 Miliar (Tahap I Pembebasan Lahan)

Estimasi Total APBD Rp450 Miliar (Penyelesaian sisa lahan di APBD 2027)

Dana APBN Pusat Rp480 Miliar (Biaya Konstruksi Fisik Flyover)

Spesifikasi Trase Jembatan I (Sidoarjo–Juanda: 300m), Jembatan II (Juanda–Sidoarjo: 250m)

Aset Pemerintah Terdampak Balai Desa Gedangan, UPTD, Kompleks Polsek Gedangan (Total)

(Sumber Data: Dinas PUBMSDA & BPN Kabupaten Sidoarjo, 2026)

Skema pembagian alokasi anggaran, mencerminkan sinergi kuat antara pemerintah pusat dan daerah. Pemerintah pusat mengucurkan APBN Rp480 miliar khusus membiayai seluruh konstruksi fisik jembatan.

Desain jembatan layang dirancang membentang, dengan konfigurasi dua jembatan utama interkoneksi. Jembatan pertama sepanjang 300 meter, mengarah dari Sidoarjo menuju akses Bandara Juanda.

Jembatan kedua sepanjang 250 meter mengakomodasi arus balik dari Juanda menuju Sidoarjo. Integrasi ini melengkapi trilogi infrastruktur pengurai kemacetan setelah Flyover Aloha.

Pemkab Sidoarjo, menargetkan seluruh proses pengadaan lahan tuntas sepenuhnya akhir tahun 2026. Pekerjaan konstruksi fisik flyover dijadwalkan secara resmi dimulai pada tahun 2027.

Transisi infrastruktur ini, menjadi bukti komitmen pemerintah, menghadirkan solusi mobilitas publik. Wajah transportasi Sidoarjo diproyeksikan tampil makin modern, dengan harapan bebas hambatan, serta berdaya saing.

Baca Juga  DPRD Sidoarjo Respons Aspirasi Warga, Dorong Payung Hukum Perkuat Pengawasan Pilkades
  • Penulis: Ruang Nurudin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kejaksaan Negeri Tanjung Perak

    Kejaksaan Negeri Tanjung Perak Peringati HBA dan HUT IAD 2024

    • calendar_month Senin, 15 Jul 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Memperingati Hari Bhakti Adhyaksa ke-64 dan Hari Ulang Tahun Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) ke-24 tahun 2024, Kejaksaan Negeri Tanjung Perak mengadakan serangkaian kegiatan bakti sosial. Kegiatan-kegiatan tersebut meliputi donor darah dan penanaman pohon. Kegiatan donor darah dilaksanakan pada Selasa, 9 Juli 2024 pukul 08.30 WIB di Aula R Soeprapto Kejaksaan Negeri Tanjung […]

  • Nabil Loverino kuliah kedokteran Unusa

    Pemain Persebaya U20 Nabil Loverino Mulai Kuliah di Kedokteran Unusa

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Poin Utama: Nabil Loverino Misab adalah pemain Persebaya U-20 yang mulai menjalani kuliah S1 Kedokteran di Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya. Nabil tetap mengambil kuliah kedokteran karena menilai karier sepak bola memiliki batas usia dan risiko cedera yang membuatnya tidak pasti. Latihan Persebaya U-20 yang berlangsung sore hari tidak banyak bentrok dengan jadwal kuliah pagi hingga […]

  • Operasi Jukir Liar

    Surabaya Sapu Bersih Jukir Liar di Toko Modern, 20 Oknum Diamankan

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Keberadaan juru parkir (jukir) liar yang mangkal di toko modern dan swalayan di Kota Surabaya akhirnya ditindak tegas. Dalam operasi gabungan dua hari berturut-turut, 27–28 Mei 2025, Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya bersama Polrestabes, Satpol PP, dan Kogartap III berhasil mengamankan 20 jukir liar. Apalagi terhadap Jukir liar yang memungut tarif parkir secara ilegal, meskipun […]

  • Pilkades Sidoarjo 2026

    Meski Teken Deklarasi Damai, dari 230 Cakades Sidoarjo Berpotensi Rawan Konflik

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo menggelar deklarasi damai,di Pendopo Delta Wibawa, Rabu (13/5/2026), menjelang pelaksanaan pemilihan kepala desa serentak, yang dijadwalkan berlangsung pada 24 Mei 2026. Sebanyak 230 calon kepala desa dari 80 desa di 17 kecamatan, menandatangani komitmen menjaga keamanan dan ketertiban selama tahapan Pilkades berlangsung. Bupati Sidoarjo, Subandi, menegaskan Pilkades memiliki […]

  • Turnamen Voli putri Kebonsari

    Legenda Voli Kebonsari Bangkit, Wabup Mimik Idayana Resmikan Turnamen Putri Kebonsari Cup 1

    • calendar_month Minggu, 19 Jul 2026
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Desa Kebonsari, Kecamatan Candi, Sidoarjo kembali menghidupkan tradisi voli legendaris. Turnamen Kebonsari Cup 1 Putri resmi dibuka Sabtu malam, (18/7/2026). Sejak era 1990-an, Kebonsari dikenal sebagai gudang atlet voli berprestasi. Tradisi “tarkam” ,antar kampung menjadikan desa ini pusat kompetisi Jawa Timur. Pembinaan usia dini terus dilakukan. Banyak pemuda Kebonsari bergabung dengan klub […]

  • Laga klasik PSM vs Persebaya ditunda karena alasan keamanan

    PSM vs Persebaya Ditunda, I-League Utamakan Keamanan di Makassar

    • calendar_month Sabtu, 30 Agt 2025
    • account_circle Ruang Wawan
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Operator kompetisi I-League akhirnya menunda pertandingan pekan ke-4 BRI Liga 1 2025/26 yang mempertemukan PSM Makassar melawan Persebaya Surabaya. Laga klasik ini seharusnya berlangsung di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, Minggu (31/8/2025). I-League menilai kondisi keamanan di Makassar dan sekitarnya belum kondusif. Demi keselamatan pemain, ofisial, serta suporter, mereka memilih menunda pertandingan. Surat […]

expand_less