Breaking News
light_mode
Senin, 14 September 2026
Beranda » Hukrim » Kritik Budayawan Taufik Monyong Terhadap Kasus Korupsi Dana Hibah Pokmas Jatim

Kritik Budayawan Taufik Monyong Terhadap Kasus Korupsi Dana Hibah Pokmas Jatim

  • account_circle Ruang redaksi
  • calendar_month Kamis, 28 Nov 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Surabaya, Ruang.co.idKasus dugaan korupsi dana hibah kelompok masyarakat (pokmas) yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Jawa Timur tahun anggaran 2019-2022 terus menjadi sorotan. Tidak hanya dari kalangan hukum dan politik, perhatian juga datang dari budayawan, termasuk Taufik Monyong. Ia menyampaikan kritik tajam terkait penggunaan dana yang dinilai tidak sesuai peruntukannya.

Dalam pernyataannya, Taufik menegaskan bahwa dana hibah memiliki tujuan yang baik untuk mendukung aktivitas masyarakat. Namun, apabila ada pihak yang menyalahgunakannya, hal tersebut menjadi persoalan serius. “Hibah ini sebenarnya motifnya bagus. Tapi ketika pelaksanaannya tidak sesuai, dana ini keluar dari tujuan utamanya dan menjadi tidak bagus,” ungkap Taufik.

Taufik Monyong juga menyoroti lemahnya kesadaran moral di tengah keterbukaan informasi. Menurutnya, pelaku korupsi tidak hanya sekadar tergelincir, tetapi secara sadar memilih untuk “terjun ke jurang” dengan menyalahgunakan dana hibah. Ia menambahkan bahwa dalam konteks kebudayaan, setiap tindakan seharusnya dipikirkan secara matang untuk memastikan manfaat yang nyata tanpa melibatkan risiko melanggar hukum.

“Kalau meminjam istilah Ketua DPD Hanura, Yunianto Wahyudi (masteng), kenapa alokasi 70% dana eksekutif tampak luput dari perhatian dibandingkan 30% dana legislatif. Jika 30% diusut lalu bagaimana dengan 70 persen lainnya? Harus ada kejelasan menyeluruh. Jika hanya sebagian yang disorot, patut dicurigai ada kolusi di baliknya,” Taufik.

Kasus ini tengah diusut oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Mantan Ketua DPRD Jawa Timur, Kusnadi, menjadi salah satu tokoh utama yang diperiksa dalam penyelidikan. Selain itu, 17 anggota DPRD Jawa Timur periode 2019-2024 turut dipanggil sebagai saksi, termasuk beberapa tokoh seperti Agus Wicaksono (Ketua Badan Kehormatan DPRD), Abdul Halim (Ketua Komisi C), dan Alyadi (Ketua Komisi B).

Baca Juga  Ronald Tannur Masih Ditahan di Rutan Medaeng, Kebutuhan Saksi dalam Kasus Hakim dan Pengacara

Pemeriksaan berlangsung di Kantor BPKP Perwakilan Jawa Timur untuk menggali lebih dalam proses penganggaran, persetujuan, hingga pencairan dana hibah. Pada Juli 2024, KPK menetapkan 21 tersangka yang terdiri dari anggota DPRD dan pihak eksekutif. Dugaan kuat mengarah pada adanya kolusi dan manipulasi dalam distribusi dana hibah senilai miliaran rupiah.

Dana hibah pokmas seharusnya dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan masyarakat, seperti pemberdayaan ekonomi, pendidikan, dan kebudayaan. Namun, penyalahgunaan dana tersebut tidak hanya melukai kepercayaan masyarakat, tetapi juga menghambat pembangunan sosial.

Budayawan Taufik Monyong menambahkan, pelaku korupsi harus dihukum dengan tegas tanpa kompromi. “Hukum tidak boleh main-main. Jika sudah ada indikasi kuat, penegakan hukum harus dilakukan secara transparan dan menyeluruh,” tegasnya.

Kasus dugaan korupsi dana hibah pokmas di Jawa Timur menjadi tamparan keras bagi penegakan hukum di Indonesia. Sorotan dari berbagai kalangan, termasuk budayawan seperti Taufik Monyong, menunjukkan bahwa persoalan ini bukan hanya urusan hukum, tetapi juga moral dan etika. Transparansi dan keadilan menjadi kunci utama untuk menyelesaikan kasus ini demi mengembalikan kepercayaan publik.

  • Penulis: Ruang redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jadwal FilmPengantin Iblis

    Ini Jadwal Tayang Film Pengantin Iblis di Bioskop Surabaya Hari Ini

    • calendar_month Minggu, 2 Feb 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Beranikah Anda menerima takdir yang gelap? Film horor “Pengantin Iblis” akan membawa Anda ke dalam dunia yang penuh dengan ketegangan dan misteri yang mencekam. Ranti, seorang ibu yang penuh kasih sayang dan berdedikasi, harus berjuang menghadapi kenyataan pahit demi kesembuhan buah hatinya. Ia rela melakukan apa saja, bahkan berhadapan dengan kekuatan jahat yang […]

  • Mentan Cek Gudang Bulog

    Mentan Amran Buktikan Kritikan Swasembada Beras: Gudang Terbuka, Data Diuji, Beras Dibuktikan

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Menteri Pertanian (Mentan) RI, Andi Amran Sulaiman, menyampaikan pembuktian ketersediaan beras nasional, membuka akses gudang, memperlihatkan kondisi stok, serta mengajak mahasiswa dan publik memverifikasi data secara langsung, yang mencakup jumlah stok nasional, kapasitas gudang, dan distribusi beras, kepada masyarakat luas, di Gudang Bulog Banjarkemantren, Sidoarjo, pada Minggu sore (19/4/2026). Gudang berdiri luas. […]

  • BPN Surabaya II

    Tokoh Masyarakat Rungkut Harap Gedung Baru BPN Surabaya II Tingkatkan Layanan Pertanahan

    • calendar_month Jumat, 19 Jul 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Peluncuran layanan inovatif Lamprima Surya (Layanan Mandiri Prioritas Utama Surabaya Dua) dan sekaligus peletakan batu pertama pembangunan gedung kantor baru kantor Pertanahan (BPN) Kota Surabaya II . di lapangan Jalan Medokan Ayu Selatan, Surabaya. Berbagai pejabat dan tokoh masyarakat, termasuk Camat Rungkut, Lurah Medokan Ayu, Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Medokan Ayu, […]

  • Kecoa bisa hidup 9 hari tanpa kepala

    Mitos atau Fakta: Kecoa Masih Bisa Hidup 9 Hari Tanpa Kepala

    • calendar_month Selasa, 29 Okt 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Pernahkah Anda mendengar klaim bahwa kecoa bisa hidup berhari-hari bahkan berminggu-minggu tanpa kepala? Klaim ini mungkin terdengar mustahil, namun ternyata ada penjelasan ilmiah di balik fenomena unik ini. Sistem tubuh serangga, termasuk kecoa, sangat berbeda dengan manusia. Simak beberapa faktor yang memungkinkan kecoa bertahan hidup tanpa kepala. Sistem Pernapasan Kecoa tidak bernapas […]

  • Bongkar Bangli

    Bongkar Bangli di Gemurung: Jalan Lebar, Banjir Surut, Pedagang Lega

    • calendar_month Selasa, 29 Apr 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Penertiban bangunan liar (bangli) di atas saluran air Desa Gemurung, Kecamatan Gedangan, Sidoarjo, tuntas dilakukan pada Selasa (29/4/2025). Aksi ini menjadi langkah nyata pemerintah daerah untuk mengatasi masalah banjir dan memperlancar akses jalan bagi masyarakat. Operasi gabungan yang dipimpin langsung oleh Kepala Satpol PP Sidoarjo, Yany Setyawan, berhasil menertibkan 22 bangunan. Sebanyak […]

  • Bursa Kerja Surabaya 2025

    Job Fair Surabaya 2025 Banjir Pelamar, Tawarkan 732 Lowongan dan Workshop Karir

    • calendar_month Rabu, 21 Mei 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Pemerintah Kota Surabaya kembali membuktikan komitmennya dalam memerangi pengangguran melalui penyelenggaraan bursa kerja Job Fair & Edu Fair 2025. Acara yang digelar selama dua hari di Convention Hall Surabaya ini berhasil menyedot perhatian ribuan pencari kerja dari berbagai latar belakang pendidikan dan pengalaman. Tranggono Wahyu Wibowo, Kepala Bidang Pelatihan dan Penempatan Disperinaker Surabaya, […]

expand_less