Breaking News
light_mode
Sabtu, 12 September 2026
Beranda » Pendidikan » Menghidupkan Kembali Keris: Warisan Leluhur yang Tak Lekang Zaman di Tengah Perubahan

Menghidupkan Kembali Keris: Warisan Leluhur yang Tak Lekang Zaman di Tengah Perubahan

  • account_circle Ruang Gentur
  • calendar_month Minggu, 29 Des 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Surabaya, Ruang.co.id – Keris, sebagai salah satu warisan budaya tak benda Indonesia, menjadi topik utama dalam diskusi publik bertajuk “Keris, Warisan Leluhur yang Tak Lekang oleh Zaman”. Acara yang digelar oleh Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Surabaya ini berlangsung di lapangan Tugu Pahlawan Surabaya, menghadirkan sejumlah tokoh budaya dan sejarah sebagai pembicara.

Diskusi ini dihadiri oleh Basuki Teguh Yuwono, seorang Empu Keris dari Museum Brojobuwono Surakarta, Hidayat sebagai kolektor Keris asal Surabaya, serta Nanang Purwono, seorang pegiat sejarah dan budaya Kota Surabaya.

Keris: Lebih dari Sekadar Benda Fisik

Dalam paparannya, Basuki Teguh Yuwono mengungkapkan bahwa Keris adalah simbol budaya yang memuat nilai-nilai luhur bangsa. “Keris jangan dilihat hanya dari bentuk fisiknya, tetapi maknanya sebagai warisan budaya tak benda (intangible heritage). Keris mencerminkan keteguhan, kewibawaan, dan keragaman bangsa Indonesia,” ujar Basuki.

Ia juga menambahkan bahwa Keris harus mengikuti perkembangan zaman agar tetap relevan di masa kini dan mendatang. Menurutnya, meskipun era terus berubah, nilai-nilai dalam Keris tidak boleh hilang.

Pentingnya Peran Generasi Muda dan Pemerintah

Salah satu peserta diskusi dari komunitas Pasopati menyatakan perlunya keterlibatan pemerintah dalam mempromosikan Keris kepada generasi muda. Ia menilai bahwa kegiatan seperti pameran dan edukasi budaya perlu diperbanyak agar anak muda memahami pentingnya pelestarian Keris.

Basuki pun mengungkapkan harapannya terkait peran Kementerian Kebudayaan yang baru dibentuk. “Saya berharap kementerian ini bisa menangani isu-isu kebudayaan, termasuk pelestarian Keris, dengan lebih terarah,” ujarnya.

Menteri Kebudayaan Fadli Zon, yang juga Ketua Umum Sekretariat Nasional Keris Indonesia, sebelumnya menekankan pentingnya pameran, penerbitan buku, dan edukasi di dalam maupun luar negeri untuk mendukung pelestarian Keris.

Baca Juga  Mengenal Budaya Kesenian Tradisional Ujung Indonesia, Papua

Keris dan Jejaknya di Surabaya

Di Surabaya, Keris bukanlah hal baru. Hidayat menjelaskan bahwa sejarah mencatat keberadaan Empu pembuat Keris di beberapa kampung, seperti Ampel Gading dan Pandean. Informasi ini bahkan tercantum dalam serat kuno seperti Asmaradana dan Dandanggula.

Nanang Purwono menambahkan, simbolisasi Keris terlihat dalam sejarah perjuangan masyarakat Surabaya. Salah satu bukti nyata adalah patung Trip di Jalan Gunungsari, yang menggambarkan Keris sebagai senjata yang digunakan para pejuang.

Keris sebagai warisan budaya tak benda

Aksara Jawa: Tradisi Intektual yang Seiring Sejalan dengan Keris

Hidayat juga menggarisbawahi bahwa pelestarian Keris serupa dengan pelestarian Aksara Jawa. Menurutnya, aksara ini adalah bentuk tradisi intelektual yang digunakan para leluhur di Surabaya sejak abad ke-15 hingga ke-19. “Aksara Jawa layak dimasukkan dalam sejarah Kota Surabaya, bahkan menjadi bagian dari Museum Pendidikan,” katanya.

Peninggalan Baru untuk Museum Tugu Pahlawan

Diskusi ini juga mencatat momen bersejarah dengan penyerahan sebilah Keris dari keluarga Kanjeng Pangeran Adipati Aryo Karyonagoro Surakarta kepada Museum Tugu Pahlawan. Kepala Disbudporapar, Hidayat Syah, menerima hibah ini sebagai bagian dari upaya memperkaya koleksi museum dan mengedukasi masyarakat.

Keris bukan sekadar pusaka, tetapi juga simbol budaya yang memuat nilai-nilai luhur bangsa Indonesia. Diskusi publik ini menjadi langkah nyata untuk menghidupkan kembali warisan leluhur agar tetap relevan di tengah perubahan zaman. Kolaborasi antara pemerintah, komunitas budaya, dan generasi muda menjadi kunci utama pelestarian Keris sebagai warisan budaya tak benda.

  • Penulis: Ruang Gentur

Rekomendasi Untuk Anda

  • Di Balik Peran Transgender yang Curi Perhatian di Squid Game Season 2, Park Sung Hoon Banjir Pujian

    Di Balik Peran Transgender yang Curi Perhatian di Squid Game Season 2, Park Sung Hoon Banjir Pujian

    • calendar_month Sabtu, 4 Jan 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Squid Game Season 2 tidak hanya membawa kita kembali ke permainan mematikan yang penuh intrik. Tetapi juga memperkenalkan karakter-karakter baru yang berhasil mencuri perhatian. Salah satunya adalah sosok transgender bernomor 120 yang diperankan oleh aktor Park Sung Hoon. Kehadirannya dalam serial ini menjadi pembicaraan hangat di kalangan penggemar dan kritikus. Sebagai seorang […]

  • Biaya pariwisata Indonesia

    Mahalnya Ekosistem Wisata Indonesia! Bisakah Tarif Transportasi & Hotel Ditekan untuk Dongkrak Kunjungan Turis?

    • calendar_month Sabtu, 10 Mei 2025
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Anggota Komisi VII DPR RI, Bambang Haryo Soekartono (BHS), baru-baru ini menyoroti tingginya biaya dalam ekosistem pariwisata Indonesia. Menurutnya, hal ini bisa menjadi penghalang besar bagi peningkatan kunjungan wisatawan, baik domestik maupun mancanegara. Dari transportasi hingga akomodasi, harga yang tidak kompetitif dinilai bisa mengurangi daya tarik Indonesia sebagai destinasi wisata. BHS menekankan bahwa […]

  • Zodiak Red flag

    5 Zodiak yang Terkenal Sulit Diatur

    • calendar_month Rabu, 9 Okt 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Pernahkah Anda berinteraksi dengan seseorang yang seolah-olah memiliki tombol “on” dan “off” untuk kerjasama? Mereka yang seringkali memiliki pendapat berbeda, sulit diajak kompromi, atau bahkan tampak sengaja melawan arus. Fenomena ini sering kita sebut sebagai “susah diatur”. Hal-hal seperti ini biasanya banyak yang mencari tahu lewat zodiak. Banyak orang yang sering mengaitkan […]

  • Dekopinda Koperasi Berdaya

    Peringati Hari Koperasi Nasional Ke- 79, Dekopinda Sidoarjo Dorong “Koperasi Berdaya Demi Indonesia Berjaya”

    • calendar_month Minggu, 26 Jul 2026
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 di Kabupaten Sidoarjo, menjadi momentum penting menghidupkan kembali semangat gotong royong gerakan koperasi. Ketua Dekopinda Sidoarjo, Bambang Pujianto, mengatakan koperasi harus tumbuh sehat, modern, dan akuntabel. “Dekopinda hadir mengonsolidasikan gerakan koperasi agar berdaya,” ujarnya, dalam seremoni pembukaan, di lapangan Mapolsekta Sidoarjo, pada Minggu (26/7/2026). Ia menambahkan, dukungan […]

  • Pemain Portugal dalam Piala Dunia 2026. (Official FIFA)

    Bentrok Penguasa Eropa di Dallas: Prediksi Portugal vs Spanyol di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle Ruang Wawan
    • 0Komentar

    Ruang.co.id — Panggung Piala Dunia 2026 siap menyajikan salah satu hidangan utama paling megah di babak 16 besar. Dua raksasa Semenanjung Iberia, Portugal dan Spanyol, siap saling jegal demi mengamankan satu tiket ke perempat final. Stadion Dallas, Amerika Serikat, akan menggelar laga krusial ini pada Selasa (7/7). Para pencinta sepak bola di tanah air dapat menyaksikan […]

  • Kasus Dugaan Intimidasi di Pilkada Tabanan: Bawaslu Tabanan Akan Putuskan Nasib Laporan Esok Jumat

    Kasus Dugaan Intimidasi di Pilkada Tabanan: Bawaslu Tabanan Akan Putuskan Nasib Laporan Esok Jumat

    • calendar_month Kamis, 10 Okt 2024
    • account_circle Ruang Hadilies
    • 0Komentar

    TABANAN, Ruang.co.id- I Ketut Widiana, Mangku Pura Melanting di Pasar Umum Tabanan, kembali memberikan kesaksian di kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Tabanan pada Kamis (10/10/2024). Kedatangannya bersama tim kuasa hukum Legal Advokat Gadjah Agus Suradnyana (LAGAS) bertujuan untuk memberikan klarifikasi terkait dugaan intimidasi yang dilakukan oleh oknum pendukung salah satu pasangan calon bupati di […]

expand_less