Breaking News
light_mode
Rabu, 28 Oktober 2026
Beranda » Terkini » DPRD Surabaya Soroti Bobolnya Pengawasan Hiburan Malam Usai Kasus Black Owl Surabaya

DPRD Surabaya Soroti Bobolnya Pengawasan Hiburan Malam Usai Kasus Black Owl Surabaya

  • account_circle Mascim
  • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruang.co.id – Pengawasan tempat hiburan malam di Surabaya mendapat sorotan keras dari dewan perwakilan rakyat daerah. Pemicunya adalah laporan dugaan pelecehan terhadap anak di bawah umur yang diduga melibatkan oknum mantan pegawai Diskotek Black Owl. Kasus hukum yang sedang bergulir di Polda Jatim ini memantik respons politik melalui mekanisme rapat dengar pendapat DPRD Kota Surabaya. Komisi D secara resmi menggelar forum hearing untuk menelisik lebih dalam peristiwa yang juga melibatkan Hotel Best Surabaya tersebut.

Dalam proses pembahasan kasus Black Owl yang digelar Selasa, (14/1/2026). Kuasa hukum korban, Renald Christopher, hadir untuk memaparkan fakta dan bukti secara langsung. Ia menyatakan agenda utama forum tersebut adalah menjelaskan dugaan tindak pidana oleh pihak pengelola kedua tempat usaha itu. “Kami sudah sampaikan semua fakta dan bukti yang terjadi di lapangan,” ujar Renald usai rapat. Harapannya, kolaborasi antara Komisi D dan dinas terkait mampu memberikan keadilan bagi korban dan menguatkan sistem pengawasan ketat tempat hiburan.

Di ranah penegakan hukum, perkembangan kasus pelecehan anak ini telah mencapai tahapan yang signifikan. Renald Christopher mengungkapkan bahwa pihak kepolisian telah mengambil langkah penetapan tersangka. “Berdasarkan SP2HP yang kami terima, pelaku sudah ditetapkan tersangka dan kini menjalani penahanan titipan di Rutan Tahti,” jelasnya. Saat ini, pihak korban menunggu penyelesaian berkas perkara lengkap atau P21 untuk segera dilimpahkan ke kejaksaan.

Tidak hanya berhenti pada proses pidana, terdapat desakan untuk memberikan sanksi administratif bagi pelaku usaha. Renald secara tegas mendorong pemerintah memberikan hukuman yang setimpal, termasuk opsi penutupan tempat hiburan jika terbukti melakukan pelanggaran operasional yang serius. Dorongan ini sejalan dengan gelombang kekhawatiran yang muncul dari masyarakat mengenai keamanan dan kontrol di lokasi hiburan.

Baca Juga  Ketua HUPI Bantah Tuduhan Terkait Kehadiran Omer Kanat dalam FGD di Jakarta

Sorotan tajam justru datang dari Komisi B DPRD Surabaya yang melihat celah sistemik dalam pengelolaan tempat hiburan. Anggota Komisi B, Agung Prasodjo, menegaskan bahwa insiden ini bukanlah sekadar kelalaian individual. Ia menilainya sebagai pelanggaran berat standar operasional yang mencederai predikat Surabaya sebagai Kota Layak Anak. “Kalau anak di bawah umur bisa lolos masuk tempat hiburan malam, berarti ada yang salah dan dibiarkan,” tegas Agung.

Ia secara spesifik mengkritik tata kelola transisi operasional Black Owl dari restoran menjadi klub malam. Menurutnya, harus ada jeda sterilisasi atau pembersihan area saat pergantian format jam operasi tersebut. “Harusnya ada jeda. Begitu berubah jadi klub malam, semua pengunjung di bawah umur wajib keluar. Faktanya tidak ada,” kritiknya. Fakta ini menunjukkan lemahnya sistem filter usia pengunjung dan pengawasan internal yang menjadi akar masalah.

Merespons temuan pelanggaran di Black Owl Surabaya, Komisi B mendesak Pemerintah Kota untuk melakukan audit secara komprehensif. Evaluasi legalitas tempat hiburan itu harus menyeluruh, mencakup pemeriksaan terhadap keabsahan Izin Rekreasi Hiburan Umum (RHU), kepatuhan dalam pembayaran pajak hiburan dan restoran, serta kejelasan izin penjualan minuman beralkohol. Langkah ini dinilai penting untuk memastikan setiap usaha berjalan sesuai aturan main yang berlaku.

Agung Prasodjo menyampaikan sikap yang tidak kompromistis. “Sikap saya jelas, kalau melanggar ya tutup. Kalau aktivitas mereka merusak generasi muda, untuk apa izinnya dipertahankan?” tegasnya. Ia menambahkan bahwa sanksi penutupan tempat hiburan harus menjadi opsi nyata jika pelanggaran terbukti. Bahkan, izin usaha bisa ditinjau ulang atau dicabut secara permanen sebagai bentuk perlindungan maksimal terhadap masyarakat dan untuk menjaga moralitas lingkungan hiburan di Surabaya.

  • Penulis: Mascim

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gunung Semeru

    Jangan Ngaku Pendaki Kalau Tidak Tahu 5 Gunung Tertinggi di Indonesia

    • calendar_month Rabu, 26 Jun 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Indonesia, sebagai negara kepulauan yang kaya akan keindahan alam, memiliki banyak gunung yang tersebar di berbagai pulau. Beberapa di antaranya adalah puncak tertinggi yang menantang dan menarik bagi para pendaki dan pencinta alam. Berikut adalah lima gunung tertinggi di Indonesia : Puncak Jaya (Carstensz Pyramid) Tinggi: 4.884 meter di atas permukaan laut […]

  • Rahasia Rambut Hitam Berkilau yang Jarang Orang Tahu

    Rahasia Rambut Hitam Berkilau yang Jarang Orang Tahu! Nomor 3 Bikin Kaget!

    • calendar_month Sabtu, 15 Feb 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Coba bayangkan kamu sedang berjalan di bawah sinar matahari, angin sepoi-sepoi berhembus, dan rambut hitammu berkilau sempurna. Orang-orang menoleh, penasaran dengan rahasia rambut sehatmu. Tapi kenyataannya? Rambut kusam, bercabang, dan kering seperti sapu lidi. Duh, nggak banget! Fenomena ini bukan hanya kamu yang alami. Banyak orang mengira bahwa punya rambut hitam berkilau harus […]

  • karate Ishikawa Porbikawa

    Jurus Jitu Porbikawa Jatim! Berbagi Takjil Sambil Promosikan Karate Porbikawa di Surabaya

    • calendar_month Kamis, 27 Mar 2025
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Masyarakat Surabaya menyaksikan pemandangan berbeda ketika puluhan atlet Persatuan Olahraga Beladiri Ishikawa Karatedo Indonesia (Porbikawa) Jawa Timur memadati sudut kota untuk membagikan takjil kepada masyarakat. Aksi ini bukan sekadar kegiatan sosial biasa, melainkan bagian dari strategi kreatif untuk memperkenalkan karate aliran Ishikawa yang masih belum banyak dikenal di Indonesia. Elyas Tande, pelatih Porbikawa […]

  • Sertifikat tanah waqaf

    AHY Mentri ATR/BPN Serahkan 10 sertifikat Tanah Wakaf Rumah Ibadah dan Pendidikan di Sidoarjo

    • calendar_month Jumat, 19 Apr 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Kunjungan kerja Menteri ATR/Kepala BPN Agus Harimurti Yudhoyono, tak hanya membagikan sertifikat di kota Surabaya. Melanjutkan kunjungan kerja (kunker) di Jatim, Menteri AHY, kembali membagikan sertifikat tanah wakaf di Masjid Nurul Yusuf, Desa Durungbedug, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo pada Jumat, (19/04). Menteri ATR/Kepala BPN Agus Harimurti Yudhoyono menyerahkan 10 sertifikat tanah wakaf. Sertifikat […]

  • RSIA Kendangsari

    Groundbreaking RSIA Kendangsari: Surabaya Perkuat Layanan Kesehatan Ibu dan Anak

    • calendar_month Senin, 24 Jun 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Groundbreaking atau peletakan batu pertama pembangunan gedung baru, Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Kendangsari, Senin (24/6/2024). Gedung baru RSIA tersebut, nantinya akan dilengkapi berbagai fasilitas layanan kesehatan khusus bagi ibu dan anak. Wali Kota Eri Cahyadi menuturkan, dengan adanya pengembangan gedung baru RSIA Kendangsari, masyarakat bisa memiliki banyak pilihan untuk mendapatkan layanan […]

  • Renovasi SMPN 3 Porong

    Atap Sekolah Ambrol, Bupati Sidoarjo Pastikan Renovasi Kilat

    • calendar_month Minggu, 18 Mei 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Kepedulian terhadap dunia pendidikan kembali ditunjukkan oleh Bupati Sidoarjo, Subandi, saat melakukan inspeksi mendadak ke SMP Negeri 3 Porong pada Sabtu (17/5). Kunjungan ini bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk respons cepat pagi dilaporkan rusak, siangnya langsung sidak rusaknya atap salah satu ruang kelas akibat hujan deras dan angin kencang beberapa pekan terakhir. […]

expand_less