Breaking News
light_mode
Sabtu, 12 September 2026
Beranda » Pendidikan » Pendidikan Profesi Guru Unusa Dapat Tingkatkan Kualitas Pembelajaran

Pendidikan Profesi Guru Unusa Dapat Tingkatkan Kualitas Pembelajaran

  • account_circle Ruang redaksi
  • calendar_month Jumat, 13 Sep 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Surabaya, Ruang.co.idPendidikan Profesi Guru (PPG) di Unusa dapat meningkatkan kualitas pembelajaran. Ini pengakuan dua peserta masing-masing Sr. Elisabeth Hardiantinawati, MC, peserta PPG Dalam Jabatan Program Studi Bahasa Inggris, dan Teori Manao, peserta PPG Dalam Jabatan Prodi PGSD, yang mengikuti Yudisium pada Jumat (13/9) siang, di Auditorium Kampus B Unusa.

Dua peserta ini berasal dari daerah berbeda. Sr. Elisabeth Hardiantinawati, MC, berasal dari Surabaya, sementara Teori Manao berasal dari Nias Selatan, Sumetera Utara. Dua keyakinan mereka juga berbeda, Sr. Elisabeth Hardiantinawati, MC beragama Kristen Katolik sedang Teori Manao, Kristen Protestan.

Sr. Elisabeth Hardiantinawati, MC, yang menjabat sebagai Kepala SMP Katolik Santa Clara Surabaya ini mengakui, jika setelah mengikuti PPG di Unusa, hasilnya dapat meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas para peserta dan menambah kepercayaan diri peserta berada di depan kelas. “Sebagai kepala sekolah saya memang jarang mengajar di depan kelas, lebih banyak berurusan dengan administratif dan tata kelola sekolah, tapi saya sungguh amat yakin para peserta PPG akan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran di kelasnya,” katanya.

Dikatakannya, PPG Dalam Jabatan merupakan bentuk mengembangan diri untuk meningkatkan kualitas diri pendidik dalam pembelajaran yang disesuaikan dengan Kurikulum Merdeka. Mendalami kurikulum dari proses awal pembuatan modul ajar sampai dengan implementasi di kelas, adalah salah satu materi yang diberikan. “Dalam proses pembuatan modul memang dibutuhkan kreativitas pendidikan untuk menciptakan pembelajaran yang menarik bagi peserta didik yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik,” katanya.

Dua Peserta Yudisium PPG UNUSA

PPG Unusa Dapat Tingkatkan Kualitas Pembelajaran,Dua Peserta Yudisium Sr. Elisabeth Hardiantinawati, MC, PPG Dalam Jabatan Program Studi Bahasa Inggris dan Teori Manao, peserta PPG Dalam Jabatan Prodi PGSD

Sedikitnya ada tiga alasan kenapa PPG Dalam Jabatan jtu penting itu diikuti, katanya menambahkan. Pertama, karena setelah mengikuti PPG, bekal pengetahuan untuk mengajar para peserta bertambah. Kedua, ada banyak pengetahuan baru, misalnya tenang kebutuhan peserta didik yang berbeda-beda, maka diperlukan pembelajaran terdiferensiasi. “Karena itu menurut saya, kesempatan PPG adalah sebuah tantangan yang harus dijalankan untuk pengembangan diri pendidik di masa depan dalam menyiapkan generasi Pancasila,” Sambungnya.

Baca Juga  Wajib Bangga! Indonesia Gaungkan Pantun, Diplomasi Budaya di Forum Internasional

Ketiga, peserta ingin segera mempraktikkan bagaimana membuat proses pembelajaran kreatif kepada peserta didik, setelah memperoleh kiat-kiat dari dosen PPG. “Tiga point itu minimal yang telah diperoleh peserta PPG, sehingga menambah tingkat kepercayaan diri peserta. Banyak hal baru yang saya peroleh saat mengikuti PPG,” kata Suster kelahiran, Yogyakarta, 9 November 1974.

Bercerita pengalaman awal ikut PPG di Unusa, Sr. Elisabeth mengatakan, pada awalnya ia sangsi apakah dirinya bisa diterima dan berhasil dalam mengikuti PPG di Unusa, karena perbedaan keimanan yang dimiliki, belum lagi penampilan dirinya juga sangat berbeda dari kebanyakan peserta lain. “Saya memang mengenakan tutup kepala, tapi sangat berbeda dengan jilbab yang dikenakan peserta lain. Saya juga diawal-awal sempat galau untuk ikut,” katanya.

Tapi seiring berjalannya waktu, katanya melanjutkan cerita pengalamannya, kegalauan itu berangsur pulih. Ternyata baik dosen maupun peserta lain dapat menerima kehadiran dirinya. “Semua berjalan biasa dan semakin menarik ketika beberapa dosen dengan ramah dan candaan memberikan kesempatan yang sama untuk ikut aktif dalam proses pembelajaran,” kata Suster yang tinggal Kompleks Sekolah Santra Clara, Ngagel Madya, Surabaya.

Bagi Sr. Elisabeth, meski usianya tidak lagi muda dibanding teman-teman satu kelas dan satu angkatan, ia merasakan materi yang diberikan oleh para dosen bisa diterima dan dapat menambah wawasan peserta. “Ini terlihat sekali ketika pada saat dilaksanaan pembelajaran secara online dan tugas mandiri, serta presentasi peserta, semua mengerjakan dan mengumpulkan dengan baik. Para peserta juga aktif dalam berinteraksi dan berbagi pengalaman, demikian juga para dosen aktif menyapa,” kata alumni FKIP Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya ini.

Hal sama juga diceritakan oleh Teori Manao, Pria asal Sumatera Utara, Kab. Nias Selatan yang mengajar di SDN Tebolo, Kec. Hibala, Nias Selatan. Dikatakannya, PPG yang dia ikuti di Unusa sungguh telah membuka wawasan dirinya dalam menjalankan proses pembelajaran di kelas. “Kini saya jauh lebih siap dan percaya diri di hadapan murid-murid di depan kelas. Sebelum mengikuti PPG, kelas saya pasif, karena belum mendapatkan bagaimana cara membuat kelas bisa hidup dan menyenangkan. Kini semuanya telah berubah, karena saya sudah punya bekal untuk itu. Sebagai kepala sekolah saya akan menularkan apa yang telah saya peroleh dari PPG Unusa ke guru-guru di sekolah saya,” katanya.

Baca Juga  Sejarah Pertempuran Surabaya 10 November: Perjuangan Heroik dalam Mempertahankan Kemerdekaan Indonesia

Pria yang sudah 15 tahun menjadi guru ini mengakui bahwa materi yang diberikan pada pelaksanaan PPG di Unusa telah banyak mengubah dan menginspirasi cara dia menyampaikan pelajaran kepada murid-muridnya. Selain itu, pengetahuan dan kemampuan saya di bidang IT juga bertambah setelah mengikuti PPG di Unusa. “Sebelum ini kelas monoton, hanya pembelajaran tradisional, membaca dan mencatat, terasa membosankan bagi saya apalagi mungkin yang dirasakan murid-murid. Kini kelas menjadi lebih hidup dan menyenangkan,” kata Teori Manoa, kelahiran Nias Selatan, 10 Juli 1977.

Ayah dua orang putri ini menceritakan kendala yang ia alami selama mengikuti PPG, antara lain ganguan sinyal yang sering dialami saat melakukan pertemuan melalui online. “Saya mengikuti perkuliahan secara online bukan dari sekolah, karena fasilitas di sekolah tidak ada. Jadi selama pelaksanaan PPG saya kost di pulau lain yang memiliki jaringan internet,” katanya.
Alumni PGSD dari Universitas Terbuka tahun 2020 ini menceritakan, kondisi di sekolahnya sangat minim. Tidak ada listrik, guru hanya 9 orang terdiri dari seorang PNS, 5 orang GTT dan 3 orang P3K dengan 122 siswa dari kelas satu hingga enam. “Jangankan fasilitas internet, aliran listrik saja di sekolah kami belum ada,” katanya.

Baik Sr. Elisabeth maupun Teori Manoa, merasa beruntung memperoleh kesempatan mengikuiti PPG di Unusa. “Saya tidak menemukan berbedaan perlakuan dari dosen maupun sesame peserta meski saya berkeyakinan lain,” kata Teori Manoa, yang memeluk Kristen Protestan.

Sr. Elisabeth berpesan baik bagi dirinya maupun peserta PPG Unusa lainnya, bahwa kesempatahn yang telah diperolehnya dari Pemerintah melalui PPG Dalam Jabatan hendaknya jangan disia-siakan. Jadikan ada yang telah diperoleh sebagai bekal tambahan untuk terus memberikan motivasi kepada peserta didik sebagai bagian dari upaya mencintai profesi.

Baca Juga  Mengenal Puncak Carstensz Pyramid, Puncak Tertinggi Indonesia yang Menantang

“Sebagai guru kita harus terus belajar dan belajar untuk bisa membangun karakter peserta didik dengan optimal untuk membangun masa depan mereka. Kebetulan saya memang mencintai anak-anak. Berada di tengah-tengah mereka sungguh sangat mengasikan,” katanya. (*)

  • Penulis: Ruang redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Persiapan Idul Fitri

    Persiapan dan Tradisi Idul Fitri! Panduan Lengkap Sambut Hari Kemenangan dengan Penuh Makna

    • calendar_month Senin, 31 Mar 2025
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Idul Fitri adalah momen spesial yang dinantikan umat Muslim di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Selain sebagai hari kemenangan setelah sebulan berpuasa, Idul Fitri juga menjadi waktu untuk mempererat ikatan keluarga dan merayakan kebersamaan. Berikut adalah panduan lengkap tentang persiapan Idul Fitri dan tradisi Lebaran yang penuh makna. Persiapan Menyambut Idul Fitri 1. Pembersihan […]

  • Prewar CUP 2026

    Kemenangan Kejutan PB Garis Keras di Prewar CUP 2026

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Ruang Mujiono
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Pesta olahraga bulu tangkis Prewar CUP 2026 resmi menutup tirai setelah menyemarakkan kota Surabaya selama sepekan penuh. Turnamen bulu tangkis bergengsi yang digelar di Marvell Badminton Court pada 11-17 Januari lalu, sukses menyedot perhatian komunitas badminton dari berbagai penjuru. Senin (19/01/2026). Berbagai kategori, dari A-B hingga F, dipertandingkan dengan semangat sportivitas tinggi. Namun, […]

  • Hoobastank

    Ngeri! Hoobastank Jadi Band Pembuka Konser The Script di Jakarta dan Surabaya

    • calendar_month Sabtu, 31 Agt 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Kabar sangat mengejutkan berasal dari konser The Script yang akan datang di Indonesia. Color asia live mengumumkan pada konser bertajuk “Satellites Wotld Tour” mendatang, The Script akan menggandeng band besar mancanegara. Hoobastank akan menjadi band pembuka konser The Script pada Februari mendatang di Jakarta dan Surabaya. Kabar ini sangat membuat masyarakat Indonesia […]

  • Cabut gigi tidak boleh dilakukan saat masih terasa sakit

    Alasan Dilarang Cabut Gigi Saat Masih Terasa Sakit

    • calendar_month Sabtu, 21 Des 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Pernah nggak sih kamu kepikiran untuk langsung cabut gigi saat rasa sakitnya nggak tertahankan? Memang, sakit gigi itu nggak main-main, bikin nggak bisa fokus sama aktivitas, bahkan sampai mengganggu tidur. Tapi, sebelum buru-buru ke dokter gigi untuk cabut, kamu perlu tahu bahwa mencabut gigi saat masih terasa sakit ternyata sangat tidak dianjurkan. […]

  • Batas lapor SPT Orang pribadi (OP) Tahunan

    Batas Pelaporan SPT Pajak Orang Pribadi, Jangan Sampai Kena Denda!

    • calendar_month Jumat, 14 Mar 2025
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Setiap tahun, ada satu hal yang selalu bikin deg-degan bagi wajib pajak, yaitu lapor SPT Tahunan. Banyak yang baru sadar kalau tenggat waktu sudah dekat saat menerima notifikasi dari aplikasi pajak atau setelah melihat pengingat di media sosial. Beberapa orang mungkin sudah rajin lapor pajak sejak awal tahun. Tapi, banyak juga yang memilih […]

  • Insect Repellent Alami

    Insect Repellent Alami Jawaban Cerdas Para Smart Mom Indonesia

    • calendar_month Minggu, 28 Sep 2025
    • account_circle Ruang Sely
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Geliat para Smart Mom Indonesia dalam memilih produk terbaik untuk keluarga mendapatkan pengakuan tertinggi melalui sebuah penghargaan bergengsi. Produk insect repellent alami berhasil dinobatkan sebagai pemenang BRAND CHOICE 2025 Award pada kategori Mom & Kids, membuktikan bahwa keamanan dan bahan alami menjadi prioritas utama. Prestasi gemilang ini bukanlah pencapaian yang instan, melainkan hasil […]

expand_less