Breaking News
light_mode
Sabtu, 10 Oktober 2026
Beranda » Terkini » Membedah Cara Bung Tomo Menyulut Gelora di Surabaya Lewat Radio

Membedah Cara Bung Tomo Menyulut Gelora di Surabaya Lewat Radio

  • account_circle Ruang Gentur
  • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

6. Maksimalkan Momentum Pertumpahan Darah Pertama

Meninggalnya Brigadir Mallaby pada 31 Oktober 1945 adalah percikan api yang membakar ladang. Bagi pihak Sekutu, ini adalah bukti “kebiadaban” yang harus dibayar mahal. Namun bagi Bung Tomo dan BPRI, ini adalah bukti tak terbantahkan bahwa rakyat Surabaya bukan macan ompong. Mereka bisa melukai. Untuk meningkatkan moral, keberhasilan melumpuhkan seorang jenderal musuh itu jauh lebih efektif daripada ribuan selebaran propaganda. Dalam setiap orasi, semangat “Kita sudah buktikan kita bisa!” terus didengungkan.

7. Adaptasi Taktik Gerilya Perkotaan

Bertempur melawan tank dan pesawat dengan bedil tua adalah bunuh diri jika dilakukan di lapangan terbuka. Maka dari itu, perlawanan dipecah ke simpul-simpul kampung. Inilah keunggulan BPRI. Mereka tidak bertempur sebagai pasukan reguler. Mereka bergerak dalam kelompok-kelompok kecil, memanfaatkan gang-gang sempit Surabaya yang tak bisa ditembus kendaraan lapis baja Sekutu. Bung Tomo lewat radio mengoordinasikan target-target penyerangan, sementara di lapangan, para komandan unit melaksanakan manuver secara otonom.

Tips Biar Semangatnya Nggak Cuma Jadi Kenangan

  • Jadikan Sejarah Ini Dekat, Bukan Dongeng Pengantar Tidur. Kalau cuma dengerin rekaman pidatonya setahun sekali pas Hari Pahlawan, ya basi. Bayangkan sebagai drama nyata. Rasakan getaran nadanya. Kalimat “Merdeka atau Mati” itu bukan gimmick, itu pilihan biner yang diucapkan dengan sadar oleh orang-orang seusia kita saat itu.
  • Pahami Konteks Lokalnya. Keberanian Surabaya lahir bukan dari ruang hampa. Ada tradisi perlawanan ulama dan jawara di sana. Bung Tomo berhasil menyatukan elemen-elemen liar itu. Ini pelajaran soal inklusivitas.
  • Radio itu “Senjata” Kuno yang Masih Relevan. Di masa krisis, ketika internet mati atau kacau, komunikasi audio satu arah justru lebih solid karena sulit disusupi hoaks visual. Ini prinsip “KISS” (Keep It Simple, Stupid) dalam perang psikologis.
  • Selebrasi Keberagaman. Dalam barisan arek-arek Suroboyo, ada santri, ada preman pasar, ada pelajar. Musuh bersama menyatukan perbedaan itu. Sekat-sekat identitas cair dalam sekejap.
Baca Juga  Waspada Modus Baru! Jemaah Haji Surabaya Dibegal Sopir Taksi di Makkah

Pada akhirnya, Pertempuran 10 November bukanlah sekadar catatan kalah atau menang di atas kertas militer. Fisik Surabaya mungkin sempat hancur, namun rohnya berhasil diselamatkan oleh Bung Tomo. Suara seraknya di radio berhasil melakukan apa yang gagal dilakukan oleh ribuan tentara terlatih: menciptakan bangsa yang percaya bahwa kemerdekaan adalah hak yang tak bisa ditawar. Pelajaran dari metode “radio dan mobilisasi masif” ini abadi: sekuat apa pun lawanmu, selama kepala masih tegak dan hati masih menyala, pertempuran belum usai.

Mari, kalau ada suara gentar di dada menghadapi masalah hari ini, ingat saja petikan pidato itu. Bukan untuk perang, tapi untuk mengingatkan bahwa kakek-nenek kita dulu jauh lebih nekat dan berani. Selamat Hari Pahlawan.

  • Penulis: Ruang Gentur

Rekomendasi Untuk Anda

  • Greenday dukung Palestina di Coachella 2025

    Greenday Ledakkan Coachella 2025 dengan Protes Lirik untuk Palestina

    • calendar_month Rabu, 16 Apr 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Panggung Coachella 2025 menyisakan satu momen paling menggemparkan ketika Greenday, band punk rock legendaris asal California, mengubah lirik lagu mereka menjadi seruan pedih untuk kemanusiaan. Di depan puluhan ribu penonton yang memadati Empire Polo Club, Billie Joe Armstrong dengan berani menyisipkan protes terhadap penderitaan rakyat Palestina dalam performa epik mereka. Suasana yang awalnya […]

  • politik uang Muktamar NU

    Ziarah Makam Pendiri NU, Ma’ruf Amin Minta Muktamar Bersih dari Politik Uang

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • account_circle Ruang Gentur
    • 0Komentar

    Jombang, ruang.co.id – Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Ma’ruf Amin, berharap Muktamar ke-35 NU berlangsung aman dan menghasilkan pemimpin yang benar-benar diharapkan warga Nahdliyin. Harapan itu ia sampaikan usai berziarah ke makam pendiri NU, KH Abdul Wahab Chasbullah, di kompleks Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Rabu malam (26/8/2026). Wakil Presiden ke-13 ini […]

  • Jadwal Tayang Film Jagal Teluh di Bioskop Surabaya

    Jadwal Tayang Film Jagal Teluh di Bioskop Surabaya, Ritual Mistik dan Dendam Menghantui!

    • calendar_month Sabtu, 1 Mar 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Industri film horor Indonesia kembali menghadirkan kisah penuh teror melalui Jagal Teluh. Dengan sutradara George Hutabarat, film ini lahir dari Suhita Zenza Sinema, Seroja Intermedia Film, dan Majas Pictures. Mengangkat tema balas dendam dan praktik ilmu hitam, Jagal Teluh menampilkan Elina Joerg dan Selvi Kitty sebagai dua saudari yang terjerat dalam ambisi berbahaya. […]

  • Fun Run Heritage Surabaya

    Surabaya Menuju Kota Ramah Pelari Lewat Fun Run Heritage 6 Kilometer

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Surabaya kian serius menuju predikat kota ramah pelari. Sebanyak 250 pelari dari berbagai komunitas mengikuti Fun Run Heritage sejauh 6 kilometer pada Senin (14/9/2026). Kegiatan ini menjadi pemanasan menjelang ISOPLUS Marathon 2026 yang dijadwalkan 4 Oktober 2026. Rute fun run melintasi sejumlah ikon sejarah, seperti Tugu Pahlawan, Tugu Bambu Runcing, kawasan Siola, dan […]

  • Pendidikan anti korupsi

    Cetak Generasi Anti Korupsi, Aksi Nyata Inspektorat Sidoarjo di Sekolah untuk Gaungkan: Lawan Korupsi!

    • calendar_month Jumat, 30 Mei 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Di tengah maraknya kasus korupsi yang menggerogoti negeri ini, Kabupaten Sidoarjo menunjukkan arah baru: memerangi korupsi mulai dari akar, bagi para pelajar. Melalui program sosialisasi pendidikan anti korupsi, Inspektorat Sidoarjo gencar menyambangi sekolah-sekolah demi menanamkan nilai-nilai integritas sejak dini. Rabu pagi (28/5), lapangan indoor SMP Negeri 3 Candi penuh semangat muda. Sekitar […]

  • 7 Indikator Kebahagiaan Menurut Ibnu Abbas, Simak Selengkapnya!

    7 Indikator Kebahagiaan Menurut Ibnu Abbas, Simak Selengkapnya!

    • calendar_month Selasa, 3 Sep 2024
    • account_circle Ruang Hadilies
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id- 7 indikator kebahagiaan menurut Ibnu Abbas. Kebahagiaan menjadi dambaan setiap insan.  Namun, apa sebenarnya yang membuat seseorang benar-benar bahagia?  Ibnu Abbas, salah seorang sahabat Nabi Muhammad SAW, memberikan pencerahan tentang indikator kebahagiaan sejati. Menurut Ibnu Abbas, kebahagiaan bukan sekadar merasakan kesenangan sesaat, melainkan kondisi hati yang terpenuhi oleh ketenangan, kepuasan, dan ketundukan kepada […]

expand_less