Breaking News
light_mode
Sabtu, 12 September 2026
Beranda » Hukrim » Drama Medis di Sumenep: Laporan Otopsi Kontroversial yang Giring Kasus Kecelakaan ke Ranah Pidana

Drama Medis di Sumenep: Laporan Otopsi Kontroversial yang Giring Kasus Kecelakaan ke Ranah Pidana

  • account_circle Ruang M Andik
  • calendar_month Selasa, 8 Jul 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruang.co.id – Dunia kedokteran forensik Indonesia kembali diuji. Jerit ketidakadilan menggema dari keluarga korban kecelakaan maut di Sumenep yang menolak tegas laporan otopsi forensik penuh kejanggalan. Kuasa hukum keluarga korban, Moh. Waris, secara resmi melaporkan dr. Tutik Purwanti, dokter spesialis forensik RS Bhayangkara Surabaya, ke Majelis Kehormatan Etik Kedokteran (MKEK) IDI Jawa Timur. Laporan ini mengungkap potensi pelanggaran etik berat dalam penyusunan visum et repertum yang dinilai bertentangan dengan fakta lapangan dan berisiko menyesatkan proses peradilan. Selasa, (08/7/2025).

Awalnya, peristiwa ini hanyalah kasus kecelakaan lalu lintas biasa di Jalan Raya Desa Sergang, Kecamatan Batuputih. Pada 21 April 2025 pukul 06.30 WIB, Matwani bin Mosahran yang mengendarai sepeda motor bertabrakan dengan Hindun, seorang pengayuh sepeda pancal. Kedua korban dilarikan ke RSUD dr. H. Moh. Anwar dengan luka-luka. Namun, tujuh hari kemudian, Matwani meninggal dunia.

Polres Sumenep telah mencatat peristiwa ini sebagai kecelakaan biasa melalui LP/A/83/IV/2025. Anehnya, hanya berselang satu hari setelah laporan resmi itu terdaftar, muncul LP/B/197/IV/2025 yang mengubah wajah kasus menjadi dugaan penganiayaan. Perubahan mendadak ini memicu tanda tanya besar: Apa yang sebenarnya terjadi di balik layar?

Sulaisi Abdurrazaq, kuasa hukum keluarga korban, mengecam keras penggunaan terminologi hukum dalam kesimpulan medis dr. Tutik. “Kata ‘dipukul berkali-kali’ dan ‘pembunuhan’ adalah istilah hukum, bukan medis,” tegasnya. Padahal, kode etik kedokteran jelas melarang dokter membuat kesimpulan yang bersifat hukum.

Yang lebih mengejutkan, laporan otopsi tersebut menyatakan bahwa luka pada jenazah Matwani bukan akibat kecelakaan, melainkan karena tindak kekerasan. Kesimpulan ini langsung mengubah peta hukum dengan menjadikan Moh. Waris bin Sumahwan sebagai tersangka penganiayaan. Padahal, tidak ada satu pun saksi yang melihat adanya pemukulan sebelum kematian Matwani.

Baca Juga  Steven Antoni Terdakwa Anak Buah Gembong Narkoba Fredy Pratamadi Di Vonis 1 Tahun 6 bulan

Masalah lain yang memperkeruh situasi adalah terbatasnya akses terhadap dokumen otopsi. “Kami hanya diperlihatkan sepintas oleh penyidik, tidak diberikan salinan resmi,” ungkap Sulaisi. Ketidaktransparanan ini bertolak belakang dengan prinsip due process of law yang mensyaratkan keterbukaan informasi dalam proses peradilan.

Fakta di lapangan semakin memperkuat kecurigaan ketidaksesuaian laporan. Tidak ada saksi mata yang melihat kekerasan, sementara laporan polisi awal sudah menetapkan Matwani sebagai tersangka kecelakaan. Pertanyaan kritis muncul: Apakah laporan forensik ini benar-benar independen atau ada intervensi dari pihak tertentu?

Kuasa hukum korban menduga kuat adanya kontaminasi dalam penyusunan laporan. “Kami curiga ada pengaruh dari aparat agar kesimpulan medis mendukung narasi penyidikan tertentu,” tegas Sulaisi. Jika dugaan ini benar, praktik semacam ini merupakan tamparan keras bagi integritas penegakan hukum di Indonesia.

Atas dasar itu, keluarga korban mendesak MKEK IDI Jatim untuk segera melakukan audit menyeluruh terhadap laporan forensik tersebut. Mereka juga meminta evaluasi terhadap praktik kedokteran forensik agar tidak lagi menjadi alat untuk memutarbalikkan fakta. “Jika dibiarkan, masyarakat akan kehilangan kepercayaan pada sistem peradilan dan profesi kedokteran,” pungkas Sulaisi.

  • Penulis: Ruang M Andik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Operasi Lilin Semeru razia knalpot brong

    Operasi Lilin Semeru 2024: Polrestabes Surabaya Sita Ratusan Knalpot Brong

    • calendar_month Selasa, 24 Des 2024
    • account_circle Ruang M Andik
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Menjelang perayaan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru), Polrestabes Surabaya intensif menggelar Operasi Lilin Semeru 2024. Salah satu fokus utama operasi ini adalah razia terhadap kendaraan bermotor yang menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknik (spektek) atau dikenal dengan istilah knalpot brong. Langkah ini dilakukan untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat, terutama […]

  • harga tiket DLN Mandalika

    Harbolnas Terakhir! Nikmati Perjalanan Nyaman Kapal DLN Mandalika Balikpapan-Surabaya dengan Harga Spesial Mei 2025

    • calendar_month Senin, 5 Mei 2025
    • account_circle Ruang M Andik
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Bagi masyarakat Kalimantan Timur yang sering bepergian ke Jawa Timur, kapal DLN Mandalika telah menjadi solusi transportasi laut yang andal. Dengan rute tetap Balikpapan-Surabaya, kapal ini menawarkan kenyamanan bagi penumpang yang ingin membawa kendaraan pribadi. Dibandingkan moda transportasi lain, perjalanan laut ini memberikan pengalaman berbeda dengan pemandangan Laut Jawa yang memukau. Spesifikasi Kapal […]

  • Iduladha Nasdem Sidoarjo

    Iduladha di Kantor NasDem Sidoarjo: Dari Besek Kurban hingga Target 6 Kursi DPRD 2029

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Aroma daging kurban bercampur suara obrolan kader, memenuhi halaman kantor DPD Partai NasDem Kabupaten Sidoarjo, di kawasan ruko Desa Bluru, Jumat siang (29/5/2026). Di tengah suasana Iduladha yang hangat, ratusan besek bambu tersusun rapi, sebelum dibagikan kepada warga sekitar dan para kader partai dari seluruh pengurus DPC Nasdem se- Sidoarjo. Seekor sapi […]

  • permintaan produk elektronik di Ramadan

    Ramadan 2025 Lonjakan Permintaan Kulkas dan AC, UFO Elektronika Siap Hadapi Tren

    • calendar_month Sabtu, 15 Mar 2025
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Memasuki bulan suci Ramadan 2025, permintaan produk elektronik seperti kulkas dan AC mengalami peningkatan signifikan. UFO Elektronika, salah satu retailer elektronik terkemuka di Indonesia, mencatat lonjakan penjualan pada produk pendingin dan perangkat hiburan rumah tangga. Tren ini sejalan dengan pola fluktuasi penjualan yang terjadi setiap tahun, terutama menjelang Ramadan dan Lebaran. Menurut Poedji […]

  • Evakuasi Penumpang Kapal KLM Fajar Lorena Safari

    Musibah KLM Fajar Lorena Safari di Situbondo: Update Proses Evakuasi Penumpang

    • calendar_month Minggu, 8 Des 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Situbondo, Ruang.co.id – Sebuah insiden kecelakaan laut terjadi di perairan Situbondo pada Minggu (8/12/2024) melibatkan kapal KLM Fajar Lorena Safari. Kapal ini mengalami kebocoran saat dalam perjalanan dari Pulau Sapudi (Sumenep) menuju Pelabuhan Kalbut (Situbondo). Proses evakuasi penumpang berlangsung dramatis dengan melibatkan berbagai unsur SAR dan alut. Berikut laporan lengkap dari musibah ini. Kronologi Proses […]

  • Gelapkan Uang Untuk Keperluan Pribadi, Laurin Delliana Jalani Persidangan

    Gelapkan Uang Untuk Keperluan Pribadi, Laurin Delliana Jalani Persidangan

    • calendar_month Jumat, 26 Apr 2024
    • account_circle Ruang Arif
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Laurin Delliana anak dari Kuncoro,27 menjadi karyawan di UD Mitra Jaya di pergudangan Margomulyo AJ-21 Surabaya sebagai keuangan. Warga Jalan Kupang Krajan Kelurahan Kupang, Kecamatan Sawahan Surabaya tersebut menggelapkan uang perusahaan senilai Rp 445 juta. Awalnya terdakwa Laurin Delliana bekerja di UD Mitra Jaya sebagai admin pembukuan dan keuangan dengan gaji sebesar […]

expand_less