Breaking News
light_mode
Minggu, 13 September 2026
Beranda » Daerah » Banjir Sidoarjo Menggulung Harapan Warga di Tengah Grand Design yang Hilang

Banjir Sidoarjo Menggulung Harapan Warga di Tengah Grand Design yang Hilang

  • account_circle Ruang Nurudin
  • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sidoarjo, Ruang.co.id – Banjir kembali menggulung kawasan permukiman di Sidoarjo, Selasa (12/11/2025), setelah Sungai Sidokare, Kali Buntung, dan Kali Tanggulangin tidak mampu menahan derasnya hujan.

Air meluber dari badan sungai dan menerjang rumah warga. Sejumlah keluarga mengevakuasi barang penting sambil berharap genangan cepat surut.

“Air masuk begitu cepat, saya angkat kasur dan dokumen karena saya takut semuanya hilang,” kata Sulastri, warga Sidokare, yang mengungkapkan keluhannya dengan suara terbata.

Padahal, Pemkab Sidoarjo mengaku sudah mengeruk sedimentasi tanah dan menggerakkan gotong royong pembersihan sampah. Bupati Subandi juga rutin turun melakukan sidak. Namun banjir tetap datang, lebih cepat dari kesiapan mitigasi.

Pengamat tata kota Sidoarjo, Hadi Suyitno, menilai Sidoarjo tidak memiliki hal paling dasar, yakni grand design banjir.

“Saya minta Pemkab gunakan cara ekstrem. Buat grand design banjir dengan melibatkan ahli yang benar-benar ahli. Jangan comot orang yang bukan ahlinya,” tegasnya.

Lanjut Hadi, data rujukan penting menunjukkan pemerintah pusat pernah menetapkan pembangunan pintu air di kawasan makam Dewi Sekardadu sebagai Proyek Prioritas Nasional melalui PP 20/2018, dengan alokasi APBN sekitar Rp 450 miliar. Pintu air tersebut dirancang untuk menahan gelombang rob dan mengalirkan air sungai ke laut melalui pompa raksasa.

“Namun proyek itu gagal berjalan karena Pemkab Sidoarjo tidak mampu memenuhi persyaratan penyerapan program. Dana tersebut kembali menjadi SILPA APBN,” ungkapnya.

Pemerhati banjir ini menegaskan dua arus besar, dari Sungai Sidokare dan Kali Buntung, selalu bertemu di hilir pantai Sekardadu. “Pemerintah pusat sudah membaca pola banjir Sidoarjo lebih cerdas daripada pemkab,” ujarnya.

Hingga malam, air masih menghawatirkan di beberapa titik. Warga menunggu tindakan cepat, bukan hanya pengerukan rutin yang tidak kunjung menyelesaikan persoalan.

Baca Juga  Sinergi Semesta! Pendidikan Inklusif Sidoarjo Menyala di Hardiknas 2025
  • Penulis: Ruang Nurudin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Abmas ITS Kenalkan Teknologi AI untuk Penyandang Tunanetra

    Abmas ITS Kenalkan Teknologi AI untuk Penyandang Tunanetra

    • calendar_month Kamis, 12 Sep 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 1Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Sebagai Upaya memajukan pendidikan inklusif dan memberdayakan penyandang tunanetra, Departemen Teknik Informatika Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menginisiasi program Pengabdian kepada Masyarakat (Abmas) dengan mengenalkan teknologi alat bantu mobilitas berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI). Kegiatan yang dilaksanakan di SMP Luar Biasa – A (SMPLB-A) Yayasan Pendidikan Anak Buta (YPAB) Surabaya […]

  • vonis korupsi pengerukan Tanjung Perak

    Hakim Akui Tak Ada Keuntungan Pribadi, Enam Terdakwa Pengerukan Tanjung Perak Tetap Divonis 4 Tahun

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Surabaya menjatuhkan hukuman empat tahun penjara kepada enam terdakwa perkara dugaan korupsi proyek pengerukan Kolam Pelabuhan Tanjung Perak Tahun 2023–2024. Vonis dibacakan dalam sidang yang digelar Jumat (14/8/2026). Mereka yang duduk di kursi pesakitan adalah Ardhy Wahyu Basuki, Dwi Wahyu Setyawan, Made Yuni Christina, Erna Hayu Handayani, Hendiek Eko […]

  • Wabub Mimik Festival Bandeng

    Wabup Mimik Idayana Membuka Festival Bandeng dan Udang, Geliatkan Kembali Menuju Ikon Lelang Bandeng Sidoarjo

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Aroma bandeng asap maupun bandeng presto, dan gurihnya udang olahan menyeruak sejak pagi di kawasan Parkir Timur GOR Sidoarjo, pada Jumat pagi (19/12/2025). Di ruang terbuka di Parkir Timur Gelanggang Olah Raga (GOR) Sidoarjo itulah, denyut harapan perekonomian dan reborn ikon, kembali di pantik. Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana, secara resmi membuka […]

  • Tidur dalam lampu mati - mimpi pertanda buruk

    Tidur dengan Lampu Mati atau Nyalakan? Rahasia Nyenyak yang Mungkin Mengejutkan

    • calendar_month Minggu, 17 Nov 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Tahukah Anda bahwa tubuh kita punya jam biologis yang bekerja layaknya alarm alami? Jam ini sangat sensitif terhadap cahaya. Ternyata, ada alasan ilmiah di baliknya. Cahaya, bahkan dalam intensitas rendah, dapat mengganggu ritme sirkadian tubuh kita. Ritme sirkadian adalah jam internal tubuh yang mengatur siklus tidur-bangun. Saat kita terpapar cahaya saat tidur, […]

  • lapor SPT Tahunan

    Jangan Sampai Kena Denda! Batas Akhir Lapor SPT Tahunan 2024 Diperpanjang hingga 11 April

    • calendar_month Kamis, 10 Apr 2025
    • account_circle Ruang Sely
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Bagi Anda yang belum melaporkan SPT Tahunan 2024, ada kabar baik! Direktorat Jenderal Pajak (DJP) secara resmi memperpanjang batas akhir pelaporan hingga 11 April 2025. Kebijakan relaksasi ini memberikan kesempatan bagi Wajib Pajak untuk menyelesaikan kewajiban perpajakan tanpa dikenai sanksi administrasi. Perpanjangan batas waktu pelaporan SPT Tahunan ini tertuang dalam Keputusan Dirjen Pajak […]

  • penyerobotan tanah Tulungagung

    Kasus Penyerobotan Tanah di Tulungagung Berujung Damai: Marni Dapat Kompensasi, Laporan Dicabut

    • calendar_month Senin, 20 Jan 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Tulungagung, Ruang.co.id – Perkara dugaan penyerobotan tanah dengan luas 2.295 m² di Desa Wates, Kec. Campurdarat, Kab. Tulungagung, atas laporan pengaduan Wakijan ke Polres Tulungagung kepada Marni, yang dianggapnya melakukan penyerobotan tanah, akhirnya kini berujung damai. Pengaduan Wakijan atas penyerobotan tanah itu, berlangsung sejak 23 Juni 2022 ditujukan kepada Marni, tidak lain adalah pemilik SHM […]

expand_less