Breaking News
light_mode
Senin, 17 Agustus 2026
Beranda » Hukrim » Viral Isu Investasi, Pemilik Nezma dan RMC Aesthetic Angkat Bicara

Viral Isu Investasi, Pemilik Nezma dan RMC Aesthetic Angkat Bicara

  • account_circle Mascim
  • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruang.co.id – Nama pengusaha skincare asal Surabaya, Nor Komariah, mendadak menjadi perbincangan hangat di media sosial. Ia terseret dalam pusaran isu investasi bodong dan dugaan hutang piutang setelah sebuah video viral di Facebook dan Instagram sejak 18 Februari 2026. Konten yang diunggah akun Sholeh_Lawyer dengan tagar No Viral No Justice itu sontak memicu spekulasi liar di kalangan warganet, bahkan disebut-sebut melibatkan perusahaan yang ia dirikan, yakni produk skincare merek Nezma dan Klinik RMC Aesthetic.

Melalui kuasa hukumnya, Sahlan Azwar SH MH dari Lawfirm Sahlan Azwar & Partners yang berkantor di Jalan Darmo Baru Barat Surabaya, Nor Komariah akhirnya buka suara. Dalam pernyataan tertulis tertanggal 20 Februari 2026, ia memberikan klarifikasi resmi sekaligus membantah keras semua tuduhan yang dialamatkan kepadanya. Pihaknya menegaskan bahwa kliennya tidak pernah meminjam uang, menerima transfer dana, apalagi memperoleh barang berharga dari pihak yang disebut dalam video tersebut.

Sahlan menjelaskan bahwa narasi yang berkembang dalam tayangan viral itu dinilai tidak memiliki dasar hukum yang kuat. Ia menyayangkan publikasi sepihak yang hanya bermodalkan klaim tanpa bukti konkret. “Kami tegaskan, klien kami tidak pernah menerima dana atau terlibat dalam skema investasi sebagaimana yang dituduhkan. Tuduhan itu tidak disertai alat bukti sah dan berpotensi menyesatkan publik,” ujarnya tegas di hadapan awak media.

Menariknya, dalam kesempatan itu Sahlan justru mengungkap fakta sebaliknya. Menurut dia, posisi kliennya sebenarnya dirugikan dalam kasus ini. Dalam rilis yang disampaikan, disebutkan bahwa Nor Komariah pernah meminjamkan uang kepada seseorang bernama Rohmah dengan nilai mencapai Rp 2 miliar. Hingga kini, kata dia, dana tersebut belum juga dikembalikan. Sahlan menyebut keterangan itu selaras dengan pernyataan Rohmah di sejumlah media televisi dan daring yang menegaskan tidak pernah memberikan uang atau transfer kepada kliennya. Bahkan, Rohmah sendiri dikabarkan menyatakan bahwa investasi yang dipersoalkan sama sekali tidak ada kaitannya dengan Nor Komariah.

Kuasa hukum menilai potongan video yang beredar telah membentuk opini publik secara keliru. Ia menyebut konten tersebut mengarah pada dugaan fitnah, hoaks, dan pencemaran nama baik yang dampaknya langsung terasa terhadap reputasi pribadi maupun kredibilitas usaha kliennya. Dampaknya pun tidak kecil. Sahlan mengungkapkan bahwa kliennya merasa terancam, baik dari sisi keselamatan jiwa, harta benda, hingga kebebasan pribadi. Polemik ini juga memicu kerugian materiil yang signifikan, termasuk penurunan omzet usaha serta biaya yang timbul akibat krisis reputasi yang melanda.

Dalam konferensi pers yang digelar Sabtu, 21 Februari 2026, Nor Komariah akhirnya membeberkan duduk perkara dari versinya. Ia mengaku polemik ini justru bermula ketika ia membongkar dugaan kebohongan yang melibatkan kerabatnya sendiri. “Permasalahan ini berawal saat saya mengetahui ada pihak yang meminjam uang dengan mengatasnamakan saya dan melibatkan pasien klinik. Setelah saya telusuri, saya hubungi pihak-pihak yang terkait untuk meluruskan,” katanya dengan nada kesal.

Nor menegaskan bahwa perusahaan yang ia kelola sama sekali tidak pernah terlibat dalam praktik investasi bodong maupun skema hutang piutang seperti yang dituduhkan. “Saya berani bicara karena saya juga korban. Perusahaan saya tidak pernah terlibat investasi bodong atau hutang piutang seperti yang dituduhkan,” tegasnya penuh penekanan. Ia pun mengakui bahwa dampak viralnya isu ini cukup signifikan terhadap bisnisnya. Omzet usaha disebut turun drastis antara 40 hingga 60 persen dalam beberapa hari terakhir. Lebih dari itu, sejumlah mitra bisnisnya juga ikut menjadi sasaran serangan warganet dan buzzer, yang pada akhirnya memengaruhi stabilitas operasional usaha yang selama ini susah payah ia bangun.

Baca Juga  Skincare Nezma Terjerat Fitnah: Kuasa Hukum Nor Komariah Buka Suara soal Ancaman dan Kerugian Miliaran

Melihat situasi yang semakin tidak kondusif, kuasa hukum menyampaikan tuntutan tegas. Pihaknya mendesak agar akun pengunggah video menyampaikan permintaan maaf secara terbuka dengan format dan eksposur yang setara dengan pembuatan konten sebelumnya. Selain itu, Sahlan juga membuka opsi tuntutan kompensasi atas kerugian yang dialami kliennya, dengan nilai yang saat ini masih dalam proses penghitungan.

Sahlan turut mengimbau masyarakat luas untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi kebenarannya. Ia mengingatkan bahwa penyebaran konten yang mengandung unsur fitnah dan pencemaran nama baik dapat berimplikasi hukum serius. “Kami memastikan akan menempuh langkah hukum serta memohon perlindungan kepada institusi terkait sesuai mekanisme negara hukum,” pungkasnya.

  • Penulis: Mascim

Rekomendasi Untuk Anda

  • 20 tahun Lumpur Lapindo

    20 Tahun Lumpur Lapindo 232 Warga Masih Menunggu Hak Ganti Rugi, Wabup Mimik Sampaikan ini Progresnya

    • calendar_month Minggu, 9 Agt 2026
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Dua dekade berlalu, luka korban lumpur Lapindo belum sembuh. Sebanyak 232 berkas ganti rugi masih menggantung. Forum Korban Lumpur Sidoarjo (FKLS) mencatat nilai kewajiban mencapai Rp 1,5 triliun. Wakil Bupati (Wabup) Sidoarjo, Mimik Idayana, mengatakan baik terhadap warga korban lumpur yang belum selesai maupun kondisi tanggul lumpur, sedang berproses pengerjaannya. “Pemerintah pusat […]

  • Mie Yammie Jogja

    5 Mie Yamie Terkenal di Yogyakarta

    • calendar_month Selasa, 20 Agt 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Yogyakarta, Ruang.co.id – Tren kuliner di Yogyakarta terus bergeliat. Salah satu yang tengah naik daun adalah mie yamie.. Hidangan mie yang satu ini semakin banyak diminati karena cita rasanya yang lezat dan beragam pilihan topping. Siapa sangka, semangkuk mie yamie sederhana bisa membuat Yogyakarta kembali viral di media sosial. Kuliner satu ini seolah menjadi magnet […]

  • Madura United ditahan Persib bandung 2 - 2

    Hasil Imbang Lawan Persib, Madura United Belum Pecah Telur di Liga 1

    • calendar_month Minggu, 29 Sep 2024
    • account_circle Ruang M Andik
    • 1Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Madura United kembali gagal meraih kemenangan di BRI Liga 1 2024/25. Pada pekan ketujuh, Sabtu (28/9) malam, tim berjuluk Laskar Sape Kerrab hanya mampu bermain imbang 2-2 melawan Persib Bandung di Stadion Gelora Bangkalan. Hasil ini membuat Madura United menjadi satu-satunya klub dari 18 peserta Liga 1 musim ini yang belum mencatatkan […]

  • Jadwal Kapal PELNI Surabaya-Pontianak April 2025

    Jadwal Kapal PELNI Surabaya-Pontianak April 2025 Tiket Murah, Fasilitas Lengkap, dan Tips Booking Anti Ribet!

    • calendar_month Rabu, 9 Apr 2025
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Bagi traveler yang ingin menjelajahi Kalimantan Barat dari Jawa Timur, kapal PELNI rute Surabaya-Pontianak menjadi solusi transportasi laut yang ekonomis dan menyenangkan. Tidak hanya menawarkan harga tiket yang ramah di kantong, perjalanan ini juga memberikan pengalaman berlayar santai sambil menikmati pemandangan laut lepas. Dengan dua jadwal keberangkatan pada April 2025, KM Bukit Raya […]

  • Korupsi TKD Damarsi

    Dugaan Korupsi TKD Damarsi Masuk Pidsus Kejari Sidoarjo, Kades Berpotensi Tersangka

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Penanganan kasus dugaan korupsi tata kelola Tanah Kas Desa (TKD) Damarsi, Kecamatan Buduran, memasuki tahap yang lebih serius. Kejaksaan Negeri Sidoarjo melalui Seksi Pidana Khusus (Pidsus) mulai mendalami perkara tersebut dengan memeriksa sejumlah saksi pelapor pada Jumat (5/6/2026). Dua saksi yang memenuhi panggilan penyidik yakni H. Musolin, mantan Kepala Desa Damarsi periode […]

  • Barbie Hsu Meninggal Dunia

    Barbie Hsu Pemeran Shancai dalam Meteor Garden Meninggal Dunia di Usia 48 Tahun, Simak Penyebabnya

    • calendar_month Senin, 3 Feb 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Kabar duka datang dari dunia hiburan Asia. Barbie Hsu, aktris asal Taiwan yang dikenal luas berkat perannya sebagai Sancai dalam serial populer Meteor Garden, dikabarkan meninggal dunia pada usia 48 tahun. Menurut laporan terbaru, Barbie Hsu meninggal akibat pneumonia yang dipicu oleh influenza saat tengah berlibur bersama keluarganya di Jepang. Informasi ini pertama […]

expand_less