Breaking News
light_mode
Sabtu, 12 September 2026
Beranda » Kolom » Ketika Kursi Bupati Bergetar di Alun-Alun Pati

Ketika Kursi Bupati Bergetar di Alun-Alun Pati

  • account_circle Ruang redaksi
  • calendar_month Rabu, 13 Agt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh: Sultoni Fikri

(Dosen Fakultas Hukum Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya dan Direktur Eksekutif di Nusantara Center for Social Research)

 

Ruang.co.id – Ada pepatah Jawa yang berbunyi “Aja gumunan, aja kagetan, aja dumeh”. Artinya, jangan mudah terkejut, jangan mudah heran, dan jangan merasa lebih tinggi hanya karena sedang berkuasa. Sepertinya, nasihat ini sedang “mengetuk” pintu pendengaran para pejabat publik melalui panggung besar yang sedang dimainkan di Kabupaten Pati.

Demonstrasi menuntut lengsernya Bupati Sudewo adalah episode yang menarik sekaligus menyentil. Bukan hanya karena kebijakan PBB-P2 yang naik 250%, itu hanyalah percikan api, karena sikap “tidak gentar” yang justru menyiram bensin ke bara. Mengutip gaya para penjual obat di pasar malam, “jangan tantang kalau tak siap ditebus.” Ketika pemimpin mengatakan “kerahkan 50.000 orang pun saya tidak akan gentar,” ternyata rakyat Pati mengambilnya sebagai undangan resmi untuk hadir berbondong-bondong.

Teori kontrak sosial Jean-Jacques Rousseau mengatakan bahwa kekuasaan hanya sah selama ia dijalankan sesuai general will. Begitu pemerintah dianggap menyimpang dari kepentingan rakyat, kontrak itu cacat, dan rakyat berhak menuntut perubahan. Dari sudut pandang teori legitimasi Max Weber, kekuasaan itu bertahan selama ada pengakuan moral dari yang diperintah. Begitu pengakuan itu pudar, kekuasaan hanya tinggal atribut seperti kemeja putih, kendaraan lapis baja, dan pidato di atas pagar yang memisahkan pemimpin dari rakyatnya. Dan pagar itu, meski besi, tidak lebih kuat dari pagar sosial yang sudah runtuh.

Memang benar bupati dipilih secara langsung dan tidak dapat digulingkan hanya karena tekanan massa. Ada mekanisme formal seperti hak angket DPRD, pansus, hingga putusan pemberhentian sesuai undang-undang. Tetapi mari bicara jujur, di negeri ini, mekanisme formal kerap menjadi payung yang baru dibuka ketika hujan sudah turun. Dan hujan di Pati hari ini bukan rintik-rintik, ia badai massa yang memaksa payung itu dibentangkan.

Baca Juga  Membumikan Pancasila Melalui Kampus Berdampak sebagai Pemandu Aksi Nyata

Jika demonstrasi ini berhasil memakzulkan Bupati Pati, ia akan menjadi catatan penting di buku besar demokrasi local, bahwa kekuasaan bukanlah tiket sekali jalan menuju lima tahun aman sentosa. Sebaliknya, ia adalah kontrak kerja yang setiap saat bisa diputus bila “majikan” (baca: rakyat) menilai pegawainya gagal. Dan apabila pada akhirnya Bupati Pati benar-benar lengser akibat desakan rakyat, peristiwa ini akan menjadi semacam “prasasti” baru bagi politik local. Bukti bahwa people power tidak perlu menunggu 1998 untuk beraksi, dan bahwa jabatan hasil pemilihan langsung pun tetap bersifat by contract. Rakyat bisa mengangkat, rakyat bisa menurunkan. Bukan revolusi, tapi kontrak kerja yang diputus sepihak oleh majikan karena karyawan dinilai tidak perform.

Untuk para pejabat lain yang sedang duduk manis di kursinya, ingatlah bahwa setiap alun-alun bisa berubah menjadi ruang sidang rakyat. Dan suara rakyat, meski tanpa palu sidang, bisa lebih memekakkan telinga daripada ketukan Ketua DPRD.

Lord Acton bilang, “Power tends to corrupt”. Rakyat Pati menambahkan catatan kaki yang lebih actual, “Kekuasaan yang terlalu lama menutup telinga, akan dipaksa mendengar. Meski lewat suara teriakan dan asap gas air mata”. Singkatnya, jangan sampai kursi Anda nanti ikut bergetar, bukan karena gempa bumi, tapi karena langkah seribu orang yang datang menagih janji.

  • Penulis: Ruang redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • laporan polisi ketua RT

    Ketua RT Benowo Dilaporkan Polisi Usai Suarakan Pencemaran Lingkungan

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle Ruang M Andik
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Seorang Ketua RT 04 RW 06 Kelurahan Kandangan, Kecamatan Benowo, Surabaya, Pak Mardi, harus berurusan dengan hukum. Ia dilaporkan ke Polrestabes Surabaya oleh Direktur PT Suka Jadi Logam (PT SJL) usai menyampaikan aspirasi warga mengenai dugaan pencemaran lingkungan dalam suatu rapat di DPRD Kota Surabaya. Laporan polisi bernomor LP/B/800/VIII/2025/SPKT yang diterima 1 Agustus […]

  • Gus Muhdlor dituntut KPK

    Jaksa KPK Tuntut Gus Muhdlor 6 Tahun 4 Bulan Penjara: Kasus Korupsi BPPD Sidoarjo

    • calendar_month Selasa, 10 Des 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Drama hukum yang melibatkan Bupati Sidoarjo nonaktif Ahmad Muhdlor Ali, atau yang lebih dikenal sebagai Gus Muhdlor, terus menjadi sorotan publik. Dalam sidang yang digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya, Senin (9/12), Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari KPK menuntut vonis 6 tahun 4 bulan penjara terhadap terdakwa. Selain hukuman penjara, […]

  • DPRD Surabaya Gerakan Merah Putih

    DPRD Surabaya Dorong Gerakan Kibarkan Merah Putih, Tolak Usulan Sanksi Warga

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Poin Utama : DPRD Kota Surabaya menolak usulan sanksi bagi warga yang belum mengibarkan Bendera Merah Putih dan memilih mendorong gerakan masif pengibaran secara sukarela. Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko, menegaskan penolakan sanksi karena Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 tidak mengatur hukuman bagi warga yang belum memasang bendera. Rendahnya partisipasi warga dalam […]

  • hotel

    Okupansi Hotel di Jawa Timur Momen Lebaran Idul Fitri Capai 90 Persen

    • calendar_month Kamis, 4 Apr 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Momen lebaran Idul Fitri 1445 H, Okupansi hotel di Jawa Timur diperkirakan mencapai hingga 90 persen. Apalagi daerah yang menjadi tujuan masyarakat untuk mudik maupun berlibur (wisata) seperti Pasuruan, Malang, Batu, Kediri, Jombang, Blitar, Madiun, hingga Banyuwangi. Okupansi Momen lebaran Idul Fitri 1445 H tersebut disampaikan Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) […]

  • Tanggal Nyepi 2026

    Mencari Tanggal Nyepi 2026? Simak Jadwal Libur Nasional dan Cuti Bersamanya

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Masyarakat Indonesia dapat menandai kalender mereka pada pertengahan Maret mendatang. Berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri, puncak perayaan Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948 dipastikan akan digelar pada 19 Maret 2026. Masyarakat Indonesia akan menikmati masa libur yang cukup panjang dalam rangka perayaan Nyepi tahun ini. Pemerintah tidak hanya menetapkan tanggal […]

  • Lirik Lagu Waiting On A Wish

    Intip OST Snow White “Waiting On A Wish” dengan Suara Merdu Pemeran Utamanya, Rachel Zegler

    • calendar_month Minggu, 5 Jan 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Kamu pasti udah enggak sabar kan nungguin film Snow White terbaru? Nah, sekarang kita bahas sedikit soal soundtrack-nya yang berjudul “Waiting On A Wish”. Lagu ini digarap sama orang yang sama di balik kesuksesan La La Land. Suara merdu Rachel Zegler, pemeran utama Snow White, bakal bikin kita langsung terbawa ke dunia […]

expand_less