Breaking News
light_mode
Minggu, 13 September 2026
Beranda » Hukrim » Kritik Budayawan Taufik Monyong Terhadap Kasus Korupsi Dana Hibah Pokmas Jatim

Kritik Budayawan Taufik Monyong Terhadap Kasus Korupsi Dana Hibah Pokmas Jatim

  • account_circle Ruang redaksi
  • calendar_month Kamis, 28 Nov 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Surabaya, Ruang.co.idKasus dugaan korupsi dana hibah kelompok masyarakat (pokmas) yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Jawa Timur tahun anggaran 2019-2022 terus menjadi sorotan. Tidak hanya dari kalangan hukum dan politik, perhatian juga datang dari budayawan, termasuk Taufik Monyong. Ia menyampaikan kritik tajam terkait penggunaan dana yang dinilai tidak sesuai peruntukannya.

Dalam pernyataannya, Taufik menegaskan bahwa dana hibah memiliki tujuan yang baik untuk mendukung aktivitas masyarakat. Namun, apabila ada pihak yang menyalahgunakannya, hal tersebut menjadi persoalan serius. “Hibah ini sebenarnya motifnya bagus. Tapi ketika pelaksanaannya tidak sesuai, dana ini keluar dari tujuan utamanya dan menjadi tidak bagus,” ungkap Taufik.

Taufik Monyong juga menyoroti lemahnya kesadaran moral di tengah keterbukaan informasi. Menurutnya, pelaku korupsi tidak hanya sekadar tergelincir, tetapi secara sadar memilih untuk “terjun ke jurang” dengan menyalahgunakan dana hibah. Ia menambahkan bahwa dalam konteks kebudayaan, setiap tindakan seharusnya dipikirkan secara matang untuk memastikan manfaat yang nyata tanpa melibatkan risiko melanggar hukum.

“Kalau meminjam istilah Ketua DPD Hanura, Yunianto Wahyudi (masteng), kenapa alokasi 70% dana eksekutif tampak luput dari perhatian dibandingkan 30% dana legislatif. Jika 30% diusut lalu bagaimana dengan 70 persen lainnya? Harus ada kejelasan menyeluruh. Jika hanya sebagian yang disorot, patut dicurigai ada kolusi di baliknya,” Taufik.

Kasus ini tengah diusut oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Mantan Ketua DPRD Jawa Timur, Kusnadi, menjadi salah satu tokoh utama yang diperiksa dalam penyelidikan. Selain itu, 17 anggota DPRD Jawa Timur periode 2019-2024 turut dipanggil sebagai saksi, termasuk beberapa tokoh seperti Agus Wicaksono (Ketua Badan Kehormatan DPRD), Abdul Halim (Ketua Komisi C), dan Alyadi (Ketua Komisi B).

Baca Juga  Hakim Tipikor Surabaya Vonis 6,5 Tahun Sugiri Sancoko dan Mengembalikan Uang Rp6,7 M ke Negara, Mas Pren Berencana Banding

Pemeriksaan berlangsung di Kantor BPKP Perwakilan Jawa Timur untuk menggali lebih dalam proses penganggaran, persetujuan, hingga pencairan dana hibah. Pada Juli 2024, KPK menetapkan 21 tersangka yang terdiri dari anggota DPRD dan pihak eksekutif. Dugaan kuat mengarah pada adanya kolusi dan manipulasi dalam distribusi dana hibah senilai miliaran rupiah.

Dana hibah pokmas seharusnya dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan masyarakat, seperti pemberdayaan ekonomi, pendidikan, dan kebudayaan. Namun, penyalahgunaan dana tersebut tidak hanya melukai kepercayaan masyarakat, tetapi juga menghambat pembangunan sosial.

Budayawan Taufik Monyong menambahkan, pelaku korupsi harus dihukum dengan tegas tanpa kompromi. “Hukum tidak boleh main-main. Jika sudah ada indikasi kuat, penegakan hukum harus dilakukan secara transparan dan menyeluruh,” tegasnya.

Kasus dugaan korupsi dana hibah pokmas di Jawa Timur menjadi tamparan keras bagi penegakan hukum di Indonesia. Sorotan dari berbagai kalangan, termasuk budayawan seperti Taufik Monyong, menunjukkan bahwa persoalan ini bukan hanya urusan hukum, tetapi juga moral dan etika. Transparansi dan keadilan menjadi kunci utama untuk menyelesaikan kasus ini demi mengembalikan kepercayaan publik.

  • Penulis: Ruang redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 10 Aneka Kue Kering Lebaran Kekinian yang Wajib Ada di Meja!

    10 Aneka Kue Kering Lebaran Kekinian yang Wajib Ada di Meja!

    • calendar_month Senin, 24 Feb 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Hari pertama Lebaran, tamu datang silih berganti, dan mereka langsung melirik meja ruang tamu. Toples kue sudah tertata rapi. Mereka pun mulai membuka satu per satu. Tapi… kue yang ada cuma nastar, kastengel, dan putri salju lagi? Bukannya nggak enak, tapi kadang kita butuh jajan lebaran yang lebih fresh dan kekinian! Saat ini, […]

  • kekerasan seksual anak di dunia digital

    Jerat Digital Mengancam Anak! KPAI Beberkan Gelombang Kekerasan Seksual Online yang Mencemaskan

    • calendar_month Sabtu, 19 Apr 2025
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) baru-baru ini mengeluarkan peringatan keras tentang maraknya kasus kekerasan seksual anak di ruang digital. Komisioner KPAI, Dian Sasmita, menyatakan bahwa platform online telah menjadi sarang baru bagi predator anak, dengan modus operandi yang semakin sulit dilacak. “Internet adalah pedang bermata dua. Di satu sisi membuka wawasan, di sisi […]

  • Kyle Walker mengenakan jersey Manchester City di lapangan, siap bergabung dengan AC Milan secara gratis di bursa transfer Januari 2025

    Kyle Walker Tinggalkan Manchester City, Segera Gabung AC Milan

    • calendar_month Selasa, 21 Jan 2025
    • account_circle Ruang Wawan
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Kyle Walker, bek senior Manchester City, dilaporkan akan segera terbang ke Italia untuk bergabung dengan AC Milan. Menurut laporan dari Daily Mail, Walker dijadwalkan menjalani tes medis pada Rabu (22/01/2025) sebelum resmi menandatangani kontrak berdurasi dua setengah tahun bersama raksasa Serie A tersebut. Walker, yang sebelumnya menjadi pemain kepercayaan Josep Guardiola, belakangan […]

  • Sal Priadi

    Dibalik Suara Unik Sal Priadi dan Liriknya yang Menyentuh

    • calendar_month Jumat, 2 Agt 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Sal Priadi, nama yang semakin sering kita dengar di industri musik Indonesia saat ini. Penyanyi, penulis lagu, sekaligus aktor ini berhasil memikat hati pendengar dengan suara khasnya dan lirik-lirik yang penuh makna. Lagu-lagunya yang sarat emosi dan nuansa melankolik berhasil menembus hati banyak orang, menjadikan Sal Priadi sebagai salah satu musisi muda […]

  • Etika bertamu lebaran

    10 Etika Terbaik Saat Bertamu Lebaran agar Silahturahmi Semakin Hangat dan Berkesan

    • calendar_month Selasa, 1 Apr 2025
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Lebaran telah tiba! Saatnya merayakan kemenangan setelah sebulan penuh berpuasa. Salah satu tradisi yang tak terpisahkan dari momen ini adalah bertamu ke rumah keluarga dan teman dekat untuk bersilahturahmi. Namun, agar kunjungan Anda meninggalkan kesan positif dan tidak menimbulkan momen “ups”, penting untuk memahami etika bertamu yang tepat. Yuk, simak panduan etika bertamu […]

  • Mulyono

    Benang Merah Pemeriksaan Mulyono Menguak Retakan Kekuasaan di Sidoarjo

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Benang perkara dugaan penipuan dan penggelapan yang menjerat Dewan Pengawas RSUD Notopuro Sidoarjo, Mulyono Wijayanto,SE., menjadi pintu awal terkuaknya potensi praktik KKN yang disebut-sebut bersinggungan dengan lingkar kekuasaan Bupati Subandi. Pemeriksaan Mulyono oleh Direktorat Tindak Pidana Umum Mabes Polri pada Selasa–Rabu (11–12/11/2025) langsung mengguncang opini publik dan memantik gelombang tuntutan transparansi. Mulyono […]

expand_less