Breaking News
light_mode
Sabtu, 12 September 2026
Beranda » Daerah » Tanda Batas Jadi Penjaga Damai Tanah Warga Sidoarjo, Gemapatas Solusi Sengketa Tanah di Sidoarjo

Tanda Batas Jadi Penjaga Damai Tanah Warga Sidoarjo, Gemapatas Solusi Sengketa Tanah di Sidoarjo

  • account_circle Ruang Nurudin
  • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sidoarjo, Ruang.co.id – Hanya gegara tidak jelas tanda batas tanah atau lahan, sesama warga maupun warga pemilik lahan dengan pihak lain bisa berantem, hingga urusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

Hanya gegara tidak jelas batas lahan, tidak sedikit antarwarga duel fisik bisa saling bunuh membunuh, demi berebut harta benda.

Memang tampak sepele dan sederhana. Zaman dahulu berbeda dengan zaman sekarang. Kalau dahulu, tanpa tanda batas dari Badan Pertanahan Negara (BPN) atau Kantor Pertanahan (Kantah) daerah, dengan “tetenger” pada ingatan dan ditularkan secara turun menurun, sesama warga sudah saling mengerti, memahami dan menghormatinya untuk tidak mengganggu atau bersengketa.

Tetapi zaman sekarang sudah berbeda dan mayoritas bertolak belakang. Tanpa ada tanda batas lahan atau tanah masing – masing, keributan antar keluarga, antartetangga atas sengketa tanah disak lagi terelakkan, hingga bertumpuk berkas perkara memenuhi di meja pengadilan.

Oleh karenanya, garis kecil bernama tanda batas tanah, berubah menjadi penentu damai atau bencana bagi banyak keluarga.

Atas dasar itulah salah satunya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo, menerbitkan Gerakan Masyarakat Pemasangan Tanda Batas (GEMAPATAS).

Di Sidoarjo, rentetan sengketa tanah yang lama membakar hubungan tetangga dan memecah keluarga akhirnya dijawab Pemkab Sidoarjo lewat GEMAPATAS, yang diluncurkan di Desa Jabaran, Kecamatan Balongbendo, Senin (10/11/2025).

Di hadapan warga, Bupati Sidoarjo Subandi berdiri tegas dan tidak menunda pesan pentingnya.

“Dengan batas yang jelas, masyarakat lebih tenang, tidak ada lagi sengketa, dan proses sertifikasi tanah bisa berjalan cepat dan akurat. Kesadaran warga soal legalitas tanah ini sangat membanggakan,” ujarnya.

Data Kantor Pertanahan Sidoarjo menunjukkan bahwa perkara terkait batas tanah menempati urutan tinggi dalam sengketa agraria yang masuk layanan mediasi pertanahan.

Baca Juga  Proyek Beton Baru Retak Suara Warga Sidokerto Tercekik, PUMBSDA dan Anggota Dewan Terdiam Seribu Bahasa

Data Kantah mencatat, perkara tanah masih menjadi salah satu perkara terbanyak yang masuk ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) dan PA Kabupaten Sidoarjo.

Sejalan dengan Buku Putih Reforma Agraria BPN RI 2022, lebih dari 46 persen konflik tanah di Indonesia dipicu batas yang tidak jelas.

Karena itu, Pemkab Sidoarjo menargetkan 30.000 sertifikat tanah rampung tahun 2026, naik signifikan dari capaian 12.000 bidang tahun sebelumnya.

Subandi menegaskan, percepatan legalitas tanah ini bukan sekadar administrasi, melainkan pelindung keluarga dari konflik hukum yang menyakitkan.

Ia menekankan aturan biaya PTSL sesuai ketentuan pusat. “Kalau 150 ribu ya 150 ribu. Jangan ada tambahan. Operasional bisa pakai APBDes agar kepala desa aman secara hukum,” tegasnya.

Ketua DPRD Sidoarjo, Abdillah Nasih, menambahkan bahwa ruang sidang DPRD kerap dipenuhi aduan soal batas tanah. Gemapatas, sebagai upaya penting mengurangi sengketa yang sering masuk ke meja dewan.

“Kasus sengketa muncul karena tidak ada batas fisik yang dihormati. Terobosan ini memperjelas hak warga dan mengurangi konflik,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kantah Sidoarjo Nursuliantoro menjelaskan penggunaan teknologi PUNA (Pesawat Udara Nirawak) mempercepat pengukuran dan meminimalkan kesalahan.

“Pasang patok, anti caplok, anti cekcok, dan cocok dengan tetangga. Ini kunci menghindari konflik,” katanya.

Dalam acara tersebut, Bupati Subandi menyerahkan 100 sertifikat PTSL tahun 2025, 5 sertifikat wakaf, 10 sertifikat Barang Milik Daerah, dan 1 sertifikat milik Desa Jabaran.

Program GEMAPATAS kini melibatkan 10 kecamatan. Empat kecamatan mengikuti Penlok Peta Bidang Tanah, sementara enam lainnya menyiapkan dokumen Puldadis untuk program Sertifikat Hak Atas Tanah (SHAT).

Pemkab berharap tanda batas tidak sekadar patok, tetapi menjadi penjaga damai yang menyelamatkan hubungan sosial dan masa depan keluarga.

Baca Juga  Mulyadi Raih Dukungan Warga Antap, Janji Perbaiki Akses Pupuk dan Pendidikan
  • Penulis: Ruang Nurudin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sampah plastik Mangrove Surabaya

    Pelajar dan Mahasiswa Surabaya Ikut Selamatkan Mangrove, Dari Sampah Plastik Ubah Jadi BBM  

    • calendar_month Sabtu, 27 Jun 2026
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Sampah plastik, masih menjadi ancaman serius bagi pesisir Surabaya. Data Dinas Lingkungan Hidup mencatat, 192 ton plastik dihasilkan setiap hari. Kawasan mangrove menjadi titik paling rentan. Kepala BRIDA (Badan Riset dan Inovasi Daerah) Surabaya, Agus Imam Sonhaji, menyebut sampah terbawa arus laut saat pasang dan tersangkut di akar mangrove. “Ternyata ketika pasang, […]

  • Crotalus Kamis Putih

    Crotalus: Bisik Kayu Sakral yang Menggema di Malam Tuguran Kamis Putih

    • calendar_month Kamis, 17 Apr 2025
    • account_circle Ruang Sely
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Ketika lonceng logam Gereja berhenti berbunyi sejak Kamis Putih hingga Sabtu Suci, sebuah alat kayu sederhana bernama Crotalus mengambil alih perannya. Bagi umat Katolik, benda ini bukan sekadar pengganti lonceng, melainkan simbol keheningan yang mengajak mereka menyelami makna terdalam pengorbanan Yesus. Di balik bunyinya yang khas—seperti derakan kayu yang diputar—tersimpan filosofi liturgi yang […]

  • Zodiak yang jadi sahabat terbaik

    5 Zodiak yang Bisa Jadi Sahabat Terbaik Sepanjang Masa

    • calendar_month Kamis, 7 Nov 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Memiliki sahabat sejati adalah anugerah terbesar dalam hidup. Sahabat adalah orang yang selalu ada di sisi kita, dalam suka maupun duka. Tapi, tahukah kamu bahwa zodiak seseorang bisa mengindikasikan seberapa baik mereka menjadi seorang sahabat? Yuk, simak 5 zodiak yang sering dianggap sebagai sahabat terbaik. 1. Libra Libra terkenal karena kemampuannya dalam […]

  • Jerit Nestapa Puluhan Santri Dibalik Evakuasi Tragedi Bangunan Musala dan Asrama Ponpes Al Khoziny Runtuh

    Jerit Nestapa Puluhan Santri Dibalik Evakuasi Tragedi Bangunan Musala dan Asrama Ponpes Al Khoziny Runtuh

    • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id — Siang menjelang datangnya Ashar kemarin, yang seharusnya berisi aktivitas ibadah doa dan Shalat berjamaah, mendadak berubah menjadi jeritan pilu nestapa. Pada Senin, 29 September 2025, sekitar pukul 14.40 WIB, sebuah bangunan Musala dan asrama putera, di kompleks Pondok Pesantren Al Khoziny, Desa Siwalanpanji, Kecamatan Buduran, runtuh. Peristiwa tragedi mendadak itu berlangsung, saat […]

  • Untag Surabaya Alumni

    Ketua IKBA Untag Surabaya Kusumo Adinugroho Dorong Alumni Go International

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Kusumo Adinugroho memotivasi hampir 3.000 wisudawan ke-132 Untag Surabaya, di halaman Gedung Fakultas Kedokteran, melalui penguatan kompetensi global agar para lulusan mampu berkontribusi nyata bagi bangsa pada Sabtu, (14/2/ 2026). Ketua Ikatan Keluarga Besar Alumni (IKBA) Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya periode 2026, Kusumo Adi Nugroho, yang juga anggota DPRD Kab. […]

  • Hari Kartini 2025

    Kartini 2025 IKWI Jatim Sulap Rangkaian Bunga Jadi Gerakan Pemberdayaan Perempuan

    • calendar_month Sabtu, 26 Apr 2025
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Di tengah gemuruh isu kesetaraan gender dan perempuan berdaya, Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Jawa Timur menyelenggarakan peringatan Hari Kartini 2025 dengan konsep segar. Acara yang digelar di Gedung Sekretariat PWI Jatim, Surabaya ini bukan sekadar seremonial belaka, melainkan wujud nyata dukungan terhadap perempuan Indonesia di dunia pers. Endang Suprapti, Ketua IKWI Jatim, […]

expand_less