Breaking News
light_mode
Selasa, 15 September 2026
Beranda » Daerah » Saling Lempar Sengkarut Desil Sidoarjo dan Tangis Warga Kehilangan Bansos, DPRD Desak Pemutakhiran Data Lewat Musdes

Saling Lempar Sengkarut Desil Sidoarjo dan Tangis Warga Kehilangan Bansos, DPRD Desak Pemutakhiran Data Lewat Musdes

  • account_circle Ruang Nurudin
  • calendar_month 0 menit yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sidoarjo, Ruang.co.id – Puluhan kepala desa yang tergabung dalam Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (PKDI) Sidoarjo, menghadiri gedung dewan setempat pada Senin siang (14/9/2026).

Kedatangan para wakil warga desa ini, bertujuan menyampaikan kecemasan mendalam, terkait perubahan desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

Perubahan tingkat kesejahteraan ekonomi dari rentang desil 1 hingga 10 tersebut, memicu kekhawatiran warga miskin yang terancam kehilangan akses jaminan kesehatan dan bantuan sosial dari pemerintah.

Komisi D DPRD Sidoarjo, langsung merespons gejolak tersebut melalui rapat dengar pendapat (hearing), yang melibatkan Dinas Sosial, Dispendukcapil, Dinas Kesehatan, BPS Sidoarjo, serta Asisten I Pemkab. Sidoarjo. Namun, yang hadir pihak Dinsos, BPS Sidoarjo, dan Asisten I.

Rapat yang berlangsung dinamis ini, mengupas tuntas kekeliruan klasifikasi ekonomi masyarakat, yang dinilai jauh dari kondisi riil lapangan.

“Kondisi riil masyarakat perlu menjadi pertimbangan dalam pembaruan data agar warga yang benar-benar membutuhkan bantuan tetap memperoleh perhatian pemerintah,” ujar Chusnul Chuluq, Kades Simogirang.

Keterlibatan kades dan RT/RW dinilai sangat vital, agar validasi data tidak hanya serta merta menjadi formalitas administrasi stempel belaka.

Guna memberikan pemahaman publik yang jernih, rentang klasifikasi desil dalam DTSEN diatur secara terstruktur sesuai kriteria kesejahteraan ekonomi nasional.

Klasifikasi Desil Kesejahteraan DTSEN

Kategori Desil Kelompok Kesejahteraan Hak Akses Bantuan Pemerintah
  • Desil 1 Sangat Miskin (10% Terbawah) PKH, Sembako, KIS PBI, PIP
  • Desil 2 Miskin (10-20%) PKH, Sembako, KIS PBI, PIP
  • Desil 3 Hampir Miskin (20-30%) Bansos Komplementer, KIS PBI
  • Desil 4 Rentan Miskin (30-40%) KIS PBI, Program Pemberdayaan
  • Desil 5 – 10 Menengah hingga Kaya (50-100%) Non-Penerima Bantuan Sosial

Sumber: Pengolahan Data Regulasi DTSEN Kemenkes & Kemensos RI (2026)

Data tersebut menunjukkan bahwa, pergeseran angka desil dari tingkat rendah ke tingkat tinggi secara langsung mencabut hak jaminan sosial warga miskin.

Baca Juga  Wabup Mimik Idayana Tekankan Amanah Timses Pilkades dan Transparansi Desa

Menanggapi hal itu, pimpinan Komisi D DPRD Sidoarjo mendesak perumusan langkah konkret pemutakhiran data berbasis kesepakatan musyawarah desa (musdes).

“Monggo Bu Asisten segera dirumuskan. Soal ini butuh langkah konkret dan silakan dibuatkan anggarannya biar dapat terlaksana dengan baik,” ujar Ketua Komisi D DPRD Sidoarjo, M. Dhamroni Chudlori.

Wakil Ketua Komisi D DPRD Sidoarjo, Bangun Winarso, menyoroti dampak serius pergeseran desil terhadap jaminan kesehatan warga.

Bangun menekankan, pentingnya evaluasi periodik tiga bulanan, agar setiap dinamika ekonomi masyarakat terekam secara cepat dan presisi.

Perubahan desil dari tingkat rendah ke kategori 6 hingga 10 secara mendadak, berpotensi mencabut hak tanggungan biaya layanan kesehatan masyarakat kurang mampu.

“Warga yang semula Desil 1 sampai 5 mendapatkan bantuan hak tanggungan biaya dari pemerintah menjadi tidak dapat di rumah sakit, ketika tiba-tiba desilnya berubah 6 sampai 10,” tegas Bangun.

Guna mengantisipasi dampak tersebut, Bangun mengapresiasi keberadaan jaring pengaman sosial Universal Health Coverage (UHC) yang bersumber dari APBD Kabupaten Sidoarjo.

Ia mendesak pemkab untuk terus mengalokasikan anggaran pengaman sosial secara presisi, di setiap OPD teknis, seperti Dinas Sosial, Perkim, serta Baznas.

Langkah ini dinilai vital, untuk melindungi warga rentan yang terdepak dari data desil penerima bantuan pemerintah pusat.

Sengkarut penetapan desil di Sidoarjo memicu saling lempar tanggung jawab akibat lemahnya koordinasi pendataan di lapangan.

Pihak pendamping PKH Kemensos mengakui adanya kendala komunikasi inter-lembaga. Namun, BPS Kabupaten Sidoarjo tegas menampik tuduhan minimnya koordinasi tersebut.

“Terkait kurang koordinasi, itu tidak benar karena kita sering berkoordinasi,” tegas Kepala BPS Sidoarjo, Bagyo Trilaksono.

Bagyo menjelaskan BPS aktif melatih petugas PKH maupun petugas PLN dalam melakukan ground check 39 variabel data, serta verifikasi NIK ID pelanggan listrik.

Baca Juga  Lansia Kediri Tabanan Deklarasikan Dukungan untuk Pasangan Mulyadi - Ardika di Pilkada

Ia menegaskan BPS sebatas mengolah data masuk, sementara eksekusi perbaikan data di lapangan sepenuhnya menjadi ranah Kemensos.

Di sisi lain, persoalan teknis di tingkat desa turut disorot akibat keterbatasan kapasitas SDM pengelola data lapangan.

“Di desa sangat dipengaruhi oleh operator. Dan dirangkap oleh operator. Waktunya mencari operator yang ahli ITE,” tegas Ketua Komisi D Dhamroni Cudhori.

Keterikatan aturan pemutakhiran data ini mengacu pada Permensos Nomor 3 Tahun 2021 tentang Pengelolaan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial.

Regulasi tersebut menjamin hak setiap warga negara untuk mengajukan usul perbaikan atau penyanggahan data secara mandiri dan transparan.

Panduan Pemutakhiran Data Desil Mandiri Warga

  • Jalur Kantor Desa/Kelurahan: Warga mendatangi operator desa membawa KTP dan KK untuk diverifikasi ulang dalam Musyawarah Desa (Musdes).
  • Jalur Aplikasi Cek Bansos Kemensos: Mengunduh aplikasi resmi Kemensos, melakukan registrasi akun, lalu memilih menu Usul-Sanggah untuk memperbarui status ekonomi.
  • Jalur Dinas Sosial Kabupaten: Mengajukan permohonan rekomendasi penyesuaian desil melalui loket pelayanan Dinsos daerah dengan membawa surat keterangan tidak mampu.

Upaya kolaboratif antara pemerintah daerah, dewan, dan masyarakat diharapkan mampu menyelesaikan karut-marut pendataan sosial di Sidoarjo secara permanen.

 

Karya jurnalistik ini dilindungi Hak Cipta dan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) Ruang.co.id. Dilarang mengutip atau mendaur ulang tanpa izin tertulis.
  • Penulis: Ruang Nurudin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ipar Adalah Maut

    Film Ipar Adalah Maut, Adaptasi dari Kisah Nyata Penuh Emosi

    • calendar_month Selasa, 18 Jun 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Film berjudul Ipar Adalah Maut sudah tayang di bioskop Indonesia pada tanggal 13 Juni 2024. Film Garapan Hanung Bramantyo ini sangat heboh sekarang karena dinilai sangat menguras emosi dan air mata penonton. Film yang diadaptasi dari kisah nyata seorang wanita bernama Nissa. Kisah yang dicurahkan melalui akun tiktok milik Eliza Sifaa menceritakan […]

  • Istri De Gadjah Bersama Tim Mulyadi-Ardika Disambut Hangat Warga Banjar Batusangian

    Istri De Gadjah Bersama Tim Mulyadi-Ardika Disambut Hangat Warga Banjar Batusangian

    • calendar_month Rabu, 20 Nov 2024
    • account_circle Ruang Hadilies
    • 0Komentar

    BALI, Ruang.co.id– Istri dari Calon Gubernur Bali I Made Mulyawan Arya alias De Gadjah, I Gusti Agung Dewi Adnyani bersama Luh In Sumariati Mulyadi dan Ni Nyoman Sri Kusminiwati Ardika hadir di Banjar Batusangian, Desa Gubug, Senin (18/11/2024). Dalam acara yang dihadiri 160 lansia tersebut, suasana penuh kehangatan tercipta ketika Dewi Adnyani menyapa warga secara […]

  • Zodiak yang terkenal dermawan

    5 Zodiak dengan Hati Seluas Samudra: Dermawan dan Peduli

    • calendar_month Sabtu, 19 Okt 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Dalam hiruk pikuk kehidupan modern, seringkali kita terjebak dalam rutinitas dan egoisme. Namun, di tengah segala kesibukan, masih banyak orang-orang yang menunjukkan kemurahan hati dan ketulusan hati yang luar biasa. Tindakan-tindakan kecil maupun besar yang mereka lakukan, mampu menyentuh hati dan menginspirasi banyak orang. Mereka yang rela meninggalkan zona nyaman mereka untuk […]

  • Jadwal Kapal Tatamailau Maret 2025

    Jadwal Kapal Tatamailau Maret 2025 Ditiadakan: Penyebab, Rute, dan Cara Beli Tiket Pelni Online

    • calendar_month Jumat, 7 Mar 2025
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Bagi Anda yang merencanakan perjalanan dengan Kapal Tatamailau pada Maret 2025, ada kabar penting. Jadwal Kapal Tatamailau bulan Maret 2025 ditiadakan karena kapal ini sedang menjalani proses docking atau perawatan tahunan. Docking adalah kegiatan rutin yang dilakukan PT Pelni untuk memastikan kapal selalu dalam kondisi prima dan siap melayani penumpang dengan aman dan […]

  • Dr. Hufron, Sekjen APHTN-HAN Jawa Timur

    APHTN-HAN Jatim Soroti Revisi Tata Tertib DPR! Apakah Kewenangan DPR untuk Mencopot Pejabat Negara Konstitusional?

    • calendar_month Senin, 10 Feb 2025
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Asosiasi Pengajar Hukum Tata Negara dan Hukum Administrasi Negara (APHTN-HAN) Jawa Timur menggelar webinar nasional kerjasama dengan Univ Wisnuwardhana, 9 Februari 2025. Membahas isu penting tentang revisi Peraturan DPR Nomor 1 Tahun 2020 tentang tata tertib. Salah satu topik utama yang diangkat adalah kewenangan DPR untuk mencopot pejabat negara melalui peraturan tata tertib […]

  • Manfaat buah alpukat

    Tak Perlu Skincare, ini 10 Manfaat Alpukat Untuk Kecantikan Wajah

    • calendar_month Minggu, 9 Jun 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Alpukat bukan hanya lezat untuk dimakan, tetapi juga menyediakan berbagai manfaat kesehatan dan kecantikan yang luar biasa untuk wajah. Disini, ita akan menjelajahi 10 manfaat menakjubkan dari buah alpukat yang mungkin belum kamu ketahui. Manfaat Buah Alpukat 1. Kaya akan Nutrisi. Alpukat mengandung banyak nutrisi penting seperti vitamin K, vitamin E, vitamin […]

expand_less