Breaking News
light_mode
Sabtu, 12 September 2026
Beranda » Daerah » Pers di Era Digital: Masihkah Jadi Penjaga Api Demokrasi?

Pers di Era Digital: Masihkah Jadi Penjaga Api Demokrasi?

  • account_circle Ruang Nurudin
  • calendar_month Senin, 21 Apr 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Ruang.co.id – Ketua Umum Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (PWDPI), M. Nurullah RS, mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi dunia pers saat ini. Menurutnya, pers sedang dalam posisi sulit dan kehilangan pijakan sebagai salah satu pilar utama demokrasi.

“Media kini lebih banyak bertahan hidup, bukan lagi bersaing sehat. Bahkan, mereka kalah pamor dari para penyebar ‘narasi indah’ yang justru lebih disukai oleh para pejabat,” ujar Nurullah dalam wawancara di Kantor DPP PWDPI, Minggu (20/4/2025).

Ia menjelaskan, dunia pers kini tidak hanya terhimpit oleh tekanan industri, tetapi juga oleh perubahan peta iklan yang berpindah ke tangan raksasa kecanggihan teknologi dalam era digital. Sementara itu, situasi sosial masyarakat juga tidak menunjukkan perbaikan yang berarti kecenderungan untuk transformasi media pers.

“Masyarakat kelas bawah masih harus berjibaku dengan kesulitan hidup. Lihat saja bagaimana mereka harus antre berjam-jam demi gas melon, ditambah lagi kebijakan yang sering berubah tanpa perhitungan matang,” jelasnya.

Nurullah juga menyoroti berbagai kasus hukum yang menimbulkan tanda tanya besar, seperti kasus suap yang melibatkan mantan pejabat Mahkamah Agung hingga penyitaan mobil milik Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) besar oleh KPK yang justru dipinjamkan kembali. “Kadang kita bingung, ini hukum dijalankan atau malah dipermainkan?” ungkapnya.

Dalam kondisi ekonomi yang makin sulit dan angka pengangguran yang naik, Nurullah mengingatkan bahwa media pun ikut terdampak. “Banyak media yang tutup, banyak jurnalis kehilangan pekerjaan. Tapi ini bukan saatnya kita menyerah,” tegasnya.

Ia mengajak seluruh insan pers untuk kembali ke jalur perjuangan. Pers, kata dia, harus menjadi penyuara harapan, bukan hanya penyampai kabar.

“Kita harus kerja sama dengan pemerintah untuk mengurangi kemiskinan dan menjaga ruang demokrasi. Tapi jangan sampai pers justru terjebak dalam permainan kekuasaan,” lanjutnya.

Baca Juga  Sinergi Tradisi dan Religi Larung Sesaji Balongdowo Membahana Perkuat Identitas Pesisir Sidoarjo

Nurullah menekankan, pers harus tetap kritis namun bertanggung jawab, menjadi pengawal gagasan dan perubahan, bukan alat propaganda. Menurutnya, jurnalis harus bisa menyaring bahasa politik agar tidak merusak nalar publik.

“Sejarah pers Indonesia adalah sejarah perjuangan. Kini perjuangan itu adalah menjaga agar negara tetap berdiri di atas hukum dan konstitusi,” katanya.

Ia menutup pernyataannya dengan pesan kuat bahwa pers harus tetap menjadi teman perubahan, baik bagi bangsa maupun bagi dunia pers itu sendiri. “Pemerintah tetap punya peran penting dalam menjaga pers agar bisa menjalankan fungsinya sebagai pengontrol kekuasaan,” pungkasnya

  • Penulis: Ruang Nurudin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Made Satria Menguat, Calon Bumi Serombotan Satu Di Pilkada 2024

    Made Satria Menguat, Calon Bumi Serombotan Satu Di Pilkada 2024

    • calendar_month Senin, 29 Jul 2024
    • account_circle Ruang Hadilies
    • 0Komentar

    Bali, Ruang.co.id – Made Satria menguat, calon Bumi Serombotan satu, di Pilkada 2024. Anggota DPRD Klungkung dari Fraksi PDI Perjuangan Klungkung, Made Satria nampak menguat menjadi calon kepala daerah di Bumi Serombotan, sebutan kabupaten Klungkung. Made Satria menguat, calon Bumi Serombotan satu, di Pilkada 2024 tersirat, ketika Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan semakin mantap mengusung […]

  • Sekda Sidoarjo Bukber Mewah

    Meski Sudah Klarifikasi, Bukber Mewah Sidoarjo Masih Marak Kritik Tajam Netizen dan Cek Fakta Kejanggalan Alibinya

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – perkembangan kejadian Sekretaris Daerah (Sekda) Sidoarjo, Fenny Apridawati, menghadiri acara buka bersama bersama kepala OPD dan camat, masih marak dan viral obrolan dan kritik tajam di medsos. Dalam cuplikan unggahan dokumentasi video yang menyebar di Medsos sejak dua minggu lalu, acara itu berlangsung di Mahabarata Palace, Surabaya, pada Jumat, 6 Maret 2026. […]

  • Karakter Fatima

    Fatima ‘Perang Kota’ Metafora Perempuan Kekinian yang Tak Kenal Lelah Berjuang

    • calendar_month Selasa, 22 Apr 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Dalam jagat sinema Indonesia yang kerap diwarnai stereotip, karakter Fatima di film Perang Kota hadir seperti oase. Ariel Tatum, yang memerankannya, menyebut sosok ini sebagai “cermin perempuan yang berjuang tanpa meminta pujian”. Latar belakang cerita yang mengambil setting era kemerdekaan justru membuatnya semakin universal. Ariel menggambarkan Fatima bukan sekadar simbol kepahlawanan klise, melainkan […]

  • spesifikasi Oppo Reno 13 Series

    Oppo Reno 13 Series: Pilihan Terbaik untuk Fotografi dan Gaming!

    • calendar_month Kamis, 16 Jan 2025
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Produsen teknologi asal China, Oppo, kembali mengguncang pasar smartphone dengan merilis seri terbaru mereka, Oppo Reno 13 Series. Menghadirkan tiga varian keren, Reno 13 5G, Reno 13F 5G, dan Reno 13F 4G, Oppo membawa fitur-fitur unggulan yang dirancang untuk para pecinta fotografi, gamers, hingga mereka yang multitasking. Oppo Reno 13 5G: Kecepatan […]

  • Kadispora Jatim Muhamad Hadi Wawan Guntoro

    Kadispora Optimis, Jatim Pertahankan Posisi Puncak Prolehan Medali PON XXI 2024

    • calendar_month Rabu, 11 Sep 2024
    • account_circle Ruang M Andik
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Hingga saat ini, posisi prolehan medali PON XXI 2024 Jawa Timur masih di posisi puncak. Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI 2024 yang berlangsung di Aceh dan Sumatera Utara menjadi ajang bergengsi bagi Jawa Timur (Jatim) untuk membuktikan dominasinya di pentas olahraga nasional. Dengan target mempertahankan posisi puncak prolehan medali PON XXI 2024 […]

  • Sidang ke- tiga Korupsi Tanah Cuilan Sidokerto

    Para Saksi Ungkap Kotak Pandora di Sidang ke- Tiga Dugaan Korupsi Tanah Cuilan Sidokerto Sidoarjo

    • calendar_month Selasa, 23 Sep 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarji, Ruang.co.id – Sidang kasus korupsi soal penjualan tanah cuilan atau sisa Gogol Gilir di Dusun Klanggri, Desa Sidokerto, Kecamatan Buduran, Sidoarjo, kembali di gelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya, di Jalan raya Juanda, Sidoarjo, Senin (22/9/2025). Sidang yang ke tiga kasus korupsi ini menghadirkan sejumlah saksi, diantaranya 7 saksi datang dari Sekretaris […]

expand_less